Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

STATISTIKA (TEKNIK ANALISIS DATA) oleh : Prof. Dr. R. Santosa Murwani PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 2007.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "STATISTIKA (TEKNIK ANALISIS DATA) oleh : Prof. Dr. R. Santosa Murwani PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 2007."— Transcript presentasi:

1 STATISTIKA (TEKNIK ANALISIS DATA) oleh : Prof. Dr. R. Santosa Murwani PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 2007

2 MAGISTER/DOKTOR   TESIS/DISERTASI   KARYA ILMIAH   PENELITIAN ILMIAH   METODE & KEBENARAN ILMIAH

3

4 MASALAH HIPOTESIS UJI HIPOTESIS DATA RE-EVALUASI TAK TERUJITERUJI KERANGKA BERPIKIR KHASANAH ILMU BAGAN METODE ILMIAH deduktif matematik koherensi rasional induktif statistik korespondensi faktual pragmatis

5 STATISTIKA Ilmu tentang : A.PENGUMPULAN DATA B.PENYUSUNAN DATA C.PENYAJIAN DATA D.PENGOLAHAN DATA E.PENARIKAN KESIMPULAN dibagi menjadi : STATISTIKA TEORETIK STATISTIKA TERAPAN  Penggunaan (Penelitian) STATISTIK : kumpulan data

6 DATA STATISTIK A.MENTAH B.PRIMER, SEKUNDER C.INTERN, EKTERN D.KUANTITATIF 1.Kontinum, rasio, interval 2.Deskrit a.Nominal, Frekuensi b.Ordinal, Peringkat c.Dikotomi : - murni - buatan E. KUALITATIF

7 Teknik analisis data analisis deskriptif analisis inferensial penyajian data Ukuran sentral Ukuran penyebaran Uji kesamaan Uji hubungan

8 Penyajian Data dengan daftar dengan gambar dengan grafik dengan cara lain - Daftar tunggal - Daftar kontingensi - Daftar distribusi frekuensi -“diagram” lingkaran - “diagram” lambang - “diagram” peta - Diagram batang - Diagram garis - Diagram pencar - Histogram - Poligon - Ogive

9 Ukuran sentral Ukuran penyebaran • Rentangan (range) • Simpangan (deviasi) baku • Varians • Kuartil, desil, persentil • Rerata (mean) o Rerata hitung o Rerata ukur o Rerata harmonik • Modus • Median (nilai tengah)

10 Uji kesamaan -Frekuensi (uji normalitas) -Varians (uji homogenitas) - Rerata uji chi-kuadrat uji Lilliefors uji Kolmogorov-Smirnov uji F uji Bartlett uji Levene uji z; uji t ANAVA; ANAKOVA MANAVA; MANAKOVA

11 Uji hubungan nonkausal Kausal Regresi Korelasi Analisis jalur (eksploratoris) Lisrel (konfirmatoris) SEM (konfirmatoris) Linear Nonlinear

12 STATISTIKA A. STATISTIKA DESKRIPTIF 1. Penyajian Data 2. Ukuran Sentral 3. Ukuran Penyebaran B. STATISTIKA INFERENSIAL 1. Generalisasi 2. Uji Hipotesis: a. Uji Perbedaan/Kesamaan b. Uji Hubungan

13 PENYAJIAN DATA dengan A. DAFTAR (TABEL) 1.Daftar Tunggal 2.Daftar Kontingensi 3.Daftar Distribusi Frekuensi B. GAMBAR (“DIAGRAM”) 1.Diagram Lingkaran 2.Diagram Lambang (Piktogram) 3.Diagram Peta (Kartogram) C. GRAFIK (DIAGRAM) 1.Diagram Batang 2.Diagram Garis 3.Diagram Pencar 4.Histogram, Poligon, Ogive

14 UKURAN SENTRAL A.RERATA (MEAN) B.MODUS C.MEDIAN UKURAN PENYEBARAN A.RENTANGAN B.SIMPANGAN (BAKU) C.VARIANS D.KUARTIL, DESIL, PERSENTIL

15 UKURAN SENTRAL 1. Rerata hitung (Arithmetic Mean): adalah jumlah data dibagi oleh banyak data a.b.c. 2. Median (nilai tengah): adalah nilai yang membagi dua sama banyak data terurut a.Letak Median Me: data ke ½(N+1) b.Nilai Median Me: 1)Banyak data ganjil: data paling tengah 2)Banyak data genap: rerata dua data di tengah 3. Modus : adalah data yang paling banyak muncul (dapat lebih dari satu data)

16 UKURAN PENYEBARAN 1.Rentangan : adalah selisih data terbesar dengan data terkecil 2.Simpangan (deviasi): adalah selisih data dengan mean 3.Varians: adalah rerata kuadrat simpangan 4.Simpangan Baku (Standard Deviation) adalah akar varians 5.Kuartil adalah nilai yang membagi empat sama banyak data terurut. 6.Desil adalah nilai yang membagi sepuluh sama banyak data terurut.

