Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (LPMP) DKI JAKARTA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (LPMP) DKI JAKARTA."— Transcript presentasi:

1

2 LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (LPMP) DKI JAKARTA

3 FAKTOR-FAKTOR YANG MENENTUKAN MUTU PENDIDIKAN Source: EFA Global Monitoring Report 2005

4 DALAM SESI INI KITA AKAN SAMA-SAMA MENGKAJI HAL BERIKUT: 1.MENGAPA KURIKULUM MESTI BERUBAH DAN MENJADI KTSP? 2.UNSUR-UNSUR STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN YANG MANA YANG MENJADI ACUAN PENYUSUNAN KURIKULUM? 3.APAKAH HAKIKAT DAN ARAH TUJUAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN TK/RA SAAT INI. 4.BAGAIMANAKAH MERENCANAKAN PEMBELAJARAN TK/RA. 5.BAGAIAMANAKAH PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN DAN PENYUSUNAN LAPORAN HASIL PEMEBELAJARAN TK/RA

5 MENGAPA KURIKULUM MUSTI BERUBAH DAN MENJADI KTSP ?

6 ALASANNYA ? Sekurang-kurangnya ada 2 - Alasan Logis - Alasan Yuridis

7 Emang perlu! Karena …………………………. …………………………. …………………………. ALASAN LOGIS:

8 UU NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG OTONOMI DAERAH DAERAH DIBERI KEWENANGAN UNTUK MENGATUR WILAYAHNYA TERMASUK URUSAN PENDIDIKAN HAL INI MENYANGKUT DENGAN URUSAN KURIKULUM ALASAN YURIDIS, TERKAIT DENGAN:

9 UU NOMOR 20 TAHUN 2003 SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL PASAL 36 PENYUSUNAN KURIKULUM HENDAKNYA MENGACU PADA STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN ALASAN YURIDIS, TERKAIT DENGAN:

10 PP NOMOR 19 TAHUN 2005 STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN ADA APA PADA PERATURAN PEMERINTAH INI?

11 STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN 1. STANDAR ISI 2. STANDAR PROSES 3. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 4. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 5. STANDAR SARANA DAN PRASARANA 6. STANDAR PENGELOLAAN 7. STANDAR PEMBIAYAAN 8. STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN

12 SNP YANG MANA YANG TELAH DIBERLKUKAN? STANDAR ISI STANDAR ISI (DENGAN PERMEN NO.22 TAHUN 2006) STANDAR KOMPETENSI LULUSAN STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (DENGAN PERMEN NO.23 TAHUN 2006) SEBAGAI PETUNJUK PELAKSANAANNYA DIKELUARKAN: (PERMEN NO.24 TAHUN 2006),

13 ADA APA PADA STANDAR ISI ?

14 STANDAR ISI KERANGKA DASAR DAN STRUKTUR KURIKULUM KERANGKA DASAR DAN STRUKTUR KURIKULUM BEBAN BELAJAR BEBAN BELAJAR KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KALENDER PENDIDIKAN KALENDER PENDIDIKAN

15 Hakikat Pendidikan Anak Usia Dini?

16 PENGERTIAN yang menyatakan bahwa Pendidikan Taman Kanak-kanak merupakan bagian dari pendidikan anak usia dini. Oleh sebab itu konsepsinya tidak berbeda, yakni sebagaimana didefinisikan dalam UU RI NO. 20 tahun 2003 yang menyatakan bahwa PAUD adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

17 TUJUAN : PAUD bertujuan mengembangkan berbagai potensi anak sejak dini sebagai persiapan untuk hidup dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

18 KERANGKA DASAR KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN PAUD/TK

19 Satuan Pendidikan Anak Usia Dini pada jalur non formal meliputi Kelompok Bermain Kelompok Bermain Salah satu bentuk Pendidikan Anak Usia Dini jalur pendidikan non formal yang meyelenggarakan program pendidikan bagi anak usia 2 sampai 4 tahun. Taman Penitipan Anak Taman Penitipan Anak Salah satu bentuk Pendidikan Anak Usia Dini jalur pendidikan non formal yang menyelenggarakan program pendidikan sekaligus pengasuhan dan kesejahteraan anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun. Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Sederajat Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Sederajat Salah satu bentuk Pendidikan Anak Usia Dini jalur pendidikan non formal selain Taman Penitipan Anak atau Kelompok Bermain.

