Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

EVALUASI PENDIDIKAN DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini bertujuan memberi kemampuan profesional bagi mahasiswa calon guru PKN tentang dasar pengujian,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "EVALUASI PENDIDIKAN DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini bertujuan memberi kemampuan profesional bagi mahasiswa calon guru PKN tentang dasar pengujian,"— Transcript presentasi:

1

2 EVALUASI PENDIDIKAN DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini bertujuan memberi kemampuan profesional bagi mahasiswa calon guru PKN tentang dasar pengujian, pengukuran dan evaluasi pendidikan dan perkembangan penilaian anak sebagai manusia WNI yang melek IPTEK dan kehidupan global

3 Ruang lingkup kuliah ini meliputi pemahaman konsep, kemampuan merencanakan, melaksanakan, mengolah dan mengambil keputusan tentang pengukuran, pengujian, evaluasi beserta peranannya dalam pendidikan.

4 Bahan Perkuliahan Teori, konsep, generalisasi, data tentang pengujian, pengukuran, evaluasi pendidikan terutama dalam pengukuran hasil belajar Teori, konsep, generalisasi, data tentang pengujian, pengukuran, evaluasi pendidikan terutama dalam pengukuran hasil belajar Isu-isu dan perkembangan sain dan teknologi pengukuran, pengujian dan evaluasi pendidikan Isu-isu dan perkembangan sain dan teknologi pengukuran, pengujian dan evaluasi pendidikan Latihan perumusan, butir tes dan non tes sesuai dengan tujuan pembelajaran Latihan perumusan, butir tes dan non tes sesuai dengan tujuan pembelajaran Uji coba, pengolahan, dan analisis tes non tes, proses pengambilan keputusan. Uji coba, pengolahan, dan analisis tes non tes, proses pengambilan keputusan.

5 Metodologi Perkuliahan Tatap muka perkuliahan; Tatap muka perkuliahan; ceramah, diskusi, pemecahan masalah, analisis kasus ceramah, diskusi, pemecahan masalah, analisis kasus Latihan secara individual dan kelompok : Latihan secara individual dan kelompok : praktek teori di kelas, laboratorium, perpustakaan, sekolah praktek teori di kelas, laboratorium, perpustakaan, sekolah Penugasan secara individual dan kelompok : laporan buku, penyelesaian soal, kunjungan sekolah Penugasan secara individual dan kelompok : laporan buku, penyelesaian soal, kunjungan sekolah

6 KELULUSAN 1. Kehadiran minimal 80% dari jumlah pertemuan 2. Penyelesaian Tugas Perkuliahan : individu dan kelompok ; tugas harian/mingguan tugas buku, penyelesaian soal, uji coba, kunjungan. 3. Ujian Tengah Semester (UTS) 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 5. Formulasi H+T+UTS+2XUAS/5

7 THE MEANING OF EVALUATION ( Norman E.Gronlund 1976) EVALUATION synonym for the measurement EVALUATION synonym for the measurement This use of the two terms distinguishes ‘ evaluation as qualitative descriptions of pupil behavior (e.g.anecdotal records of behavior as opposed to measurements which are quantitative descriptions (e.g.test scores) This use of the two terms distinguishes ‘ evaluation as qualitative descriptions of pupil behavior (e.g.anecdotal records of behavior as opposed to measurements which are quantitative descriptions (e.g.test scores) Evaluation may be defined as a systematic process of determining the extent to which instructional objectives are achieved by pupils Evaluation may be defined as a systematic process of determining the extent to which instructional objectives are achieved by pupils Evaluation =quantitative description of pupils (measurement)+ value judgments Evaluation =quantitative description of pupils (measurement)+ value judgments Evaluation=qualitative description of pupils (nonmeasurement) + Value judgment Evaluation=qualitative description of pupils (nonmeasurement) + Value judgment

8 The Prevalence of TESTING ( Robert L.Ebel/David A.Frisbie; 1986 ) Teachers give classroom tests to motivate student efforts to learn and to assess the outcomes of those efforts Teachers give classroom tests to motivate student efforts to learn and to assess the outcomes of those efforts Schools develop testing programs to inform the public of the success of the schools’ instructional program Schools develop testing programs to inform the public of the success of the schools’ instructional program State lawmakers legislate the use of tests that will provide evidence of the educational accomplishments and educational needs of the school State lawmakers legislate the use of tests that will provide evidence of the educational accomplishments and educational needs of the school Personal directors in business and industry use tests for similar purposes Personal directors in business and industry use tests for similar purposes

