Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sebuah alat untuk menilai kelayakan dan potensi dampak rencana-rencana proyek Barrier Removal Pride Campaign BRAVO: Barrier Removal Assessment and Viability.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sebuah alat untuk menilai kelayakan dan potensi dampak rencana-rencana proyek Barrier Removal Pride Campaign BRAVO: Barrier Removal Assessment and Viability."— Transcript presentasi:

1 Sebuah alat untuk menilai kelayakan dan potensi dampak rencana-rencana proyek Barrier Removal Pride Campaign BRAVO: Barrier Removal Assessment and Viability Overview SUAKA MARGASATWA DOLOK SURUNGAN Ekonomi Teknikal Budaya/PolitikDampak& Metrik

2 Nilai-nilai BRAVO BRAVO: Rangkuman Eksekutif Apa: Kehadiran pengusaha perambah dan ‘pembiaran’ atas hal ini merupakan alasan utama bagi masyarakat sekitar kawasan ikut merambah dan menguasai lahan di dalam kawasan. Alasan-alasan lain seperti klaim lahan adat dan kebutuhan ekonomi kemudian menjadi justifikasi tambahan bagi masyarakat untuk merambah. Oleh karena itu, merupakan hal yang sangat penting untuk melaksanakan penegakan dan proses hukum yang sesuai terhadap para perambah skala besar dan skala menengah terlebih dahulu sebelum mengharapkan para perambah masyarakat dapat dikeluarkan. Di bagian executive summary-nya (di bagian A: Apa) ditambah aja sedikit keterangan bahwa “Strategi penegakan hukum ini untuk membuat efek jera (deterrent) kepada perambah sehingga dapat memberikan juga dampak kepatuhan kepada kelompok yang mengancam kawasan dengan kegiatan alih fungsi hutannya. Dari model konseptual dan penelusuruan data kualitatif diperoleh gambaran bahwa lemahnya penegakan hukum memberikan kontribusi kepada munculnya ancaman kerusakan kawasan SM Dolok Surungan” Siapa: SPORC (Satuan Polisi Hutan Reaksi Cepat) Brigade Macan Tutul merupakan satuan elit Polhut Departemen Kehutanan di wilayah Sumatera Utara. Personil SPORC merupakan gabungan polisi hutan terpilih dari UPT PHKA dan Pemda setempat yang dilatih secara khusus untuk menangani permasalahan bidang kehutanan. Saat ini komando SPORC BMT berada di bawah kendali Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara selaku koordinator wilayah. SPORC mempunyai wewenang untuk melakukan patroli, operasi, penangkapan, penyitaan barang bukti, penyidikan dan penyelidikan atas kasus kehutanan dan langsung menyampaikannya ke kejaksaan pada tahap berkas P. 21 (seperti wewenang kepolisian, khusus untuk bidang kehutanan). Seharusnya, dengan keberadaan satuan ini maka penegakan hukum di SM Dolok Surungan dapat berjalan dengan baik, tetapi karena wilayah kerja dan skala prioritas penegakan hukum tidak seimbang dengan pendanaan yang tersedia maka sampai saat ini masih sedikit sekali perhatian SPORC BMT terhadap kasus dan permasalahan di SMDS. Kapan: Kegiatan SPORC dibiayai oleh Departemen Kehutanan melalui penganggaran Balai Besar KSDA Sumatera Utara. Secara umum semua kegiatan dapat dilaksanakan setelah dana dapat dicairkan sekitar bulan Maret setiap tahunnya sesuai anggaran yang diajukan dan disetujui pada tahun sebelumnya. Bagaimana: Pada tahun 2009 SPORC memiliki dana ……… untuk kegiatan patroli………dengan wilayah kerja seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara dan di 23 kawasan konservasi lingkup Balai Besar KSDA Sumatera Utara. Keberadaan Program Pride, saat ini cukup memberi alasan bagi SPORC BMT untuk menaruh perhatian yang memadai kepada SMDS. Pertimbangannya adalah adanya ‘pihak’ ataupun ‘project’ yang bisa melengkapi proses penegakan hukum di lapangan menjadikan peluang resolusi yang berkelanjutan menajdi lebih besar. Mulai bulan Maret 2009 SPORC akan menyebarkan himbauan dan pengumuman kepada masyarakat dan pengusaha untuk meninggalkan lahan rambahan. Bagi pihak masyarakat atau pengusaha yang merasa memiliki alas hak yang sah dapat menunjukkan untuk diproses lebih lanjut. Atas pihak pengusaha yang menolak meninggalkan lahan rambahan dan masih menjalankan aktifitas perkebunannya akan diproses untuk diserahkan kepada kejaksaan. Nilai Kelayakan: 3,55 Nilai Dampak: 3,61

