Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI POLITEKNIK SAWUNGGALIH AJI Agus Dwi Atmoko.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SISTEM INFORMASI AKUNTANSI POLITEKNIK SAWUNGGALIH AJI Agus Dwi Atmoko."— Transcript presentasi:

1 SISTEM INFORMASI AKUNTANSI POLITEKNIK SAWUNGGALIH AJI Agus Dwi Atmoko

2 Buku Referensi Joseph W. Wilkinson, Michael J. Cerullo dkk, Accounting Information Systems, Essential Concepts dan Applications, Fourth Edition, John Wiley and Sons, Inc, 2000 Joseph W. Wilkinson, Michael J. Cerullo dkk, Accounting Information Systems, Essential Concepts dan Applications, Fourth Edition, John Wiley and Sons, Inc, 2000 Marshall B. Romney and Paul John Steinbart, Accounting Information System, 9 th Edition, Prentice Hall, 2003 Marshall B. Romney and Paul John Steinbart, Accounting Information System, 9 th Edition, Prentice Hall, 2003

3 Isi Materi 1. Tinjauan Menyeluruh SIA 2. Tinjauan Menyeluruh Proses Bisnis 3. Pengantar E-Business 4. Pengendalian dan Sistem Informasi Akuntansi 5. Pengendalian Sistem Informasi Berdasarkan Komputer 6. Penipuan dan Pengamanan Komputer 7. Audit Sistem Informasi Berbasis Komputer

4 SUATU SISTEM DAPAT DIDEFINISIKAN SEBAGAI SUATU KESATUAN YANG TERDIRI DARI DUA ATAU LEBIH KOMPONEN ATAU SUBSISTEM YANG BERINTERAKSI UNTUK MENCAPAI TUJUAN. SISTEM DAPAT TERDIRI DARI SISTEM-SISTEN BAGIAN (SUBSYSTEM) CONTOH : SISTEM KOMPUTER YANG TERDIRI DARI SUBSISTEM PERANGKAT KERAS DAN PERANGKAT LUNAK. SUBSISTEM PERANGKAT KERAS (HARDWARE) TERDIIRI DARI ALAT MASUKAN, ALAT PEMROSES, ALAT KELUARAN DAN SIMPANAN LUAR. KONSEP DASAR SISTEM CONTOH : SISTEM KOMPUTER SISTEM PEMBELAJARAN

5 KARAKTERISTIK SISTEM KOMPONEN-KOMPONEN (COMPONENTS) BATAS SISTEM (BOUNDARY) LINGKUNGAN LUAR SISTEM(ENVIRONMENT) PENGHUBUNG (INTERFACE) MASUKAN ( INPUT ) KELUARAN (OUTPUT) PENGOLAH (PROCESS) SASARAN (OBJECTIVE) ATAU TUJUAN (GOAL) Sub sistem Sub sistem Sub sistem Sub sistem Sub sistem input prosesoutput Penghubung boundary

6 KOMPONEN SIA Orang-orang Orang-orang Prosedur-prosedur Prosedur-prosedur Data Data Software Software Infrastruktur Teknologi Informasi Infrastruktur Teknologi Informasi Tiga Fungsi Penting SIA dalam Organisasi Mengumpulkan dan Menyimpan data tentang Aktivitas – aktivitas yang dilaksanakan oleh Organisasi agar pihak manajemen, pegawai dan pihak pihak luar yang berkepentingan dapat meninjau ulang hal-hal yang telah terjadi Mengumpulkan dan Menyimpan data tentang Aktivitas – aktivitas yang dilaksanakan oleh Organisasi agar pihak manajemen, pegawai dan pihak pihak luar yang berkepentingan dapat meninjau ulang hal-hal yang telah terjadi Mengubah data menjadi Informasi yang berguna bagi pihak manajemen untuk membuat keputusan dalam aktivitas perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan Mengubah data menjadi Informasi yang berguna bagi pihak manajemen untuk membuat keputusan dalam aktivitas perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan Menyediakan pengendalian yang memadai untuk menjaga aset –aset organisasi termasuk data organsiasi, untuk memastikan bahwa data tersebut tersedia saat dibutuhkan, akurat dan andal Menyediakan pengendalian yang memadai untuk menjaga aset –aset organisasi termasuk data organsiasi, untuk memastikan bahwa data tersebut tersedia saat dibutuhkan, akurat dan andal

7 INFORMASI YANG DIHASILKAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERDIRI DARI NERACA LAPORAN LABA/RUGI LAPORAN PERUBAHAN MODAL LAPORAN ARUS KAS PENGGUNA OUTPUT SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PIMPINAN PERUSAHAAN PEMILIK PERUSAHAAN PEGAWAI KREDITUR INVESTOR / CALON INVESTOR PEMERINTAH PENDUDUK

8 KARAKTERISTIK INFORMASI YANG BERGUNA BAGI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI  RELEVAN  HANDAL  LENGKAP  TEPAT WAKTU  DAPAT DIPAHAMI  DAPAT DIVERIFIKASI

9 DEFINISI AKUNTANSI AICPA (AMERICAN INSTITUTE OF CERTIFIED PUBLIC ACCOUNTANS) AKUNTANSI ADALAH SUATU SENI PENCATATAN, PENGELOMPOKKAN DAN PENGIKHTISARAN MENURUT CARA YANG BERARTI DAN DINYATAKAN DALAM NILAI UANG, SEGALA TRANSAKSI DAN KEJADIAN YANG SEDIKIT-DIKITNYA BERSIFAT FINANSIAL DAN KEMUDIAN MENAFSIRKAN HASILNYA. DEFINISI MENURUT AAA (AMERICAN ACCOUNTING ASSOCIATION) AKUNTANSI SEBAGAI PROSES YANG MELIPUTI IDENTIFIKASI, PENGUKURAN DAN PENGKOMUNIKASIAN INFORMASI EKONOMI, YANG MEMUNGKINKAN PENILAIAN DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN YANG BERHARGA OLEH PENGGUNA INFORMASI. REVISI AICPA AKUNTANSI ADALAH AKTIVITAS JASA YANG BERFUNGSI UNTUK MENGHASILKAN INFORMASI YANG BERSIFAT ANGKA, TERUTAMA TENTANG FINANSIAL, DARI SUATU UNIT ENTITAS EKONOMI, YANG DIMAKSUDKAN UNTUK DAPAT BERGUNA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN EKONOMI, DALAM MENENTUKAN PILIHAN YANG DIANGGAP MEMILIKI DASAR YANG KUAT DIBANDINGKAN JIKA KITA MENGAMBIL PILIHAN YANG LAIN. MENURUT KAPLAN & NORTON AKUNTANSI DIARTIKAN SUATU SISTEM INFORMASI YANG MERUPAKAN BAGIAN DARI SISTEM BISNIS KESELURUHAN DI ERA INFORMASI. AKUNTANSI DIBUTUHKAN DISETIAP DENYUT BISNIS DI ERA INFORMASI. AKUNTANSI MENJADI MULTIDIMENSI DILIHAT DARI BERBAGAI PERSPEKTIF AKUNTANSI SEBAGAI IDEOLOGI, BAHASA, CATATAN HISTORIS, REALITAS EKONOMI, SISTEM INFORMASI, KOMODITI, PERTANGGUNG JAWABAN DAN TEKNOLOGI.

10 TAHAP TAHAP TEKNIK AKUNTANSI  PENCATATAN TRANSAKSI - TRANSAKSI  PENGELOMPOKAN TRANSAKSI - TRANSAKSI  PENGIKHTISARAN TRANSAKSI- TRANSAKSI SENIPROSES AKTIVITAS JASA SISTEM INFORMASI DEFINISI AKUNTANSI MULTIDIMENSI DASAR PEMILIHAN STRATEGI SEBUAH ENTITAS

11 SIKLUS AKUNTANSI Jurnal Buku Besar Neraca Saldo Neraca Saldo Setelah Penyesuaian Bukti Transaksi Jurnal Penyesuaian Jurnal Penutup Neraca Saldo Setelah Penutupan Laporan Keuangan

12 SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ADALAH SUATU KERANGKA KERJA YANG TERINTEGRASI PADA SUATU ENTITAS YANG MELIBATKAN SUMBER DAYA UNTUK MENTRANSFORMASIKAN DATA EKONOMI KEDALAM BENTUK INFORMASI KEUANGAN YANG DIGUNAKAN UNTUK MEMBENTUK OPERASI DAN AKTIFITAS DALAM LEMBAGA MENYEDIAKAN INFORMASI TENTANG ENTITAS TERSEBUT SIA MELAKSANAKAN EMPAT TUGAS DASAR PENGOLAHAN DATA PENGUMPULAN DATA MANIPULASI DATA MELIPUTI PENGKLASIFIKASIAN PENYORTIRAN PENGHITUNGAN PENGIKTISARAN PENYIAPAN DATA PENYIAPAN DOKUMEN OLEH SUATU TINDAKAN CONTOH FAKTUR OLEH JADWAL WAKTU CONTOH LAPORAN KEUANGAN DEFINISI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

13 MENGAPA MEMPELAJARI SIA SIA yang efektif penting bagi keberhasilan jangka panjang organisasi manapun. SIA yang efektif penting bagi keberhasilan jangka panjang organisasi manapun. Mempelajari SIA adalah Hal yang penting dalam Akuntansi Mempelajari SIA adalah Hal yang penting dalam Akuntansi Pemakaian Informasi didalam pengambilan keputusan Pemakaian Informasi didalam pengambilan keputusan Sifat, Desain, Pemakaian dan Implementasi SIA Sifat, Desain, Pemakaian dan Implementasi SIA Pelaporan Informasi Keuangan Pelaporan Informasi Keuangan Matakuliah SIA melengkapi matakuliah sistem lainnya. Matakuliah SIA melengkapi matakuliah sistem lainnya.

