Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio1. 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio2 KULIT MERUPAKAN BAGIAN TUBUH YANG PALING BERAT (16% BB) KULIT.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio1. 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio2 KULIT MERUPAKAN BAGIAN TUBUH YANG PALING BERAT (16% BB) KULIT."— Transcript presentasi:

1 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio1

2 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio2 KULIT MERUPAKAN BAGIAN TUBUH YANG PALING BERAT (16% BB) KULIT DIBANGUN: LAPISAN EPITEL DI BAGIAN ATAS = EPIDERMIS (EKTODERM) & LAPISAN JARINGAN IKAT DI BAGIAN BAWAH = DERMIS/KORIUM (MESODERM) DI BAWAH DERMIS TERDAPAT JARINGAN IKAT LONGGAR YANG BANYAK MENGANDUNG SEL-SEL ADIPOSUM = HIPODERMIS (BUKAN TERMASUK BAGIAN DARI KULIT)

3 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio3 KULIT SEBAGI ORGAN TERLUAR KULIT BERPERAN : PERTAHANAN TUBUH SIFAT KULIT : LAPISAN TANDUK, BERSIFAT ASAM (pH), PIGMENTASI & MEMILIKI RESEPTOR-RESEPTOR SENSITIF TERHADAP PERUBAHAN LINGKUNGAN LUAR TBUH KULIT SERING MENGALAMI MODIFIKASI SESUAI DENGAN KONDISI LINGKUNGAN MAKHLUK HIDUP (HEWAN) = DERIVAT KULIT – SANGAT BERVARIASI

4 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio4 FUNGSI KULIT : SEBAGAI PELINDUNG (PROTEKSI) SEBAGAI EKSTERORESEPTOR SEBAGAI ALAT EKSKRETORI SEBAGAI ALAT RESPIRASI SEBAGAI CADANGAN MAKANAN SEBAGAI ALAT GERAK SEBAGAI TEMPAT SINTESIS VIT. D

5 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio5 EPIDERMIS  DIBANGUN OLEH EPITEL BERLAPIS BANYAK PIPIH MENANDUK & BEBERAPA SEL LAIN, TERUTAMA SEL PIGMEN (MELANOSIT)  KETEBALAN EPIDERMIS BERVARIASI TERGANTUNG JENIS HEWAN  TERSUSUN ATAS LIMA LAPISAN, YAITU : BASAL (GERMINATIVUM), SPINOSUM, GRANULOSUM, LUSIDUM & TANDUK (KORNEUM)

6 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio6 Stratum corneum Stratum lucidum Stratum granulosum Stratum spinosum Stratum basale EPIDERMIS

7 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio7 DERMIS  DERMIS MERUPAKAN JARINGAN IKAT PENYOKONG, PENGHUBUNG ANTARA LAPISAN EPIDERMIS DGN JARINGAN SUBKUTAN (HIPODERMIS)  KETEBALAN BERVARIASI  TERDIRI DARI DUA LAPISAN YANG AGAK SUKAR DIBEDAKAN, YAITU : LAPISAN PAPILAR (BERSINGGUNGAN DGN LAPISAN EPIDERMIS) & LAPISAN RETIKULAR (BERSINGGUNGAN DGN LAPISAN SUBKUTAN/HIPODERMIS)

8 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio8  LAPISAN RETIKULAR : LAPISAN PAPILAR  LEBIH TEBAL, MENGANDUNG LEBIH BANYAK SERABUT KOLAGEN, ELEMEN SELULER LEBIH SEDIKIT  LAPISAN RETIKULAR & LAPISAN PAPILAR SAMA-SAMA MENGANDUNG BANYAK SERABUT ELASTIN UNTUK KELENTURAN KULIT  BAHAN ORGANK : ASAM MUKOPOLISAKARIDA & GLIKOSAMINOGLIKANS (DERMATAN SULFAT & KONDROITIN SULFAT)

9 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio9  LAPISAN DERMIS MENGANDUNG BANYAK PEMBULUH DARAH & LIMFE. PADA DAERAH-DAERAH TERTENTU, DARAH DAPAT MENGALIR LANGSUNG DARI ARTERI KE VENA MELALUI ANASTOMOSIS ANTERO-VENOSA TANPA MELALUI KAPILER.  DERMIS MENGANDUNG DERIVAT EPIDERMIS : FOLIKEL RAMBUT, KELENJAR KERINGAT, & KELENJAR SEBASEUS, SERTA SERABUT-SERABUT SARAF & RESEPTOR

10 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio10 JARINGAN SUBKUTAN (HIPODERMIS)  BANYAK MENGANDUNG JARINGAN ADIPOSUM DENGAN KETEBALAN BERVARIASI, SESUAI DENGAN LETAK & DIFUSI NUTRISI

11 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio11

12 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio12 KULIT TEBAL CONTOH : TELAPAK KAKI & TANGAN PADA KULIT TEBAL TELAPAK TANGAN TERDAPAT BENTUK/POLA GARIS TANGAN YANG ALURNYA SELALU KONSTAN & TIDAK PERNAH SAMA PADA DUA INDIVIDU – PENINGGIAN DIANTARA LEKUKAN PADA MASA 13 MINGGU MASA KEHAMILAN = SIDIK JARI (DERMATOGLIFIK) TERDIRI ATAS : LIMA LAPISAN

13 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio13 KULIT TIPIS CONTOH : SELURUH PERMUKAAN TUBUH, KECUALI TELAPAK KAKI & TANGAN PADA KULIT TIPIS BANYAK DIJUMPAI KELENJAR KERINGAT, & KELENJAR MINYAK (BERHUBUNGAN/TIDAK DENGAN AKAR RAMBUT) TIDAK MEMILIKI LAPISAN LUSIDUM, LAPISAN KORNEUM SANGAT TIPIS DAN PADA LAPISAN BASAL MENGANDUNG SEL-SEL MELANOSIT

14 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio14 PIGMENTASI WARNA KULIT  DARAH MEMBAWA TIROSIN DARI HATI KE SEL MELANOSIT  SEL MELANOSIT MEMILIKI ENZIM DOPAOKSIDASE YANG AKAN MENGUBAH TIROSIN MENJADI MELANIN DENGAN BANTUAN SINAR MATAHARI (ULTRA VIOLET)  BUTIR-BUTIR MELANIN (PIGMEN) AKAN MASUK KE SEL-SEL EPITEL PADA LAPISAN GRANULOSUM  WARNA KULIT

15 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio15 WARNA KULIT PENINGKATAN JUMLAH BUTIR-BUTIR PIGMEN = WARNA MORFOLOGI PENYEBARAN PIGMEN DALAM SITOPLASMA = WARNA FISIOLOGI INTERAKSI DARI BEBERAPA WARNA SERTA PENGARUH PEMBIASAN & REFLEKSI CAHAYA OLEH PIGMEN = WARNA FISIKA SEL-SEL PIGMEN : MELANOFOR (MELAMIN : COKLAT-HITAM), XANTOFOR (KUNING), ERITROFOR (MERAH – PTERIDIN & KAROTENOID) & GUANOFOR/IRIDOSIT (PUTIH PERAK-KEBIRU- BIRUAN-WARNA INTERFENSI SEPERTI PELANGI)

16 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio16

17 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio17

18 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio18


Download ppt "26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio1. 26 Maret 2010Struktur Hewan/Any Aryani/Bio2 KULIT MERUPAKAN BAGIAN TUBUH YANG PALING BERAT (16% BB) KULIT."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google