9 THE BASIC TEACHING MODEL (DeCecco and Crawford,1974) Entering Behavior Instructional procedures Performance Assessment Instructional objectives

10 EVALUATION PROCEDURES /CATEGORIES Placement/selective evaluation = evaluation of pupil entry in sequence of instruction Placement/selective evaluation = evaluation of pupil entry in sequence of instruction Formative evaluation = evaluation of pupil learning during instruction Formative evaluation = evaluation of pupil learning during instruction Diagnostic evaluation = Evaluation of pupil learning difficulties during instruction Diagnostic evaluation = Evaluation of pupil learning difficulties during instruction Summative evaluation = evaluation of pupil achievement at the end of instruction Summative evaluation = evaluation of pupil achievement at the end of instruction

11 PRINSIP EVALUASI PEMBELAJARAN 1. TUJUAN ; a. Diagnostik a. Diagnostik b. placement b. placement c. formatif c. formatif d. sumative d. sumative 2. OBJEKTIF : sesuai dengan data apa adanya 3. REFRESENTATIF : menguji materi yang telah dibelajarkan pada siswa 4. KESEKSAMAAN : Seksama dalam menentukan tujuan, objektif, materi/bahan uji Seksama dalam menentukan tujuan, objektif, materi/bahan uji

12 TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL TUJUAN INSTITUSIONAL TUJUAN KURIKULER/ SK – KD SETIAP MATA PELAJARAN TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS- INDIKATOR PT. SM/SMK/MA SMP/MTS/ SD/MI

13 KARAKTERISTIK MATA PELAJARAN KEWARGANEGARAAN VISI : Terwujudnya MP yang berfungsi sebagai sarana pembinaan watak bangsa (nation and character building) MISI : Membentuk Warga Negara yang baik yakni WN yang sanggup melaksanakan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bernegara, dilandasi oleh kesadaran politik, kesadaran hukum dan kesadaran moral TUJUAN : mengembangkan kompetensi 1. Berfikir rasional,kritis, kreatif ( civic knowledge) 2. Keterampilan intelektual dan berpartisipasi secara demokratik dan bertanggung jawab (civic skills) 3. Watak dan kepribadian yang baik sesuai dengan norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara ( civic dispositions)

14 STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SATUAN PENDIDIKAN (SKL-SP)PERMEN 23/2006 SD/MI/SDLB/PAKET A dan SMP/MTS/SMPLB/Paket B : Meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, ahlaq mulia, serta keterampilan untuk hidupmandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. SD/MI/SDLB/PAKET A dan SMP/MTS/SMPLB/Paket B : Meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, ahlaq mulia, serta keterampilan untuk hidupmandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. SMA/MA/SMALB/Paket C : Meningkatakan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlaq mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri, dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. SMA/MA/SMALB/Paket C : Meningkatakan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlaq mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri, dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. SMK/MAK: Meningkatakan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlaq mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri, dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya SMK/MAK: Meningkatakan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlaq mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri, dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya

15 STANDAR KOMPETENSI KELOMPOKMATA PELAJARAN (SK-KMP) MEMBENTUK PESERTA DIDIK MENJADI MANUSIA YANG MEMILIKI RASA KEBANGSAAN DAN CINTA TANAH AIR. TUJUAN INI DICAPAI MELALUI MUATAN DAN/ATAU KEGIATAN AGAMA, AKHLAQ MULIA, KEWARGANEGARAAN, BAHASA, SENI BUDAYA, DAN PENDIDIKAN JASMANI MEMBENTUK PESERTA DIDIK MENJADI MANUSIA YANG MEMILIKI RASA KEBANGSAAN DAN CINTA TANAH AIR. TUJUAN INI DICAPAI MELALUI MUATAN DAN/ATAU KEGIATAN AGAMA, AKHLAQ MULIA, KEWARGANEGARAAN, BAHASA, SENI BUDAYA, DAN PENDIDIKAN JASMANI