14 FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DESAIN SIA Budaya Organisasi Strategi Organsisasi Teknologi Informasi SIA

15 PERAN SIA DALAM VALUE CHAIN Secondary Activities Primary Activities Value MICHAEL PORTER’S VALUE CHAIN

16 PRIMARY ACTIVITY DALAM VALUE CHAIN 1.Inbound Logistics Terdiri dari penerimaan, penyimpanan dan distribusi bahan-bahan masukan yang digunakan oleh organisasi untuk menghasilkan produk dan jasa yang dijualnya 2. Operasi (operation) Adalah aktivitas-aktivitas yang mengubah masukan menjadi jasa atau produk yang sudah jadi. 3.Outbound Logistics Adalah Aktivitas-aktivitas yang melibatkan distribusi produk yang sudah jadi ke para pelanggan.

17 4. Pemasaran dan Penjualan Mengarah pada aktivitas – aktivitas yang berhubungan dengan membantu para pelanggan untuk membeli jasa atau produk yang dihasilkan Organisasi 5. Pelayanan (Service) Memberikan dukungan pelayanan purna jual kepada para pelanggan. Contoh : Pelayanan Perbaikan dan perawatan Primary Activity (Lanjutan)

18 Support Activities 1. Infrastruktur Perusahaan Mengarah pada aktivitas – aktivitas akuntansi, keuangan, hukum, dan administrasi umum yang penting bagi sebuah organisasi untuk beroperasi. SIA adalah bagian dari Infrastruktur. 2. Sumber Daya Manusia Melibatkan aktivitas yang berhubungan dengan perekrutan, pengontrakan, pelatihan dan pemberian kompensasi dalam keuntungan bagi pegawai 3. Teknologi Merupakan aktivitas yang meningkatkan produk dan jasa 4. Pembelian (Purchasing) Termasuk seluruh aktivitas yang melibatkan perolehan bahan mentah, suplai, mesin dan bangunan yang digunakan untuk melaksanakan aktivitas utama.

19 CARA SIA MENAMBAH NILAI BAGI ORGANISASI 1.Sebagai aktivitas pendukung SIA dapat memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu, agar kelima aktivitas utama Value Chain dapat dilaksanakan dengan lebih efektif dan efisien dengan cara Memperbaiki Kualitas dan mengurangi biaya untuk menghasilkan produk atau jasa Memperbaiki Kualitas dan mengurangi biaya untuk menghasilkan produk atau jasa Memperbaiki Efisiensi Memperbaiki Efisiensi Memperbaiki Pengambilan Keputusan Memperbaiki Pengambilan Keputusan Berbagi Pengetahuan. Berbagi Pengetahuan. 2. SIA dapat membantu meningkatkan Laba organisasi dengan memperbaiki efektifitas dan efisiensi Rantai persediaannya. 3. SIA dapat memberikan bantuan dalam semua fase pengambilan Keputusan. 4. SIA dapat memberikan Umpan balik (Feedback) atas hasil dari berbagai tindakan didalam organisasi.

20 KARAKTERISTIK SISTEM INFORMASI AKUNTANSI MELAKSANAKAN TUGAS YANG DIPERLUKAN BERPEGANG PADA PROSEDUR YANG RELATIF STANDAR MENANGANI DATA YANG RINCI TERUTAMA BERFOKUS HISTORIS MENYEDIAKAN INFORMASI PEMECAHAN MASALAH MINIMAL SIA BERKONTRIBUSI PADA PEMECAHAN MASALAH DENGAN MENGHASILKAN LAPORAN – LAPORAN STANDAR YANG MENGIKHTISARKAN KONDISI FINASIAL PERUSAHAAN DAN MENYEDIAKAN DATABASE YANG DIGUNAKAN OLEH SUBSISTEM CBIS YANG LAIN KONTRIBUSI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

21 JENIS – JENIS SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER  SISTEM INFORMASI AKUNTANSI  SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (MIS)  SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF  SISTEM INFORMASI PEMASARAN  SISTEM INFORMASI KEUANGAN  SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA  SISTEM INFORMASI PENUNJANG KEPUTUSAN (DSS)  SISTEM PAKAR (ES)  OFFICE AUTOMATION (OA)

22 KODE REKENING

23 PENGERTIAN KODE Kode adalah suatu rerangka (Framework) yang menggunakan angka atau huruf atau kombinasi angka dan huruf untuk memberi tanda terhadap klasifikasi yang sebelumnya telah dibuat. Pengolahan data akuntansi sangat tergantung pada penggunaan kode untuk mencatat, mengklasifikasikan, menyimpan dan mengambil data keuangan. Kode adalah suatu rerangka (Framework) yang menggunakan angka atau huruf atau kombinasi angka dan huruf untuk memberi tanda terhadap klasifikasi yang sebelumnya telah dibuat. Pengolahan data akuntansi sangat tergantung pada penggunaan kode untuk mencatat, mengklasifikasikan, menyimpan dan mengambil data keuangan. Dalam sistem pengolahan data akuntansi, kode memenuhi berbagai tujuan berikut ini : Dalam sistem pengolahan data akuntansi, kode memenuhi berbagai tujuan berikut ini : Mengidentifikasikan data akuntansi secara unik Mengidentifikasikan data akuntansi secara unik Meringkas data Meringkas data Mengklasifikasikan rekening atau transaksi Mengklasifikasikan rekening atau transaksi Menyampaikan makna tertentu Menyampaikan makna tertentu

24 Dasar Penyusunan Kode Rekening : Pertama-tama perkiraan-perkiraan dipisahkan antara perkiraan Neraca dan perkiraan Rugi Laba. Pertama-tama perkiraan-perkiraan dipisahkan antara perkiraan Neraca dan perkiraan Rugi Laba. Baik perkiraan Neraca dan perhitungan Rugi/Laba disusun seperti terdapat dalam Neraca dan Laporan Rugi/Laba Baik perkiraan Neraca dan perhitungan Rugi/Laba disusun seperti terdapat dalam Neraca dan Laporan Rugi/Laba Tiap kelompok baik Neraca maupun laporan Rugi/laba disediakan sejumlah Nomer-Nomer Tertentu. Tiap kelompok baik Neraca maupun laporan Rugi/laba disediakan sejumlah Nomer-Nomer Tertentu. Dalam menyediakan Nomer-nomer tersebut perlu diperhitungkan kemungkinan timbulnya perkiraan baru didalam satu kelompok.. Dalam menyediakan Nomer-nomer tersebut perlu diperhitungkan kemungkinan timbulnya perkiraan baru didalam satu kelompok..

25 Metode Pemberian Kode Rekening Ada 5 metode pemberian kode rekening, yaitu : Kode Angka atau Alphabet Urut (numerical or alphabetical-sequence code) Kode Angka atau Alphabet Urut (numerical or alphabetical-sequence code) Kode Angka Blok (block numerical code) Kode Angka Blok (block numerical code) Kode Angka Kelompok (group numerical code) Kode Angka Kelompok (group numerical code) Kode Angka Desimal (decimal code) Kode Angka Desimal (decimal code) Kode Angka Urut Didahului dengan Huruf (numerical sequence preceded by an alphabetic reference) Kode Angka Urut Didahului dengan Huruf (numerical sequence preceded by an alphabetic reference)

26 Kode Angka atau Alphabet Urut Dalam metode pemberian kode ini, rekening buku besar diberi kode angka atau huruf yang berurutan Dalam metode pemberian kode ini, rekening buku besar diberi kode angka atau huruf yang berurutan Pemberian kode dengan Kode Angka Urut ini memiliki karakteristik sebagai berikut : Pemberian kode dengan Kode Angka Urut ini memiliki karakteristik sebagai berikut : Rekening diberi kode dengan angka urut, dari angka kecil ke angka besar. Rekening diberi kode dengan angka urut, dari angka kecil ke angka besar. Jumlah angka (digit) dalam kode tidak sama. Jumlah angka (digit) dalam kode tidak sama. Perluasan klasifikasi pada suatu rekening akan mengakibatkan perubahan kode semua rekening yang kodenya lebih besar dari kode rekening yang mengalami perluasan. Perluasan klasifikasi pada suatu rekening akan mengakibatkan perubahan kode semua rekening yang kodenya lebih besar dari kode rekening yang mengalami perluasan.

