Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pendekatan Institusional Fokus tujuannya adalah bagaimana sebuah perusahaan dapat memperoleh keuntungan dengan mengoptimalkan parameter produk, biaya,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pendekatan Institusional Fokus tujuannya adalah bagaimana sebuah perusahaan dapat memperoleh keuntungan dengan mengoptimalkan parameter produk, biaya,"— Transcript presentasi:

1

2 Pendekatan Institusional Fokus tujuannya adalah bagaimana sebuah perusahaan dapat memperoleh keuntungan dengan mengoptimalkan parameter produk, biaya, promosi dan distribusi.

3 Perencanaan Pemasaran  Analisa Lingkungan Pemasaran  Analisa Pesaing  Analisa Bauran Pemasaran

4 Marketing Environment 1. Lingkungan Demografi - populasi, usia, etnis, pendidikan 2. Lingkungan Ekonomi - pendapatan, tabungan, hutang, dan ketersediaan kredit 3. Lingkungan Alam - kekurangan bahan baku, biaya energi meningkat, polusi, PPLH 4. Lingkungan Teknologi - virtual reality, market space, inovasi 5. Lingkungan Politik/Hukum - LSM, undang2 bisnis 6. Lingkungan Sosial/Budaya - kultur, kelas sosial, kelompok acuan, keluarga, gaya hidup, kejiwaan (Freud, Maslow, Herzberg)

5 Faktor Kejiwaan (Psikologis): 1. Teori Motivasi Freud - mengasumsikan bahwa kekuatan psikologis riil yang membentuk perilaku manusia sebagian besar tidak disadari 2. Teori Motivasi Maslow - piramida hirarki kebutuhan Maslow terdiri dari 5 Tingkat (kebutuhan fisik, keamanan, sosial, penghargaan, aktualisasi diri) 3. Teori Motivasi Herzberg - terdapat faktor yang menyebabkan kepuasan (satisfier) dan ketidakpuasan (dissatisfier) dalam setiap pembelian

6 Hirarki Kebutuhan Maslow Tingkat 5 - Aktualisasi diri Tingkat 4 - Penghargaan Tingkat 3 - Sosial Tingkat 2 - Keamanan Tingkat 1- Kebutuhan fisik

7 Pesaing Pasar Dalam arena kompetisi terdapat klasifikasi perusahaan menurut peran yang mereka mainkan dalam pasar sasaran yaitu:  Pemimpin Pasar – perusahaan dengan pangsa pasar terbesar.  Penantang Pasar – perusahaan yang berjuang keras meningkatkan pangsa pasarnya.  Pengikut Pasar – perusahaan yang mau mempertahankan pangsa pasarnya dan tidak membuat gejolak.  Perelung Pasar – perusahaan yang melayani segmen- segmen pasar kecil yang tidak terlayani oleh perusahaan yang lebih besar.

8 Strategi Pertahanan (2) Pertahanan Rusuk (1) Pertahanan Posisi (3) Pertahanan (6) Pertahanan PENYERANG Mendahului YANG BERTAHANMundur (4) Pertahanan Serangan Balik (5) Pertahanan Bergerak

9 Strategi Pemimpin Pasar  Pertahanan Posisi: Membangun benteng yang tak tertembus di sekeliling daerah pertahanan.  Pertahanan Rusuk: Membuat pos-pos penjagaan diluar untuk melindungi sisi yang lemah.  Pertahanan Mendahului: Menyerang musuh sebelum musuh mulai menyerang pemimpin.  Pertahanan Serangan Balik: Menghadapi penyerang secara frontal, bergerak ke rusuk si penyerang, atau melancarkan gerakan menjepit untuk memutuskan formasi serangan dari pusat operasinya.  Pertahanan Bergerak: Meluaskan daerahnya kewilayah baru yang nanti dapat berfungsi sebagai pusat pertahanan atau penyerangan di masa depan.  Pertahanan Mundur: Perusahaan besar sering menyadari bahwa mereka tak dapat lagi mempertahankan seluruh wilayahnya, maka dilakukan strategi mundur terencana (mundur secara strategis) yaitu melepaskan daerah yang lemah dan memperkuat daerah yang kuat.

