Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

RAYMOND B. CATTELL Institute for Personality and Ability Testing (IPAT), 1972 1 Adhyatman Prabowo / fak psi UMM.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "RAYMOND B. CATTELL Institute for Personality and Ability Testing (IPAT), 1972 1 Adhyatman Prabowo / fak psi UMM."— Transcript presentasi:

1 RAYMOND B. CATTELL Institute for Personality and Ability Testing (IPAT), Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

2  Bentuk A, B, C, D, E dan F  Bentuk E dan F adalah untuk individu yang mengalami kesukaran atau hambatan di dalam pendidikan dan membaca.  Bentuk C adalah untuk pekerja, karyawan perusahaan, orang dewasa normal dan orang-orang yang berpendidikan formal.  Kasus klinis: menggunakan Clinical Analysis Questionnaire (pencipta Cattel penerbit IPAT) 2Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

3 3  Traits theory  Kepribadian terdiri dari sejumlah trait Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

4 4 Cattell  Kepribadian adlah stuktur traits yang komplek terdiverensisasi, yang banyak disadari oleh susunan sifat-sifat dan disebut sebagai dinamic traids  Sedangkan Traits adalah struktur mental yang diperoleh dari tingkahlaku yang diamati untuk menenangkan keteraturan dan konsistensi tingkah laku Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

5 5  Cattell ◦ Melakukan klasifikasi trait menjadi 4  Common vs unique  Constitutional vs environmental  Dynamic ability vs temperament  Surface vs source ◦ Semua traits dimiliki oleh setiap orang, tetapi ada yang khas pada setiap orang (trait yang cenderung dominan) ◦ Teorinya kemudian dikembangkan lebih luas lagi dari ke 4 trait dasar tersebut dan dijadikan dasar dari beberapa inventori yang disusun ◦ 16 PF, NSQ, CAQ Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

6  16 PF untuk usia 16 tahun keatas.  16 PF bagi usia yang lebih muda: th JR-SR High School Personality Questionnaire (HSPQ) – 12 th Children’s Personality Questionnaire (CPQ) th Early School Personality Questionnaire (ESPQ). 6Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

7 KELEBIHANKEKURANGAN  Tes yang sederhana untuk mengungkap kepribadian seseorang  Adanya Motivational Distorsion (MD).  Tidak bebas budaya  Banyak menggunakan istilah baru, aneh sehing membingungkan testee  Tidak mengungkap faktor herediternya. 7Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

8 1.AWarmth 2.BIntelligence 3.CEmotional Stability 4.EDominance 5.FImpulsivity 6.G Conformity 7.HBoldness 8.ISensivity 9. L Suspiciousness 10. M Imagination 11. N Shrewdness 12. O Insecurity 13. Q1 Radicalism 14. Q2 Self - sufficiency 15. Q3 Self – discipline 16. Q4 Tension Catatan: 16 aspek kepribadian ini saling berdiri sendiri (korelasi rendah diantara ke 16 aspek kepribadian tsb). 8Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

9 1. Buku Persoalan tes 16 PF Form C 2. Lembar jawaban tes 16 PF Form C 3. AlaTest tulis : pensil dan penghapus. 4. Kunci tes manual: 16 PF Form C Nomor 1 dan 2 atau komputer. 5. Norma Standard tes 16 PF Form C 9Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

10  Norma standar yang dipakai adalah Standard Ten Score (STEN).  Bergerak dari 1 sampai 10, dibagi 3 kategori: Rendah = skor 1 – 3 Rata-rata = skor 5 – 6 Tinggi = skor Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

11 1. Semua item harus dijawab (105 item) 2. Mencari Raw Score (RS) masing-masing faktor, skor peritem : 0, 1, Menentukan WS Weighted Score berdasar tabel norma. 4. Mengecek ketentuan khusus pada MD. 5. Membuat profile 16 faktor kepribadian 11Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

12 12Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

13  Bila MD sten skor 10. maka nilai WS untuk: - faktor O, dan Q4 ditambah 2, - faktor C, dan Q3 diukurangi 2, - faktor L, N, dan Q2 ditambah 1, - faktor A, G, dan H dikurangi 1  Bila MD sten skor 8 dan 9 maka WS untuk: -faktor L, N, O, dan Q4 ditambah 1, - faktor A, C, G, dan Q3 dikurangi 1.  Bila MD sten skor 7, maka WS untuk : - faktor O, dan Q4 ditambah 1 - faktor C, dan Q3 dikurangi 1. 13Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