3 Confidential Copyright © 2008 Monitor Company Group, L.P. — Confidential — XXXCAS-COD-Prez-Date-CTL 3 Kriteria PenjelasanNilai Biaya-biaya Biaya-biaya yang diproyeksikan di permulaan proyek Tahap penghimbauan –Transportasi ke/dari lokasi selama persiapan –Perlengkapan berkemah –Lumpsum personil Tahap peringatan (I – III) –Transportasi ke/dari lokasi selama fase pemusnahan –Perbekalan –Lumpsum personil Pemanggilan –Transpor Penyidikan dan Penyelidikan Pengawalan Kasus setelah P. 21 Perkiraan biaya total Rp ,- Kemampuan untuk dapat memperkirakan beban biaya 1 = Biaya-biaya tidak jelas dan tidak dapat diperkirakan; 4 = Biaya-biaya dapat diperkirakan dan dapat dikelola Biaya-biaya yang dibutuhkan untuk kegiatan patroli, operasi, proses penyelesaian kasus dan pemulihan kawasan diperkirakan dengan standar pagu yang ada. 4 Nilai Rata-rata 4 Detil BRAVO SMDS Ekonomi (1 dari 2)

4 Confidential Copyright © 2008 Monitor Company Group, L.P. — Confidential — XXXCAS-COD-Prez-Date-CTL 4 KriteriaPenjelasan Nilai Pendapatan-pendapatan Deskripsi arus pendapatan Total penggalangan dana : Rp Sumber-sumber : DIPA BBKSDA SU, Departemen Kehutanan Pendapatan yang diperoleh total: Rp. Sumber-sumber: Persentase total biaya yang ada 1: 0 – 25% 2: 25 – 50% 3: 50 – 75% 4: 75 – 100% Dana yang tersedia sementara ini pada pos perlindungan dan pengamanan kawasan DIPA BBKSDA Sumatera Utara Bagian Anggaran 29 Tahun Anggaran 2009 adalah sebesar Rp. 4 Kemungkinan keberhasilan penggalangan dana 1 = Kecil kemungkinan untuk menggalang dana yang diperlukan; 4 = Kemungkinan penggalangan dana hampir merupakan kepastian Dana yang sudah dikomitmenkan oleh komandan SPORC BMT untuk SMDS sementara ini adalah pelaksanaan patroli atau operasi sebanyak 10 kali (bulan). 4 Pengaturan waktu penggalangan dana Pendanaan harus tersedia secara relatif dengan cepat seperti yang ditunjukkan oleh janji-janji para dermawan dan pemerintah. Kesesuaian Waktu Pendanaan 1 = Jadwal pendanaan tidak sejalan dengan jadwal proyek; 4 = Jadwal pendanaan sejalan dengan jadwal proyek Pendanaan operasional SPORC sejalan dengan jadwal Pride sementara ini; sumber daya-sumber daya akan didapatkan secepatnya, sementara beberapa tahap kegiatan sudah dipastikan dalam tahun ini dapat berjalan. Untuk penganggaran kegiatan di tahun depan akan diupayakan dalam pengusulan anggaran yang telah dimulai pada tahun ini. 4 Pendanaan yang berkesinam – bungan 1 = Sumber pendanaan yang tidak berkesinambungan; 4 = Sumber pendanaan yang sangat berkesinambungan Kesinambungan dana tiap bulan akan dapat dipastikan seandainya tidak ada peristiwa yang luar biasa seperti ‘mutilasi’ anggaran untuk kebutuhan penanganan bencana alam nasional seperti yang terjadi pada tahun anggaran 2008 di semua departemen pemerintahan atau ketidakseimbangan anggaran negara akibat hal khusus, misalnya pelonjakan harga minyak dunia dan lain-lain. 4 Nilai Rata-rata 4 Laba (keru- gian) Perbedaan antara Pendapatan/ Biaya-biaya Tidak Relevan Detil BRAVO SMDS Ekonomi (2 dari 2)

