Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

EVALUASI PERENCANAAN JOHANNES PARLINDUNGAN, ST., MT. Blog : JURUSAN PERENCANAAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "EVALUASI PERENCANAAN JOHANNES PARLINDUNGAN, ST., MT. Blog : JURUSAN PERENCANAAN."— Transcript presentasi:

1 EVALUASI PERENCANAAN JOHANNES PARLINDUNGAN, ST., MT. Blog : JURUSAN PERENCANAAN WILAYAH dan KOTA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA PENDEKATAN KUALITATIF DALAM EVALUASI PERENCANAAN

2 EVALUASI PERENCANAAN - JP PENGERTIAN DAN KONSEP 2 PERMASALAHAN KUANTITATIF : JELAS DAN TERUKUR KUANTITATIF : JELAS DAN TERUKUR KUALITATIF : REMANG-REMANG KUALITATIF : REMANG-REMANG MASALAH PENELITI MEMASUKI LAPANGAN PENELITI MEMASUKI LAPANGAN MASALAH TETAP MASALAH BERKEMBANG MASALAH DIGANTI SUGIYONO, 2011

3 EVALUASI PERENCANAAN - JP OBJEKTIVITAS DAN VALIDITAS 3 INACCURATE / INCOMPLETE DATA MISINTERPRETING DATA MEANING or MEANINGS DISCOUNTING DATA FAILURE TO SUFFICIENTLY DOCUMENT the CHAIN of EVIDENCE THREATS WHOLEY, et al. 2004

4 EVALUASI PERENCANAAN - JP OBJEKTIVITAS DAN VALIDITAS 4 KEABSAHAN DATA UJI KREDIBILITAS (VALIDITAS INTERNAL) UJI KREDIBILITAS (VALIDITAS INTERNAL) UJI TRANSFERABILITY (VALIDITAS EKSTERNAL) UJI DEPENABILITY (RELIABILITAS) UJI CONFIRMABILITY (OBJEKTIFITAS) SUGIYONO, 2011

5 EVALUASI PERENCANAAN - JP UJI KREDIBILITAS DATA 5 KREDIBILITAS DATA PERPANJANGAN PENGAMATAN PENINGKATAN KETEKUNAN TRIANGULASI DISKUSI DENGAN TEMAN ANALISIS KASUS NEGATIF MEMBER CHECK MENGGUNAKAN BAHAN REFERENSI SUGIYONO, 2011

6 EVALUASI PERENCANAAN - JP UJI TRANSFERABILITY 6 HASIL KAJIAN HARUS DAPAT DIGENERALISASIKAN. PENELITI HARUS MEMBUAT LAPORAN YANG TERPERINCI, JELAS, SISTEMATIS DAN DAPAT DIPERCAYA PEMBACA / PENGGUNA HASIL PENELITIAN DAPAT MEMAHAMI KONTEKS KAJIAN TERSEBUT. SUGIYONO, 2011

7 EVALUASI PERENCANAAN - JP UJI DEPENABILITY 7 PENGUJIAN DENGAN MELAKUKAN AUDIT TERHADAP SELURUH PROSES KAJIAN. DIPERLUKAN AUDITOR INDEPENDEN ATAU PEMBIMBING PENELITIAN SUGIYONO, 2011

8 EVALUASI PERENCANAAN - JP UJI CONFIRMABILITY 8 PENELITIAN DIKATAKAN OBJEKTIF APABILA HASILNYA TELAH DISEPAKATI DIPERLUKAN PROSES PRESENTASI DAN DISKUSI DAPAT DILAKUKAN BERSAMAAN UJI DEPENABILITY SUGIYONO, 2011

