Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kekuatan Fokus!!! Quality Control 7 Tools QC 7 Tools yang digunakan pada pengendalian mutu adalah cara tepat guna (efisien) untuk merumuskan data-

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kekuatan Fokus!!! Quality Control 7 Tools QC 7 Tools yang digunakan pada pengendalian mutu adalah cara tepat guna (efisien) untuk merumuskan data-"— Transcript presentasi:

1

2 Kekuatan Fokus!!!

3

4

5 Quality Control 7 Tools QC 7 Tools yang digunakan pada pengendalian mutu adalah cara tepat guna (efisien) untuk merumuskan data- data, yaitu : 1.Check Sheet 2.Cause & Effect Diagram 3.Pareto Chart, 4.Histogram, 5.Graph, 6.Scatter Diagram 7. Stratification. LGEDI DFG Quality Innovation 01/68 QC 7 Tools

6 SEVEN TOOLSFUNGSI KEGUNAANNYA 1. CHECK SHEET 2. PARETO DIAGRAM 3. CAUSE-EFFECT DIAGRAM 4. STRATIFICATION 5. SCATTER DIAGRAM 6. HISTOGRAM 7. CONTROL CHART Mempermudah pengumpulan data Menunjukan urutan persoalan utama Menemukan factor-faktor yang mempengaruhi karekteristik mutu Menunjukan dengan terperinci factor- faktor dan karakteristik mutu Menentukan korelasi antara factor- faktor yang akan mempengaruhi karakteristik mutu Menggambarkan distribusi/ penyebaran data Menujukan batas maximum dan batas minimum daerah pengendalian

7 1. Check Sheet (Lembar Pemeriksaan) Tabel dibuat sebelumnya sesuai jenis item penting untuk mempermudah mencatat, mengumpulkan, atau memperjelas pemeriksaan data-data. 1) Jenis Check Sheet (Lembar pemeriksaan)  Check Sheet untuk Mencatat ; Memberi tanda data dengan lambang secara sederhana dan merumuskannya untuk mudah memahami Check Sheet LGEDI DFG Quality Innovation 03/68 QC 7 Tools

8 Mask Fill Check Sheet LGEDI DFG Quality Innovation 04/68 QC 7 Tools

9  Check Sheet untuk Pemeriksaan Check Sheet digunakan ketika menentukan pemeriksaan dan meyakinkan hasil pemeriksaan sebelumnya serta memeriksanya satu persatu untuk mencegah kecelakaan atau kesalahan ketika bekerja. Catatan : Nama mesin Bagian Nomor asset NONO Pemeriksa Pokok pemeriksaan Standar keputusan Papan pengawas Nilai arus listrik Periksa dengan mata  Keterangan :  Baik,  Cukup, X Tidak Baik Petugas Kepala Unit Apakah mur tidak lepas? Apakah lampu menyala? Apakah bel berbunyi?             Check Sheet untuk pemeriksaan benkel mobil AAA Per- setujuan Kepala SeksiKepala Tim IAZ Cara pemeriksaan Tentukan data yang berlaku dan bagian pentingnya (item). Tentukan dengan tepat yang harus dicatat pada lembar pemeriksaan. Pilih tanda lambang. Jelaskan sumber data. ; disusun menurut bagian mesin, proses, orang dll. LGEDI DFG Quality Innovation 05/68 QC 7 Tools

10 2) Tujuan penggunaan Check Sheet Pokok pemeriksaan diperlukan agar tidak terjadi masalah dan untuk pengaturan sehari-hari Pemeriksaan untuk meneliti dan menjelaskan gejala ketika terjadi masalah. Pemeriksaan untuk melapor, untuk memahami situasi seluruhnya, serta untuk melihat perubahan secara jangka panjang LGEDI DFG Quality Innovation 06/68 QC 7 Tools

11 MetodeManusia Material Mesin Mutu Cause & Effect Diagram (Diagram Sebab & Akibat) ( gambar tulang ikan ) Gambar yang memperlihatkan sekilas tentang hubungan antara suatu hasil dengan banyak penyebab yang mempengaruhi hasil tersebut. Sebab Akibat 2. Cause & Effect Diagram (Diagram Sebab & Akibat) LGEDI DFG Quality Innovation 07/68 QC 7 Tools