16 STANDAR KOMPETENSI LULUSAN MATA PELAJARAN PKn SD/MI SD/MI 1. Menerapkan hidup rukun dalam perbedaan 2. Memahami dan menrapkan hidup rukun di rumah dan di sekolah 3. Memahami kewajiban sebagai warga dalam keluarga dan sekolah 4. Memahami hidup tertib dan gotong royong 5. Menampilkan sikap cinta lingkungan dan demokratis 6. Menampilkan perilaku jujur, disiplin, senang bekerja sama dan anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari, sesuai dengan nilai-nilai pancasila 7. Memahami sistem pemerintahan, baik pada tingkat daerah maupun pusat 8. Memahami makna keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia dengan kepatuhan terhadap undang-undang, peraturan, kebiasaan, adat istiadat, kebiasaan, dan menghargai keputusan bersama 9. Memahami dan menghargai makna nilai-nilai kejuangan bangsa 10. Memahami hubungan Indonesia dengan negara tetangga dan politik luar negeri

17 SMP/MTs 1. Memahami dan menunjukkan sikap positif terhadap norma-norma kebiasaan,adat istiadat dan peraturan, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara 2. Menjelaskan makna proklamasi kemerdekaan RI sesusi dengan suasana kebatinan konstitusi pertama 3. Menghargai perbedaan dan kemerdekaan dalam mengemukakan pendapat dengan bertanggung jawab 4. Menampilkan perilaku yang baik sesuai dengan nilai pancasila dan UUD Menunjukkan sikap positif terhadap pelaksanaan kehidupan demokrasi dan kedaulatan rakyat 6. Menjelaskan makna otonomi daerah,dan hubungan antara pemerintah pusat dan daerah 7. Menunjukkan sikap kritis dan apresiatif terhadap dampak golbalisasi 8. Memahami prestasi diri untuk berprestasi sesuai dengan keindivudannya

18 SMA/Ma 1. Memahami hakekat bangsa dan NKRI 2. Menganalisis sikap positif terhadap penegakan hukum, peradilan nasional, dan tindakan anti korupsi 3. Menganalisis pola-pola dan partisipasi aktif dalam pemajuan,penghormatan serta penegakan HAM baik di Indonesia maupun di luar negeri 4. Menganalisis peran dan hak warga negara dan sistem pemerintahan NKRI 5. Menganalisis budaya politik demokrasi, konstitusi, kedaulatan negara, keterbukaan dan keadilan di Indonesia 6. Mengevaluasi hubungan internasional dan sistem hukum internasional 7. Mengevaluasi sikap berpolitik dan bermasyarakat madani sesuai dengan Pancasila dan UUD Menganalisis peran Indonesia dalam politik dan hubungan internasional, regional, dan kerjasama golbal lainnya 9. Menganalisis sistem hukum internasional, timbulnya

19 ASPEK PERILAKU YANG DINILAI -DIUKUR 1. Aspek Pengetahuan ( cognitive domain) – civic knowledge recall –ingatan recall –ingatan comprehension – pemahaman comprehension – pemahaman Application – penerapan Application – penerapan Synthesis – sistesis Synthesis – sistesis Analysis – analisis Analysis – analisis Evaluation – evaluasi Evaluation – evaluasi 2. Aspek Sikap (affective domain) – civic disposition Receiving Receiving Responding Responding Valuing Valuing Organizing Organizing Characterizing Characterizing 3. Aspek Tindakan ( psychomotor domain)- civic skill Perception Perception Set Set Guide response Guide response Mecanism respon Mecanism respon Complex respon Complex respon Adjusment Adjusment Creativity - innovation Creativity - innovation

20 LANGKAH-LANGKAH DALAM PEMBUATAN SOAL (Planning the Classroom Test) (Gronlund;1976) 1. Determining the purpose of testing 2. Building a table of specifications 3. Selecting appropriate item types 4. Preparing a set of relevan test item 5. Assembling the test 6. Administrating the test 7. Appraising the test 8. Using the result

21 LANGKAH-LANGKAH DALAM PEMBUATAN SOAL 1. Analisis Tujuan …Analisis Kurikulum –SK/KD 2. Analisis bahan ajar … analisis buku sumber 3. Membuat tabel spesifikasi/kisi-kisi 4. Menentukan aspek yang diukur 5. Menentukan jenis/bentuk,banyaknya tes / soal 6. Menulis tes/soal 7. Ujicoba/ analisis tes/ soal 8. Editing tes/ soal 9. Memperbanyak tes/soal 10. Soal siap pakai