9 EVALUASI PERENCANAAN - JP 9 DATA OBSER VASI WAWAN CARA DOKUMEN TASI TRIANG ULASI SUGIYONO, 2011

10 EVALUASI PERENCANAAN - JP TEKNIK OBSERVASI 10 JENIS TEKNIK OBSERVASI : • OBSERVASI PARTISIPATIF. • OBSERVASI TERUS TERANG DAN TERSAMAR. • OBSERVASI TAK TERSTRUKTUR. JENIS TEKNIK OBSERVASI : • OBSERVASI PARTISIPATIF. • OBSERVASI TERUS TERANG DAN TERSAMAR. • OBSERVASI TAK TERSTRUKTUR. OBJEK OBSERVASI : • SPACE : ruang dan aspek fisiknya. • ACTOR : semua orang yg terlibat dlm situasi sosial. • ACTIVITY : seperangkat kegiatan yg dilakukan orang. • OBJECT : benda-benda yang terdapat pada tempat itu. • EVENT : rangkaian aktivitas penting. • TIME : urutan kegiatan (waktu). • GOAL : tujuan yang ingin dicapai orang-orang. • FEELING : emosi yang dirasakan dan diekspresikan orang- orang. OBJEK OBSERVASI : • SPACE : ruang dan aspek fisiknya. • ACTOR : semua orang yg terlibat dlm situasi sosial. • ACTIVITY : seperangkat kegiatan yg dilakukan orang. • OBJECT : benda-benda yang terdapat pada tempat itu. • EVENT : rangkaian aktivitas penting. • TIME : urutan kegiatan (waktu). • GOAL : tujuan yang ingin dicapai orang-orang. • FEELING : emosi yang dirasakan dan diekspresikan orang- orang. SUGIYONO, 2011

11 EVALUASI PERENCANAAN - JP 11 TAHAPAN OBSERVASI DESKRIPSI REDUKSI SELEKSI HDER e7&8532 HFJFFTGEYSJDKDHJCKD Kdjdjfhfheuehvnvbdhr HFJFFTGEYSJDKDHJCKD Kdjdjfhfheuehvnvbdhr JFKFJNTSY JFKFJNTSY KESIMPULAN 1 KESIMPULAN 2 KESIMPULAN 3 SUGIYONO, 2011

12 EVALUASI PERENCANAAN - JP TEKNIK WAWANCARA 12 WAWANCARA TER STRUKTUR SEMI TERSTRUKTUR TAK TERSTRUKTUR SUGIYONO, 2011

13 EVALUASI PERENCANAAN - JP 13 BEBERAPA POKOK PERTANYAAN • BERKAITAN DENGAN PENGALAMAN. • BERKAITAN DENGAN PENDAPAT. • BERKAITAN DENGAN PERASAAN. • BERKAITAN DENGAN PENGETAHUAN. • BERKAITAN DENGAN INDERA. • BERKAITAN DENGAN LATAR BELAKANG ATAU DEMOGRAFI. • BERKAITAN DENGAN PENGALAMAN. • BERKAITAN DENGAN PENDAPAT. • BERKAITAN DENGAN PERASAAN. • BERKAITAN DENGAN PENGETAHUAN. • BERKAITAN DENGAN INDERA. • BERKAITAN DENGAN LATAR BELAKANG ATAU DEMOGRAFI. SUGIYONO, 2011

14 EVALUASI PERENCANAAN - JP TEKNIK TRIANGULASI 14 OBSERVASI PARTISIPATIF WAWANCARA MENDALAM DOKUMENTASI SUMBER DATA SAMA WAWANCARA MENDALAM INDIVIDU A INDIVIDU B INDIVIDU C TRIANGULASI TEKNIK TRIANGULASI SUMBER SUGIYONO, 2011

15 EVALUASI PERENCANAAN - JP TEKNIK ANALISIS DATA 15 SEBELUM DI LAPANGAN SELAMA DI LAPANGAN (Model Miles and Huberman) SELAMA DI LAPANGAN (Model Spradley) SUGIYONO, 2011

16 EVALUASI PERENCANAAN - JP ANALISIS DATA SEBELUM DI LAPANGAN 16 ANALISIS DILAKUKAN TERHADAP : DATA HASIL STUDI TERDAHULU ATAU DATA SEKUNDER. ANALISIS DILAKUKAN TERHADAP : DATA HASIL STUDI TERDAHULU ATAU DATA SEKUNDER. BERSIFAT SEMENTARA DAN AKAN BERKEMBANG SETELAH PENELITI MASUK KE LAPANGAN. SUGIYONO, 2011

17 EVALUASI PERENCANAAN - JP ANALISIS DATA SELAMA DI LAPANGAN (Model Miles and Huberman) 17 DATA COLLECTION DATA DISPLAY DATA REDUCTION CONCLUSIONS: Drawing / Verifying SUGIYONO, 2011