27 Contoh

28 Kode Angka Blok Dalam metode pemberian kode ini, rekening buku besar dikelompokkan menjadi beberapa golongan dan setiap golongan disediakan satu blok angka yang berurutan untuk memberi kodenya. Dalam metode pemberian kode ini, rekening buku besar dikelompokkan menjadi beberapa golongan dan setiap golongan disediakan satu blok angka yang berurutan untuk memberi kodenya. Pemberian kode dengan Kode Angka Blok ini memiliki karakteristik sebagai berikut : Pemberian kode dengan Kode Angka Blok ini memiliki karakteristik sebagai berikut : Rekening diberi kode dengan blok angka yang berurutan, dari angka kecil ke angka besar Rekening diberi kode dengan blok angka yang berurutan, dari angka kecil ke angka besar Jumlah angka (digit) dalam kode tidak sama. Jumlah angka (digit) dalam kode tidak sama. Perluasan klasifikasi pada suatu rekening ditampung dengan menyediakan angka cadangan dalam setiap blok yang diperkirakan akan mengalami perluasan klasifikasi. Perluasan klasifikasi pada suatu rekening ditampung dengan menyediakan angka cadangan dalam setiap blok yang diperkirakan akan mengalami perluasan klasifikasi.

29 Rincian susunan dan kode rekening dengan menggunakan Kode Angka Blok

30 Kode Angka Kelompok Kode Angka Kelompok terbentuk dari dua atau lebih sub-codes yang dikombinasikan menjadi satu kode. Kode Angka Kelompok ini mempunyai karakteristik sebagai berikut : Kode Angka Kelompok terbentuk dari dua atau lebih sub-codes yang dikombinasikan menjadi satu kode. Kode Angka Kelompok ini mempunyai karakteristik sebagai berikut : Rekening diberi kode angka atau kombinasi angka dan huruf Rekening diberi kode angka atau kombinasi angka dan huruf Jumlah angka dan/atau huruf dalam kode adalah tetap Jumlah angka dan/atau huruf dalam kode adalah tetap Posisi angka dan/atau huruf dalam kode mempunyai arti tertentu Posisi angka dan/atau huruf dalam kode mempunyai arti tertentu Perluasan klasifikasi dilakukan dengan memberi cadangan angka dan/atau huruf ke kanan Perluasan klasifikasi dilakukan dengan memberi cadangan angka dan/atau huruf ke kanan

31 Contoh

32 Tiap Angka dalam tiap Nomor mempunyai Arti tersendiri Nomor 101 s.d 199 yang masuk golongan aktiva, dapat dibagi sebagai berikut : Nomor 101 s.d 119 sebagai perkiraan-perkiraan Aktiva Lancar dapat pula dibagi sebagai berikut :

33 Kode Angka Desimal Desimal berarti persepuluhan. Kode Angka Desimal memberi kode angka terhadap klasifikasi yang membagi kelompok menjadi maksimum 10 sub-kelompok dan membagi sub-kelompok menjadi maksimum 10 golongan yang lebih kecil dari sub-kelompok tersebut. Desimal berarti persepuluhan. Kode Angka Desimal memberi kode angka terhadap klasifikasi yang membagi kelompok menjadi maksimum 10 sub-kelompok dan membagi sub-kelompok menjadi maksimum 10 golongan yang lebih kecil dari sub-kelompok tersebut. Pemberian kode dengan Kode Angka Desimal ini memiliki karakteristik sbb. : Pemberian kode dengan Kode Angka Desimal ini memiliki karakteristik sbb. : Rekening diberi kode dengan angka yang berurutan, dari angka kecil ke angka besar. Rekening diberi kode dengan angka yang berurutan, dari angka kecil ke angka besar. Jumlah angka (digit) dalam kode tidak sama. Klasifikasi besar memiliki jumlah angka yang lebih sedikit bila dibandingkan dengan klasifikasi rinciannya. Jumlah angka (digit) dalam kode tidak sama. Klasifikasi besar memiliki jumlah angka yang lebih sedikit bila dibandingkan dengan klasifikasi rinciannya. Perluasan klasifikasi pada suatu rekening dilakukan dengan maksimum pecahan tidak lebih dari 10 Pemberian kode perluasannya dilakukan dengan menambahkan 1 angka di sebelah kanannya. Perluasan klasifikasi pada suatu rekening dilakukan dengan maksimum pecahan tidak lebih dari 10 Pemberian kode perluasannya dilakukan dengan menambahkan 1 angka di sebelah kanannya.

34 Persediaan Bahan Baku dibagi maksimum 10 golongan : Persediaan Bahan Baku Kayu dibagi maksimum 10 golongan :

35 Kode Angka Urut Didahului dengan Huruf. Metode ini menggunakan kode berupa kombinasi angka dengan huruf. Setiap rekening diberi kode angka yang dimukanya dicantumkan huruf singkatan kelompok rekening tersebut. Misalnya : Metode ini menggunakan kode berupa kombinasi angka dengan huruf. Setiap rekening diberi kode angka yang dimukanya dicantumkan huruf singkatan kelompok rekening tersebut. Misalnya : AL101 AL101 ATL112 ATL112 MO245 MO245 AL merupakan singkatan dari Aktiva Lancar, ATL singkatan dari Aktiva Tidak Lancar dan MO singkatan dari Modal. AL merupakan singkatan dari Aktiva Lancar, ATL singkatan dari Aktiva Tidak Lancar dan MO singkatan dari Modal.

36 Hal Yang Perlu Dipertimbangkan Dalam Merancang Kode Rekening Dalam merancang rerangka kode rekening, berbagai pertimbangan berikut ini perlu diperhitungkan : Dalam merancang rerangka kode rekening, berbagai pertimbangan berikut ini perlu diperhitungkan : Kerangka harus secara logis memenuhi kebutuhan pemakai dan metode pengolahan data yang digunakan. Kerangka harus secara logis memenuhi kebutuhan pemakai dan metode pengolahan data yang digunakan. Setiap kode harus mewakili secara unik unsur yang diberi kode. Setiap kode harus mewakili secara unik unsur yang diberi kode. Desain kode harus mudah disesuaikan dengan tuntutan perubahan. Desain kode harus mudah disesuaikan dengan tuntutan perubahan.

37 TINJAUAN MENYELURUH PROSES BISNIS

38 3 Fungsi dasar yang dilaksanakan oleh SIA 1. Mengumpulkan dan memproses data mengenai kegiatan bisnis organisasi secara efektif dan efisien 2. Menyediakan Informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan 3. Membentuk pengendalian yang memadai untuk memastikan bahwa bisnis dicatat dan diproses secara akurat dan untuk melindungi data dan aset orgnisasi lainnya.

39 Subsistem dasar dalam SIA 1. The revenue cycle: mencakup kegiatan penjualan dan penerimaan dalam bentuk uang tunai 2. The expenditure cycle: mencakup kegiatan pembelian dan pembayaran dalam bentuk uang tunai 3. The human resources/payroll cycle: mencakup kegiatan mengontrak dan menggaji pegawai

40 4. The production cycle: Mencakup kegiatan mengubah bahan mentah dan Tenaga kerja menjadi produk jadi 5. The financing cycle: Mencakup kegiatan untuk mendapatkan dana dari Investor dan Kreditor dan Membayar mereka kembali. Subsistem dasar dalam SIA

41 Expenditure Cycle Human Resources Production Cycle Revenue Cycle Financing Cycle General Ledger & Reporting System Subsistem dasar dalam SIA

42 Siklus Pemrosesan Data Siklus Pemrosesan data terdiri dari 4 Langkah : Siklus Pemrosesan data terdiri dari 4 Langkah : 1. Input Data 2. Penyimpanan Data 3. Pemrosesan Data 4. Output Informasi

43 Pemicu Input data biasanya adalah pelaksanaan beberapa aktivitas bisnis. seperti tentang: Pemicu Input data biasanya adalah pelaksanaan beberapa aktivitas bisnis. seperti tentang: 1. Tiap Kegiatan yang menjadi perhatian 2. Sumberdaya yang dipengaruhi oleh kegiatan 3. Para pelaku yang terlibat didalam setiap kegiatan Siklus Pemrosesan Data

44 Siklus Pemrosesan data: Input Data Dahulu, perusahaan kebanyakan menggunakan Dokumen sumber (Source Document) untuk mengumpulkan data awal tentang aktivitas bisnis dan kemudian memindah data tersebut kekomputer. Dahulu, perusahaan kebanyakan menggunakan Dokumen sumber (Source Document) untuk mengumpulkan data awal tentang aktivitas bisnis dan kemudian memindah data tersebut kekomputer. Sekarang, sebagian besar data aktivitas bisnis langsung dicatat oleh komputer melalui tampilan untuk entry data (Computer data entry screen). Sekarang, sebagian besar data aktivitas bisnis langsung dicatat oleh komputer melalui tampilan untuk entry data (Computer data entry screen).