10 (4) serangan menghindar (2) serangan rusuk (1) serangan frontal PENYERANG YANG BERTAHAN (3) serangan pengepungan (5) serangan gerilya Strategi Penyerangan

11 Strategi Penantang Pasar  Serangan Frontal: Menyerang kekuatan musuh bukan kelemahannya – si penyerang menyamai produk, iklan dan harga pesaing.  Serangan Rusuk: Pemusatan kekuatan terhadap kelemahan musuh (menyerang dengan siasat).  Serangan Pengepungan: Serangan besar di beberapa sisi melalui serangan “kilat” terpadu.  Serangan Menghindar: Menghindari musuh dan menyerang pasar yang lebih mudah untuk memperluas basis sumber daya.  Serangan Gerilya: Melakukan serangan-serangan kecil dan berkala terhadap berbagai daerah musuh. Tujuannya adalah mengganggu dan menurunkan semangat musuh dan akhirnya mendapat tempat permanen.

12 Strategi Pengikut Pasar  Pemalsu (Counterfeiter): menduplikasi produk dan kemasan pemimpin dan menjualnya di pasar gelap.  Pengklon (Cloner): mengikuti produk, kemasan, distribusi,dsb yang mirip pemimpin dengan merek yang sedikit berbeda.  Peniru (Imitator): mencontek beberapa hal dari pemimpin, namun masih mempertahankan diferensiasi dalam hal kemasan, iklan, harga, dll.  Pengadaptasi (Adaptor): Mengambil produk pemimpin dan mengadaptasi atau memperbaikinya.

13 Strategi Perelung Pasar Spesialisasi Relung - spesialisasi pelanggan, spesialisasi geografis, spesialisasi lini produk, spesialisasi mutu/harga, spesialisasi saluran.

14 Marketing Mix (Bauran Pemasaran): adalah seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mencapai tujuan pemasarannya dalam pasar sasaran.

15 Marketing Mix Produk Barang berwujud Jasa Fitur Manfaat Kualitas Aksesori Pemasangan Instruksi Garansi Lini produk Kemasan Merek Fleksibilitas Tingkatan pd keseluruhan siklus hidup produk Masalah geo. Diskon Penambahan atau pengurangan harga Jenis saluran Paparan pasar Jenis perantara Jenis & lokasi toko Cara pengantaran & penyimpanan Tingkat pelayanan Perekrutan perantara Pengelolaan saluran Campuran Promosi Tenaga Penjual (jns, jml, training, motivasi) Iklan (target,media, jns, comm) Promosi Penjualan Publisitas PricePlacePromotion

16 C Components of Marketing Mix ProdukPlace PricePromotion Four P’sFour C’s ProductCustomer Solution PriceCustomer Cost PlaceConvenience PromotionCommunication

17 Product Strategies Strategi produk membutuhkan pengambilan keputusan yang terkoordinasi, terdiri atas: 1.Bauran Produk – Lebar, Panjang, Kedalaman dan Konsistensi 2.Merek – adalah nama, istilah, tanda, symbol, atau rancangan untuk mengidentifikasi barang atau jasa untuk membedakannya dari produk pesaing. 3.Pengemasan 4.Pelabelan

18 Pricing Strategies Model 3C untuk Penetapan Harga: a. Customer's Demand (Kurva Permintaan Pelanggan) b. Cost Function (Fungsi Biaya) Harga rendah Harga Tinggi Tidak adaBiayaBiaya pesaingPenilaianTidak ada kemungkinan& harga barangpelangganpermintaan pd. harga itupenggantiatas featurepd harga itu yang unik c. Competitor's Price (Harga Pesaing)