12 Metode Manusia Material Mesin Karakteristik Mutu  Buatlah cabang besar dan tuliskan nama kelompok faktor di dalam. ; Pilihlah kelompok faktor yang mewakili dan berpengaruh pada karakteristik. Biasanya menggunakan 4M, tetapi selain itu Measurement (pengukuran) atau Environment (lingkungan) juga dapat digunakan.  Buatlah cabang-cabang kecil dan lalu tulislah faktor yang lebih kecil untuk setiap kelompok faktor. Cabang kecil Cabang sedang Metode Manusia Material Mesin Karakteristik Mutu LGEDI DFG Quality Innovation 09/68 QC 7 Tools

13  Periksalah apakah ada faktor yang dihilangkan. ; Tambahkan keterangan fakta yang dihilangkan. Periksalah hubungan antara faktor-faktor di cabang besar, cabang sedang, dan cabang kecil, apakah diantara semua faktor telah tergambar dengan jelas.  Pilihlah faktor yang berpengaruh besar pada karakterisik mutu secara langsung, kemudian berikan tanda khusus.  Tuliskan keterangan penting yang diperlukan. ; Judul Cause & Effect Diagram, nama bagian/ obyek proses, tanggal pembuatan, pembuat dan keterangan penting lainnya. LGEDI DFG Quality Innovation 10/68 QC 7 Tools

14  Kumpulkan faktor-faktor dari pendapat orang banyak. 2) Petunjuk pembuatan Cause & Effect Diagram ; Gunakan cara “Brain Storming”  Selalu menambah atau memperbaikinya.  Tingkat kerusakan karakteristik ditentukan dalam nilai angka.  Gambarkan Cause & Effect Diagram untuk setiap karakteristik.  Ambil faktor yang penting, kemudian buatlah Cause & Effect Diagram dan selidiki kembali faktor tersebut. Metode Manusia MaterialMesin Karakteristik Mutu Metode Manusia Material Mesin Karakteristik Mutu LGEDI DFG Quality Innovation 11/68 QC 7 Tools

15  Pikirkan faktor penyebabnya dengan mengetahui kenyataan di lapangan dan kondisi barang sebenarnya.  Gunakan pertanyaan “WHY” 5 kali ketika mencari penyebabnya.  Untuk perbaikan 3) Penggunaan Cause & Effect Diagram  Untuk pengendalian proses  Untuk membuat standar kerja  Untuk pengendalian mutu dan pendidikan LGEDI DFG Quality Innovation 12/68 QC 7 Tools

16 Mesin Adjust SET Kalibrasi SET Adjustment Man Adjustment Kalibrasi Material CRT DY Adjust Purity Adjust Dyc Calibration Man Kalibrasi Purity Kalibrasi Dyc Kalibrasi unskill Salah putusan YPB value Adjust unskill unbalance di jam 3.9 Bentuk sudut sb. Koordinat Adjust unskill Karyawan kontrak Kesadaran mutu rendah Umur tua Program Makai P/G banyak adjust PU sukar depan, belakang moving Camera Alat bidik F/F `CON Preheat area kecil Pallet gantung saat insert Wedge sukar Signal Screen membesar dipakai change V/R Banyak gerak saat ganti model Focus adjust deviasi besar Set height Low Terang Screen Pallet Heater Voltage Pin Box switch Socket switch CPM OCVCCV Landing Distribusi tiap DY besar PU tole- rance Distribusi proses Sudut sealing pembuatan di dalam pabrik Zemi Distribusi tiap supplier Distribusi tiap model Pekerja bersiapan CPM Posisi pasang Kalibrasi DYC Kalibrasi PU Cara kalibrasi/ bonding Helper Using Bar Posisi Microscope Cara pasang Rubber banyaknya tempelan magnet Rubber Unsur kurang Driver listrik bergetar Wedge Lama waktu pasang Cara pasang insert Jumlah berbeda (Silicon) Posisi Microscope beda Beda suhu surface Adjust Stc pre heat `Con time Distribusi pekerja besar Cara ambil DY berbeda. Kalibrasi unskill Distribusi tiap supplier Arah pembagian di proses adjustment untuk peningkatan Mutu tidak bisa cari sign slot Screen kurang terang Distribusi tiap model Manusia Metode LGEDI DFG Quality Innovation 13/68 QC 7 Tools