20 Jalur Pendidikan Non Formal Program pembelajaran pada TPA, KB dan bentuk lain yang sederajat merupakan seperangkat program pembelajaran yang dilaksanakan secara fleksibel. Program pembelajaran pada TPA, KB dan bentuk lain yang sederajat merupakan seperangkat program pembelajaran yang dilaksanakan secara fleksibel. Program pembelajaran disusun berdasarkan tahap perkembangan anak. Program pembelajaran pada TPA, KB atau bentuk lain yang sederajat bagi peserta didik yang berusia 5 sampai 6 tahun diselenggarakan dengan mengupayakan kesiapan belajar peserta didik untuk memasuki pendidikan dasar. Program pembelajaran pada TPA, KB atau bentuk lain yang sederajat bagi peserta didik yang berusia 5 sampai 6 tahun diselenggarakan dengan mengupayakan kesiapan belajar peserta didik untuk memasuki pendidikan dasar.

21 Satuan Pendidikan Anak Usia Dini pada jalur formal: Satuan Pendidikan Anak Usia Dini pada jalur formal: Taman Kanak-Kanak Taman Kanak-Kanak Adalah salah satu bentuk Pendidikan Anak Usia Dini jalur pendidikan formal yang menyelenggarakan program pendidikan bagi anak usia 4 sampai 6 tahun Raudhatul Athfal Raudhatul Athfal Adalah salah satu bentuk satuan pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal yang menyelenggarakan program pendidikan umum dan pendidikan keagamaan Islam bagi anak usia 4 sampai 6 tahun

22 Cakupan Pembelajaran 1. Agama dan akhlak mulia Peningkatan potensi spiritual peserta didik melalui contoh pengalaman dari pendidik agar menjadi kebiasaan sehari-hari, baik di dalam maupun di luar sekolah, sehingga menjadi bagian dari budaya sekolah 2. Sosial dan kepribadian Pembentukan kesadaran dan wawasan peserta didik atas hak dan kewajibannya sebagai warga masyarakat dan dalam berinteraksi sosial serta pemahaman terhadap diri dan peningkatan kualitas diri sebagai manusia sehingga memiliki rasa percaya diri 3Pengetahuan dan teknologi Mempersiapkan peserta didik secara akademik memasuki SD dan MI dengan menekankan pada penyiapan kemampuan berkomunikasi dan berlogika melalui berbicara, mendengarkan, pra membaca, pra menulis dan pra berhitung yang harus dilaksanakan secara hati-hati, tidak memaksa, dan menyenangkan sehingga anak menyukai belajar. 4 Estetika Meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan diri dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni yang terwujud dalam tingkah laku keseharian 5Jasmani, olahraga dan kesehatan Meningkatkan potensi fisik dan menanamkan sportivitas serta kesadaran hidup sehat dan bersih.

23 Struktur Kurikulum Pendidikan TK Bidang Pengembangan A. Pengembangan diri 1. Moral dan nilai-nilai agama 2. Sosial, emosional dan kemandirian B. Kemampuan dasar 1. Berbahasa 2. Kognitif 3. Fisik/Motorik 4. Seni Jumlah jam per minggu:15 jam

24 BEBAN BELAJAR/WAKTU BELAJAR SATUAN TINGKAT PENDIDIKAN PAUD/TK

25 Program pendidikan dan pembelajaran pada anak usia dini untuk TK dan bentuk lain yang sederajat menggunakan beban belajar: satu tahun dalam bentuk perencanaan semester, perencanaan mingguan dan perencanaan harian. Perencanaan program pembelajaran di TK adalah perencanaan mingguan efektif dalam satu tahun pelajaran (2 semester) adalah 34 minggu, dengan jam belajar efektif adalah 2,5 jam (150 menit). Perminggu adalah 15 jam (900 menit) pertahun adalah 510 jam ( menit ).

26 STANDAR KOMPETENSI TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN PAUD/TK

27 KALENDER PENDIDIKAN TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN PAUD/TK

28 KALAENDER PENDIDIKAN TK Kalender pendidikan anak usia dini mencakup permulaan tahun ajaran, minggu efektif, waktu pembelajaran efektif dan hari libur. Kalender pendidikan tersebut disesuaikan dengan kondisi daerah setempat. Kalender pendidikan anak usia dini mencakup permulaan tahun ajaran, minggu efektif, waktu pembelajaran efektif dan hari libur. Kalender pendidikan tersebut disesuaikan dengan kondisi daerah setempat. Permulaan tahun pelajaran di Taman Kanak- kanak dimulai pada hari Senin minggu ketiga bulan Juli, dan apabila hari tersebut merupakan hari libur, maka permulaan tahun pelajaran dimulai hari berikutnya yang bukan hari libur. Permulaan tahun pelajaran di Taman Kanak- kanak dimulai pada hari Senin minggu ketiga bulan Juli, dan apabila hari tersebut merupakan hari libur, maka permulaan tahun pelajaran dimulai hari berikutnya yang bukan hari libur.

