Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ANALISIS JALUR (Path Analysis) Oleh: Dr. K a d i r, M.Pd. Workshop Percepatan Studi S2 dan S3 12 Desember 2013.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ANALISIS JALUR (Path Analysis) Oleh: Dr. K a d i r, M.Pd. Workshop Percepatan Studi S2 dan S3 12 Desember 2013."— Transcript presentasi:

1 ANALISIS JALUR (Path Analysis) Oleh: Dr. K a d i r, M.Pd. Workshop Percepatan Studi S2 dan S3 12 Desember 2013

2 Analisis Asosiatif nonkausal Kausal Regresi Korelasi Analisis jalur (Path Analyis) SEM Linear Nonlinear

3 PENGERTIAN Analisis jalur merupakan teknik statistik yang digunakan untuk menguji hubungan kausal antara dua atau lebih variabel Pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dalam analisis jalur dapat berupa pengaruh langsung maupun tak langsung. Pengaruh tidak langsung suatu variabel bebas terhadap variabel terikat adalah melalui variabel lain yang disebut variabel antara (intervening variabel). Contoh: pengaruh variabel insentif (X 1 ) terhadap kinerja pegawai (Y) bukan hanya secara langsung tetapi juga secara tidak langsung melalui variabel motivasi kerja (X 2 ).

4 Lanjutan Dalam analisis jalur dikenal istilah variabel eksogen dan variabel endogen. Variabel eksogen (variabel yg mempengaruhi) adl variabel yg variasinya diasumsikan terjadi bukan karena sebab-sebab dlm model. Sedangkan variabel endogen (variabel yg dipengaruhi ) adl variabel yg variasinya terjelaskan oleh var-eksogen pun variabel endogen lain dalam sistem.

5 PENGERTIAN HUBUNGAN KAUSAL Hubungan kausal yg dibangun dari korelasi atau kovarians dlm analisis jalur tidaklah didasarkan pada data melainkan pd subtansi keilmuwan (pengetahuan, teori, pengalaman, dan analisis logis). Jadi kerangka pikir yg diturunkan dari teori yg menunjukan hubungan kausal. Fungsi data adl mendukung atau tdk mendukung model teoretis (hipotetis) yg dibangun peneliti. Sangat mungkin terjadi bahwa utk data yg sama dpt cocok/konsisten dgn lebih dari satu model. Penentuan model mana yg tepat tidak didasarkan pada data tetapi pada pertimbangan teoretis yang dibangun peneliti ataupun pertimbangan yg melibatkan pakar bidang tertentu (Professional Judgment).

6 Model Regresi dan Model Analisis Jalur AspekModel RegresiModel Analisis Jalur TujuanMemprediksi nilai Y atas X1, X2, X3... Menganalisis pola hubungan kausal, pengaruh langsung-tak langsung TerminologiVariabel Independen (IV) & Variabel Dependen (DV) Var penyebab (eksogen) & Var akibat (endogen) Rumusan Masalah (1)Apakah var X1, X2, X3,... berpengaruh thd Y (2)Berapa besar variasi perubahan Y baik simultan/parsial dpt dijelaskan oleh X1, X2, X3, X4,... (1)Apakah var X1, X2, X3... Berpengaruh langsung & tak langsung thd Y (2)Berapa besar pengaruh langsung & tak langsung

7 Lanjutan AspekModel RegresiModel Analisis Jalur Skala pengukuran & input data Matriks dlm skala interval, data mentah Matriks dalam skala interval dalam skor baku Persyaratan analisis (1)Data Galat taksiran Y atas X berdistribusi normal dan homogen (2)Hubungan IV & DV linear (3)Tdk terjadi multikolineritas antar IV (4)Tidak ada autokorelasi (residual bersifat independen) Idem dgn regresi: + (1)Tidak ada arah kausalitas yang berbalik atau bersifat rekursif (2)Model yang akan diuji memiliki kerangka teoretis yang kuat

8 DIAGRAM JALUR Diagram jalur adl alat utk melukiskan secara grafis struktur hubungan sebab-akibat antar var-bebas, intervening, dan var-terikat. Untuk merepsentasikan hubungan tsb diagram jalur menggunakan simbol anak panah berarah/berkepala satu (single-headed arrow) yg memberi makna adanya pengaruh langsung antara var- eksogen, intervening, dan var-endogen. Disamping itu anak panah juga menghubungkan error dgn var-tak bebas dan untuk anak panah berkepala dua (double- headed arrow) merepresentasikan hubungan antara dua variabel.

9 Lanjutan Model diagram jalur sederhana melibatkan 3 variabel (X 1, X 2, dan Y) Model diagram jalur melibatkan 4 variabel (X 1, X 2, X 3, dan Y)

10 Lanjutan Model diagram jalur melibatkan 4 variabel (X 1, X 2, X 3, dan Y)

11 Koefisien Jalur Besarnya pengaruh langsung var-eksogen thd var- endogen dinyatakan dlm koefisien jalur. Notasi atau simbol dari koefisien jalur dituliskan sebagai p ij dimana i menyatakan akibat (DV) dan j menyatakan sebab (IV). Koefisien jalur ekivalen dgn koefisien regresi (  ). Koefisien jalur var- eksogen (X 1 ) thd var-endogen (X 2 ) dpt diestimasi dgn korelasi sederhana (r 12 ) = p 21 Jika var-endogen (Y) dipengaruhi oleh vari-eksogen (X 1 ) dan (X 2 ), maka koefisien jalur utk X 1 thd Y dan X 2 thd Y diestimasi oleh koefisien beta regresi, yaitu p y1 = b x1y dan p y2 = b x2y.