17 Empat Prinsip Dasar Brain Storming Empat Prinsip Dasar Brain Storming  Tidak mencela pendapat orang lain.  Buatlah suasana yang bebas berbicara.  Banyak pendapat lebih baik (kuantitas daripada kualitas).  Mengambil keuntungan dari ide orang lain. LGEDI DFG Quality Innovation 14/68 QC 7 Tools

18 Data-data dibagi dan disusun menurut bagiannya dan diurut sesuai besarannya. Grafik ini memperlihatkan biasanya di bagian mana ada masalah dan tingkat kenaikan pengaruhnya. Data-data dibagi dan disusun menurut bagiannya dan diurut sesuai besarannya. Grafik ini memperlihatkan biasanya di bagian mana ada masalah dan tingkat kenaikan pengaruhnya. 3. Pareto Chart 3. Pareto Chart (Peta Pareto) 1) Membuat Pareto Chart  Menentukan bagian (item) dalam pengumpulan data. - pembagian akibat ; sesuai item kerusakan, line, pabrik - pembagian penyebab ; sesuai material, mesin, pekerja, cara kerja.  Menentukan periode waktu terlebih dahulu, lalu mengumpulkan data.  Hitung nilai sesuai bagian (item) data. LGEDI DFG Quality Innovation 16/68 QC 7 Tools

19 Nilai akumulasi, persentase, persentase akumulasi Keterangan : Item kerusakan disusun menurut banyaknya, dan item lain-lain ditempatkan paling bawah. A B C Lain-lain Total D E % 100 % 50 % 70 % 84 % 88 % 100 % 50 % 20 % 8 % 12 % 6 % 4 % Item Kerusakan Jumlah Data Persentase Jumlah Akumulasi Persentase Akumulasi LGEDI DFG Quality Innovation 17/68 QC 7 Tools

20  Menggambar grafik. a) Menggaris secara horizontal dan vertikal, berikan tanda sesuai nilainya di sumbu vertikal. b) Gambarkan grafik batang sesuai urutan besaran data, tanpa spasi. Nilai data Persentase Akumulasi (%) ABCDELain-lain 100 LGEDI DFG Quality Innovation 18/68 QC 7 Tools

21 Nilai data Persentase Akumulasi (%) ABCDELain-lain 50  Menggambar grafik kurva garis yang memperlihatkan akumulasi data.  Berikan tanda pada rasio akumulasi.  Tuliskan waktu, pembuat, dan tujuan pengumpulan data. LGEDI DFG Quality Innovation 19/68 QC 7 Tools

22 2) Cara membuat dan menggunakannya  Memberikan tanda pada sumbu vertikal, bila memungkinkan dengan jumlah uang.  Memberi tanda jenis item yang memiliki jumlah data kecil dan dikumpulkan menjadi satu serta diperlihatkan dengan grafik batang yang ditempatkan paling kanan.  Memberi penjelasan dimana terjadi masalah setelah melihat seluruhnya.  Tidak hanya untuk menyimpulkan hasil, tetapi juga untuk menganalisa penyebabnya.  Untuk memperlihatkan jumlah kerusakan produk secara mudah, dan untuk menjelaskan dimana terjadi masalah (bandingkan Pareto Chart yang sebelumnya dengan sesudah melakukan perbaikan)  Banyaknya jenis item pada sumbu horizontal cukup 5~6 item.  Mengklasifikasikan kembali jenis item yang berjumlah banyak dan menganalisanya lagi dengan Pareto Chart yang ke dua. LGEDI DFG Quality Innovation 20/68 QC 7 Tools

23 4. Histogram Grafik bentuk batang yang memperlihatkan data yang didapat dari suatu kondisi dan dibagi atas beberapa bagian, serta dibuat sesuai nilai data yang ada dalam bagiannya. 45,45 ~ 45,95 45,95 ~ 46,45 46,45 ~ 46,95 46,95 ~ 47,45 47,45 ~ 47,95 47,95 ~ 48,45 48,45 ~ 48,95 Tabel Frekuensi 10 5 Boundary (batas kelas) Frequency (tanda frekuensi) frekuensi 45,7 46,7 47,7 48,7 LGEDI DFG Quality Innovation 23/68 QC 7 Tools