5 Confidential Copyright © 2008 Monitor Company Group, L.P. — Confidential — XXXCAS-COD-Prez-Date-CTL 5 Kriteria Penjelasan Nilai Teknologi Kemampuan untuk diperoleh & Ketersediaan 1 = Teknologi dan/atau pendampingan yang diperlukan tidak tersedia; 4 = Teknologi dapat diperoleh dan pendampingan oleh pihak ke-tiga tersedia, jika diperlukan Teknik penegakan hukum kehutanan yang diperlukan sudah melekat pada organisasi SPORC dan para personilnya. 4 Pendampingan teknologi 1 = Pendampingan teknologi diperlukan, tetapi tidak tersedia; 4 = Pendampingan teknologi penting dan tersedia Pendampingan yang dibutuhkan adalah dari Direktorat Perlindungan dan Pengamanan Hutan (PPH), Ditjen PHKA di Jakarta untuk mengangkat permasalahan SM Dolok Surungan ke skala yang lebih tinggi (nasional) sehingga akan memudahkan penggalangan dana. 4 Tepat untuk keadaan- keadaan 1 = Teknologi yang tersedia tidak tepat untuk keadaan-keadaan yang ada; 4 = Teknologi yang bisa didapatkan sesuai dengan keadaan-keadaan yang ada SPORC merupakan unit khusus untuk penanganan kasus-kasus bidang kehutanan di lapangan. Pelatihan anggota SPORC di SECAPA Polri sudah sangat sesuai dengan standar penanganan bisang hukum kepolisian RI. Keberadaan SPORC sebagai bagian dari Departemen Kehutanan menjadikan kekhususan satuan ini untuk menangani kasus- kasus kehutanan termasuk perambahan. 4 Nilai Rata-rata 4 Detil BRAVO SMDS Teknikal (1 dari 2)