14 Norma dikelompokkan menjadi 9 berdasarkan tingkat pendidikan dan jenis kelamin.  Kelompok SLTP dan SLTA perempuan  Kelompok SLTP dan SLTA laki-laki dan perempuan  Kelompok Mahasiswa/PT laki-laki  Kelompok Mahasiswa/PT perempuan  Kelompok Mahasiswa/PT laki-laki dan perempuan 7. Kelompok Masyarakat Umum laki-laki 8. Kelompok Masyarakat Umum perempuan 9. Kelompok Masyarakat Umum laki-laki dan perempuan 14Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

15 Skor rendah (1-3)  Bersikap kaku, dingin, keras kepala dan menjauh dr orang lain.  Lebih suka bekerja sendiri.  Menyukai pekerjaan yang menuntut ketepatan.  Sikap hati-hati, tidak ramah, pendiam.  Selalu mencela, kritis. Skor tinggi (8-9)  Bersikap baik hati.  Tidak suka repot- repot.  Mudah bekerja sama dg orang lain  Perhatian thd orang lain  Hatinya lembut, ramah, mudah menyesuaikan diri.  Tidak takut dikritik 15Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

16 Skor rendah (1-3)  Inteligensi rendah  Cenderung lambat dalam mempelajari sesuatu yang baru. Skor tinggi (8-10)  Inteligensi tinggi.  Cenderung cepat dalam memahami dan mengerti ide- ide baru. 16Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

17 Skor rendah (1-3)  Cenderung memiliki derajat toleransi frustasi yang rendah.  Cenderung menghindarkan diri darituntutan realitas.  Mudah menjadi emosional dan jengkel. Skor tinggi (8-10)  Secara emosional matang, stabil dan memiliki pandangan yang realistik terhadap kehidupan.  Tabah dalam menghadapi maslah emosional yang sulit 17Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

18 Skor rendah (1-3)  Cenderung mengalah dan patuh pada orang lain.  Tergantung pada orla.  Mudah mengakui kesalahannya.  Merasa cemas terhadap cara-cara yang tidak benar.  Ramah baik hati, suka menolong. Skor tinggi (8-10)  Bersikap tegas, berkeyakinan diri dan memiliki pemikiran yang independen.  Bersikap menguasai dan mengatur orang lain.  Cenderung bermusuhan atau melemparkan kesalahan pada lingkungan. 18Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

19 Skor rendah (1-3)  Pendiam, bersifat mawas diri.  Pesimis, terlalu tenang dan berhati-hati.  Merasa puas dengan dirinya sendiri.  Menyenangkan dan dapat dipercaya. Skor tinggi (8-10)  Periang, tl. Aktif, terbuka dan mengesankan.  Sifatnya gembira seolah-olah tidak ada yang dipikirkan.  Sering terpilih menjadi pemimpin.  Impulsif dan cepat berubah tanpa diduga- duga. 19Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

20 Skor rendah (1-3)  Cenderung mudah terombang-ambing dalam mencapai tujuan.  Kurang bersemangat dalam berusaha.  Mengabaikan aturan- aturan.  Super ego yang lemah. Skor tinggi (8-10)  Cenderung memiliki karakter yang cermat.  Gigih, keras hati dan tekun.  Memiliki rasa tanggung jawab yang besar.  Saleh dan bermoral, suka bekerja keras.  Super ego yang kuat. 20Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

21 Skor rendah (1-3)  Pemalu, rendah diri, ekspresi diri terhambat.  Kurang perhatian terhadap lingkungan sekitar.  Kurang pergaulan. Skor tinggi (8-10)  Berjiwa sosial pemberani, tindakannya spontan, berlebihan dalam respon-respon emosional.  Tidak memperhatikan hal-hal kecil.  Mampu menghadapi situasi emosional yang melelahkan. 21Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

22 Skor rendah (1-3)  Keras hati, percaya diri.  Cenderung bersikap praktis, realistik, mandiri, bertanggung jawab.  Meragukan hal-hal yang subyektif dan takhayul. Skor tinggi (8-10)  Cenderung berhati lembut, suka berkhayal, artistik.  Menuntut perhatian dan bantuan orla.  Tidak sabaran, tergantung dan tidak praktis. 22Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

23 Skor rendah (1-3)  Menaruh kepercayaan pada orang lain  Menerima semua keadaan Skor tinggi (8-10)  Syakwasangka pada orang lain  Sukar bertindak bodoh 23Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