24 Kita selalu mencoba membuat produk yang bermutu baik, tetapi dalam keadaan sebenarnya terjadi penyimpangan di dalam produksi, meskipun kita membuat dengan proses, peralatan, standar kerja, dan bahan yang sama. Karakteristik data mutu biasanya terpusat disekitar nilai tertentu, dan perbandingan nilainya semakin berkurang jika menjauh dari pusatnya. Hal ini dikatakan sebagai distribusi atau penyimpangan dari mutu produk, dan dengan Histogram dapat memperlihatkan suatu karakteristik secara efektif dari kumpulan data tersebut. 45,7 46,7 47,7 48, Nilai Batas Bawah Lebar Kelas (Class Width) Kelas (Class) Frekuensi (Frequency) Nilai Tengah (Midpoint) Frekuensi LGEDI DFG Quality Innovation 24/68 QC 7 Tools

25 3) Cara membaca Histogram Bentuk simetris kiri-kanan Bentuk bergerigi Bentuk tidak simetrisi Frekuensi terbanyak di sekitar titik tengah,makin jauh dari tengah semakin sedikit (simetris kiri- kanan) bentuk umum pada saat proses stabil. Frekuensi berkurangsecara tidak beraturan (bentuk bergerigi ) Hal yang perlu diperiksa adalah bilangan bulat yang dikalikan satuan pengukuran ketika menentukan lebar kelas, atau apakah petugas/ pemeriksa yang bermasalah dalam cara membaca skala alat ukur Distribusi rata-rata miring ke kiri atau kekanan. Frekuensinya tinggi di satu sisi, rendah di sisi lain. (tidak simetris kiri- kanan) Secara teoritis ataupun dengan nilai spesifikasi, tidak mungkin melewati batas bawah spesifikasi. Contoh; -kemurnian suatu barang mendekati 0%. -Jumlah kerusakan/cacat produk mendekati “0”. Penyimpangan dapat dibagi dalam beberapa bagian sesuai klasifikasinya. Bentuk Histogram Keterangan Bentuk Hal Pemeriksaan catatan LGEDI DFG Quality Innovation 29/68 QC 7 Tools

26 Bentuk Histogram Keterangan Bentuk Hal Pemeriksaan catatan Bentuk ujung terpotong Distribusi rata-rata sangat miring ke kiri atau ke kanan (tidak simetris kiri- kanan) Periksalah bila semua produk berada di luar spesifikasinya atau kesalahan pengukuran /pemeriksaan. Dalam kasus seleksi seluruhnya,sangat perlu meningkatkan kemampuan prosesnya (Cp) atau standarnya diperiksa kembali. Frekuensi yangtermasuk dalam tiap kelas tidak banyak berubah/ berbeda Muncul bila beberapa distribusi dengan spesifikasi yang erbeda tercampur. Membuat lagi Histogram sesuai Klasifikasinya; sesuai mesin, material. Frekuensi rendahberada di tengah, ada ketinggian di kiri dan kanan. Muncul bila dua jenis distribusi dengan spesifikasi yang berbeda tercampur; antara dua mesin, dua jenis material, dan lain-lain. Membuat lagi Histogram sesuai klasifikasinya; perbedaan diantara dua distribusi menjadi jelas. Bentuk Berpuncak Rata Bentuk Berpuncak Dua Ada frekuensi yang terpisah di ujung akhir Histogram yang mana simetris kiri dan kanan. Muncul bila sedikit data tercampur ke dalam distribusi yang berbeda. Telitilah tercampur atau tidak datanya oleh proses yang berbeda; telitilah penyebabnya. Bentuk Puncak Terpisah LGEDI DFG Quality Innovation 30/68 QC 7 Tools