6 Confidential Copyright © 2008 Monitor Company Group, L.P. — Confidential — XXXCAS-COD-Prez-Date-CTL 6 Kriteria Penjelasan Nilai Kapasitas / Kemampuan Organisasional Dukungan Mitra Penyingkiran Hambatan 1 = Tidak ada mitra PH atau tidak bersedia mendukung proyek; 4 = Ada mitra Penyingkiran Hambatan yang bersedia mendukung Mitra-mitra Penyingkiran Hambatan,Satuan Polhut Reaksi Cepat (SPORC) Brigade Macan Tutul dan Balai Besar KSDA Sumatera Utara mendukung proyek tersebut. Keterlibatan SPORC tergantung pada pendanaan, tetapi DIPA Balai Besar KSDA Sumatera Utara tahun 2009 telah menyetujui untuk menampung biaya-biaya patroli dan operasi bulanan yang dibutuhkan. Sementara itu komitmen untuk melaksanakan kegiatan SPORC sesuai dana yang disediakan di SMDS telah didapatkan dari Komandan SPORC BMT. Item kegiatan lain selain patroli akan diusahakan tetap berjalan dengan pos dana ini. 4 Kemampuan Mitra Penyingkiran Hambatan untuk menggerakkan perubahan 1 = Mitra PH tidak mempunyai catatan pengalaman untuk menggerakkan perilaku; 4 = Mitra BR memiliki catatan pengalaman yang terbukti untuk menggerakkan perilaku SPORC BMT adalah kelompok spesialis yang berkompeten dan berpengalaman di bidangnya. Balai Besar KSDA Sumatera Utara sebagai pemegang anggaran adalah sebuah badan pemerintah yang berkomitmen memiliki ‘kebutuhan’ untuk penyelesaian permaslahan di kawasan SMDS. Namun demikian, dalam pemerintahan selalu ada kemungkinan pergantian unsur pimpinan di masa mendatang yang dapat menimbulkan persoalan mengenai komitmen dan prioritas kerja. Selain itu, munculnya prioritas baru yang lebih mendesak di kawasan lain lingkup BBKSDA Sumatera Utara juga menjadi peluang beralihnya prioritas. 4 Perencanaan anggaran dan pelaksanaan yang efisien biaya 1 = Mitra PH belum memperlihatkan keahlian perencanaan anggaran yang memadai dan pelaksanaan yang efisien biaya dari rencana-rencana; 4 = Mitra PH telah membuktikan kehandalan dalam perencanaan anggaran dan pelaksanaan yang efisien biaya atas rencana-rencana sebelumnya Alokasi anggaran Departemen Kehutanan untuk kegiatan ini telah terjamin untuk satu tahun ke satu tahun berikutnya, tetapi sebagai suatu badan pemerintah, adalah sulit untuk memperkirakan kapasitas-kapasitas anggaran di masa mendatang. 4 Nilai Rata-rata 4 Mitra Lainnya Mitra kritikal lainnya 1 = Tidak ada mitra lainnya atau tidak akan memberikan dampak 4 = Terdapat mitra lainnya dan dapat mendampingi Selain SPORC BMT mitra lain yang diharapkan dapat mendukung proses penegakan hukum di SM Dolok Surungan atas pengusaha-pengusaha adalah Seksi Perlindungan dan Perpetaan yang berada di bawah struktur Bidang Teknis KSDA Balai Besar KSDA Sumatera Utara dan Forum Komunikasi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (FKPPNS). 3 Nilai Rata-rata 3 Detil BRAVO SMDS Teknikal (2 dari 2)

7 Confidential Copyright © 2008 Monitor Company Group, L.P. — Confidential — XXXCAS-COD-Prez-Date-CTL 7 Kriteria PenjelasanNilai Kepemimpinan Masyarakat Pemimpin dan orang yang berpengaruh di dalam masyarakat 1 = Kelangkaan pemimpin yang kuat dan orang yang berpengaruh dalam masyarakat; 4 = Pemimpin yang menonjol dengan pengaruh untuk menggerakkan perilaku Kecenderungan pandangan para pemimpin lokal adalah mengikuti pragmatisme masyarakat dalam hal menguasai lahan kawasan. Tawaran-tawaran pengelolaan bersama kawasan sesuai dengan tujuan konservasi yang dapat menunjang perekonomian masyarakat (walaupun bukan primer) dapat menjadi katalis dukungan para pemimpin. Dukungan masyarakat akan sangat mudah diperoleh bila dukungan para pemimpin dapat diyakinkan. 4 Kemauan kepemimpinan untuk menyokong 1 = Tidak bersedia mendukung proyek; 4 = Komitmen kukuh dari pimpinan untuk membantu mendorong usaha- usaha perubahan Kemauan para pemimpin untuk menyokong akan sangat tergantung dengan pandangan mereka atas bentuk tawaran pemanfaatan kawasan pasca penegakan hukum dan pemulihan kawasan. Saat ini diidentifikasi bahwa para pemimpin juga menguasai lahan yang cukup luas di dalam kawasan (perambahan skala sedang). Komunikasi sementara ini yang dilaksanakan manajer kampanye dan unsur pimpinan lembaga dengan beberapa pimpinan masyarakat menunjukkan indikasi dukungan meskipun belum penuh. Salah seorang tokoh masyarakat berpengaruh menunjukkan indikasi ‘melawan’ arah pengembalian kawasan dan cenderung memilih ‘pembagian’ kapling kawasan kepada masyarakat. 2 Nilai Rata-rata 3 Detil BRAVO SMDS Budaya/Politik (1 dari 2)