45 Kegiatan Bisnis dan dokumen sumber Siklus Pendapatan Siklus Pendapatan Menerima Pesanan Pelanggan Menerima Pesanan Pelanggan Mengirim Pesanan Mengirim Pesanan Menerima Uang Tunai Menerima Uang Tunai Menyimpan tanda terima tunai Menyimpan tanda terima tunai Menyelesaikan Account Pelanggan Menyelesaikan Account Pelanggan Pesanan Penjualan Bill Of Lading Lap. Daft pembayaran Slip penyimpanan Memo kredit Kegiatan Bisnis Dokumen Sumber

46 Kegiatan Bisnis dan dokumen sumber Siklus Pengeluaran Siklus Pengeluaran Permintaan Atas Barang Permintaan Atas Barang Pesanan Atas barang Pesanan Atas barang Penerimaan atas barang Penerimaan atas barang Pembayaran atas barang Pembayaran atas barang Purchase requition Purchase requition Purchase Order Purchase Order Receiving Report Receiving Report Cek Cek Kegiatan Bisnis Dokumen Sumber

47 Common Source Documents and Functions HUMAN RESOURCES CYCLE W4 formsMengumpulkan data Pegawai Time cardsCatat Jam kerja pegawai. Job time ticketsCatat waktu yg dihabiskan utk pekerjaan tertentu. Source DocumentFunction

48 Common Source Documents and Functions GENERAL LEDGER AND REPORTING SYSTEM Journal voucherMerekam masukan yang Telah diposting kebuku besar. Source DocumentFunction

49 Siklus Pemrosesan data: Data Processing Batch processing adalah Update secara periodik dari data yang disimpan tentan sumber daya dan pelaku yang terlibat. Batch processing adalah Update secara periodik dari data yang disimpan tentan sumber daya dan pelaku yang terlibat. On-line, real-time processing adalah Update secara langsung setelah terjadinya transaksi. On-line, real-time processing adalah Update secara langsung setelah terjadinya transaksi.

50 Siklus Pemrosesan Data: Penyimpanan Data Entity adalah sesuatu yang disimpan informasinya. Entity adalah sesuatu yang disimpan informasinya. Setiap Entity mempunyai Atribut atau characteristics yang membutuhkan untuk disimpan. Setiap Entity mempunyai Atribut atau characteristics yang membutuhkan untuk disimpan.

51 Setelah data diambil dari dokumen sumber langkah selanjutnya adalah merekam transaksi tersebut kedalam jurnal. Setelah data diambil dari dokumen sumber langkah selanjutnya adalah merekam transaksi tersebut kedalam jurnal. Sebuah jurnal dibuat untuk setiap trasaksi yang menampilkan accounts and jumlah yang di debet dan dikredit. Sebuah jurnal dibuat untuk setiap trasaksi yang menampilkan accounts and jumlah yang di debet dan dikredit. Perekaman Transaksi kedalam Jurnal

52 Jurnal Umum merekam transaksi yang tidak sering terjadi. Jurnal Umum merekam transaksi yang tidak sering terjadi. Jurnal khusus merupakan proses ringkas dari perekaman jumlah besar dari transaksi yang sering terjadi. Jurnal khusus merupakan proses ringkas dari perekaman jumlah besar dari transaksi yang sering terjadi.

53 Perekaman Data Transaksi kedalam Jurnal 1 Penjualan Kredit 2 Penerimaan Kas 3 Transaksi Pembelian 4 Pengeluaran Kas

54 Perekaman Transaksi kedalam Jurnal Sales Journal Sales Journal InvoiceAccountAccount Post InvoiceAccountAccount Post Date NumberDebitedNumber Ref. Amount Dec. 1201Lee Co Dec. 1202May Co Dec. 1203DLK Co TOTAL: 2, /502 Page 5

55 Posting Transaksi Kedalam Buku Besar Buku besar digunakan untuk meringkas status keuangan termasuk saldo sekarang dari setiap perkiraan. Buku besar digunakan untuk meringkas status keuangan termasuk saldo sekarang dari setiap perkiraan. Buku besar berisi Data Level ringkasan dari setiap Perkiraan Harta, Hutang, Modal, Pendapatan dan Biaya dari sebuah organisasi. Buku besar berisi Data Level ringkasan dari setiap Perkiraan Harta, Hutang, Modal, Pendapatan dan Biaya dari sebuah organisasi.

56 Post Transactions to Ledgers A subsidiary ledger records all the detailed data for any general ledger account that has many individual subaccounts. A subsidiary ledger records all the detailed data for any general ledger account that has many individual subaccounts. What are some commonly used subsidiary ledgers? What are some commonly used subsidiary ledgers? – accounts receivable – inventory – accounts payable

57 Disebut apakah hubungan antara perkiraan buku besar dengan Perkiraan buku besar Pembantu ? Disebut apakah hubungan antara perkiraan buku besar dengan Perkiraan buku besar Pembantu ? – (Perkiraan Control) control account Sebuah perkiraan control berisi jumlah total dari semua jenis perkiraan dalam buku besar pembantu. Sebuah perkiraan control berisi jumlah total dari semua jenis perkiraan dalam buku besar pembantu. Posting Transaksi Kedalam Buku Besar

58 Post Transactions to Ledgers Sales Journal Page 5 Date Invoice Number Account Debited Account Number Post Ref. Amount Dec DLK Co Total120/5022, General Ledger Account: Accounts Receivable Account Number: 120 DateDescription Post Ref. DebitCreditBalance Dec 1 SalesSJ52,4002,400

59 Apakah Chart Of Account ? Chart Of Account (Daftar Perkiraan) adalah daftar semua perkiraan buku besar yang digunakan oleh sebuah organisasi. Chart Of Account (Daftar Perkiraan) adalah daftar semua perkiraan buku besar yang digunakan oleh sebuah organisasi.

60 Menyediakan Informasi untuk pengambilan keputusan Fungsi kedua dari SIA adalah menyediakan untuk pihak manajemen dengan Informasi yang digunakan untuk pengambilan keputusan. Fungsi kedua dari SIA adalah menyediakan untuk pihak manajemen dengan Informasi yang digunakan untuk pengambilan keputusan. Informasi dari SIA terbagi dalam 2 kategori : Informasi dari SIA terbagi dalam 2 kategori : Laporan Keuangan Laporan Keuangan Laporan Manajerial Laporan Manajerial

61 Laporan Keuangan Menyediakan Neraca saldo Menyediakan Neraca saldo Membuat Jurnal Penyesuaian. Membuat Jurnal Penyesuaian. Menyediakan Neraca saldo setelah penyesuaian. Menyediakan Neraca saldo setelah penyesuaian. Menghasilkan Laporan Laba/rugi. Menghasilkan Laporan Laba/rugi. Membuat Jurnal Penutup. Membuat Jurnal Penutup. Membuat Neraca. Membuat Neraca. Menyediakan Laporan Arus kas. Menyediakan Laporan Arus kas.

62 Laporan Manajerial SIA harus dapat menyediakan informasi operasional terinci tentang kinerja Organisasi. SIA harus dapat menyediakan informasi operasional terinci tentang kinerja Organisasi. 2 Jenis Laporan Manajerial Yang penting 2 Jenis Laporan Manajerial Yang penting – Laporan Anggaran – Laporan Kinerja

63 Managerial Reports Apakah Anggaran? Ungkapan formal tujuan dalam istilah keuangan. Ungkapan formal tujuan dalam istilah keuangan. Salah satu jenis yang paling umum dan paling penting dari Anggaran adalah Anggaran Kas. Salah satu jenis yang paling umum dan paling penting dari Anggaran adalah Anggaran Kas.

64 Managerial Reports Apakah Laporan Kinerja? Laporan Kinerja merinci anggaran dan jumlah sebenarnya pendapatan dan pengeluaran serta menunjukan pulan penyimpangan atau perbedaan diantara kedua jumlah tersebut. Laporan Kinerja merinci anggaran dan jumlah sebenarnya pendapatan dan pengeluaran serta menunjukan pulan penyimpangan atau perbedaan diantara kedua jumlah tersebut.

65 Magic Co. Monthly Performance Report Budget Actual Variance Magic Co. Monthly Performance Report Budget Actual Variance Sales$32,400$31,500 ($900) Cost of Goods 12,000 14,000 (2,000) Gross Margin$20,400$17,500($2,900) Other Expenses 9,000 7,000 2,000 Operating Income$11,400$10,500 ($900) Laporan Manajerial

66 Pertimbangan – pertimbangan pengendalian Internal Fungsi ketiga SIA adalah menyediakan pengendalian internal yang memadai untuk mencapai tiga tujuan dasar berikut : Fungsi ketiga SIA adalah menyediakan pengendalian internal yang memadai untuk mencapai tiga tujuan dasar berikut : 1 Memastikan bahwa informasi yang dihasilkan oleh sistem dapat diandalkan. 2 Meyakinkan bahwa efektifitas bisnis dilaksanakan dengan efisien dan sesuai dengan tujuan manajemen, serta tidak melanggar kebijakan pemerintah yang berlaku. 3 Menjaga aset-aset organisasi, termasuk data.