27 Batas produk cukup di dalam spesifikasi, dan nilai rata-rata berada di tengah distribusi. Walaupun batas produk sudah berada dalam spesifikasi, tetapi nilai rata- ratanya terlalu dekat dengan spesifikasi batas atas. Dengan perubahan sedikit pada proses, ada kemungkinan hasil produksi dapat berada di luar spesifikasi. Batas produk sama dengan spesifikasi. Kerusakan produk mungkin saja terjadi walaupun hanya ada sedikit perubahan pada proses. Perlu menurunkan nilai rata-rata produk.  Bila Histogram sesuai dengan spesifikasi Tipe ideal Batas produk spesifikasi Lebar penyimpangan distribusi harus dikurangi. Bentuk Histogram Keterangan Bentuk Hal Pemeriksaan catatan Tidak ada Ruang di salah satu sisi Batas produk spesifikasi Batas produk spesifikasi Tidak ada Ruang di kedua sisi Tipe ideal. 4) Membandingkan Histogram dengan spesifikasi Jangkauan spesifikasi terlalu lebar daripada batas produknya Karena terlalu besar Jarak batas, maka perlu mengganti spesifikasi atau menghilangkan beberapa bagian proses untuk memperlebar batas produk Batas produk spesifikasi Terlalu banyak ruang di kedua sisi LGEDI DFG Quality Innovation 31/68 QC 7 Tools

28 Nilai rata-rata produk terlalu banyak keluar dari spesifikasinya. Nilai rata-rata harus dibawa/ digeser ke nilai tengah spesifikasi. Penyimpangan proses terlalu besar. Memperbaiki proses. Keluar ke arah batas bawah spesifikasi. Perlu menaikkan nilai rata-rata atau penyimpangan distribusi diperkecil. Periksalah seluruhnya untuk tindakan sementara.  Bila Histogram tidak sesuai dengan spesifikasi. Bentuk Histogram Keterangan Bentuk Hal Pemeriksaan catatan Pergeseran nilai rata-rata spesifikasi Batas produk Penyimpangan besar Batas produk spesifikasi Bergeser terhadap spesifikasi batas bawah Batas produk spesifikasi LGEDI DFG Quality Innovation 32/68 QC 7 Tools

29 Bentuk Histogram Keterangan Bentuk Hal Pemeriksaan catatan Kemampuan proses sangat rendah bila dibandingkan spesifikasinya. Bila spesifikasi atau prosesnya tidak berubah, lakukan pemilihan seluruhnya atau klasifikasikan. Keluar ke arah batas atas spesifikasi ; jumlah ketidakmurnian dibawah 10% Perlu menurunkan nilai rata-rata. Pengeseran nilai rata-rata dan penyimpangannya besar Batas produk spesifikasi Bergeser terhadap spesifikasi batas atas spesifikasi Batas produk LGEDI DFG Quality Innovation 33/68 QC 7 Tools

30 6) Penggunaan Histogram  Memeriksa ketidaknormalan proses dengan memperlihatkan bentuk distribusi penyimpangan).  Memeriksa apakah ada yang di luar spesifikasi.  Memeriksa penyebab penyimpangan atau kemiringan.  Memeriksa pengaruh sebelum dan sesudah perbaikan. LGEDI DFG Quality Innovation 40/68 QC 7 Tools

31 5. Graph (Grafik) Data disusun dan dibuat grafik agar terlihat dengan mudah perubahan dan besarannya sesuai bagiannya. 1) Tujuan penggunaan Graph  Sebagai dasar keputusan sesuai kenyataan yang sebenarnya.  Pengaruh visual : Lebih mudah dengan diagram daripada dengan angka.  Mudah membandingkan diantara data-data.  Mudah mengetahui / memahami data seluruhnya.  Siapa yang melihat Graph lebih tertarik.  Mudah mengerti dan menarik kesimpulan dengan melihat.  Mudah membuatnya.  Hal ini merupakan persamaan bahasa internasional. LGEDI DFG Quality Innovation 42/68 QC 7 Tools

32 2) Klasifikasi Graph sesuai cara penyampaiannya.  Graph batang ; Graph yang membandingkan besarnya kuantitas dengan panjang batang yang disusun dengan lebar tertentu. Jumlah penjualan pabrik A pabrik B pabrik C pabrik D Graph batang vertikal Graph batang horizontal Line A Line B Line C Line D Rata-rata Jumlah produk  Graph kurva garis ; Graph yang membandingkan perubahan data yang bergerak terhadap waktu dengan kurva garis. Mudah melihat perubahan sesuai waktunya. persentase kerusakan Bulan Mesin A Mesin B LGEDI DFG Quality Innovation 43/68 QC 7 Tools