29 LANDASAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI A. LANDASAN YURIDIS UUD 1945 pasal 28B ayat 2, “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh & berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi“ UU No 23 tahun 2002 pasal 9 ayat 1, tentang Perlindungan Anak, “Setiap anak berhak memperoleh pendidikan & pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesuai dengan minat dan bakatnya“ UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab 1, Pasal 1, Butir 14 dinyatakan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian ransangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Pasal 28 tentang Pendidikan Anak Usia Dini dinyatakan bahwa: 1. PAUD diselenggarakan sebelum jenjang Pendidikan Dasar 2. PAUD dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, non formal dan/atau informal 3. PAUD jalur pendidikan formal: TK, RA atau bentuk lain yang sederajat 4. PAUD jalur pend non formal: KB, TPA, atau bentuk lain yang sederajat 5. PAUD jalur pend informal: pendidikan keluarga atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan

30 B. LANDASAN FILOSOFIS Pendidikan merupakan suatu upaya untuk memanusiakan manusia. Pendidikan merupakan suatu upaya untuk memanusiakan manusia. Pembentukan manusia Pancasilais menjadi orientasi tujuan pendidikan Pembentukan manusia Pancasilais menjadi orientasi tujuan pendidikan (manusia Indonesia seutuhnya) (manusia Indonesia seutuhnya)

31 C. LANDASAN KEILMUAN Wittrock, perkembangan anak berkaitan dengan perkembangan struktur otak yang sangat penting untuk pengembangan kapasitas berpikir manusia Jean Piaget, mengemukakan anak belajar melalui interaksi dengan lingkungannya dan guru berperan sebagai fasilitator Lev Vigostsky, meyakini pengalaman interaksi sosial sangat penting bagi perkembangan proses berpikir anak Howard Gardner, menyatakan tentang kecerdasan jamak dalam perkembangan manusia

32 Kecerdasan Ganda (Multiple Intelegency) Verbal/Linguistik Verbal/Linguistik Visual-Spatial Visual-Spatial Logical/Matematik Logical/Matematik Kinestetik/Gerak Kinestetik/Gerak Musical Musical Interpersonal Interpersonal Intra Personal Intra Personal Naturalis Naturalis

33 Bidang Pengembangan: ~ Pembiasaan ~ Kemampuan Dasar

34 1. Bidang Pengembangan Pembiasaan: Merupakan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus dan ada dalam kehidupan sehari-hari anak sehingga menjadi kebiasaan yang baik meliputi aspek perkembangan moral dan nilai-nilai agama, serta pengembangan sosial, emosional, dan kemandirian

35 dilakukan dengan cara: Kegiatan rutin adalah kegiatan yang dilakukan setiap hari Kegiatan spontan adalah kegiatan yang dilakukan secara spontan Kegiatan teladan adalah kegiatan yang dilakukan dengan memberi contoh yang baik kepada anak Kegiatan terprogram adalah kegiatan yang direncanakan dalam kegiatan pembelajaran

36 2. Bidang Pengembangan Kemampuan Dasar Merupakan kegiatan yang dipersiapkan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas anak sesuai dengan tahap perkembangannya

37 pelaksanaannya diprogramkan dalam: perencanaan semester, mingguan dan harian (SKM & SKH) meliputi aspek perkembangan: Berbahasa Kognitif Fisik/Motorik Seni

38 Arah atau Sasaran Kurikulum PAUD Kurikulum diarahkan pada pencapaian perkem- bangan sesuai dengan tingkatan pertumbuhan dan perkembangan anak berdasarkan Standar Perkembangan dan Perkembangan Dasar (SPPD) anak usia dini yang dikategorikan dalam Kelompok umur sebagai acuan normatif. Acuan penyusunan programnya seperti apa:

39 Standar Kompetensi PAUD Standar Kompetensi anak usia dini adalah standar kemampuan anak usia 0-6 tahun yang didasarkan pada perkembangan anak. Terdiri atas pengembangan aspek: Moral dan nilai-nilai agama Sosial, emosional dan kemandirian Bahasa Kognitif Fisik/motorik Seni STANDAR KOMPETENSI ANAK USIA DINI