67 Dua Metode penting untuk mencapai tujuan tersebut adalah : Dua Metode penting untuk mencapai tujuan tersebut adalah : 1 Menyediakan dokumentasi yang memadai atas seluruh aktivitas bisnis 2 Memastikan pemisahan tugas yang efektif. Pertimbangan – pertimbangan pengendalian Internal

68 Introduction to e-Business

69 E-business merujuk pada seluruh penggunaan tingkat lanjut dalam Teknologi Informasi, Khususnya Teknologi Jaringan dan Komunikasi, untuk meningkatkan cara organisasi melakukan seluruh proses bisnisnya. Introduction: E-Business

70 E-business bukan hanya merupakan interaksi eksternal organisasi degan: Suppliers Suppliers Customers Customers Investors Investors Creditors Creditors The government The government Media Media

71 E-Business Models Business to Consumers (B2C): Interactions between individuals and organizations. Business to Consumers (B2C): Interactions between individuals and organizations. Business to Business (B2B): Interorganizational e-business. Business to Business (B2B): Interorganizational e-business.

72 Kategori dari E-Business Tipe dari E-Business Karakteristik B2C Organisasi-individu Organisasi-individu Nilai Uang yg dilibatkan lebih kecil Nilai Uang yg dilibatkan lebih kecil Transaksi satu-waktu atau tdk sering terjadi Transaksi satu-waktu atau tdk sering terjadi Secara Relatif Sederhana Secara Relatif Sederhana B2BB2GB2E Antar - Organisasi Antar - Organisasi Nilai Uang yang dilibatkan lebih besar Nilai Uang yang dilibatkan lebih besar Hubungan yg kuat dan berkelanjutan Hubungan yg kuat dan berkelanjutan Pemberian kredit oleh penjual ke pelanggan Pemberian kredit oleh penjual ke pelanggan Lebih Komplek Lebih Komplek

73 Pengaruh E-Bussiness atas Proses Bisnis Electronic Data Interchange (EDI): protokol standar yang digunakan sejak 1970, untuk secara elektronik mentransfer informasi antar organisasi serta dalam berbagai proses bisnis. Electronic Data Interchange (EDI): protokol standar yang digunakan sejak 1970, untuk secara elektronik mentransfer informasi antar organisasi serta dalam berbagai proses bisnis. EDI: EDI: Meningkatkan Tingkat akurasi Meningkatkan Tingkat akurasi Mengurangi Biaya-biaya Mengurangi Biaya-biaya

74 Fasilitator Baru EDI Internet meniadakan kebutuhan atas pemakaian jaringan khusus milik pihak ketiga untuk mentransmisikan pesan EDI. Internet meniadakan kebutuhan atas pemakaian jaringan khusus milik pihak ketiga untuk mentransmisikan pesan EDI. XML: Extensible Markup Language – standar yang menetapkan isi suatu data dalam webpage. XML: Extensible Markup Language – standar yang menetapkan isi suatu data dalam webpage.

75 Fasilitator Baru EDI ebXML: ebXML: Mendefinisikan standar untuk mengkodekan dokumen umum perusahaan seperti : faktur Penjualan, Pengiriman pembayaran dan pesanan pembelian. Mendefinisikan standar untuk mengkodekan dokumen umum perusahaan seperti : faktur Penjualan, Pengiriman pembayaran dan pesanan pembelian. Meniadakan kebutuhan atas software khusus untuk menterjemahkan dokumen yang dibuat oleh perusahaan yang berbeda. Meniadakan kebutuhan atas software khusus untuk menterjemahkan dokumen yang dibuat oleh perusahaan yang berbeda.

76 Electronic Data Interchange (EDI) yang Terintegrasi SuplierPelanggan SIA Perusahaan EDI Pesanan Pembelian Pesanan Pelanggan EDI

77 E-Business Effects on Value Chain Activities Value Chain – Primary Activities E-Business Opportunity Inbound logistics Inbound logistics akuisisi produk yang dapat didigitalkan akuisisi produk yang dapat didigitalkan pengurangan inventory buffers pengurangan inventory buffers Operasi Operasi produksi yang lebih cepat, lebih akurat produksi yang lebih cepat, lebih akurat Outbound logistics Outbound logistics Distribusi produk yang dapat didigitalkan Distribusi produk yang dapat didigitalkan pelacakan status berkelanjutan pelacakan status berkelanjutan Penjualan dan Pemasaran Penjualan dan Pemasaran peningkatan pelayanan kpd pelanggan peningkatan pelayanan kpd pelanggan pengurangan biaya iklan pengurangan biaya iklan periklanan dgn lebih efektif periklanan dgn lebih efektif Pelayanan dan dukungan Purnajual Pelayanan dan dukungan Purnajual Mengurangi Biaya Mengurangi Biaya Ketersediaan Sevice 24/7 Ketersediaan Sevice 24/7

78 Pengaruh E-Business Atas aktivitas – aktivitas Value Chain Value Chain – Support Activities E-Business Opportunity Purchasing Purchasing Human Resources Human Resources Infrastructure Infrastructure Indentifikasi Sumber dan lelang terbalik (Reverse auction) Indentifikasi Sumber dan lelang terbalik (Reverse auction) Pelayanan Mandiri karyawan Pelayanan Mandiri karyawan EFT, FEDI, other electronic payments EFT, FEDI, other electronic payments

79 Arus Informasi dalam E-Commerce Pembeli Penjual 1. Permintaan Keterangan 2. Tanggapan 3. Pesanan 4. Pengakuan (Acknowledgment) 5. Penagihan 6. Data pengiriman Uang (Remittance data) 7. Pembayaran Explanations: EDI = Steps 1-6 EFT = Step 7 FEDI = Steps 1-7

80 Financial Electronic Data Interchange (FEDI) Company A’s bank Company B’s bank Company ACompany B Data pengiriman Uang & Instruksi pembayaran Data pengiriman uang & pembayaran Data pengiriman uang dan Informasi tanda penerimaan uang

81 Outbound Logistics E-Bussines dapat meninggkatkan efisiensi dan efektivitas Outbound Logistics penjual. E-Bussines dapat meninggkatkan efisiensi dan efektivitas Outbound Logistics penjual. Akses yg tepat waktu dan akurat atas informasi pengiriman Akses yg tepat waktu dan akurat atas informasi pengiriman Mengoptimalkan persediaan. Mengoptimalkan persediaan. Untuk barang-barang yang dapat didigitalkan, fungsi outbound logistics dapat dilaksanakan secara elektronik. Untuk barang-barang yang dapat didigitalkan, fungsi outbound logistics dapat dilaksanakan secara elektronik.

82 Sales and Marketing Perusahaan dapat menciptakan catalog elektronik di website mereka untuk mengotomatisasi input pesanan penjualan. Perusahaan dapat menciptakan catalog elektronik di website mereka untuk mengotomatisasi input pesanan penjualan. Mengurangi Kebutuhan staff secara signifikan. Mengurangi Kebutuhan staff secara signifikan. Meningkatkan Efektifitas Pengiklanan dan mengurangi biayanya. Meningkatkan Efektifitas Pengiklanan dan mengurangi biayanya.

83 Post-Sale Support and Service Informasi yang konsisten kepada pelanggan. Informasi yang konsisten kepada pelanggan. Menyediakan jawaban untuk frequently asked questions (FAQs). Menyediakan jawaban untuk frequently asked questions (FAQs).

84 Faktor – Faktor keberhasilan E-Business Tingkat kesesuaian dan dukungan aktivitas e- business atas strategi keseluruhan perusahaan. Tingkat kesesuaian dan dukungan aktivitas e- business atas strategi keseluruhan perusahaan. Kemampuan untuk menjamin bahwa e-business memenuhi tiga karakteristik kunci yang dibutuhkan dalam transaksi bisnis apapun. Kemampuan untuk menjamin bahwa e-business memenuhi tiga karakteristik kunci yang dibutuhkan dalam transaksi bisnis apapun. Validity Validity Integrity Integrity Privacy Privacy

85 Encryption There are two principal types of encryption systems: There are two principal types of encryption systems: Single-key systems: menggunakan kunci yang sama untuk melakukan enkripsi dan dekripsi pesan. Single-key systems: menggunakan kunci yang sama untuk melakukan enkripsi dan dekripsi pesan. Simple, fast, and efficient Simple, fast, and efficient Example: the Data Encryption Standard (DES) algorithm Example: the Data Encryption Standard (DES) algorithm Public Key Infrastructure (PKI): menggunakan dua kunci : Public Key Infrastructure (PKI): menggunakan dua kunci : Public key is tersedia untuk publik Public key is tersedia untuk publik Private key is tetap rahasia hanya diketahui oleh pemilik kedua kunci tersebut. Private key is tetap rahasia hanya diketahui oleh pemilik kedua kunci tersebut.