8 Confidential Copyright © 2008 Monitor Company Group, L.P. — Confidential — XXXCAS-COD-Prez-Date-CTL 8 Kriteria Penjelasan Nilai Lingkungan Politik Situasi undang- undang dan legislatif saat ini 1 = Pembatasan-pembatasan legislatif dan undang-undang akan menghambat usaha-usaha; 4 = Kerangka kerja legislatif dan undang-undang akan membantu program Tren pembangunan berkelanjutan dan upaya-upaya pemberantasan korupsi di Indonesia sangat mendukung upaya penegakan hukum di SMDS. Upaya-upaya penyelamatan kawasan konservasi dan penindakan-penindakan terhadap kasus-kasus illegal logging di seluruh Indonesia oleh Polri dan Departemen Kehutanan membentuk iklim yang sesuai untuk memulai proses yangs ama di SMDS. Diangkatnya kasus-kasus alih fungsi lahan oleh Bupati atau Gubernur seperti yang terjadi di Bintan dan Sumatera Selatan juga menjadi argumen yang bisa dipakai untuk meyakinkan dukungan dari pemerintah daerah pada saat dibutuhkan. Pemilu 2009 yang sedang bergulir memberikan efek yang harus diantisipasi terutama kemungkinan munculnya calon legislatif yang memprovokasi masyarakat untuk ‘membebaskan’ lahan SM DS sebagai ‘dagangan’ politiknya. 3 Kemampuan mendorong perubahan legislatif 1 = Tidak adanya pengetahuan mengenai lingkungan politik dan kerangka waktu advokasi yang tidak jelas; 4= Kedalaman pengetahuan politik dan kemampuan untuk mendorong perubahan-perubahan yang sesuai dalam kerangka waktu tertentu Untuk menciptakan dukungan politik dan legislasi yang memadai bagi penegakan hukum di SMDS diperlukan upaya menjadikan isu permasalahan di SMDS lebih luas pada skala Propinsi bahkan Nasional. Potensi yang mungkin bisa dipakai adalah memulai kampanye melalui media nasional pada tahapan aplikasi kampanye Pride. Selain itu, memanfaatkan dukungan masyarakat yang sudah tersedia dari masyarakat yang tidak merambah kawasan untuk menyuarakan pentingnya peyelesaian permasalahan SMDS juga sangat potensial. 3 Nilai Rata-rata 3 Nilai-nilai dan norma- norma Penilaian norma- norma 1 = Rencana tidak memperdulikan norma-norma politik dan budaya 4 = Rencana menilai dan mempertimbangkan nilai-nilai dan norma-norma yang mengatur lingkungan budaya dan politik Manajer Kampanye Pride akan menyelenggarakan survei ekstensif minggu depan untuk menilai dengan lebih baik norma-norma politik dan budaya yang ada di SMDS secara lebih mendalam terutama mengenai norma yang dianut oleh masyarakat Parmalim yang populasinya cukup besar di wilayah ini (relatif, bila dibandingkan dengan wilayah lain). Penemuan-penemuan dari survei akan memberikan masukan bagi pelaksanaan rencana, memastikan bahwa semua tindakan yang dilakukan dapat sesuai dengan konteks sosial masyarakat. 3 Kemampuan mengangkat rintangan- rintangan yang bersifat normatif 1 = Rintangan normatif terlalu berat untuk dikuasai; 4 = Rintangan-rintangan dapat dikelola dan pendekatan yang jelas untuk menanganinya diterapkan. Tidak relevan NA Nilai Rata-rata 3 Detil BRAVO SMDS Budaya/Politik (2 dari 2)

