Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Bab 2 HARGA. Disusun oleh : Power Point Berdasarkan Buku yang ditulis Ujang Sumarwan, dkk Pemasaran Strategik: Strategi untuk Pertumbuhan Perusahaan dan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Bab 2 HARGA. Disusun oleh : Power Point Berdasarkan Buku yang ditulis Ujang Sumarwan, dkk Pemasaran Strategik: Strategi untuk Pertumbuhan Perusahaan dan."— Transcript presentasi:

1 Bab 2 HARGA

2 Disusun oleh : Power Point Berdasarkan Buku yang ditulis Ujang Sumarwan, dkk Pemasaran Strategik: Strategi untuk Pertumbuhan Perusahaan dan Penciptaan Nilai bagi pemegang Saham

3

4

5

6 DEFINISI Harga :  jumlah uang yang ditetapkan untuk suatu produk dan jasa  nilai yang konsumen berikan untuk memperoleh produk yang diinginkan  unsur pemasaran yang menghasilkan pendapatan

7 Harga Premium (Premium Price) Persentase dimana harga yang ditetapkan melebihi harga benchmark yang ditetapkan untuk sebuah produk Harga Premium (%) = (Harga produk A - Harga produk benchmark) Harga produk benchmark

8 Jenis-jenis Benchmark Contoh : Perusahaan A menjual air mineral “gO 2 ” = Rp per liter Perusahaan Kompetitor “Essence” = Rp per liter (5.500 – 4.500) Harga Premium (%) = = = 22,22 % Harga Produk Kompetitor Tertentu

9 Jenis-jenis Benchmark Contoh : Perusahaan A menjual air mineral “gO 2 ” = Rp /liter, terjual 20 % pangsa pasar Panache = Rp /liter, terjual 10% Essence = Rp /liter, terjual 20% Besik = Rp /liter, terjual 50% Harga Rata-rata yang Dibayar Rata-rata harga dibayar = (20% x 5.500) + (10 % x 5.000) + (20 % x 4.500) + (50% x 4.000) = Rp (5.500 – 4.500) Harga Premium (%) = = = 22,22 %

10 Jenis-jenis Benchmark Contoh : Perusahaan A menjual air mineral “gO 2 ” = Rp /liter Panache = Rp 5.000/liter Essence = Rp 4.500/liter Besik = Rp 4.000/liter Rata-rata Harga yang Dikenakan Rata-rata harga dikenakan = ( ) /4 = Rp (5.500 – 4.750) Harga Premium (%) = = = 15,79 %

11 Jenis-jenis Benchmark Contoh : Perusahaan A menjual air mineral “gO 2 ” = Rp 5.500/liter di 500 dari 1000 toko Panache = Rp 5.000/liter di 200 dari 1000 toko Essence = Rp 4.500/liter di 400 dari 1000 toko Besik = Rp /liter di 900 dari 1000 toko Rata-rata Harga Terpajang (5.500 – 4.575) Harga Premium (%) = = = 20,22 % Rata-rata harga terpajang = (50% x 5.500) + (20 % x 5.000) + (40 % x 4.500) + (90% x 4.000) 200%

12 Reservation Price dan Percent Good Value  Reservation Price Nilai yang diberikan seorang pelanggan terhadap sebuah produk  Percent Good Value Proporsi dimana seorang pelanggan percaya bahwa produk “Bernilai” pada harga tertentu

13 Ilustrasi Reservation Price Harga% Good Value KuantitasTotal Kontribusi $ 6072,73 %8$ 0 $ 7063,64 %7$ 70 $ 8054,55 %6$ 120 $ 9045,45 %5$ 150 $ 10036,36 %4$ 160 $ 11027,27 %3$ 150 $ 12018,18 %2$ 120 $ 1309,09 %1$ 70 $ 1400,00 %0$ 0

14 Dua Teknik Reservation Price  Second-Price Auction Teori lelang : Penawar tertinggi akan menang, tapi hanya akan membayar harga penawar kedua  Conjoint Analysis Pandangan terhadap persepsi pelanggan tentang nilai sebuah atribut melalui trade off

15 Elastisitas Harga Terhadap Permintaan Elastisitas Harga : Perubahan permintaan karena perubahan harga dilambangkan dalam rasio persentase Perubahan Kuantitas (%) Elastisitas Harga (I) = Perubahan Harga (%)