86 Advantages & Disadvantages of PKI Advantages Kebutuhan kunci tidak di bagi - bagi Kebutuhan kunci tidak di bagi - bagi Lebih aman dari pada single-key systems Lebih aman dari pada single-key systemsDisadvantages Lebih lambat dari single-key systems Lebih lambat dari single-key systems

87 Digital Signatures and Digests Digital signature: pesan elektronik yang secara unik mengidentifikasi pengirim sebuah pesan. Digital signature: pesan elektronik yang secara unik mengidentifikasi pengirim sebuah pesan. Digest: pesan yang digunakan untuk menciptakan tanda tangan digital biasanya adalah ringkasan digital (digital Summary). Digest: pesan yang digunakan untuk menciptakan tanda tangan digital biasanya adalah ringkasan digital (digital Summary). Apabila ada perubahan pada character individual dalam dokumen aslinya, nilai dalam intisari juga akan berubah. Ciri ini merupakan alat untuk memastikan bahwa isi dokumen bisnis tdk diubah atau dirusak pada selama masa pengiriman. Apabila ada perubahan pada character individual dalam dokumen aslinya, nilai dalam intisari juga akan berubah. Ciri ini merupakan alat untuk memastikan bahwa isi dokumen bisnis tdk diubah atau dirusak pada selama masa pengiriman.

88 Jenis – Jenis Network Dibagi kedalam 2 bagian : Dibagi kedalam 2 bagian : 1 Local area network (LAN) — Jaringan komputer dan peralatan lainnya, seperti printer yang lokasinya dekat antara satu dengan yg lainnya (biasanya dalam satu gedung) 2 Wide area network (WAN) — mencakup wilayah geografis yang luas.

89 Jenis – Jenis Networks Apakah Intranet? Apakah Intranet? The term Intranet refers to internal networks that connect to the main Internet. The term Intranet refers to internal networks that connect to the main Internet. They can be navigated with the same browser software, but are closed off from the general public. They can be navigated with the same browser software, but are closed off from the general public. Apakah Extranets? Apakah Extranets?

90 Types of Networks Extranets link the intranets of two or more companies. Extranets link the intranets of two or more companies. Either the Internet or a VAN can be used to connect the companies forming the extranet. Either the Internet or a VAN can be used to connect the companies forming the extranet. Value-added networks (VAN) are more reliable and secure than the Internet, but they are also expensive. Value-added networks (VAN) are more reliable and secure than the Internet, but they are also expensive.

91 Company A AIS VPN equipment ISP Internet Types of Networks Companies build a virtual private network (VPN) to improve reliability and security, while still taking advantage of the Internet. Companies build a virtual private network (VPN) to improve reliability and security, while still taking advantage of the Internet.

92 Communications Channels A communications channel is the medium that connects the sender and the receiver. A communications channel is the medium that connects the sender and the receiver. – standard telephone lines – coaxial cables – fiber optics – microwave systems – communications satellites – cellular radios and telephones

93 Communications Channels Satellite Microwave stations

94 Network Configuration Options Local area networks (LANs) can be configured in one of three basic ways: Local area networks (LANs) can be configured in one of three basic ways: 1 Star configuration 2 Ring configuration 3 Bus configuration

95 Network Configuration Options A star configuration is a LAN configured as a star; each device is directly connected to the central server. A star configuration is a LAN configured as a star; each device is directly connected to the central server. All communications between devices are controlled by and routed through the central server. All communications between devices are controlled by and routed through the central server. Typically, the server polls each device to see if it wants to send a message. Typically, the server polls each device to see if it wants to send a message.

96 Network Configuration Options The star configuration is the most expensive way to set up a LAN, because it requires the greatest amount of wiring. Host computer or server AB C GF E DH

97 Network Configuration Options In a LAN configured as a ring, each node is directly linked to two other nodes A H B D C EG F

98 Network Configuration Options In a LAN configured as a bus, each device is connected to the main channel, or bus. In a LAN configured as a bus, each device is connected to the main channel, or bus. Communication control is decentralized on bus networks. Communication control is decentralized on bus networks. ABC GFE D H Host computer or server Bus channel

99 Network Configuration Options Wide area networks (WANs) can be configured in one of three basic ways: Wide area networks (WANs) can be configured in one of three basic ways: 1 Centralized system 2 Decentralized system 3 Distributed data processing

100 Network Configuration Options In a centralized WAN, all terminals and other devices are connected to a central corporate computer. In a centralized WAN, all terminals and other devices are connected to a central corporate computer.

101 Network Configuration Options In a decentralized WAN, each departmental unit has its own computer and LAN. In a decentralized WAN, each departmental unit has its own computer and LAN. Decentralized systems usually are better able to meet individual department and user needs than are centralized systems. Decentralized systems usually are better able to meet individual department and user needs than are centralized systems.

102 Network Configuration Options A distributed data processing system WAN is essentially a hybrid of the centralized and decentralized approaches

103 Network Configuration Options Many WANs, and most LANs, are set up as client/server systems. Many WANs, and most LANs, are set up as client/server systems. Each desktop computer is referred to as a client. Each desktop computer is referred to as a client. The client sends requests for data to the servers. The client sends requests for data to the servers. The servers perform preprocessing on the database and send only the relevant subset of data to the client for local processing. The servers perform preprocessing on the database and send only the relevant subset of data to the client for local processing.

104 Computer- Based Information Systems Controls

105 Pendahuluan Jason Scott dipekerjakan sebagai Auditor internal oleh Northwest Industries, sebuah perusahaan kehutanan yang memiliki berbagai jenis produk Jason Scott dipekerjakan sebagai Auditor internal oleh Northwest Industries, sebuah perusahaan kehutanan yang memiliki berbagai jenis produk Dia ditugaskan untuk mengaudit Springer’s Lumbers & Supply, sebuah toko bahan bangunan milik Northwest di Bozeman, Montana. Dia ditugaskan untuk mengaudit Springer’s Lumbers & Supply, sebuah toko bahan bangunan milik Northwest di Bozeman, Montana.

106 Pendahuluan Supervisornya, Maria Pilier, telah meminta Jason untuk melacak contoh transaksi – transaksi pembelian dari permintaan pembelian hingga kepembayaran tunai, untuk memverifikasi bahwa prosedur pengendalian yang sesuai, telah diikuti. Pada tengah hari Jason merasa Frustasi dengan tugas ini. Supervisornya, Maria Pilier, telah meminta Jason untuk melacak contoh transaksi – transaksi pembelian dari permintaan pembelian hingga kepembayaran tunai, untuk memverifikasi bahwa prosedur pengendalian yang sesuai, telah diikuti. Pada tengah hari Jason merasa Frustasi dengan tugas ini. Mengapa Jason Frustasi ? Mengapa Jason Frustasi ? Sistem pembelian tidak didokumentasikan dengan baik. Sistem pembelian tidak didokumentasikan dengan baik. Jason kerap menemukan transaksi yang belum diproses Padahal menurut Ed Yates, Manajer bagian Hutang, seharusnya diproses. Jason kerap menemukan transaksi yang belum diproses Padahal menurut Ed Yates, Manajer bagian Hutang, seharusnya diproses.

107 Pendahuluan Jason’s frustrations, continued Beberapa faktur penjualan dari Vendor telah dibayar tanpa adanya dokumen pendukung, seperti pesanan pembelian dan laporan penerimaan. Beberapa faktur penjualan dari Vendor telah dibayar tanpa adanya dokumen pendukung, seperti pesanan pembelian dan laporan penerimaan. Beberapa permintaan pembelian untuk beberapa jenis barang yang secara pribadi di otorisasi oleh Bill Springer, Wakil presiden bagian pembelian, telah hilang. Beberapa permintaan pembelian untuk beberapa jenis barang yang secara pribadi di otorisasi oleh Bill Springer, Wakil presiden bagian pembelian, telah hilang. Harga yang dibebankan ke beberapa barang terlalu tinggi. Harga yang dibebankan ke beberapa barang terlalu tinggi. Springer’s adalah pemasok terbesar di wilayah tersebut dan hampir dapat dikatakan merupakan usaha monopoly. Springer’s adalah pemasok terbesar di wilayah tersebut dan hampir dapat dikatakan merupakan usaha monopoly. Otoritas manajemen dipegang oleh Presiden perusahaan, Joe Springer, beserta kedua anaknya, yaitu Bill (wakil presiden bag. Pembelian) dan Ted (Controller), serta beberapa saudaranya dan teman mereka yang bekerja di bagian penggajian. Springer memiliki 10 % saham perusahaan. Otoritas manajemen dipegang oleh Presiden perusahaan, Joe Springer, beserta kedua anaknya, yaitu Bill (wakil presiden bag. Pembelian) dan Ted (Controller), serta beberapa saudaranya dan teman mereka yang bekerja di bagian penggajian. Springer memiliki 10 % saham perusahaan. Maria yakin Bahwa Ted Springer tampaknya terlibat dalam praktek “creative accounting.” untuk membuat Springer’s menjadi salah satu toko Northwest dengan kinerja terbaik. Maria yakin Bahwa Ted Springer tampaknya terlibat dalam praktek “creative accounting.” untuk membuat Springer’s menjadi salah satu toko Northwest dengan kinerja terbaik.