17 ANALISIS DATA INFERENSIAL (UJI KESAMAAN) A. UJI KESAMAAN FREKUENSI (UJI NORMALITAS) 1.Uji Chi-Kuadrat (untuk data kelompok) 2.Uji Lilliefors (untuk data tunggal) 3.Uji Kolmogorov-Smirnov (data tunggal) B. UJI KESAMAAN VARIANS (UJI HOMOGENITAS) 1.Uji F (untuk dua kelompok data) 2.Uji Bartlett (untuk tiga kelompok data/lebih) C. UJI KESAMAAN RERATA 1.Uji z; Uji t (untuk dua kelompok data) 2.Anava; Anakova; Manava; Manakova (untuk tiga kelompok data/lebih)

18 UJI KESAMAAN/PERBEDAAN RERATA A. σ diketahui (uji z):B. σ tidak diketahui (uji t): 1. satu kelompok: 1. satu kelompok: a. dua pihak; a. dua pihak; b. satu pihak b. satu pihak 2. dua kelompok (σ₁ = σ₂): 2. dua kelompok (σ₁ = σ₂): a. dua pihak; a. dua pihak; b. satu pihak b. satu pihak 3. dua kelompok (σ₁ ≠ σ₂): a. dua pihak; b. satu pihak C. uji ANAVA:D. uji ANAKOVA 1. satu arah;E. uji MANAVA 2. dua arah;F. uji MANAKOVA 3. tiga arah.

19 UJI KESAMAAN RERATA (ANAVA) A.METODE: Eksperimen B.DESAIN: Faktorial C.ANALISIS: Anava D.HIPOTESIS STATISTIK: 1.H₀ : μ A1 = μ A2; H₁ : μ A1 ≠ μ A2 2.H₀ : μ B1 = μ B2; H₁ : μ B1 ≠ μ B2 3.H₀ : Int.AxB = 0; H₁ : Int.AxB ≠ 0 E.UJI LANJUT: Jika teruji adanya interaksi, dilanjutkan dengan uji Tukey atau uji Scheffé untuk menentukan mana yang lebih tinggi. A B A1A2∑baris B1A1B1A2B1 B2A1B2A2B2 ∑kolomTotal

20 F. CONTOH 1. Judul: Pengaruh Strategi Pembelajaran terhadap Hasil Belajar ANU ditinjau dari Motivasi Berprestasi. 2. Variabel: a. Variabel Bebas: 1) Strategi Pembelajaran: 2) Motivasi Berprestasi: a) Kompetitif a) Tinggi b) Koperatif b) Rendah b. Variabel Terikat: Hasil Belajar ANU. 3. Masalah: a.Apakah terdapat perbedaan Hasil Belajar ANU antara yang mendapat Strategi Pembelajaran Kompetitif dengan yang mendapat Strategi Pembelajaran Koperatif? b.Apakah terdapat perbedaan Hasil Belajar ANU antara yang Motivasi Berprestasinya tinggi dengan yang Motivasi Berprestasinya rendah? c.Apakah terdapat pengaruh interaksi antara Strategi Pembelajaran dengan Motivasi Berprestasi terhadap Hasil Belajar ANU?

