Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

11-1 M WELLY NAILIS, SE MM HARGA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "11-1 M WELLY NAILIS, SE MM HARGA."— Transcript presentasi:

1 11-1 M WELLY NAILIS, SE MM HARGA

2 UNIVERSITAS SRIWIJAYA2 H A R G A Jumlah uang (ditambah beberapa barang) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta pelayanannya

3 UNIVERSITAS SRIWIJAYA3 The Three C’s Model Costs Competitors’ prices and prices of substitutes Customers’ assessment of unique product features Low Price No possible profit at this price High Price No possible demand at this price

4 UNIVERSITAS SRIWIJAYA4 PRICE HARGA Fee, Service Charge, Tarif, Komisi, Gaji, Honor, Sewa, Premi Kelebihan Harga : Penghasil Pendapatan, Paling fleksibel, Standar kompetisi. Harga mengindikasikan kualitas produk seperti apa yang akan konsumen terima. Keputusan penetapan harga tersebut harus konsisten dgn keseluruhan strategi pemasaran. Memberikan harga yg berbeda dalam pasar yang berbeda juga perlu dipertimbangkan.

5 UNIVERSITAS SRIWIJAYA5 PRICE HARGA Nilai suatu produk tidak ditentukan oleh harga, namun oleh manfaat yang pembeli dapatkan ketika mengkonsumsi produk tersebut relatif terhadap biaya yang dikeluarkan untuk memperolehnya. Penetapan harga harus dipandang dari perspektif yang berorientasi ke pasar. Pertimbangan biaya : waktu, energi, beban mental, pengorbanan panca indra

6 UNIVERSITAS SRIWIJAYA6 Setting Pricing Policy

7 UNIVERSITAS SRIWIJAYA7 LANDASAN STRATEGI PENETAPAN HARGA Biaya, Manfaat dan Nilai Net Value = Perceived Benefits – Perceived Costs Semakin besar perbedaan positif antara perceived benefis dan perceived costs semakin besar net value-nya

8 UNIVERSITAS SRIWIJAYA8 TUJUAN PENETAPAN HARGA Survival : Usaha untuk tidak melaksanakan tindakan untuk meningkatkan profit ketika perusahaan dalam kondisi pasar yang tidak menguntungkan. Usaha cenderung dilakukan untuk bertahan. Profit Maximization : Penentuan harga bertujuan untuk memaksimumkan profit dalam periode tertentu. Sales Maximization : Penentuan harga bertujuan untuk membangun pangsa pasar (market share) dengan melakukan penjualan pada harga awal yang merugikan. Prestige : Tujuan penentuan harga di sini adalah untuk memposisikan jasa perusahaan tsb sebagai produk/jasa yg eksklusif. ROI : Tujuan penentuan harga didasarkan atas pencapaian return on investment (ROI) / Tingkat pengembalian modal yang diinginkan.

9 UNIVERSITAS SRIWIJAYA9 FAKTOR YANG MENENTUKAN PENETAPAN HARGA Elastisitas Permintaan Struktur Biaya Persaingan Positioning Produk Sasaran Perusahaan Daur Hidup Produk Sumber Daya Perusahaan Kondisi Ekonomi

10 UNIVERSITAS SRIWIJAYA10 STRATEGI DAN TAKTIK PENETAPAN HARGA  Cost-plus pricing : Penentuan harga dilakukan dengan menaikkan (mark kup)harga sekian persen dari total biayanya.  Rate of Return Pricing : Harga ditentukan untuk mencapai tingkat ROI/ROA yang ditargetkan.  Competitive Parity Pricing : Harga ditentukan berdasarkan harga yang yang ditentukan oleh market leader.  Loss Leading Pricing : Harga awal ditetapkan pada harga yang murah malah kadang merugikan dengan tujuan jangka pendek yaitu memposisikan diri dalam pasar atau meningkatkan pangsa pasar.  Value-based Pricing : Harga ditentukan atas dasar nilai produk yg dipersepsikan (perceived value) oleh segmen konsumn ttt.  Flexible pricing : Teknik penentuan harga jasa bersifat fleksibel, dipengaruhi faktor bisnis produk/jasa tersebut.