12 12 NOTASI ANALISIS JALUR VERSI LISREL NOTASIKETERANGAN ξ (ksi) Variabel eksogen (independen) η (eta) Variabel endogen (dependen) γ (gamma) Koefisien jalur variabel eksogen terhadap variabel endogen β (beta) Koefisien jalur antara variabel endogen φ (phi) Kovariansi/korelasi antara variabel eksogen δ (delta) Kesalahan pengukuran (measurement error) dari indikator var. eksogen ε (epsilon) Kesalahan pengukuran (measurement error) dari indikator var. endogen ζ (zeta) Kesalahan dlm persamaan yaitu antara variabel eksogen dan atau endogen terhadap variabel endogen Ψ (psi) Matriks kovarians antara residual struktural

13 Persamaan Koefisien Jalur (Struktural) r 12 = p 21 r 13 = p 31 + p 32.r 12 r 23 = p 31 r 12 + p 32 r 14 = p 41 + p 42 r 12 + p 43 r 13 r 24 = p 42 + p 41 r 12 + p 43 r 23 r 34 = p 43 + p 41 r 13 + p 42 r 23

14 Lanjutan p 21 = r 12 p 31 + p 32.r 12 = r 13 p 31 r 12 + p 32 = r 23 p 41 + p 42 r 12 + p 43 r 13 = r 14 p 41 r 12 + p 42 + p 43 r 23 = r 24 p 41 r 13 + p 42 r 23 +p 43 = r 34 atau  untuk variabel X 4 = Y p 21 = r 12 p 31 + p 32.r 12 = r 13 p 31 r 12 + p 32 = r 23 p y 1 + p y 2 r 12 + p y 3 r 13 = r 1 y p y 1 r 12 + p y 2 + p y 3 r 23 = r 2 y p y 1 r 13 + p y 2 r 23 + p y 3 = r 3 y

15 JUDUL,RUMUSAN MASALAH KAUSAL Judul: Pengaruh Remunerasi, Suasana Kerja, dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Rumusan Masalah: Apakah remunerasi mempunyai pengaruh langsung thd kinerja Pegawai? Apakah suasana kerja mempunyai pengaruh langsung thd kinerja Pegawai? Apakah motivasi kerja mempunyai pengaruh langsung thd kinerja pegawai? Apakah remunerasi mempunyai pengaruh langsung thd motivasi kerja pegawai? Apakah suasana kerja mempunyai pengaruh langsung thd motivasi kerja pegawai? Apakah remunerasi mempunyai pengaruh langsung thd suasana kerja pegawai?

16 Remunerasi mempunyai pengaruh positif secara langsung thd kinerja pegawai Suasana kerja mempunyai pengaruh positif secara langsung thd kinerja pegawai Motivasi kerja mempunyai pengaruh positif secara langsung thd kinerja pegawai Remunerasi mempunyai pengaruh positif secara langsung thd motivasi kerja pegawai Suasana kerja mempunyai pengaruh positif secara langsung thd motivasi kerja pegawai Remunerasi mempunyai pengaruh positif secara langsung thd suasana kerja pegawai HIPOTESIS KAUSAL

17 DESAIN PENELITIAN X 1 X 2 X 3 Y X 1 X 2 X3 Y Y = Kinerja Pegawai X1 = Remunerasi X2 = Motivasi X3 = Suasana Kerja

18 Data Penelitian

19 Langkah-langkah Perhitungan

20 Struktural 1

21 Struktural 2

22 Struktural 3

23 Uji Signifikansi Koefisien Jalur

24 Lanjutan

25

26

27

28

29

30 Pengujian Kecocokan Model (Model Fit)

31 Lanjutan

32

33 UKURAN UJI KESESUAIAN MODEL (Goodness Of Fit = GOF) Ukuran GOFRumusKETERANGAN Chi- Square (χ 2 ) χ 2 = (N- 1) Fml Fml = tr(S  -1 ) – (p + q)+ln (  )- S  = matriks korelesai estimasi S = matriks korelasi original N = ukuran sampel (p+q) = jml variabel manifes Model berbasis maximum likelihood (ML). Nilai diharapkan kecil sehingga diperoleh probability (p) yang lebih besar melebihi 0,05 atau Model dikatakan “fit” jika p > 0,05 Goodness of Fit Index (GFI) GFI = 1 – 1/2r (S -  ) Model dikatakan “fit” jika GFI > 0,90 Root Mean Square Error of Approximation (RMSEA) Nilai approksimasi akar rata-rata kuadrat error. Nilai diharapkan kecil atau Model dikatakan “fit” jika RMSEA < 0,05


Download ppt "ANALISIS JALUR (Path Analysis) Oleh: Dr. K a d i r, M.Pd. Workshop Percepatan Studi S2 dan S3 12 Desember 2013."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google