21 4. Kerangka Berpikir: a. Hasil Belajar ANU ditentukan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Salah satu faktor eksternal adalah Strategi Pembelajaran. Strategi Pembelajaran Kompetitif cenderung lebih meningkatkan Hasil Belajar ANU dibandingkan dengan Strategi Pembelajaran Koperatif. Diduga Hasil Belajar ANU yang mendapat Strategi Pembelajaran Kompetitif lebih tinggi daripada yang mendapat Strategi Pembelajaran Koperatif. b. Hasil Belajar ANU ditentukan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Salah satu faktor internal adalah Motivasi Berprestasi. Siswa yang Motivasi Berprestasinya tinggi cenderung lebih unggul daripada yangMotivasi Berprestasinya rendah. Diduga Hasil Belajar ANU siswa yang Motivasi Berprestasinya tinggi, lebih tinggi daripada yang Motivasi Berprestasinya rendah. c. Siswa yang Motivasi Berprestasinya tinggi cenderung lebih suka Strategi Pembelajaran Kompetitif. Siswa yang Motivasi Berprestasinya rendah cenderung lebih suka Strategi Pembelajaran Koperatif. Diduga terdapat pengaruh interaksi antara Strategi Pembelajaran dengan Motivasi Berprestasi terhadap Hasil Belajar ANU siswa.

22 5. Hipotesis Penelitian: a.Hasil Belajar ANU siswa yang mendapat Strategi Pembelajaran Kompetitif lebih tinggi daripada yang mendapat Strategi Pembelajaran Koperatif. b.Hasil Belajar ANU siswa yang Motivasi Berprestasinya tinggi, lebih tinggi daripada yang Motivasi Berprestasinya rendah. c.Terdapat pengaruh interaksi antara Strategi Pembelajaran dengan Motivasi Berprestasi terhadap Hasil Belajar ANU siswa. 6. Hipotesis Statistik: a.H₀ : μ kom = μ kop; H₁ : μ kom > μ kop b.H₀ : μ t = μ r; H₁ : μ t > μ r c.H₀ : Int.AxB = 0; H₁ : Int.AxB ≠ 0 7. Metode Penelitian: Eksperimen

23 8. Desain: Faktorial 2x2 A B 9. Analisis: ANAVA 2 jalur, uji perbedaan. Jika teruji adanya interaksi, dilanjutkan dengan uji Tukey atau uji Scheffé untuk menentukan mana yang lebih tinggi. SP MB A1 Kompetitif A2 Koperatif ∑Baris B1 Tinggi A1B1A2B1 B2 Rendah A1B2A2B2 ∑KolomTotal

24 REGRESI A. LINEAR 1.Sederhana 2.Ganda (multiple) B. NONLINEAR 1.Parabolik 2.Parabola Kubik 3.Polinomik 4.Geometrik 5.Eksponensial 6.Hiperbolik 7.Logistik 8.Multiplikatif

25 UJI HUBUNGAN NONKAUSAL A.KORELASI PEARSON B.KORELASI SPEARMAN C.KORELASI BISERIAL D.KORELASI POINT-BISERIAL E.KORELASI TETRACHORIC F.KORELASI KOEFISEN PHI (  ) G.KORELASI KOEFISEN KONTINGENSI

26 UJI KORELASI PEARSON A.METODE: Survey B.DESAIN: Korelasional C.ANALISIS: Regresi dan Korelasi D.HIPOTESIS STATISTIK: 1.H₀ : ρ y1 = 0 ; H₁ : ρ y1 > 01. H₀ : ρ y1 = 0 ; H₁ : ρ y1 > 0 2.H₀ : ρ y2 = 0 ; H₁ : ρ y2 > 02. H₀ : ρ y2 = 0 ; H₁ : ρ y2 > 0 3.H₀ : ρ y.12 = 0 ; H₁ : ρ y.12 > 03. H₀ : ρ y3 = 0 ; H₁ : ρ y3 > 0 4. H₀ : ρ y.123 = 0 ; H₁ : ρ y.123 > 0 E.UJI LANJUT: Untuk menentukan peranan variabel bebas terhadap variabel terikat, dihitung dan diuji pula korelasi parsial. X1 X2 Y X1 X2 X3 Y

27 F. CONTOH 1. Judul: Hubungan antara Ketahanmalangan, Fasilitas Belajar dan Kemampuan Guru dengan Hasil Belajar ANU Siswa. 2. Variabel: a. Variabel Bebas: 1) Ketahanmalangan; 2) Fasilitas Belajar ; 3) Kemampuan Guru (menurut siswa) b. Variabel Terikat: Hasil Belajar ANU 3. Masalah: a.Apakah terdapat hubungan antara Ketahanmalangan dengan Hasil Belajar ANU Siswa? b.Apakah terdapat hubungan antara Fasilitas Belajar dengan Hasil Belajar ANU Siswa? c.Apakah terdapat hubungan antara Kemampuan Guru dengan Hasil Belajar ANU Siswa? d.Apakah terdapat hubungan antara Ketahanmalangan, Fasilitas Belajar dan Kemampuan Guru secara bersama dengan Hasil Belajar ANU Siswa?

