Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Dr Sudadi Hirawan MS , SpOk

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Dr Sudadi Hirawan MS , SpOk"— Transcript presentasi:

1 Dr Sudadi Hirawan MS , SpOk
FITNESS dan KERJA Dr Sudadi Hirawan MS , SpOk

2 Pendahuluan Sehat statis Sehat dinamis Penyakit hipokinetik
Sehat jasmani Sehat rohani

3 Pengertian dan Komponen Kesegaran Jasmani
Committee on Exercise – American Heart Association : KJ adalah kapasitas umum untuk menyesuaikan diri dan beraksi dengan baik terhadap kerja fisik.

4 WHO 1968 : rumusan konsep Kapasitas Kerja Fisik = Physical Performance Capacity = PPC Ada 5 komponen : Toleransi terhadap kerja Tenaga aerobik maksimum =VO2 Tenaga anaerobic maks dan kapasitasnya Kekuatan maks otot Koordinasi neuromuscular

5 VO2 Maks Definisi : Setiap aktifitas fisik yang dapat memacu jantung dan peredaran darah serta pernapasan yang dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama sehingga menghasilkan perbaikan dan manfaat kepada tubuh. Ini model pengukuran yang terbaik , namun sulit dilakukan. Kelompok tertentu hasilnya lebih tinggi, tergantung jenis pekerjaan.

6 Contoh dari tertinggi ke terendah dalam urutan berikut : penebang kayu , tukang kayu , sopir, pegawai kantor Pos.

7 Kerja Anaerobik Aktifitas/kerja memerlukan tenaga , gabungan aerobik dan anaerobic. Beban berat , aerobik maksimum , anaerobic mulai berperan , sampai proses aerobik berfungsi kembali memberi supply O2 yang adekwat. Beban sangat berat, demand O2 tinggi , anaerobic tidak dapat tahan lama, sedang aerobik terlambat maka otot tidak sanggup bekerja lagi.

8 Asam Laktat merupakan hasil proses anaerobic
Asam Laktat merupakan hasil proses anaerobic. Makin tinggi kadarnya akan melemahkan fungsi otot. Diuraikan dengan proses oksidasi , ini memerlukan pasokan Oksigen. Saat pekerja selesai bekerja, asam laktat masih banyak di dalam tubuh , proses oksidasi tetap berjalan , akibatnya kebutuhan oksigen tetap tinggi. Artinya walau sudak tidak bekerja (dalam keadaan normal kebutuhan oksigen sudah berkurang) ternyata kebutuhan Oksigen masih banyak.  Kebutuhan akan Oksigen yang berlebih = Oxygen Debt

9 Tes kesegaran Jasmani Pemeriksaan bertujuan menentukan derajat KJ, apakah sesuai dengan jenis pekerjaan secara fisik dan atau mental yang akan dibebankan pada calon karyawan/tenaga kerja.  Macam nya : Uji naik turun bangku (Master step test) , Treadmill, spirometry, dll Penilaian melalui : perubahan EKG, tekanan darah,denyut jantung. Latihan 3X seminggu selama 1,5 bulan: Kemampuan naik 30% dan menetap setelah 6 bulan. Jadi test dapat diulang seielah 1 tahun.

10 Peningkatan K.J Fitness – menghambat proses degeneratif.
Tidak pernah latihan : kemampuan turun 1%/thn = 8 – 10 % dalam 10 thn setelah umur 30 thn. Aktif latihan : turun 0,5 % pertahun Aerobik tinggi : degenerasi hanya turun 1 – 2% dalam 10 thn.

11 Manfaat K.J. Kerja jantung lebih efisien Kadar lemak darah berkurang
Pembuluh darah jantung dan arteri koronaria lebih lebar, mudah timbul kolateral baru. Setelah operasi/pelebaran jantung dgn balon, Pembuluh darah jantung tetap terbuka lebar.

12 Mencegah penggumpalan darah.
Enzim bekerja lebih efisien KJ akan meningkat Keluhan sakit2an berkurang/menghilang Kemampuan seksual tetap terpelihara Ketenangan jiwa semakin mantap

13 Format KJ= FIT  Frekuensi : 3 X seminggu , baik selang seling. Memberi cukup kesempatan otot dan sendi memulihkan diri. Intensitas : berat beban latihan 70 – 85 % < 70% : efek sangat sedikit/percuma > 85% : membahayakan jantung Tempo : jangka waktu/lamanya latihan setiap kali, 20 – 30 menit , kemampuan naik 35%

14 Lebih dari 30 menit, selama minimal 6 bulan :
Timbul efek ganda (aliran darah naik dan memecah metabolisme lemak/cholesterol) Note: Prisip PLP : Pemanasan , Latihan dan Pendinginan.