16 Harga Optimal dan Fungsi Permintaan Linier dan Konstan Harga Optimal : Harga yang paling banyak memberikan keuntungan, ditengah maximum reservation price dan variable cost Harga optimal pada [(maximum reservation price ($) + variable cost ($)] fungsi permintaan = linier ($) 2  1 Gross Margin harga optimal (%) = Elastisitas (I)

17 Hubungan Maximum Reservation Price (MRP) dan Variable Cost (VC) ( MRP + VC ) P* = 2 P* = Harga optimal MRP = Titik temu X (permintaan linier) VC = Variabel cost

18 Ilustrasi MRP dan VC Maximum Wiling to Buy (MWB) = 200 MRP = $10 Variable cost = $1/unit Harga optimal : ($1 + $10)/2 = $5.50 Kontribusi harga optimal untuk permintaan linier ($) : = [(MWB / MRP] x [(harga ($) – variable cost ^2)] = (200/100) x ($ $1)^2 = 20 x $4.5^2 = $405

19 STRATEGI PENETAPAN HARGA Penetapan Harga Berbasis Pasar (Market Based Pricing) Penetapan Harga Berbasis Biaya (Cost Based Pricing)

20 Penetapan Harga Berbasis Pasar Ciri-ciri: membutuhkan data pelanggan dan kompetitor Dasar: harga kompetitor Tujuan: menawarkan keuntungan Harga ditetapkan pasar

21 Penetapan Harga Skim D asar: hak paten dan keunikan produk Strategi: harga premium dan nilai mutu produk Keuntungan : kesinambungan pelanggan, kompetitor sulit masuk Permintaan tinggi, harga turun

22 Value - In - Use Pricing D asar: menurunkan biaya pelanggan Strategi: penetapan biaya service dan pemeliharaan Keuntungan : pelanggan menjadi percaya pada produk Penghematan menjadi nilai ekonomis

23 Perceived Value Pricing D asar: harga nilai intrinsik Strategi: menonjolkan keuntungan produk Keuntungan : pelanggan puas terhadap produk, jasa, dan merek Harga tinggi, pelanggan puas

24 Segment Pricing D asar: kebutuhan pelanggan Strategi: sensitifitas harga sesuai kebutuhan pelanggan Keuntungan : pelanggan membeli produk dengan harga sesuai kebutuhan Kebutuhan tinggi, harga tinggi Kebutuhan rendah, harga rendah

25 Strategic Account Pricing D asar: loyalitas pelanggan Strategi: menciptakan komitmen kuat dengan pelanggan Keuntungan : pelanggan menjadi loyal terhadap produk Loyalitas tercipta karena komitmen

26 Plus One Pricing D asar: keunggulan produk Strategi: menciptakan keunggulan pada produk Keuntungan : pelanggan merasa puas terhadap keunggulan produk Keunggulan menjadi daya tarik

27 Penetapan Harga Berbasis Biaya Ciri-ciri: penetapan harga berdasarkan biaya Dasar: biaya dan margin Tujuan: menciptakan tingkat daya tarik Harga ditetapkan biaya produksi

28 Floor Pricing D asar: return on investment Strategi: menetapkan harga terendah suatu produk Keuntungan : konsumen dapat membeli dengan harga rendah Harga terendah untuk mencapai return on investment

29 Cost - Plus Pricing D asar: markup pricing Strategi: penambahan biaya standar pada produk Keuntungan : menjaga biaya perusahaan agar tidak rugi Markup pricing saat volume barang tinggi, ongkos perusahaan turun

30 Penetration Pricing D asar: pengembangan kuantitas Strategi: menambahkan volume agar biaya turun Keuntungan : membangun market share, menekan kompetitor Strategi menjadi market leadership

31 Low – Cost Leader Pricing D asar: biaya rendah Strategi: memberikan biaya rendah walaupun bukan pemimpin volume Keuntungan : harga pasar menjadi rendah Harga biaya dan margin sedikit

32 Competitive Bid Pricing D asar: diferensiasi produk sedikit Strategi: melakukan persaingan penawaran harga Keuntungan : barang menjadi spesifik dan harga rendah Diferensiasi produk sesuai penawaran

33 Harvest Pricing D asar: biaya dan margin tinggi Strategi: menaikkan harga saat berkurangnya produk Keuntungan : harga sesuai perusahaan dengan margin tinggi Margin meningkat, volume hilang

34


Download ppt "Bab 2 HARGA. Disusun oleh : Power Point Berdasarkan Buku yang ditulis Ujang Sumarwan, dkk Pemasaran Strategik: Strategi untuk Pertumbuhan Perusahaan dan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google