28 4. Kerangka Berpikir: a.Hasil Belajar ANU siswa ditentukan oleh faktor internal maupun faktor eksternal. Salah satu faktor internal adalah Ketahanma-langan. Ketahanmalangan yang tinggi cenderung menghasilkan Hasil Belajar ANU yang tinggi pula. Diduga terdapat hubungan positif antara Ketahanmalangan dengan Hasil Belajar ANU Siswa. b. Hasil Belajar ANU Siswa ditentukan oleh faktor internal maupun faktor eksternal. Salah satu faktor eksternal adalah Fasilitas Belajar. Fasilitas Belajar yang baik cenderung menghasilkan Hasil Belajar ANU Siswa yang tinggi pula. Diduga terdapat hubungan positif antara Fasilitas Belajar dengan Hasil Belajar ANU Siswa. c. Hasil Belajar ANU Siswa ditentukan oleh faktor internal maupun faktor eksternal. Salah satu faktor eksternal adalah Kemampuan Guru. Kemampuan Guru yang tinggi cenderung menghasilkan Hasil Belajar ANU Siswa yang tinggi pula. Diduga terdapat hubungan positif antara Kemampuan Guru dengan Hasil Belajar ANU Siswa. d. Hasil Belajar ANU Siswa ditentukan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Salah satu faktor internal adalah Ketahanmalangan; di antara faktor eksternal adalah Fasilitas Belajar dan Kemampuan Guru. Diduga terdapat hubungan positif antara Ketahanmalangan, Fasilitas Belajar dan Kemampuan Guru secara bersama dengan Hasil Belajar ANU Siswa.

29 5. Hipotesis penelitian: a.Terdapat hubungan positif antara Ketahanmalangan Siswa dengan Hasil Belajar ANU. b.Terdapat hubungan positif antara Fasilitas Belajar dengan Hasil Belajar ANU Siswa. c.Terdapat hubungan positif antara Kemampuan Guru dengan Hasil Belajar ANU Siswa. d.Terdapat hubungan positif antara Ketahanmalangan, Fasilitas Belajar dan Kemampuan Guru secara bersama dengan Hasil Belajar ANU Siswa. 6. Hipotesis Statistik: a. H₀ : ρ y1 = 0 c. H₀ : ρ y3 = 0 H₁ : ρ y1 > 0 H₁ : ρ y3 > 0 b. H₀ : ρ y2 = 0 d. H₀ : ρ y.123 = 0 H₁ : ρ y2 > 0 H₁ : ρ y.123 > 0 7. Metode Penelitian: survey

30 8. Desain: korelasional. X1 : Ketahanmalangan X2 : Fasilitas Belajar X3 : Kemampuan Guru (menurut Siswa) Y : Hasil Belajar ANU Unit Analisis (responden): Siswa 9. Analisis: regresi dan korelasi. 10. Pengujian Hipotesis X1 X2 X3 Y

31 Pengujian Hipotesis a. Untuk Hipotesis a, b dan c: 1)Persamaan Regresi Linear Sederhana: a) Ŷ = a ₁ + b ₁ X ₁ b) Ŷ = a ₂ + b ₂ X ₂ c) Ŷ = a ₃ + b ₃ X ₃ 2) Uji Linearitas: H ₀ : Y = α + βX H ₁ : Y ≠ α + βX Uji F dengan harapan terima H ₀ 3) Uji Signifikansi (koefisen) Regresi: H ₀ : β = 0 H ₁ : β > 0 Uji F dengan harapan tolak H ₀ 4) Uji Signifikansi (koefisen) Korelasi sederhana: H ₀ : ρ yi = 0 H ₁ : ρ yi > 0 Uji t dengan harapan tolak H ₀

32 b. Untuk Hipotesis d: 1)Persamaan Regresi Linear Multiple: Ŷ = b ₀ + b ₁ X ₁ + b ₂ X ₂ +b ₃ X ₃ 2) Linearitas Regresi Multiple tidak (sukar) diuji 3) Signifikansi (koefisen) Regresi Multiple: H ₀ : β = 0 H ₁ : β > 0 Uji F dengan harapan tolak H ₀ 4) Uji signifikansi (koefisen) Korelasi Multiple: H ₀ : ρ y.123 = 0 H ₀ : ρ y.123 > 0 Uji F dengan harapan tolak H ₀