11 UNIVERSITAS SRIWIJAYA11 STRATEGI DAN TAKTIK PENETAPAN HARGA  Discount Pricing : Teknik penetapan harga di bawah harga standar.  Diversionary Pricing : Pembedaan teknik dasar dlm menetapkan harga yang murah pada jasa inti, sementara jasa lain yang bersamaan dengan konsumsi jasa tersebut dibuat standar atau lebih tinggi.  Guarantee Pricing : Produsen/penjual memberikan jaminan akan produknya namun dengan harga relative lebih mahal.  High Price Maintenance Pricing : Produsen/penjual berani untuk memberi harga yang tinggi karena kalau harga turun maka reputasi akan turun.  Peak Load Pricing : Penetapan harga di mana produsen menetapkan harga produk lebih mahal pada waktu peak(masa ramai)karena biaya yang lebih tinggi yang ditanggung produsen ketika masa peak dari pada off-peak.

12 UNIVERSITAS SRIWIJAYA12 STRATEGI DAN TAKTIK PENETAPAN HARGA  Offset Pricing : Penetapan harga dengan adanya beberapa komponen harga yang disembunyikan.  Price Discrimination : Teknik menjual setiap unit dari sebuah produk jasa dengan terpisah dan mencharge harga tertinggi yg mungkin utk setiap produk/layanan jasa yg ditawarkan.  Two-Part Tariff : Penetapan harga dimana konsumen membayar initial fee untuk hak mengkonsumsi produk/layanan jasa dan membayar pula usage free atau harga untuk setiap produk/layanan jasa yang mereka konsumsi.  Bundling : Strategi penetapan harga di mana menjual satu atau lebih produk layanan jasa sebagai sebuah paket.  Odd Pricing : Didasarkan pada konsep psikologi dimana Rp 999 dirasakan secara psikologi lebih rendah dari Rp

13 UNIVERSITAS SRIWIJAYA13 Price - Quality Strategies

14 UNIVERSITAS SRIWIJAYA14 Profits Before and After a Price Increase BeforeAfter Price$ 10$10.10(a 1 percent price increase) Units sold100 Revenue$1000$1010 Costs-970 Profit$ 30$ 40(a 33.3 percent profit increase) Initiating and Responding to Price Changes

15 UNIVERSITAS SRIWIJAYA15 Profits Before and After a Price Increase BeforeAfter Price$ 10$10.20(a 2 percent price increase) Units sold100 Revenue$1000$1020 Costs-970 Profit$ 30$ 50(a 66.6 percent profit increase) Initiating and Responding to Price Changes

16 UNIVERSITAS SRIWIJAYA16 Profits Before and After a Price Decrease BeforeAfter Price$ 10$ 9.90(a 1 percent price increase) Units sold100 Revenue$1000$ 990 Costs-970 Profit$ 30$ 20(a 33.3 percent profit decrease) Initiating and Responding to Price Changes

17 UNIVERSITAS SRIWIJAYA17 Initiating and Responding to Price Changes Initiating Price Increases Cost inflation Anticipatory pricing Overdemand Delayed quotation pricing Escalator clauses Unbundling Reduction of discounts

18 UNIVERSITAS SRIWIJAYA18 Initiating and Responding to Price Changes Possible responses to higher costs or overhead without raising prices include:  Shrinking the amount of product instead of raising the price  Substituting less expensive materials or ingredients  Reducing or removing product features  Removing or reducing product services, such as installation or free delivery  Using less expensive packaging material or larger package sizes  Reducing the number of sizes and models offered  Creating new economy brands

19 UNIVERSITAS SRIWIJAYA19 Initiating and Responding to Price Changes Reactions to Price Changes Customer Reactions Competitor Reactions Responding to Competitors’ Price Changes Maintain price Maintain price and add value Reduce price Increase price and improve quality Launch a low-price fighter line

20 UNIVERSITAS SRIWIJAYA20 Price-Reaction Program for Meeting a Competitor’s Price Cut

21 UNIVERSITAS SRIWIJAYA21 Inelastic & Elastic Demand


Download ppt "11-1 M WELLY NAILIS, SE MM HARGA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google