18 EVALUASI PERENCANAAN - JP 18 AGFTEJHAOAJk625HSJ7252??.<*&5#hsyuiroekajn &^524363*26273irtudjdbayaiajaFAGEH>>JDJU AGFTEJHAOAJk625HSJ7252??.<*&5#hsyuiroekajn &^524363*26273irtudjdbayaiajaFAGEH>>JDJU GSFDHFJETDH Jdhdgfgetd GSFDHFJETDH Jdhdgfgetd CONCLUSION DATA COLLECTION REDUCTION DATA DISPLAY CONCLUSION SUGIYONO, 2011

19 EVALUASI PERENCANAAN - JP 1. REDUKSI DATA dan IDENTIFIKASI POLA 19 CODING MERUPAKAN BAGIAN KRITIS DALAM ANALISIS ISI (CONTENT ANALYSIS), YANG MELIPUTI : • IDENTIFYING. • CODING or CATEGORIZING. • CLUSTERING. • LABELLING. WHOLEY, et al. 2004

20 EVALUASI PERENCANAAN - JP 20 PADA INTINYA : MEMBERIKAN LABEL YANG MEREPRESENTASIKAN PENGERTIAN ATAU TEMA DARI DATA YANG DIEVALUASI PADA INTINYA : MEMBERIKAN LABEL YANG MEREPRESENTASIKAN PENGERTIAN ATAU TEMA DARI DATA YANG DIEVALUASI BERPERAN DALAM PROSES PEMBANDINGAN UNTUK MENEMUKAN KESAMAAN dan PERBEDAAN • LINE – by – LINE ANALYSIS. • EXAMINING A WHOLE SENTENCE. • EXAMINING an ENTIRE DOCUMENTS. • LINE – by – LINE ANALYSIS. • EXAMINING A WHOLE SENTENCE. • EXAMINING an ENTIRE DOCUMENTS. WHOLEY, et al. 2004

21 EVALUASI PERENCANAAN - JP 21 Di antara prasyarat bagi pertumbuhan ekonomi suatu negara atau daerah adalah adanya modal infratruktur, khususnya infrastuktur fisik. Adanya infratsruktur fisik akan memungkinkan proses produksi yang lebih efisien dan efektif. Demikian pula proses distribusi, akan bisa dilakukan lebih efisien dan efektif. Karena itu, di negara atau daerah manapun, ketika terdapat percepatan perbaikan ekonomi, mau tidak mau harus memperhatikan infratruktur. Kondisi infrastruktur fisik di Kabupaten Banyuwangi tergolong masih belum memadai bagi berbagai kegiatan di dalam masyarakat, khususnya kegiatan ekonomi. Tingkat kerusakan jalan, mencapai 40 %. Kondisi demikian jelas tidak kondusif bagi upaya meningkatkan kegiatan ekonomi dan akses kegiatan masyarakat lainnya. KUTIPAN KEBIJAKAN INFRASTRUKTUR DALAM PROSES PRODUKSI KEWILAYAHAN KONSEP CODING GANGGUAN EKONOMI KARENA KERUSAKAN JALAN YG TINGGI CONTOH : ISU STRATEGIS PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR

22 EVALUASI PERENCANAAN - JP 22 Keadaan semacam itu bisa jadi bukan tantangan yang cukup serius manakala terdapat terdapat dana yang memadai. Di Kabupaten Banyuwangi, anggaran untuk kepentingan pembangunan masih relatif terbatas. Untuk itu, dibutuhkan langkah-langkah strategis untuk mengatasinya. Di antaranya adalah pengutamaan pembangunan infrastruktur yang menjadi poros bagi desa satu dengan desa lainnya, atau antara desa dengan kota, dan infrastruktur-infratruktur lain yang memiliki keterkaitan langsung dengan kegiatan ekonomi masyarakat, seperti pembangunan dan perbaikan dam dan saluran irigasi KUTIPAN KEBIJAKAN KETERBATASAN ANGGARAN KONSEP CODING LANGKAH STRATEGIS PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR SUMBER : RPJMD Kab Banyuwangi