40 Karakteristik Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini Merupakan program pembelajaran PAUD yg mengacu pada Standar Perkembangan dan Perkembangan Dasar yang diterbitkan oleh Depdiknas Dilaksanakan secara terpadu dengan memper- hatikan kebutuhan dan kepentingan terbaik anak serta memperhatikan kecerdasan Dilaksanakan secara fleksibel sesuai dengan karakteristik ruang lingkup dan jenis PAUD Dilaksanakan berdasarkan prinsip bermain sambil belajar dan belajar seraya bermain Standar Perkembangan disusun dan dilaksanakan dg mengintegrasikan kebutuhan anak terhadap kesehatan, gizi & stimulasi psikososial, serta kesejahteraannya

41 RUANG LINGKUP MATERI PEMBELAJARAN PAUD Materi belajar bagi anak usia dini dibagi 2 kelompok usia: Materi usia lahir sampai 3 tahun, meliputi: Pengenalan diri sendiri (perkembangan konsep diri) Pengenalan perasaan (perkembangan emosi) Pengenalan tentang orang lain (perkembangan sosial) Pengenalan berbagai gerak (perkembangan fisik) Mengembangkan komunikasi (perkembangan bahasa) Keterampilan berfikir (perkembangan kognitif) Materi usia 3 tahun sampai 6 tahun, meliputi: Keaksaraan meliputi kosa kata & bahasa, pengetahuan, dst Konsep matematika mencakup pengenalan angka, pola, dst Pengetahuan alam meliputi obyek fisik, kehidupan, bumi, dst Pengetahuan sosial meliputi hidup org byk, bekerja, interksi Seni meliputi menari, musik, bermain peran, menggambar dst Teknologi meliputi alat, kesadaran tekno, pengoperasian dasar, Keterampilan proses meliputi pengamatan, eksplorasi, eksperimen, problem solving, pengorganisasian, dst

42 SATUAN PENDIDIKANKETENTUANNYA TK/RA (jalur formal) untuk usia 4 – 6 tahun (Kelompok A: usia 4-5 tahun; Kelompok B: usia 5-6 tahun) KB (jalur non formal)program pend & kesejahteraan bagi anak usia 2 – 4 tahun usia 4 – 6 tahun yang tidak dapat dilayani TK Taman Penitipan Anak/ TPA (jalur non formal) untuk anak usia lahir – 6 tahun, yang orang tuanya bekerja diselenggarakan oleh pemerintah & masyarakat Satuan PAUD Sejenis/ SPS (non formal) merupakan layanan PAUD yang diintegrasikan dengan program layanan lain Untuk usia 2-4 tahun, min 1-2 kali/minggu LAYANAN PROGRAM PAUD

43 STANDAR KOMPETENSI TK/RA USIA ASPEK AKHIR USIA 1 TAHUN AKHIR USIA 2 TAHUN AKHIR USIA 3 TAHUN AKHIR USIA 4 TAHUN AKHIR USIA 5 TAHUN AKHIR USIA 6 TAHUN MORAL & NILAI- NILAI AGAMA Anak mampu memperhatikan perilaku keagamaan yang diterima melalui inderanya. Anak mulai meniru perilaku keagamaan secara sederhana & mulai mengekspres ikan rasa sayang & cinta kasih. Anak mampu meniru secara terbatas perilaku keagamaan yang dilihat & didengarnya. Mulai meniru perilaku baik/ sopan. Anak mampu meniru & mengucapka n bacaan doa/la- gu- lagu keagamaan & gerakan beribadah secara sederhana. Mulai berpe- rilaku baik/ sopan bila diingatkan. Anak mampu mengucapka n bacaan doa/la- gu- lagu keaga- maan, meniru gerakan beribadah, mengikuti aturan serta mampu belajar berperilaku baik & sopan bila diingatkan. Anak mampu melakukan perilaku keagamaan secara berurutan & mulai belajar membedakan perilaku baik dan buruk. SOSIAL, EMOSIO- NAL, & KEMANDIR IAN Anak mampu membangun interaksi dengan merespon kehadir-an orang lain. Anak mampu berinteraksi dengan lingkungan terdekatnya (keluarga) & menunjukkan keinginannya dengan kuat. Anak mampu berinteraksi & mengenal dirinya, & menunjukkan keinginannya dengan kuat. Anak mampu berinteraksi, dapat menunjukkan reasi emosi yang wajar, serta mulai menunjukkan rasa percaya diri. Anak mampu berinteraksi, mulai dapat mengendalik an emosinya, mulai menunjukkan rasa percaya diri, serta mulai dapat menjaga diri sendiri. Anak mampu berinteraksi & mulai mematuhi aturan, dapat mengendalik an emosinya, menunjukkan rasa percaya diri, & dapat menjaga diri sendiri.