9 Confidential Copyright © 2008 Monitor Company Group, L.P. — Confidential — XXXCAS-COD-Prez-Date-CTL 9 Kriteria Penjelasan Nilai Dampak Konservasi Kemungkinan dampak konservasi 1 = Dampak konservasi tidak mungkin dicapai; 4 = Sangat mungkin dampak konservasi terealisasi Target berkurangnya lahan yang dirambah dan dikelola untuk menjadi kebun sawit akan tercapai bila para ‘pemilik’ lahan dapat dikeluarkan dari kawasan. Pelaksanaan proses hukum terhadap seluruh pengusaha yang merambah dalam skala besar akan ‘mengembalikan’ sekitar 1000 ha kawasan yang dijadikan kebun sawit/karet. Pengelolaan kebun yang sangat intensif didatangi pekerja kebun menyebabkan satwa-satwa seperti tapir dan harimau menyingkir. Selain itu, pengelolaan kebun yang berupa penebasan tumbuhan bawah dan pemupukan menghalangi pembentukan ekosistem yang lebih kompleks. Proses pengembalian kawasan sesuai fungsinya akan diikuti dengan langkah pemulihan ekosistem melalui rehabilitasi ekosistem/kawasan SM yang dimulai dengan pemusnahan tanaman pengganggu (sawit) sampai pada langkah penanaman kembali (reboisasi) spesies asli dan jenis-jenis lokal lainnya yang dapat bermanfaat bagi masyarakat. 3 Keberlangsung- an Dampak 1 = Tujuan dampak konservasi kelihatannya tidak akan bertahan dalam jangka panjang; 4 = Tujuan dampak seharusnya akan bertahan dalam jangka panjang Apabila tahap suksesi dapat distimulasi dengan tepat dan tidak diganggu maka proses ini akan mencapai tahap klimaks. Kemungkinan pengembalian kawasan sesuai fungsi suaka margasatwa sangat mungkin berkelanjutan setelah tahapan-tahapan pemulihan dilaksanakan. 4 Nilai Rata-rata 3.5 Detil BRAVO SMDS Dampak dan Metrik-metrik (1 dari 2)

10 Confidential Copyright © 2008 Monitor Company Group, L.P. — Confidential — XXXCAS-COD-Prez-Date-CTL 10 Kriteria Penjelasan Nilai Titik-titik Ungkit Titik Ungkit Pertama Titik ungkit pertama adalah komitmen penuh dan kesamaan visi dari Komandan SPORC BMT, pemangku kawasan (Seksi Konservasi Wilayah III dan Bidang KSDA Wilayah II), dan Bidang Teknis KSDA untuk melaksanakan dan mendukung penuh proses penegakan hukum ini. Diperlukannya dukungan pemangku kawasan dan bidang teknis karena strategi yang untuk setiap tahapan proses harus berjalan dan bergulir kontinyu untuk mencapai hasil maksimal (guliran strategi dalam pohon keputusan). 4 Titik Ungkit Ke- dua Titik ungkit yang kedua adalah pelaksanaan tahapan penegakan hukum yang berkelanjutan sesuai dengan alur strategi dalam pohon keputusan. Missing link penerapan strategi dapat menyebabkan hasil penegakan hukum dan efeknya bagi kampanye tidak maksimal. 3 Titik Ungkit Ke- tiga Titik ungkit ketiga akan memastikan lahan yang ditinggalkan oleh perambah sebagai hasil penegakan hukum ataupun sebagai hasil efeknya pada masyarakat (ingat bahwa penegakan hukum yang utama adalah kepada para pengusaha) dipulihkan kembali sesuai fungsinya sebagai suaka margasatwa. 3 Nilai Rata-rata 3.33 Metrik- metrik Keluaran- keluaran yg dapat diukur 1 = Program tidak memiliki metrik-metrik yang jelas atau sulit diukur; 4 = Program telah membuat metrik-metrik yang jelas dan dapat diukur Pengukuran dampak konservasi diukur melalui jumlah masyarkat yang meninggalkan lahan rambahan dan memilih mengikuti pendampingan intensifikasi lahan atau program ekonomi alternatif pasca proses penegakan hukum. Bagaimana indikator dengan kemungkinan pembukaan baru? Jumlah masyarakat yang menolak dan diproses secara hukum tidak dapat dimasukkan menjadi ukuran keberhasilan. Dampak konservasi lanjutan dapat diupayakan melalui rehabilitasi lahan rambahan melalui program reboisasi spesies-spesies asli. 4 Nilai Rata-rata 4 Detil BRAVO SMDS Dampak dan Metrik-metrik (2 dari 2)