33  Graph lingkaran ; Menggambarkan semuanya dengan lingkaran, dan memberi tanda daerah bagian potongan (Pie) sesuai jumlah yang diwakilkan oleh tiap bagian. catatan: Pada awalnya, membuat garis secara vertikal dari pusat lingkaran, kemudian disusun menurut arah jarum jam dimulai dari bagian yang paling besar. Tetapi, bila ada bagian “lain-lain”, harus ditempatkan paling akhir. A 42.5 % B 25.0 % C 15.9 % D 7.3 % Lain-lain 9.3 % LGEDI DFG Quality Innovation 44/68 QC 7 Tools

34  Graph pita ; Graph yang dibuat untuk membantu membandingkan tiap bagian dengan menggu- nakan daerah empat persegi panjang yang dibagi sesuai perbandingan besarnya.  Graph gambar ; Graph yang mengungkapkan jumlah angka sesuai nilai gambarnya (panjangnya, jumlahnya, daerahnya), dengan menggunakan gambar yang serupa dengan barang sesungguhnya. 1Q1Q2Q2Q3Q3Q 4Q4Q 1000 Unit 1400 Unit 2700 Unit 7000 Unit Jumlah penjualan pada waktu tertentu di perusahaan mobil A Umur 0~14 Umur 15~60 Umur 61~ 25,7 22,7 17,1 13,4 68,0 67,5 69,3 64,5 6,3 9,8 13,6 17,1 LGEDI DFG Quality Innovation 45/68 QC 7 Tools

35 ( Contoh penggunaan Graph ) AB C AB C AB C AB C B Model Date ren has ren has ren has ren has LG029 LH031 BR032 BT035 Remark A B C D E F G H A B B C D D C Total B A C LGEDI DFG Quality Innovation 46/68 QC 7 Tools

36 6. Scatter Diagram (Gambar Penyebar) Hubungan timbal-balik data-data yang memiliki dua sifat yang ditunjukkan dengan penggambaran titik-titik terhadap sumbu X &Y. 1) Tujuan penggunaan  Memeriksa apakah dua jenis data saling berhubungan.  Bila ada hubungannya, periksalah bagaimana mengatur faktor tertentu untuk memasukkan suatu nilai karakteristik ke dalam daerah spesifikasinya. LGEDI DFG Quality Innovation 48/68 QC 7 Tools

37 4) Cara memahami Scatter Diagram Hubungan positif ( + ) lemah Hubungan negatif ( - ) lemah Hubungan positif ( + ) kuat Hubungan negatif ( - ) kuat Tidak berhubungan lurus LGEDI DFG Quality Innovation 50/68 QC 7 Tools

38 1) Mutu dan penyimpangan Walaupun telah menentukan tujuan mutu di dalam proses dan menstandarisasikan proses pembuatan, pasti masih dapat terjadi penyimpangan pada mutu produk jadi. 2) Pembagian penyimpangan  Penyebab yang normal; penyebab yang terjadi pada proses pembuatan yang tidak dapat dihindari oleh karena adanya perubahan alamiah atau sesuatu hal yang biasa terjadi.  Penyebab yang tidak normal; penyebab yang tidak alamiah, atau penyebab yang dapat dihindari. 7. Control Chart (Grafik Kendali) Menjelaskan tentang kondisi data proses dan mendapatkan informasi yang diperlukan. Grafik ini dibuat untuk mengendalikan proses secara tepat guna (efisien) sesuai data-data yang ada. Menjelaskan tentang kondisi data proses dan mendapatkan informasi yang diperlukan. Grafik ini dibuat untuk mengendalikan proses secara tepat guna (efisien) sesuai data-data yang ada. 3) Struktur Control Chart UCL (Batas Atas Kendali) LCL (Batas Bawah Kendali) CL ( Garis Tengah) LGEDI DFG Quality Innovation 53/68 QC 7 Tools