33 c. Uji Korelasi Parsial: 1) First Order Correlation: a) Korelasi Parsial antara Y dan X ₁ jika X ₂ atau X ₃ dikontrol: ρ y1.2 dan ρ y1.3 b) Korelasi Parsial antara Y dan X ₂ jika X ₁ atau X ₃ dikontrol: ρ y2.1 dan ρ y2.3 c) Korelasi Parsial antara Y dan X ₃ jika X ₁ atau X ₂ dikontrol: ρ y3.1 dan ρ y3.2 2) Second Order Correlation: a) Korelasi Parsial antara Y dan X ₁ jika X ₂ dan X ₃ dikontrol: ρ y1.23 b) Korelasi Parsial antara Y dan X ₂ jika X ₁ dan X ₃ dikontrol: ρ y2.13 c) Korelasi Parsial antara Y dan X ₃ jika X ₁ dan X ₂ dikontrol: ρ y3.12 Catatan: pengujian melalui uji t dengan taraf signifikansi n-3 untuk “1)” dan n-4 untuk “2)”

34 UJI HUBUNGAN KAUSAL A.ANALISIS JALUR (PATH ANALYSIS) B.LISREL (LINEAR STRUCTURAL RELATION) C.SEM (STRUCTURAL EQUATION MODELLING)

35 ANALISIS JALUR A.METODE: Survey B.DESAIN: Korelasional Kausal C.ANALISIS: Analisis Jalur D.HIPOTESIS STATISTIK: 1.H₀ : p 31 = 0 ; H₁ : p 31 > 01. H₀ : p 41 = 0 ; H₁ : p 41 > 0 2.H₀ : p 32 = 0 ; H₁ : p 32 > 02. H₀ : p 42 = 0 ; H₁ : p 42 > 0 3.H₀ : p 21 = 0 ; H₁ : p 21 > 03. H₀ : p 43 = 0 ; H₁ : p 43 > 0 4. H₀ : p 31 = 0 ; H₁ : p 31 > 0 5. H₀ : p 32 = 0 ; H₁ : p 32 > 0 6. H₀ : p 21 = 0 ; H₁ : p 21 > 0 X1 X2 X3 X1 X2 X3 X4 p 41 p 42 p 21 p 31 p 32 p 43 p 21 p 31 p 32 e 1 e 2 e 3

36 E. RUMUS MENCARI p r 12 = p 21 r 13 = p 31 + p 32 r 21 r 23 = p 31 r 12 + p 32 r 14 = p 41 + p 42 r 21 + p 43 r 31 r 24 = p 41 r 12 + p 42 + p 43 r 32 r 34 = p 41 r 13 + p 42 r 23 + p 43

37 F. CONTOH 1. Judul: Pengaruh Kemampuan Guru, Fasilitas Belajar dan Motivasi Berprestasi terhadap Hasil Belajar ANU Siswa. 2. Variabel: a. Variabel eksogen: 1) Kemampuan Guru; 2) Fasilitas Belajar; 3) Motivasi Berprestasi b. Variabel endogen: Hasil Belajar ANU 3. Masalah: a.Apakah terdapat pengaruh Kemampuan Guru terhadap Hasil Belajar ANU Siswa? b.Apakah terdapat pengaruh Fasilitas Belajar terhadap Hasil Belajar ANU Siswa? c.Apakah terdapat pengaruh Motivasi Berprestasi terhadap Hasil Belajar ANU Siswa? d.Apakah terdapat pengaruh Kemampuan Guru terhadap Motivasi Berprestasi Siswa? e.Apakah terdapat pengaruh Fasilitas Belajar terhadap Motivasi Berprestasi Siswa?