108 Pendahuluan Jason mempertimbangkan isu – isu berikut: Jason mempertimbangkan isu – isu berikut: Haruskan Jason mendeskripsikan transaksi tersebut dalam Laporannya? Haruskan Jason mendeskripsikan transaksi tersebut dalam Laporannya? Apakah pelanggaran atas prosedur pengendalian yang sesuai dapat diterima apabila hal tersebut telah diotorisasi oleh pihak management? Apakah pelanggaran atas prosedur pengendalian yang sesuai dapat diterima apabila hal tersebut telah diotorisasi oleh pihak management? Berdasarkan tugas mengenai prosedur pengendalian yang diberikan ke Jason, apakah dia memiliki tanggung jawab Profesi atau Etika untuk ikut campur dalam hal tersebut ? Berdasarkan tugas mengenai prosedur pengendalian yang diberikan ke Jason, apakah dia memiliki tanggung jawab Profesi atau Etika untuk ikut campur dalam hal tersebut ?

109 Ancaman – Ancaman atas SIA Kehancuran karena bencana Alam dan Politik? Kehancuran karena bencana Alam dan Politik? – Kebakaran atau panas berlebih (fire or excessive heat) – Banjir (floods) – Gempa bumi (earthquakes) – Badai Angin (high winds) – Peperangan (war)

110 Ancaman – Ancaman atas SIA Error pada Software dan tidak berfungsinya peralatan? Error pada Software dan tidak berfungsinya peralatan? – Kegagalan Hadrware – Kesalahan atau kerusakan pada software – Kegagalan sistem Operasi – Gangguan dan Fluktuasi Listrik – Kesalahan pengiriman data yg tidak terdeteksi

111 Ancaman – Ancaman atas SIA Tindakan yang tidak disengaja? Tindakan yang tidak disengaja? – Kecelakaan yang disebabkan oleh kesalahan manusia – Kesalahan atau penghapusan karena ketidaktahuan – Hilangnya atau salah letaknya data – Kesalahan pada logika sistem – System yang tidak memenuhi kebutuhan perusahaan atau tidak mampu menangani tugas yang diberikan.

112 Ancaman – Ancaman atas SIA Tindakan sengaja (Kejahatan Komputer) Tindakan sengaja (Kejahatan Komputer) – Sabotase – Penipuan melalui komputer – Pencurian

113 Mengapa Ancaman – ancaman SIA Meningkat ? Peningkatan Jumlah of client/server systems berarti bahwa Informasi yang tersedia untuk Jumlah yang tidak terprediksi bagi para pekerja. Peningkatan Jumlah of client/server systems berarti bahwa Informasi yang tersedia untuk Jumlah yang tidak terprediksi bagi para pekerja. Karena LANs and client/server systems mendistribusikan data kebanyak pemakai, mereka lebih sulit dikendalikan daripada sistem komputer utama yang terpusat. Karena LANs and client/server systems mendistribusikan data kebanyak pemakai, mereka lebih sulit dikendalikan daripada sistem komputer utama yang terpusat. WAN memberikan pelanggan dan Pemasok akses ke sistem dan data mereka satu sama lain, yang menimbulkan kekhawatiran dalam hal kerahasian. WAN memberikan pelanggan dan Pemasok akses ke sistem dan data mereka satu sama lain, yang menimbulkan kekhawatiran dalam hal kerahasian.

114 Mengapa Pengendalian dan Keamanan Komputer Penting Sebagai seorang yang mengerti Akuntansi dan Teknologi Informasi Anda harus memahami bagaimana cara melindungi sistem dari ancaman- ancaman yang dihadapi. Sehingga dapat menggunakan Teknologi informasi dalam mencapai tujuan pengendalian Perusahaan. Sebagai seorang yang mengerti Akuntansi dan Teknologi Informasi Anda harus memahami bagaimana cara melindungi sistem dari ancaman- ancaman yang dihadapi. Sehingga dapat menggunakan Teknologi informasi dalam mencapai tujuan pengendalian Perusahaan.

115 Tinjauan Menyeluruh Konsep – konsep pengendalian Apakah Internal Control? Internal Control adalah rencana organisasi dan metode bisnis yang digunakan untuk menjaga aset, memberikan informasi yang akurat dan handal, mendorong dan memperbaiki efisiensi jalannya organisasi, serta mendorong kesesuaian dengan kebijakan yang telah ditetapkan.

116 Keamanan dan Pengendalian Komputer

117 4 Prinsip sistem yang handal 1. Ketersediaan (Availability) 2. Keamanan (Security) 3. Dapat dipelihara (Maintainability) 4. Integritas (Integrity).

118 3 Kategori Pengendalian yang berhubungan dengan prinsip keandalan Perencanaan Strategis dan penganggaran Perencanaan Strategis dan penganggaran Ancaman : SI tidak mendukung strategi bisnis, kurangnya penggunaan sumberdaya, kebutuhan informasi tidak dipenuhi atau tidak dapat ditanggung. Ancaman : SI tidak mendukung strategi bisnis, kurangnya penggunaan sumberdaya, kebutuhan informasi tidak dipenuhi atau tidak dapat ditanggung. Mengembangkan rencana keandalan sistem Mengembangkan rencana keandalan sistem Ancaman : Ketidakmampuan untuk memastikan keandalan sistem Ancaman : Ketidakmampuan untuk memastikan keandalan sistem Dokumentasi Dokumentasi Ancaman : Desain, Operasi, tinjauan, Audit dan perubahan sistem yang tidak efektif. Ancaman : Desain, Operasi, tinjauan, Audit dan perubahan sistem yang tidak efektif.

119 Ketersediaan Ketersediaan Ketersediaan Meminimalkan waktu kegagalan sistem Meminimalkan waktu kegagalan sistem Preventive maintenance Preventive maintenance UPS (Uninterruptible Power Suply) UPS (Uninterruptible Power Suply) Batas toleransi kesalahan Batas toleransi kesalahan Rencana Pemulihan dari Bencana Rencana Pemulihan dari Bencana Meminimalkan gangguan, kerusakan dan kerugian. Meminimalkan gangguan, kerusakan dan kerugian. Memberi cara alternatif memproses informasi untuk sementara waktu Memberi cara alternatif memproses informasi untuk sementara waktu Meneruskan jalannya operasi normal sesegera mungkin Meneruskan jalannya operasi normal sesegera mungkin

120 Ketersediaan (Continued) Melatih dan memperkenalkan personil dengan operasi perusahaan secara darurat. Melatih dan memperkenalkan personil dengan operasi perusahaan secara darurat. Prioritas proses pemulihan Prioritas proses pemulihan Jaminan Asuransi Jaminan Asuransi Backup data and File Program Backup data and File Program Pengamanan Elektronis Pengamanan Elektronis Konsep Grandfather-father-son Konsep Grandfather-father-son Prosedur pengulangan Prosedur pengulangan Penugasan Khusus Penugasan Khusus Fasilitas cadangan komputer dan telekomunikasi Fasilitas cadangan komputer dan telekomunikasi Uji dan Revisi Periodik Uji dan Revisi Periodik Dokumentasi yang lengkap Dokumentasi yang lengkap

121 Pemisahan tugas dalam fungsi sistem Ancaman dan Resiko Ancaman dan Resiko Penipuan Komputer Penipuan Komputer Pengendalian dengan cara Otoritas dan tanggung jawab harus dengan jelas dibagi diantara fungsi – fungsi berikut : Pengendalian dengan cara Otoritas dan tanggung jawab harus dengan jelas dibagi diantara fungsi – fungsi berikut : 1. Systems administration 2. Network management 3. Security management 4. Change management 5. Users 6. Systems analysis 7. Programming 8. Computer operations 9. Information system library 10. Data control

122 Pengendalian Atas akses secara Fisik Ancaman/Resiko Ancaman/Resiko – Kerusakan komputer dan file, akses yang tidak memiliki otorisasi kedata rahasia – Pengendalian – Letakan komputer dalam ruang terkunci – Batasi akses ke personil yang memiliki otorisasis saja. – Meminta ID Pegawai – Meminta pengunjung untuk menandatangani daftar tamu ketika mereka masuk dan meninggkalkan lokasi – Gunakan sistem Alarm – Install Pengunci pada PC dan peralatan Lainnya. – Simpan komponen yang penting jauh dari bahan berbahaya. – Pasang detektor asap dan api serta pemadam api

123 Pengendalian atas akses secara Logis Ancaman/Resiko Ancaman/Resiko Akses yang tidak memiliki otorisasi ke software sistem, program aplikasi serta sumber daya sistem lainnya. Akses yang tidak memiliki otorisasi ke software sistem, program aplikasi serta sumber daya sistem lainnya. Pengendalian Pengendalian – passwords – physical possession identification – biometric identification – compatibility tests

124 Perlindungan atas PC dan Jaringan Klien/Server Ancaman/Resiko Ancaman/Resiko Kerusakan file komputer dan perlengkapannya, akses yang tidak memiliki otorisasi ke data rahasia, pemakai yang tidak dikenali sistem pengamanan. Kerusakan file komputer dan perlengkapannya, akses yang tidak memiliki otorisasi ke data rahasia, pemakai yang tidak dikenali sistem pengamanan. Pengendalian : Pengendalian : Latih pemakai tentang pengendalian PC. Latih pemakai tentang pengendalian PC. Batasi data yang disimpan dan didownload. Batasi data yang disimpan dan didownload. Kebijakan dan Prosedur yang baik Kebijakan dan Prosedur yang baik Buat cadangan hard drive secara teratur. Buat cadangan hard drive secara teratur. Enkripsi file atau beri file password. Enkripsi file atau beri file password.