22 Kisi-kisi Kisi-kisi KD/in dikator MateripokokTK Aspek yang diukur C- A - P jumlahktr

23 ALAT PENILAIAN TES LISAN WAWANCARA, TANYA JAWAB TULISAN ESEY TES OBJEKTIF ; PGB,PGA,PGK, PGMD HAH PERBUATAN OBSERVASI NON TES Skala sikap Rank order Evaluasi diri Checklist, DGK

24 KAIDAH PENULISAN SOAL / TES OBJEKTIF PERNYATAAN /STEM PERNYATAAN /STEM 1. Kalimat jelas, ringkas, tegas 2. Mengandung masalah, meaningful 3. Relevan dengan tujuan pembelajaran (SK/KD) 4. Tidak menggunakan kata negatif 5. Mengukur suatu kompetensi tertentu 6. Mengandung teori, generalisasi, konsep, fakta 7. Memiliki kesesuaian dengan option 8. Berimbang panjang kalimat antara stem dan option 9. Tidak boleh terlalu terbuka 10. Kalimat yang menarik 11. Dalam kalimat yang lengkap 12. Kalimat yang tidak membingungkan 13. Kalimat tidak boleh menjebak PILIHAN JAWABAN (OPTION ) 1. Homogen = memiliki sifat jawaban sejenis 2. Rasional dan logis 3. Sistematik, berurutan 4. Konsisten dengan pernyataan/ stem 5. Objektif- tidak mendua 6. Hanya satu jawaban 7. Pengecoh kata menarik 8. Tidak mudah ditebak 9. Tidak menggunakan kata semua betul atau semua salah 10. Tidak terlalu terbuka 11. Panjang dan pendek jawaban relatif sama

25 THE OBJECTIVE TEST ITEM SUPPLY TYPE SUPPLY TYPE 1. Short answer: Contoh 1. Pencetus Pancasila sebagai dasar negara RI adalah …….. 2. Pintu gerbang tercapainya masyarakat adil dan makmur 2. Pintu gerbang tercapainya masyarakat adil dan makmur bagi rakyat Indonesia ialah ….. bagi rakyat Indonesia ialah ….. 3. Mandat SK 11 Maret untuk menyelamatkan negara 3. Mandat SK 11 Maret untuk menyelamatkan negara diberikan kepada ……. diberikan kepada …….Completion Contoh : 1. Setelah lengsernya Presiden Soeharto sebagai presiden RI, diangkatlah Wakil Presiden sebagai …… RI, diangkatlah Wakil Presiden sebagai …… 2. Jika tidak ada toleransi diantara anggota, maka tidak 2. Jika tidak ada toleransi diantara anggota, maka tidak akan ada ….. dalam kelompok akan ada ….. dalam kelompok

26 Multiple choice /lanjutan Pilihan Ganda Asosiasi Proses penentuan suatu keputusan dalam MPR harus memenuhi syarat kehadiran peserta sidang, yaitu…. (1) Ada wakil setiap fraksi (2) Ada perwakilan dari komisi (3) ½+1 peserta sidang (4) Ada perwakilan setiap parpol Pilihan Ganda Hubungan antar Hal Praktek KKN di Indonesia sulit diberantas sebab sebab Tidak adanya kepastian hukum Pilihan Ganda Analisis Kasus Kemenangan PDI Perjuangan pada Pemilu 198 di DKI Jakarta, banyak disebabkan oleh…. A. Krisis kepercayaan B. Balas dendam C. Banyaknya Soekarno isme D. Apatisme masyarakat

27 SELECTION TYPE 1. True-false or alternative response 1. B – S Menteri Luar Negeri yang pernah menjadi Ketua Majlis UMUM PBB adalah Adam Malik 1. B – S Menteri Luar Negeri yang pernah menjadi Ketua Majlis UMUM PBB adalah Adam Malik 2. B – S Secara konstitusional BJ Habibie syah menjadi presiden ketiga RI 2. Matching Taat A.tata tertib Taat A.tata tertib Baju seragamB. majlis tertinggi Baju seragamB. majlis tertinggi SanksiC. pelanggaran hukum SanksiC. pelanggaran hukum MPRD. perilaku taqwa MPRD. perilaku taqwa Parpol E. penyluran aspirasi Parpol E. penyluran aspirasi ……..F. ………………. ……..F. ………………. 3. Multiple choice Pilihan ganda biasa (PGB) Lengsernya Soeharto sebagai presiden RI lebih banyak ditentukan oleh : A. Krisis moneter B. Krisis ekonomi C. Krisis politik D. Krisis kepercayaan