24 Skor rendah (1-3)  Pratikal  Berkenaan dengan orang yang sederhana, biasa, dan bersahaja Skor tinggi (8-10)  Imaginatif  Hidup bebas  Pelupa suka melamun 24Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

25 Skor rendah (1-3)  Jujur berterus terang  Sederhana, rendah hati  Ikhlas tetapi secara sosial canggung, jangkal. Skor tinggi (8-10)  Lihai cerdik tajam  Halus budi pekertinya  Sec sosial sadar akan sesuatu 25Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

26 Skor rendah (1-3)  Yakin akan dirinya  Tenang  Aman  Puas dengan diri sendiri  Tenang tentram Skor tinggi (8-10)  Merasa takut, khawatir, prihatin, gelisah  Menyalahkan diri sendiri  Merasa tidak aman  Merasa cemas  Kesukaran  Merasa bersalah 26Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

27 Skor rendah (1-3)  Konsevatif, Kuno  Menghormati ide- ide tradisional  Temprament yang kuno Skor tinggi (8-10)  Bereksperimen suka hal yang baru  Liberal  Berpikir bebas  Radikal 27Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

28 Skor rendah (1-3)  Keterganutngan pada kelompok  Suka menjadi anggota pada perkum tertentu  Pengikut  Ketaatan pada kelompok Skor tinggi (8-10)  Kecukupan diri, merasa dirinya cukup  Banyak akal  Lebih menyukai keputuasn sendiri  Banyak akal 28Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

29 Skor rendah (1-3)  Lalai, lemah  Mengikuti kepentingan sendiri  Sembarangan sembrono terhadap aturan2 tertentu Skor tinggi (8-10)  Bisa mengendalikan diri yang bagus  Suka mengikuti keinginan dirinya  Seksama secara sosial 29Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

30 Skor rendah (1-3)  Santai  Tenang, hening dan sentosa  Lamban tumpul  Tidak frustasi  Penyabar  Keteganan energi yang rendah Skor tinggi (8-10)  Tegang  Frustasi  Mudah bergerak  Terlalu lemah  Ketegangan energy yang tinggi 30Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

31 31Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

32 Subjek dalam mengerjakan tes ini sungguh-sungguh, serius, dan jujur terlepas dari pengaruh atau gangguan- gangguan yang ada (dari MD yang kurang dari 7), meskipun demikian dapat digambarkan bahwa sebagaimana hasil pemeriksaan, subjek memiliki kapasitas mental skolastik yang rendah dan termasuk orang tidak mudah menaruh kepercayaan pada orang lain (dari (B) Intelligence yang rendah dan (L) Suspiciousness yang tinggi) Selain itu, subjek juga tipe orang yang sangat berhati-hati, cenderung tegang dan mudah frustasi dalam melakukan aktifitasnya, sehingga subjek tidak memiliki kemampuan mengontrol diri yang baik Namun yang menjadi kelebihan adalah subjek termasuk orang yang teliti, tekun, halus budi pekertinya sehingga subjek memiliki kesadaran sosial yang tinggi serta menekankan nilai nilai moral yang ada di masyarakat. (dari (G) Conformity, (N) Shrewdness yang tinggi) 32Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

33 33Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

34 Subjek kurang mampu dalam mengontrol emosi, sehingga subjek masih dipengaruhi oleh alam perasaan(C=2). Dalam mengambil keputusan subjek yakin akan kemampuan diri, bahkan puas dengan dirinya sendiri (Q2=7; O=2). Oleh karena itu subjek termasuk individu yang intovert/tertutup (A-, Fs, H-, Q2+). Subjek memiliki kekuatan, energi, dan arah kendali yang dapat dikontrol dengan baik. Sehingga subjek mampu mengatasi ketegangannya ketika menghadapi suatu permasalahan (Es, Fs, Q1s, Q4s). Penilaian diri serta kekuatan diri subjek tergolong rendah. Hal ini menyebabkan subjek menjadi sentimentil dan lemah dalam mengintegrasikan diri (Q3-). Pada dasarnya subjek mimiliki minat yang cukup tinggi terhadap relasi sosial (N+) dan terlalu berpegang teguh pada moral masyarakat. Namun karena subjek terlalu berhati-hati (A-), pemalu dan peka terhadap perubahan sosial (H-) subjek cenderung menyendiri. 34Adhyatman Prabowo / fak psi UMM

35 35 Pratikum Yaa...!


Download ppt "RAYMOND B. CATTELL Institute for Personality and Ability Testing (IPAT), 1972 1 Adhyatman Prabowo / fak psi UMM."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google