125 Pengendalian Internet dan e- commerce Ancaman/resiko Ancaman/resiko Kerusakan file data dan perlengkapan akses yang tidak memiliki otorisasi kedata rahasia. Kerusakan file data dan perlengkapan akses yang tidak memiliki otorisasi kedata rahasia. Pengendalian Pengendalian – Password, Ekripsi, Verifikasi routing, Amplop elektronik, Software pendeteksi virus, Firewall, pembuatan jalur khusus, tolak akses pegawai ke Internet, dan server internet tidak terhubung dengan komputer lainnya diperusahaan.

126 Keterpeliharaan 2 Kategori Keterpeliharaan 2 Kategori Keterpeliharaan Pengembangan proyek dan pengendalian akuisisi Pengembangan proyek dan pengendalian akuisisi Perubahan Pengendalian manajemen Perubahan Pengendalian manajemen

127 Pengembangan proyek dan pengendalian akuisisi Termasuk: Termasuk: Rencana Utama Strategis Rencana Utama Strategis Pengendalian Proyek Pengendalian Proyek Jadwal Pemrosesan Data Jadwal Pemrosesan Data Pengukuran Kinerja sistem Pengukuran Kinerja sistem Peninjauan Pascaimplementasi Peninjauan Pascaimplementasi

128 Perubahan Pengendalian Manajemen Termasuk : Termasuk : Peninjauan secara berkala terhadap semua sistem untuk mengetahui perubahan yang dibutuhkan. Peninjauan secara berkala terhadap semua sistem untuk mengetahui perubahan yang dibutuhkan. Semua permintaan diserahkan kepada format yang baku. Semua permintaan diserahkan kepada format yang baku. Pencatatan dan peninjauan permintaan perubahan dan penambahan sistem dari pemakai yang diotorisasi. Pencatatan dan peninjauan permintaan perubahan dan penambahan sistem dari pemakai yang diotorisasi. Penilaian dampak perubahan yang diinginkan terhadap tujuan, kebijakan dan standar keandalan sistem. dll. Penilaian dampak perubahan yang diinginkan terhadap tujuan, kebijakan dan standar keandalan sistem. dll.

129 Integritas Sebuah Organisasi mendesain pengendalian umum untuk memastikan bahwa lingkungan pengendalian berdasarkan komputer dari organisasi yang stabil dan dikelola dengan baik. Sebuah Organisasi mendesain pengendalian umum untuk memastikan bahwa lingkungan pengendalian berdasarkan komputer dari organisasi yang stabil dan dikelola dengan baik. Pengendalian Aplikasi digunakan untuk melindungi, mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan dalam transaksi ketika mengalir melalui berbagai tahap program pemrosesan data. Pengendalian Aplikasi digunakan untuk melindungi, mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan dalam transaksi ketika mengalir melalui berbagai tahap program pemrosesan data.

130 Integritas : Pengendalian Sumber Data Termasuk : Desain Formulir Desain Formulir Pengujian Urutan Formulir Pengujian Urutan Formulir Dokumen Berputar Dokumen Berputar Pembatalan dan penyimpanan dokumen Pembatalan dan penyimpanan dokumen Otorisasi dan kumpulan tugas Otorisasi dan kumpulan tugas Visual scanning Visual scanning Verifikasi digit pemeriksaan Verifikasi digit pemeriksaan Verifikasi Kunci Verifikasi Kunci

131 Itegritas: Rutinitas Validasi Input Termasuk :  Limit check  Range check  Reasonableness test  Redundant data check  Sequence check  Field check  Sign check  Validity check  Capacity check

132 Integrity: Pengendalian Entry Data On-Line Sasaran dari pengendalian entri data on-line adalah untuk memastikan integritas data transaksi yang dimasukan dari terminal on- line dan PC dengan mengurangi kesalahan dan penghilangan. Sasaran dari pengendalian entri data on-line adalah untuk memastikan integritas data transaksi yang dimasukan dari terminal on- line dan PC dengan mengurangi kesalahan dan penghilangan.

133 Termasuk : Field, limit, range, reasonableness, sign, validity, redundant data checks Field, limit, range, reasonableness, sign, validity, redundant data checks User ID numbers User ID numbers Compatibility tests Compatibility tests Automatic entry of transaction data, where possible Automatic entry of transaction data, where possible Prompting Prompting Preformatting Preformatting Completeness check Completeness check Closed-lop verification Closed-lop verification Transaction log Transaction log Error messages Error messages

134 Integritas : Pengendalian pemrosesan dan penyimpanan data Termasuk :  Kebijakan dan Prosedur  Fungsi pengendalian Data  Prosedur Rekonsiliasi  Rekonsiliasi data eksternal  Pelaporan penyimpangan  Pemeriksaan sirkulasi data  Pencocokan data  Label file  Mekanisme perlindungan penulisan  Mekanisme perlindungan database  Pengendalian Konversi data  Pengamanan data

135 Pengendalian Output Ancaman/Resiko Ancaman/Resiko Output komputer yang tidak akurat dan tidak lengkap. Output komputer yang tidak akurat dan tidak lengkap. Pengendalian Pengendalian Prosedur untuk memastikan bahwa output sistem sesuai dengan tujuan integritas, kebijakan dan standar organisasi Prosedur untuk memastikan bahwa output sistem sesuai dengan tujuan integritas, kebijakan dan standar organisasi Peninjauan visual output komputer Peninjauan visual output komputer Rekonsiliasi jumlah total batch Rekonsiliasi jumlah total batch Distribusi output secara tepat Distribusi output secara tepat Otuput rahasia yang dikirim telah dilindungi dari akses dan modifikasi dari yang tdk memiliki otorisasi, serta kesalahan pengiriman. dll Otuput rahasia yang dikirim telah dilindungi dari akses dan modifikasi dari yang tdk memiliki otorisasi, serta kesalahan pengiriman. dll

136 Pengendalian Transmisi Data Ancaman/Resiko Ancaman/Resiko Akses yang tidak memiliki otorisasi terhadap data yang ditransmisi atau kesistem itu sendiri, kegagalan sistem dan kesalahan sistem dalam transmisi data. Akses yang tidak memiliki otorisasi terhadap data yang ditransmisi atau kesistem itu sendiri, kegagalan sistem dan kesalahan sistem dalam transmisi data. Pengendalian Pengendalian Awasi jaringan untuk mendeteksi poin-poin yang lemah Awasi jaringan untuk mendeteksi poin-poin yang lemah Backup komponen Backup komponen Desain jaringan untuk mengatasi pemrosesan puncak Desain jaringan untuk mengatasi pemrosesan puncak Multijalur komunikasi antara komponen jaringan Multijalur komunikasi antara komponen jaringan Pemeliharan pencegahan Pemeliharan pencegahan Ekripsi data Ekripsi data Verifikasi Routing Verifikasi Routing Pemeriksaan kesamaan dan prosedur pengenalan pesan. Pemeriksaan kesamaan dan prosedur pengenalan pesan.

137 Tugas Soal Kasus Perusahaan anda telah memberi beberapa komputer pribadi. Salah satunya telah diinstall di departemen penyimpanan, yang bertanggung jawab untuk membayar barang dan memelihara catatan penyimpanan. Didalam Audit, anda menemukan bahwa seorang pegawai yang telah terlatih aplikasi komputer, menerima daftar permintaan untuk penyimpanan, meninjaunya untuk melihat kelengkapan dan persetujuannya, membayar barang tersebut, memelihara catatan operasional komputer dan mengotorisasi jumlah total barang dengan menggunakan komputer. Perusahaan anda telah memberi beberapa komputer pribadi. Salah satunya telah diinstall di departemen penyimpanan, yang bertanggung jawab untuk membayar barang dan memelihara catatan penyimpanan. Didalam Audit, anda menemukan bahwa seorang pegawai yang telah terlatih aplikasi komputer, menerima daftar permintaan untuk penyimpanan, meninjaunya untuk melihat kelengkapan dan persetujuannya, membayar barang tersebut, memelihara catatan operasional komputer dan mengotorisasi jumlah total barang dengan menggunakan komputer. Ketika Anda mendiskusikan dengan manajer departemen mengenai pengendalian yang dapat diterapkan, anda diberitahukan bahwa komputer pribadi secara eksklusif ke departemen tersebut. Oleh sebab itu, tidak diperlukan jenis-jenis pengendalian seperti yang diterapkan pada sistem komputer yang luas. Ketika Anda mendiskusikan dengan manajer departemen mengenai pengendalian yang dapat diterapkan, anda diberitahukan bahwa komputer pribadi secara eksklusif ke departemen tersebut. Oleh sebab itu, tidak diperlukan jenis-jenis pengendalian seperti yang diterapkan pada sistem komputer yang luas.


Download ppt "SISTEM INFORMASI AKUNTANSI POLITEKNIK SAWUNGGALIH AJI Agus Dwi Atmoko."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google