11 Confidential Copyright © 2008 Monitor Company Group, L.P. — Confidential — XXXCAS-COD-Prez-Date-CTL 11 KategoriSub kategoriNilai Rata-rata Nilai Kategori Kelayakan Ekonomi Biaya 4 4 Pendapatan 4 Pengganti Penghasilan N/A Teknikal Teknologi Kapasitas / Kemampuan Organisasional 4 Mitra Lainnya 3 Budaya / Politik Kepemimpinan Masyarakat 3 3 Lingkungan Politikal 3 Norma Budaya 3 Nilai Kelayakan 3.55 Dampak Dampak dan Metrik-metrik Dampak Konservasi Titik Ungkit 3.33 Metrik-metrik 4 Nilai Dampak 3.61 Barrier Removal Assessment and Viability Overview (BRAVO) Nilai Gabungan

12 Confidential Copyright © 2008 Monitor Company Group, L.P. — Confidential — XXXCAS-COD-Prez-Date-CTL 12 Detil BRAVO SMDS Faktor-faktor resiko Faktor-faktor ResikoKonsekuensiStrategi-strategi Mitigasi Muncul prioritas yang jauh lebih penting dan luar biasa untuk penegakan hukum di kawasan lain di lingkup BBKSDA Sumatera Utara. Konsentrasi kekuatan SPORC akan beralih pada kawasan lain tersebut dan penanganan di SMDS menjadi tidak maksimal. Memastikan dukungan yang lebih permanen dengan meyakinkan bahwa peluang penyelesaian permasalahan di SMDS lebih besar sehingga menjadi prioritas tersendiri. Muncul provokasi masyarakat untuk melawan proses penyelesaian masalah, Akan terbentuk penolakan kolektif atas semua upaya penyelesaian masalah dan akan menimbulkan resiko kondisi chaos Menjalin komunikasi intensif dengan tokoh- tokoh masyarkat yang relatif mudah didekati dan memanfaatkan keadaan faksi-faksi dalam masyarakat. Sejak awal sudah menawarkan solusi pengelolaan bersama kawasan atau kemungkinan akses sumberdaya non kayu masyarakat ke dalam kawasan. Pencairan anggaran terhambat oleh sebab mutilasi anggaran atau revisi anggaran Proses penyelesaian masalah tidak runut, bahkan bisa terhenti, sehingga metrik tidak dapat terpenuhi Dapatkan sumber pendanaan lain pada skala minimal operasional penegakan hukum. Mengupayakan kembali proses penegakan hukum melalui kepolisian walaupun disadari tidak akan maksimal.

13 Confidential Copyright © 2008 Monitor Company Group, L.P. — Confidential — XXXCAS-COD-Prez-Date-CTL 13 Detil BRAVO SMDS Para Penulis dan Persetujuan-persetujuan Bobby NopandryBalai Besar KSDA Sumatera Utara (Staf Bidang KSDA Wilayah II) Manajer Kampanye Amenson Girsang, SPSPORC Brigade Macan Tutul, Komandan Approved by: Bobby N


Download ppt "Sebuah alat untuk menilai kelayakan dan potensi dampak rencana-rencana proyek Barrier Removal Pride Campaign BRAVO: Barrier Removal Assessment and Viability."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google