39 Jangkauan Sampel R=4,29 UCL=9,06 LCL=0 Diluar Kendali 55,28 4,286 X = R = X R CL ==55,28 UCL ==57,76 LCL ==52,80 CL ==4,29 UCL ==9,06 LCL ==0,00 55,28 + ( 0,577 x 4,286 ) 55,28 - ( 0,577 x 4,286 ) 2,115 x 4,29 0 x 4,29 X R 2010 Sub grup 0 58,5 57,5 56,5 55,5 54,5 53,5 52,5 Rata-rata Sampel X=55,28 UCL=57,76 LCL=52,80 Control Chart X-R Diluar Kendali LGEDI DFG Quality Innovation 59/69 QC 7 Tools

40 ,00 0,05 0,10 0,15 No. Kelompok Perbandingan/Rasio Control Chart P untuk Cacat Blemish CRT P = 0, ,0 UCL = 0, ,0 LCL = 0,000 Diluar Kendali P = 59 / 1424 = 0,0414 Contoh untuk No.1 : UCL = 0,  0,0414 (1- 0,0414)/ 98 = 0,102 LCL = 0,  0,0414 (1- 0,0414)/ 98 = -0,019 karena nilai kurang dari “0”, maka LCL = 0 LGEDI DFG Quality Innovation 62/69 QC 7 Tools

41 Control Chart X- R LCL=7,35 UCL=7,81 X=7,58 7,20 7,40 7,60 7,80 8,00 R=0,39 = UCL=0,82 0,50 1,00 UCL=0,69 R=0,33 X=7,70 = UCL=7,89 LCL=7,51 Spec: 7,50± 0,50 0,00 Untuk analisa proses Untuk mengendalikan proses X Chart R Chart Harus menghilangkan penyebab yang tidak normal Harus menghilangkan penyebab yang tidak normal X=7,70 = UCL=7,85 LCL=7,55 UCL=0,55 R=0,26 Sub Group LGEDI DFG Quality Innovation 64/69 QC 7 Tools

42 4. Pengaruh yang diharapkan dari penggunaan QC Tools 1) Pengaruh tidak langsung  Menganalisa dan memeriksa berdasarkan pada pemahaman kondisi sekarang secara sistematis dan komprehensif (luas), tidak berdasarkan pada perasaan atau pengalaman.  Keputusan secara obyektif berdasarkan pada cara perhitungan statistik.  Keputusan yang benar berdasarkan data yang jelas.  Dapat diketahui masalah/kerusakan yang sehari-hari tidak terlihat, oleh karena itu semua masalah dapat terkumpul tanpa ada pengecualian.  Masalah dapat diketahui sebelum menjadi bertambah buruk.  Keteraturan dapat dicari dari ketidakteraturan.  Seluruh masalah dapat diselesaikan, bukan hanya masalah individu.  Seluruh proses dapat diperiksa dalam waktu yang singkat.  Semua masalah dapat mudah diselesaikan dengan nilai dan grafik.  Lebih mudah dimengerti tentang hasilnya(secara ilmiah dan statistik). Mudah mempersatukan pendapat, penjelasan sederhana dari situasi, dan laporan singkat di lapangan oleh karena data yang obyektif. Dapat meningkatkan minat dan rasa tanggung jawab terhadap mutu karena situasinya dapat terlihat dengan sekilas/ cepat (grafik, dll). Dapat memahami proses kerja dengan penggunaan statistik secara sederhana. Peningkatan manajemen dengan memahami konsep distribusi data LGEDI DFG Quality Innovation 03/04 QC 7 Tools

43 2) Pengaruh langsung  Mutu menjadi stabil dan ditingkatkan.  Mengurangi kerusakan dan meningkatkan hasil produk.  Mengurangi keluhan pelanggan.  Menurunkan harga.  Menurunkan biaya produksi.  Meningkatkan jumlah produksi.  Tidak perlu menghilangkan proses kerja dan dapat mengurangi kesalahan kerja.  Kepercayaan pada produk dan efisiensi kerja meningkat.  Mengurangi biaya untuk pemeriksaan dan pengujian.  Tidak ada kesalahan data dalam proses dan kantor. Peralatan proses, jigs, dan alat ukur dapat diperbaiki, ditingkatkan, dan dikembangkan secara rasional. 11 LGEDI DFG Quality Innovation 04/04 QC 7 Tools


Download ppt "Kekuatan Fokus!!! Quality Control 7 Tools QC 7 Tools yang digunakan pada pengendalian mutu adalah cara tepat guna (efisien) untuk merumuskan data-"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google