44 USIA ASPEK AKHIR USIA 1 TAHUN AKHIR USIA 2 TAHUN AKHIR USIA 3 TAHUN AKHIR USIA 4 TAHUN AKHIR USIA 5 TAHUN AKHIR USIA 6 TAHUN KOGNITIF Anak mampu menyadari keberadaan benda yang tidak dilihatnya Anak bereksplorasi melalui indera & motoriknya terhadap benda yang ada di sekitarnya. Anak mampu mengenal benda & memanipulas i objek/benda. Anak mampu mengenal konsep sederhana dan dapat mengklasifi- kasi Anak mampu mengenal dan memahami berbagai konsep sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Anak mampu memahami konsep sederhana dan dapat memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. BAHASA Anak mampu merespon suara. Anak mampu mengerti isyarat dan perkataan orang lain serta mengucapka n keinginannya secara sederhana. Anak dapat mendengarka n, dan berkomunika si secara lisan dengan kalimat sederhana. Anak dapat mendengar- kan, berkomu- nikasi secara lisan serta memiliki perbendahar a-an kosa kata yang semakin banyak Anak dapat berkomunika si secara lisan, memiliki perbendahar aaan kata- kata dan mengenal simbol- simbol Anak dapat berkomunika si secara lisan, memiliki perbendahar aan kata, serta mengenal simbol- simbol untuk persiapan membaca, menulis dan berhitung.

45 USIA ASPEK AKHIR USIA 1 TAHUN AKHIR USIA 2 TAHUN AKHIR USIA 3 TAHUN AKHIR USIA 4 TAHUN AKHIR USIA 5 TAHUN AKHIR USIA 6 TAHUN FISIK Anak mampu menggerakkan tangan, lengan, kaki, kepala, & badan. Anak mampu menggerakka n anggota tubuhnya dalam rangka latihan kekuatan otot tangan, otot punggung dan otot kaki untuk menjaga keseimbanga n Anak mampu melakukan gerakan seluruh anggota tubuhnya secara terkoordinasi. Anak mampu melakukan gerakan secara terkoordinasi dalam rangka kelenturan, & keseimbanga n Anak mampu melakukan gerakan tubuh secara terkoordinasi dalam rangka kelenturan, kelincahan, & keseimbanga n Anak mampu melakukan gerakan tubuh fisik secara terkoordinasi kelenturan sebagai keseimbanga n, dan kelincahan. SENI Anak mampu bereaksi terhadap irama yang didengarnya. Anak mampu meniru suara dan gerak secara sederhana. Anak mampu melakukan berbagai gerakan anggota tubuhnya sesuai dengan irama dapat mengekspres ikan diri dalam bentuk goresan sederhana. Anak mampu melakukan berbagai gerakan sesai irama, menyajikan dan berkarya seni. Anak mampu mengekspres ikan diri dengan menggunaka n berbagai media/bahan dalam berkarya seni melalui kegiatan eksplorasi Anak mampu mengekspres ikan diri dan berkreasi dengan berbagai gagasan imajinasi dan menggunaka n berbagai media/bahan menjadi suatu karya seni.

46 LAYANAN PROGRAM PAUD SATUAN PENDIDIKAN BELAJAR PER MINGGUBELAJAR SATU TAHUN TPA3-5 hari/minggu, minimal 6 jam/hari hr atau minggu KBSetiap hari atau minimal 3x/minggu, atau min 3 jam/hari 144 hari atau minggu Satuan PAUD Sejenis (SPS) Minimal 1x/minggu, minimal 2 jam/hari + program pengasuhan orang tua Setara 144 hari TKMinimal 5 hari/mgu, min 2,5 jam/ hari 160 hari atau 34 minggu

47 Pendekatan Pengembangan Kurikulum Pendekatan Holistik dan Terpadu Pendekatan Ragam Budaya (Multiculture Approach) Pendekatan Konstruktivisme (Constructivism Approach) Pendekatan Kurikulum Bermain Kreatif (Play based curriculum approach)

48

49 THE ROLE OF THE TEACHER FACILITATOR (plan, organize) GUIDE (Counseling, show direction) OPEN MINDED (learn along the way) COGNITIVE SUPPORT (make suggestion give recommendation, challenge creativity,encourage independent thinking) ASSESS THE INDIVIDUAL LEARNER (possibilities, strengths,needs, feelings) SET LIMITS


Download ppt "LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (LPMP) DKI JAKARTA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google