23 EVALUASI PERENCANAAN - JP 23 MEMOS & REMARKS • KOMENTAR SINGKAT PADA SUATU TRANSKRIP WAWANCARA ATAU DATA. • IDE-IDE YANG DISARIKAN DARI SUATU ESSAY. • BERISI POLA PEMIKIRAN (IDE) ANALIS MENGENAI DATA YG SEDANG DIANALISIS, SEPERTI PERTANYAAN, HUBUNGAN DENGAN DATA PADA SEGMEN LAINNYA, CODING DAN INTERPRETASI SEMENTARA. BERFUNGSI SEBAGAI STIMULUS DALAM PROSES ANALISIS SELANJUTNYA. WHOLEY, et al. 2004

24 EVALUASI PERENCANAAN - JP 24 Di antara prasyarat bagi pertumbuhan ekonomi suatu negara atau daerah adalah adanya modal infratruktur, khususnya infrastuktur fisik. Adanya infratsruktur fisik akan memungkinkan proses produksi yang lebih efisien dan efektif. Demikian pula proses distribusi, akan bisa dilakukan lebih efisien dan efektif. Di Kabupaten Banyuwangi, anggaran untuk kepentingan pembangunan masih relatif terbatas. Untuk itu, dibutuhkan langkah-langkah strategis untuk mengatasinya. Di antaranya adalah pengutamaan pembangunan infrastruktur yang menjadi poros bagi desa satu dengan desa lainnya, atau antara desa dengan kota, dan infrastruktur-infratruktur lain yang memiliki keterkaitan langsung dengan kegiatan ekonomi masyarakat, seperti pembangunan dan perbaikan dam dan saluran irigasi. Di antara prasyarat bagi pertumbuhan ekonomi suatu negara atau daerah adalah adanya modal infratruktur, khususnya infrastuktur fisik. Adanya infratsruktur fisik akan memungkinkan proses produksi yang lebih efisien dan efektif. Demikian pula proses distribusi, akan bisa dilakukan lebih efisien dan efektif. Di Kabupaten Banyuwangi, anggaran untuk kepentingan pembangunan masih relatif terbatas. Untuk itu, dibutuhkan langkah-langkah strategis untuk mengatasinya. Di antaranya adalah pengutamaan pembangunan infrastruktur yang menjadi poros bagi desa satu dengan desa lainnya, atau antara desa dengan kota, dan infrastruktur-infratruktur lain yang memiliki keterkaitan langsung dengan kegiatan ekonomi masyarakat, seperti pembangunan dan perbaikan dam dan saluran irigasi. CONTOH (ISU STRATEGIS INFRASTRUKTUR KAB BANYUWANGI) CATATAN ANALIS: Apakah mungkin menurunnya PDRB di Kab Banyuwangi disebabkan oleh lemahnya infrastruktur? Mengapa anggaran bagi infratsuktur masih relatif terbatas? Perlu penelusuran lebih jauh mengenai peluang- peluang pembiayaan infrastruktur yang potensial bagi Kab. Banyuwangi. CATATAN ANALIS: Apakah mungkin menurunnya PDRB di Kab Banyuwangi disebabkan oleh lemahnya infrastruktur? Mengapa anggaran bagi infratsuktur masih relatif terbatas? Perlu penelusuran lebih jauh mengenai peluang- peluang pembiayaan infrastruktur yang potensial bagi Kab. Banyuwangi. HUBUNGAN ANTARA DATA STIMULUS PROSES KOLEKSI DATA DAN ANALISIS SELANJUTNYA (Pengembangan penggalian data, dll) STIMULUS PROSES KOLEKSI DATA DAN ANALISIS SELANJUTNYA (Pengembangan penggalian data, dll)

25 EVALUASI PERENCANAAN - JP 2. DATA DISPLAY 25 • MEMBANTU DALAM MENYUSUN DAN ORGANISASI DATA. • MEMPERLIHATKAN DISTRIBUSI DATA, KATEGORI DAN KLASIFIKASI DATA. • MEMPERLIHATKAN HUBUNGAN ANTARA DATA (POLA- POLA). MATRIKS. NETWORKS. WHOLEY, et al. 2004

26 EVALUASI PERENCANAAN - JP 3. PERUMUSAN KESIMPULAN dan KOMUNIKASI HASIL 26 INTERIM FINDINGS (Temuan Sementara) INTERIM FINDINGS (Temuan Sementara) RINGKASAN (SUMMARIZE) BERISI PENGETAHUAN SEMENTARA MENGENAI KASUS DAN HAL-HAL APA YANG BELUM DISELESAIKAN OLEH ANALISIS. REVIEW TEMUAN-TEMUAN, EVALUASI KUALITAS DARI DATA DAN RENCANA PENGUMPULAN DATA SELANJUTNYA. ILUSTRASI (VIGNETTE) NARASI BERISI URUTAN KEJADIAN / PERISTIWA YANG DIPERCAYA MERUPAKAN REPRESENTASI DARI DATA.