28 Pilihan Ganda Membaca Diagram Partisipasi politik Partisipasi politik Pendidikan politik Pendidikan politik Partisipasi politik masyarakat akan tergambar seperti diagram di atas, artinya A. Semakin tinggi pendidikan politik semakin tinggi partisipasi politik masyarakat B. Semakin tinggi pendidikan politik semakin rendah pertisipasi politik masyarakat C. Semakin rendah pendidikan politik masyarakat semakin tinggi partisipasi politik masyarakat D. Semakin rendah pendidikan politik masyarakat semakin rendah partisipasi politik masyarakat

29 NON TES SKALA SIKAP PERNYATAAN PERNYATAANSSSNTSSTS 1. Ngobrol bersama teman dengan bahasa kasar karena sudah biasa 2. Senang memiliki teman dekat untuk curhat 3. Meminta maaf saat itu juga ketika melakukan kesalahan 4. Membantu teman bersembunyi dari kejaran polisi 5. Saya suka membantu, dari pada dibantu teman dalam belajar 6. Dst ……..

30 MODEL EVALUASI DIRI/SELF EVALUATION PERNYATAANSLSRJRKDTP 1. MENGERJAKAN SHALAT LIMA WAKTU WALAU SUKA TERLAMBAT 2. TIDAK PERLU MINTA MAAF PADA ORANG TUA KARENA KEWAJIBANNYA MENDIDIK ANAK 3. BERUSAHA MINTA AMPUN PADA TUHAN ATAS DOSA YANG TELAH DILAKUKAN 4. MENGINGATKAN TEMAN UNTUK MEMBAYAR SPP 5. MEMBANTU TEMAN DALAM KELOMPOK UNTUK MELAKUKAN SABOTASE MENGGALKAN PROGRAM LAWAN 6. MEMINTA MAAF SAAT ITU PADA LAWAN BERMAIN KARENA MELAKUKAN KESALAHAN

31 MODEL DAFTAR GEJALA KONTINUM MODEL DAFTAR GEJALA KONTINUM PERNYATAAN PERNYATAANSELALUSERINGKADANG TIDAK PER NAH 1. Ngobrol bersama teman dengan bahasa kasar karena sudah biasa 2. Senang memiliki teman dekat untuk curhat 3. Meminta maaf saat itu juga ketika melakukan kesalahan 4. Membantu teman bersembunyi dari kejaran polisi 5. Saya suka membantu, dari pada dibantu teman dalam belajar 6. Dst ……..

32 Model RANK ORDER URUTAN KAN mana yang nomor satu dan selanjutnya PERNYATAAN Begitu bangun pagi yang saya lakukan adalah ……….. A …… B …….. C…….D…….. E. ……. F. …… G. ……. H…….I…….. J. ……. Membereskan tempat tidur Sarapan pagi Olah raga Minum Pergi kebelakang Membaca buku Melamun sejenak Shalat/sembahyang Melihat HP ……

33 Model CHECK LIST PERNYATAANYATIDAK 1. Mempunyai kakak 2. Mempunyai adik 3. Adik lebih dari dua orang 4. Kakak lebih dari dua orang 5. Tinggal dengan ibu dan ayah 6. Mempunyai kamar sendiri 7. Belajar di kamar sendiri 8. Biaya sekolah diatur orang tua 9. Pakaian/makanan mengatur sendiri 10. Tidur lebih senang sendiri

34 Model Format OBSERVASI Hal yang diamati Saling menegur ketika bertemu tanpa memandang perbedaan agama, suku, keturunan 2. Memilih teman berkelompok tanpa memandang, agama, suku, keturunan, daerah 3. Memberikan kesempatan waktu pada teman untuk berpendapat 4. Dominan dalam berbicara dan menentukan dalam kelompok 5. Ikut bekerja sama dalam menentukan keputusan kelompok

