Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Catatan Penggunaan Presentasi: Presentasi ini dibuat untuk Fasilitator Aisyiyah sebagai referensi dalam melakukan edukasi kepada ibu-ibu. Jika Fasilitator.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Catatan Penggunaan Presentasi: Presentasi ini dibuat untuk Fasilitator Aisyiyah sebagai referensi dalam melakukan edukasi kepada ibu-ibu. Jika Fasilitator."— Transcript presentasi:

1 Catatan Penggunaan Presentasi: Presentasi ini dibuat untuk Fasilitator Aisyiyah sebagai referensi dalam melakukan edukasi kepada ibu-ibu. Jika Fasilitator menemukan keterbatasan fasilitas dimana presentasi ini tidak dapat ditayangkan, Fasilitator diijinkan untuk memperbanyak slide-slide dalam presentasi ini dan memperlihatkannya kepada Ibu-Ibu target sasaran sebagai alat bantu visual dalam menjelaskan. Setiap penjelasan tambahan dapat ditemukan di bagian bawah slide pada bagian“Notes”. Selamat Berbagi. 1

2 2 SUDAH SEHATKAH PASARKU?

3 3 Survey 2010 oleh FAO: 50% pasar di Jabodetabek terinfeksi virus H5N1 (Flu Burung). 85% (60% konsumen; 25% pedagang dan keluarga) dari total penduduk Indonesia terhubung dengan pasar tradisional. Pasar adalah gerbang terakhir sebelum pangan masuk ke rumah tangga.

4

5 KEMENKES No. 519/2008

6 6 PERTAMA: KETIKA UNGGAS HIDUP MASUK KE DALAM PASAR DAN TIDAK DISORTIR SEHAT ATAU SAKIT. 5 SAAT KRITIS PENULARAN FB DI PASAR 1 1

7 7 Tugas seorang penjual unggas dan pengelola pasar adalah untuk dapat mengenali tanda-tanda unggas sakit. Jika terdapat unggas yang memiliki tanda-tanda itu, maka harus ditolak untuk memasuki pasar karena dapat menulari unggas lainnya yang sehat. 1 1

8 Tanda2 unggas sakit adalah: lemas, tidak berenergi, ada cairan dari mulut dan mata, jengger kebiruan, bengkak, atau berdarah, bulu rontok

9 9 KEDUA: KETIKA UNGGAS HIDUP BERCAMPUR DENGAN UNGGAS LAIN DALAM PENAMPUNGAN DI PASAR SAAT KRITIS PENULARAN FB DI PASAR

10 Pisahkan unggas yang baru datang dengan unggas yang sudah lama di pasar. Pisahkan juga unggas yang datang dari berbagai sumber yang berbeda PISAHKAN

11  Ini bisa dilakukan dengan memberikan pembatas antara kandang, memberikan tanda usia di penampungan, dan menambah jumlah tempat makan unggas dan minum untuk masing-masing tempat

12 Gosok dahulu semua kotoran. kemudian bersihkan dengan menggunakan air dan sabun. setelah itu didisinfeksi.

13 13 TITIK KRITIS KETIGA: KETIKA UNGGAS DISEMBELIH SAAT KRITIS PENULARAN FB DI PASAR

14 Ketika unggas disembelih, unggas akan bergerak-gerak liar yang menyebabkan banyak cipratan di sekitar tempat pemotongan. Inilah sebabnya pemisahan perlu dilakukan antara tempat penyembelihan dan penjualan

15 Kemenkes menyarankan 10 m atau dibatasi dengan tembok dengan ketinggian 1,5 m

16 16 KEEMPAT: KETIKA UNGGAS MATI DIKELUARKAN ISINYA SAAT KRITIS PENULARAN FB DI PASAR

17 Penelitian menunjukan bahwa pada proses ini organ dalam unggas akan pecah dan mengakibatkan tumpahan feces/kotoran, virus, dan bakteri ke daging dan permukaan tempat kerja

18 Pembersihan rutin setiap rangkaian pemotongan unggas selesai. CARA

19 19 KELIMA: KETIKA UNGGAS DILETAKKAN DI TEMPAT PENJUALAN SAAT KRITIS PENULARAN FB DI PASAR

20 Penelitian klinis menunjukkan bahwa virus dan bakteria (kuman) banyak ditemukan di meja layanan, talenan, dan pisau. Karena peralatan di atas selalu digunakan untuk menjajakan unggas setiap hari tanpa dibersihkan secara benar

21 21 APA YANG SALAH DENGAN GAMBAR INI?

22 22 TIDAK ADA ZONING

23 23 APA YANG SALAH DENGAN GAMBAR INI?

24 24 KEMENKES No. 519/2008

25 25

26 26 BERSAMA WUJUDKAN PASAR SEHAT


Download ppt "Catatan Penggunaan Presentasi: Presentasi ini dibuat untuk Fasilitator Aisyiyah sebagai referensi dalam melakukan edukasi kepada ibu-ibu. Jika Fasilitator."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google