15 Fitness dan kerja Fit atau tidak tergantung dari 2 unsur :
Tuntutan suatu pekerjaan. Kemampuan pekerja untuk pekerjaan itu. Untuk suatu kerja, kedua faktor tersebut dapat selalu berubah. Itu sebabnya pemeriksaan kesehatan selalu harus dilakukan setiap periode.

16 Unsur pekerjaan Fisiologi dari kerja itu sendiri : Lingkungan kerja :
Kinetik : sekedar memindah benda dari Saturday tempat ke tempat lain. Stati : mengawasi monitor komputer. Lingkungan kerja : Lokasi, suhu, kelembaban, sinar , debu , dll Fungsi neurosensori :visual, auditory, olfaktori Lama jam kerja Intensitas kerja.

17 Unsur Pekerja Biometrik Kemampuan pekerja
Diukur dari tes2 Spirometry , EKG, laboratorium dll Kemampuan pekerja menghadapi hazard dalam kerja: Ketahanan/ kerapuhan organ tubuh dan sistemnya terhadap berbagai tekan pekerjaan Mekanik/kerja dengan tangan : diukur dengan tes psikomotor dexterity dan kecepatan reaksi Test terbaik : menempatkan pekerja pada pekerjaan itu sendiri = Masa percobaan = Probation period

18 Kecerdasan : tes untuk level supervisor atau pekerjaan yang perlu tanggung jawab lebih besar.
Latar belakang social dan lingkungan pekerja : Sering sakit pada masa kecil ? Disiplin/pemalas ? Masalah ekonomi , kerja ganda ? Jenis rekreasi, a.l Olah raga.

19 Siapa yang harus menentukan FIT atau TIDAK?
Dokter perusahaan : yang memenuhi syarat yaitu menguasai masalah dan kaitan somatic dan Psikopatologi antara pekerjaan dan calon pekerja. Ditambah masukan dari (sesuai indikasi ) : Psikolog : prediksi kejiwaan/mentalitas. Ahli psikoteknik/calon pemakai Manager personalia :kualifilasi dasar Paramedik : hasil pemeriksaan Syarat masukan:Rahasia Medis (calon) pekerja harus dijaga ketat !

20 Fitness Pekerja yang sakit
Dua hal yang harus dihindari : Overestimasi kecacatan sehingga pekerja tidak diberi kesempatan beradaptasi pada pekerjaan semula. Underestimasi kemampuan(pekerja yang cerdas dan teguh) dalam mengatasi cacat , meragukan bahwa pekerja tak akan mampu memberi hasil yang memuaskan.

21 Fitness bagi cacat mental
Paska Opname dari bangsal RS Jiwa = Fit ? ILUSI ! Jauh lebih ditentukan oleh : Jenis kerja : kegiatan , tempo , tanggung jawab Reaksi teman kerja , supervisor , dll Reaksi keluarganya sendiri.

22 Kelemahan PE-Mex (Pre Employment Examination)
Tidak dapat mendeteksi cacat serius yang dapat mengganggu keselamatan pekerja dan teman2nya : Motivasi kerja yang rendah (calon) pekerja sehat Daya tahan penderita Epilepsi dalam bekerja Cacat tersembunyi (akibat PE=Mex yang asal asalan) , misalnya :Fraktur/retak tulang

23 Sikap Dokter dan atau Paramedik
Teliti, Peroleh dan Lakukan : Surat pernyataan sehat/bebas sakit dari calon pekerja (walau tetap tidak cukup) PE-Mex secara serius oleh Dokter, paramedic dan Staf administrasi Harus dilakukan tes lanjut bila ternyata terbukti Penerangan Kesehatan dan Penjelasan Keselamatan Kerja kepada karyawan Rujukan

24 Semoga Rekan-rekan Paramedik Selalu menjadi Teladan Dalam Melakukan Tugas Secara Sehat dan Selamat.
Terima kasih


Download ppt "Dr Sudadi Hirawan MS , SpOk"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google