Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Solmisasi Pengenalan Pola Aplikasi PIANIS AMATIR Created by : Dedi Nestoriko Sinaga (www.banditbatak.com)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Solmisasi Pengenalan Pola Aplikasi PIANIS AMATIR Created by : Dedi Nestoriko Sinaga (www.banditbatak.com)"— Transcript presentasi:

1 Solmisasi Pengenalan Pola Aplikasi PIANIS AMATIR Created by : Dedi Nestoriko Sinaga (www.banditbatak.com)

2 DCEFGABC’ 1/ Solmisasi adalah deretan angka-angka yang mewakili nada-nada dengan jarak tertentu yang disebut jarak nada sehingga menghasilkan bunyi yang harmonis Jarak antara Do ke Re (nada pertama ke nada kedua adalah 1 satuan nada. Jarak antara Re ke Mi adalah 1 satuan. Dst (Tips : cukup ingat jarak antara Mi ke Sol dan Si ke Do’ (keduanya sama-sama ½ satuan)) Jarak antara Do ke Re (nada pertama ke nada kedua adalah 1 satuan nada. Jarak antara Re ke Mi adalah 1 satuan. Dst (Tips : cukup ingat jarak antara Mi ke Sol dan Si ke Do’ (keduanya sama-sama ½ satuan)) Piano terdiri dari tuts-tuts dengan bunyi tertentu yang harmonis. Jarak antar tiap tuts adalah ½ satuan nada. Created by : Dedi Nestoriko Sinaga (www.banditbatak.com)

3 1 Chord = Kombinasi 3 nada Broken Chord= Kombinasi 4 nada ’ Chord C DilepasDitekan Bagaimana chord lainnya? Secara default, nada Do (nada pertama) pada piano untuk Chord C dasar berada pada tuts ini. Sedangkan nada Re (nada kedua) berada pada tuts ini. Dari mana dasarnya? Coba perhatikan solmisasi yang sebelumnya. Jarah Do ke Re adalah 1 nada. Dan jarak antar tuts pada piana adalah ½ nada. Begitu pula posisi nada Mi dan seterusnya. Mengikuti pola solmisasi dan menyesuaikan dengan jarak antar tuts Dengan menekan keempat tuts yang mewakili nada 1, 3, 5, dan 1’ tersebut, maka akan menghasilkan bunyi Chord C Mayor Created by : Dedi Nestoriko Sinaga (www.banditbatak.com)

4 Chord C Chord D Deretan Chord C -> D -> E -> F -> G -> A -> B -> C’ pada dasarnya menyerupai deretan nada-nada pada solmisasi. Artinya, jarak antara C ke D adalah 1 nada, D ke E adalah 1 nada, dan seterusnya ’ CDEFGABC’ Maka, bisa dilogikakan bahwa pola tuts yang ditekan pada piana untuk chord D adalah dengan menggeser tiap tuts yang ditekan pada chord C ke kanan sebesar 1 nada (C ke D = 1 nada) Deretan Chord C -> D -> E -> F -> G -> A -> B -> C’ pada dasarnya menyerupai deretan nada-nada pada solmisasi. Artinya, jarak antara C ke D adalah 1 nada, D ke E adalah 1 nada, dan seterusnya ’ CDEFGABC’ Maka, bisa dilogikakan bahwa pola tuts yang ditekan pada piana untuk chord D adalah dengan menggeser tiap tuts yang ditekan pada chord C ke kanan sebesar 1 nada (C ke D = 1 nada) Created by : Dedi Nestoriko Sinaga (www.banditbatak.com)

5 Chord C Mayor (C) Chord C minor (Cm) Chord mayor dibentuk dari kombinasi nada 1, 3, dan 5, sedangkan minor dibentuk dengan menurunkan nada 3 (mi) sebesar ½ satuan nada. Created by : Dedi Nestoriko Sinaga (www.banditbatak.com)

6 Kebanyakan lagu menggunakan kombinasi 3 chord (kunci), yaitu chord ke-1, ke-4, dan ke-5, beserta minor dari masing-masing chord tersebut. 1/ Created by : Dedi Nestoriko Sinaga (www.banditbatak.com)

7


Download ppt "Solmisasi Pengenalan Pola Aplikasi PIANIS AMATIR Created by : Dedi Nestoriko Sinaga (www.banditbatak.com)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google