38 4. Kerangka Berpikir: a.Hasil Belajar ANU siswa dipengaruhi oleh faktor internal maupun faktor eksternal. Salah satu faktor eksternal adalah Kemampuan Guru. Kemampuan Guru yang tinggi cenderung menghasilkan Hasil Belajar ANU yang tinggi pula. Diduga terdapat pengaruh langsung Kemampuan Guru terhadap Hasil Belajar ANU Siswa. b. Hasil Belajar ANU Siswa dipengaruhi oleh faktor internal maupun faktor eksternal. Salah satu faktor eksternal adalah Fasilitas Belajar. Fasilitas Belajar yang baik cenderung menghasilkan Hasil Belajar ANU Siswa yang tinggi pula. Diduga terdapat pengaruh langsung Fasilitas Belajar terhadap Hasil Belajar ANU Siswa. c. Hasil Belajar ANU Siswa dipengaruhi oleh faktor internal maupun faktor eksternal. Salah satu faktor eksternal adalah Motivasi Berprestasi. Motivasi Berprestasi yang tinggi cenderung menghasilkan Hasil Belajar ANU Siswa yang tinggi pula. Diduga terdapat pengaruh langsung Motivasi Berprestasi terhadap Hasil Belajar ANU Siswa. d. Motivasi Berprestasi Siswa dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Salah satu faktor eksternal adalah Kemampuan Guru. Diduga terdapat pengaruh langsung Kemampuan Guru terhadap Motivasi Berprestasi Siswa. e. Motivasi Berprestasi Siswa dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Salah satu faktor eksternal adalah Fasilitas Belajar. Diduga terdapat pengaruh langsung Fasilitas Belajar terhadap Motivasi Berprestasi Siswa.

39 5. Hipotesis penelitian: a.Terdapat pengaruh langsung Kemampuan Guru terhadap Hasil Belajar ANU siswa. b.Terdapat pengaruh langsung Fasilitas Belajar terhadap Hasil Belajar ANU Siswa. c.Terdapat pengaruh langsung Motivasi Berprestasi terhadap Hasil Belajar ANU Siswa. d.Terdapat pengaruh langsung Kemampuan Guru terhadap Motivasi Berpresasi Siswa. e.Terdapat pengaruh langsung Fasilitas Belajar terhadap Motivasi Berpresasi Siswa. 6. Hipotesis Statistik: a. H₀ : p 41 = 0 c. H₀ : p 43 = 0 e. H₀ : p 32 = 0 H₁ : p 41 > 0 H₁ : p 43 > 0 H₁ : p 32 > 0 b. H₀ : p 42 = 0 d. H₀ : p 31 = 0 H₁ : p 42 > 0 H₁ : p 31 > 0 7. Metode Penelitian: survey kausal

40 8. Desain: korelasional. X1 : Kemampuan Guru X2 : Fasilitas Belajar X3 : Motivasi Berprestasi Siswa X4 : Hasil Belajar ANU Unit Analisis (responden): Siswa 9. Analisis: analisis jalur. 10. Pengujian Hipotesis X1 X2 X3 X4 p 41 p 42 p 31 p 32 p 43 r 12

41 Pengujian Hipotesis 1) Persamaan Regresi Linear Sederhana: a) X ₄ = a ₁ + b ₁ X ₁ d) X ₃ = A ₁ + B ₁ X ₁ b) X ₄ = a ₂ + b ₂ X ₂ e) X ₃ = A ₂ + B ₂ X ₂ c) X ₄ = a ₃ + b ₃ X ₃ 2) Uji Linearitas: H ₀ : X ₄ = α + βX ₁ H ₁ : X ₄ ≠ α + βX ₁ Uji F dengan harapan terima H ₀ 3) Uji Signifikansi (koefisen) Regresi: H ₀ : β = 0 H ₁ : β > 0 Uji F dengan harapan tolak H ₀ 4) Uji Signifikansi (koefisen) Korelasi sederhana: H ₀ : ρ 41 = 0 H ₁ : ρ 41 > 0 Uji t dengan harapan tolak H ₀

42 11. HIPOTESIS STATISTIK: a.H₀ : p 41 = 0 ; H₁ : p 41 > 0 b.H₀ : p 42 = 0 ; H₁ : p 42 > 0 c.H₀ : p 43 = 0 ; H₁ : p 43 > 0 d.H₀ : p 31 = 0 ; H₁ : p 31 > 0 e.H₀ : p 32 = 0 ; H₁ : p 32 > RUMUS r 13 = p 31 + p 32 r 21 r 23 = p 31 r 12 + p 32 r 14 = p 41 + p 42 r 21 + p 43 r 31 r 24 = p 41 r 12 + p 42 + p 43 r 32 r 34 = p 41 r 13 + p 42 r 23 + p KRITERIA PENGUJIAN: p > 0,05 signifikan


Download ppt "STATISTIKA (TEKNIK ANALISIS DATA) oleh : Prof. Dr. R. Santosa Murwani PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 2007."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google