35 KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL - PKN YUDISIUMHURUF ≥96 ≥ – – ≤ 64 ≤ 50 6

36 YUDISUM YUDISIUMHURUF ≥3,6 ≥ 86 A 2,76 – 3, B 1,76 – 2, C 1 – 1, D ≤ 0,99 ≤ 50 E/G

37 SKOR PERHITUNGAN PENILAIAN AKHIR SIKAP SKOR NILAI AKHIR BAIK CUKUP ≤ 20 ≤ 20KURANG

38 MEMILIH SK/KD 1. MEMILIH SATU INDIKATOR 2. KEMUDIAN DIANALISIS ASPEK PERILAKU YANG AKAN DIUKUR ( COG – AFF – PM ) tujuan pemb. ( COG – AFF – PM ) tujuan pemb. 3. IDENTIKASI MATERI POKOK ; BUKU, PENGALAMAN, 4. MEMBUAT SOAL TES LIMA BUAH ( PG=SALAH SATU ) DAN NON TES ( Lima buah pernyataan )

39 PENGEMBANGAN STANDAR KOMPETENSI (SMP) 1. Memahami dan menunjukkan sikap positif terhadap norma-norma kebiasaan,adat istiadat dan peraturan, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara 1.1. Kompetensi Dasar : mendeskripsikan hakikat norma-norma, kebiasaan, adat istiadat, peraturan yang berlaku dalam masyarakat. ……………………….. ………………. ……………………….. ………………. Tujuan pembelajaran ; 1. Siswa dapat menjelaskan arti norma dlm kehidupan 2. Siswa dapat membedakan antara norma agama dan norma kesusilaan 3. Siswa dapat memberikan contoh pelanggaran terhadap norma hukum

40 Keunggulan dan kelemahan tes esey Keunggulan ; Keunggulan ; 1. Memberikan kebebasan pada siswa untuk menjawab pertanyaan 2. Memberikan apresiasi berdasarkan persepsi masing-masing siswa 3. Menuntut siswa untuk berpikir komprehensif 4. Menuntut siswa untuk memiliki perbendaharaan kata-kata yang banyak 5. Guru membuat soal lebih sedikit, mudah, waktu yang cepat

41 lanjutan Kelemahan Kelemahan 1. Kurang refresentatif 2. Kurang valid dan reliabel 3. Jawaban siswa amat bervariasi sehingga sulit untuk dinilai secara objektif 4. Masih banyak bersifat subjektif/multi tafsir 5. Waktu mengoreksi/memeriksa cukup lama 6. Jumlah soal sedikit 7. Memerlukan pembobotan setiap soal 8. Skoring jawaban bervariasi

42 KATA-KATA OPERASIONAL 1. COGNITIVE DOMAIN (C ) C1 ingatan ( recall ); menyebutkan, mengartikan, menyatakan kembali, mengidentifikasi, mengulang, C1 ingatan ( recall ); menyebutkan, mengartikan, menyatakan kembali, mengidentifikasi, mengulang, C2. pemahaman/comprehensive ; menjelaskan, mengelompokkan, membedakan, menguraikan, memperkirakan, menjabarkan, menggambarkan C2. pemahaman/comprehensive ; menjelaskan, mengelompokkan, membedakan, menguraikan, memperkirakan, menjabarkan, menggambarkan C3 menerapkan/application; memberi contoh, memecahkan soal, mendemonstrasikan, menunjukkan, menampilkan, menghitung, menggunakan, menghubungkan, menyesuaikan C3 menerapkan/application; memberi contoh, memecahkan soal, mendemonstrasikan, menunjukkan, menampilkan, menghitung, menggunakan, menghubungkan, menyesuaikan

43 TINGKAT KELULUSAN UJIAN NASIONAL (UN) JABAR DALAM 5 TAHUN TERAKHIR PERIODE STANDAR KELULUSAN PERSENTASE TINGKAT SMA PERSENTASE TINGKAT SMK 2008/20095,5099,2597, /20085,2598,0098, /20075,0097,4797, /20064,5097,3496, /20054,2590,4191,54

44 PERSENTASE KELULUSAN TINGKAT SMA SEDERAJAT DI PULAU JAWA DAN BALI (%) DAERAH JAWA BARAT99,2598,2097,74 DKI JAKARTA96,6092,2596,19 BANTEN98,7497,8998,30 JAWA TENGAH97,0991,9392,29 JAWA TIMUR95,2396,9396,54 BALI99,8398,6397,77

45 TINGKAT KELULUSAN NASIONAL TINGKAT KELULUSAN SMP/MTS92,7694,82 SMA/MA91,3293,74 SMK92,5893,85


Download ppt "EVALUASI PENDIDIKAN DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini bertujuan memberi kemampuan profesional bagi mahasiswa calon guru PKN tentang dasar pengujian,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google