19 Strategi Harga Berdasarkan Kurva Permintaan (a) Permintaan elastis $ 9 $ Kuantitas yang diminta per periode (b) Permintaan tidak elastis $ 9 $ Kuantitas yang diminta per periode Harga

20 Strategi Harga Berdasarkan Mutu Harga TinggiMenengahRendah Kualitas Produk Tinggi 1. Strategi Premium 2. Strategi Nilai Tinggi 3. Strategi Nilai Super Menengah 4. Strategi Terlalu Mahal 5. Strategi Nilai Menengah 6. Strategi Nilai Baik Rendah 7. Strategi Penipuan 8. Strategi Ekonomis Palsu 9. Strategi Ekonomis

21 Distribution Strategies  Sistem Transportasi Perusahaan – sistem pengangkutan, penentuan jadwal pengiriman, penentuan rute yang harus ditempuh, dst.  Sistem Penyimpanan – penyimpanan supplies dan suku cadang, pengelolaan persediaan, dan pergudangan.  Pemilihan Saluran Pemasaran – pemasaran langsung, melalui penyalur, perantara, atau menggunakan semuanya.

22 Channel Management  Sistem Pemasaran Horizontal (Horizontal Marketing) – dua perusahaan atau lebih yang tidak berhubungan menggabungkan sumber daya atau program untuk memanfaatkan peluang pemasaran yang muncul (Adler: pemasaran simbiosis).  Sistem Pemasaran Multi-Saluran (Multichannel Marketing) – terjadi saat suatu perusahaan menggunakan dua saluran pemasaran atau lebih untuk mencapai satu atau beberapa segmen pelanggan.

23 Promotion Strategies 1. Periklanan  Misi – tujuan periklanan digolongkan menurut sasarannya apakah untuk menginformasikan, membujuk, atau mengingatkan  Money – efektivitas biaya dalam memutuskan anggaran periklanan berbeda-beda tergantung dari tahap hidup produk (PLC)  Message – dalam menciptakan pesan iklan yang diharapkan pembeli harus Rasional, Berperasaan, Berwawasan Sosial atau memberi Kepuasan Ego  Media – dalam memilih media periklanan untuk menyampaikan pesan iklannya haruslah diputuskan Jangkauan, Frekuensi, dan Dampak yang diinginkan  Measurement – merupakan pengukuran dampak dari komunikasi dan penjualan yang dapat dilakukan dengan riset 2. Promosi Penjualan  Promosi Konsumen (sample, kupon, penawaran pengembalian uang, potongan harga, premi, hadiah, percobaan gratis, garansi, demonstrasi)  Promosi Perdagangan (potongan harga, tunjangan iklan dan pajangan)  Promosi Bisnis dan Wiraniaga (pameran dan konvensi perdagangan, kontes untuk wiraniaga, iklan khusus)  Promosi Lainnya (bazaar amal, malam dana)

24 Efektivitas Biaya berbagai Alat Promosi pada berbagai Tahap Hidup

25 Tahap-Tahap Pemilihan Media  Jangkauan (Reach – R): Jumlah orang atau rumah tangga yang melihat paparan media tertentu setidaknya sekali dalam suatu periode tertentu.  Frekuensi (Frequency – F): Banyaknya rata- rata orang atau rumah tangga yang melihat paparan pesan dalam suatu periode tertentu.  Pengaruh (Impact – I): Nilai kualitatif suatu paparan media tertentu.

26 Cost Per Mile (CPM) Tarif per mmk x 1000 pembaca CPM = Jumlah Pembaca *Notes:  CPM = cost per 1000 heads (biaya penyampaian pesan iklan per 1000 pembaca)  CPM dibentuk oleh:  Jumlah Oplag  Tingkat Ratio Pembaca  Profil Pembaca  Tarif Iklannya


Download ppt "Pendekatan Institusional Fokus tujuannya adalah bagaimana sebuah perusahaan dapat memperoleh keuntungan dengan mengoptimalkan parameter produk, biaya,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google