27 EVALUASI PERENCANAAN - JP 27 PRESENTING FINAL FINDINGS INFORMASI PERLU DIORGANISASIKAN DENGAN BAIK UNTUK MEMPERMUDAH PROSES PELAPORAN. SEBAGAI HASIL DARI ANALISIS, INFORMASI TERDIRI DARI : DATA, RINGKASAN DARI TEMUAN WAWANCARA, RINGKASAN DOKUMEN, ILUSTRASI-ILUSTRASI, DAN KOMENTAR-KOMENTAR. PROSES REVIEW DIPERLUKAN UNTUK MENGUJI VALIDITAS DAN OBJEKTIVITAS DATA. REVIEW INTERNAL MELIBATKAN ANGGOTA TIM ANALIS DAN REVIEW EKSTERNAL MELIBATKAN AUDIENS ATAU PIHAK-PIHAK YANG BERKEPENTINGAN DENGAN KAJIAN. WHOLEY, et al. 2004

28 EVALUASI PERENCANAAN - JP ANALISIS DATA SELAMA DI LAPANGAN (Model Spradley) 28 An. DOMAIN An. TAKSO NOMI An. KOMPO NENSIAL An. TEMA KULTURAL SUGIYONO, 2011

29 EVALUASI PERENCANAAN - JP KESIMPULAN 29 ELEMEN PRA-ANALISIS • DESAIN PENELITIAN. • PENGUMPULAN DATA DAN DOKUMENTASI. • SISTEM ORGANISASI DATA. • PEMBENTUKAN TIM ANALIS YG DIDUKUNG OLEH PENGETAHUAN YG RELEVAN, SKILL, DLL. • DESAIN PENELITIAN. • PENGUMPULAN DATA DAN DOKUMENTASI. • SISTEM ORGANISASI DATA. • PEMBENTUKAN TIM ANALIS YG DIDUKUNG OLEH PENGETAHUAN YG RELEVAN, SKILL, DLL. PROSES ANALISIS • REDUKSI DATA DAN IDENTIFIKASI POLA. • PENARIKAN KESIMPULAN YG OBJEKTIF DAN KOMUNIKASIKAN KESIMPULAN. • REDUKSI DATA DAN IDENTIFIKASI POLA. • PENARIKAN KESIMPULAN YG OBJEKTIF DAN KOMUNIKASIKAN KESIMPULAN. ELEMEN OBJEKTIFITAS DAN VALIDITAS • IDENTIFIKASI ANCAMAN OBJEKTIFITAS DAN VALIDITAS. • MENGATASI ANCAMAN DGN MEMPERGUNAKAN TRIANGULASI, NEGATIVE CASE ANALYSIS DAN MENGUJI HUBUNGAN. • IDENTIFIKASI ANCAMAN OBJEKTIFITAS DAN VALIDITAS. • MENGATASI ANCAMAN DGN MEMPERGUNAKAN TRIANGULASI, NEGATIVE CASE ANALYSIS DAN MENGUJI HUBUNGAN. INTERPRETASI DATA DAN PRESENTASI TEMUAN • TIDAK MENUTUP KEMUNGKINAN PENGUMPULAN DAN ANALISIS KEMBALI. • INTERIM. • PELAPORAN dan PRESENTASI. • TIDAK MENUTUP KEMUNGKINAN PENGUMPULAN DAN ANALISIS KEMBALI. • INTERIM. • PELAPORAN dan PRESENTASI. WHOLEY, et al. 2004

30 EVALUASI PERENCANAAN - JP DAFTAR PUSTAKA 30 SUGIYONO METODE PENELITIAN KOMBINASI (MIXED PETHODS). PENERBIT ALFABETA BANDUNG WHOLEY, et al HANDBOOK OF PRACTICAL PROGRAM EVALUATION.


Download ppt "EVALUASI PERENCANAAN JOHANNES PARLINDUNGAN, ST., MT. Blog : JURUSAN PERENCANAAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google