Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pemahaman dasar Geografi Ekonomi

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pemahaman dasar Geografi Ekonomi"— Transcript presentasi:

1 Dinamika Perubahan Ekonomi Dunia dilihat dari Perspektif Geografi Transportasi
Pemahaman dasar Geografi Ekonomi Perkembangan kehidupan - geodemografis Perkembangan sektor ekonomi dan sistem geo-ekonomi Peran Transportasi dalam Perkembangan Ekonomi Regional Perkembangan desa – kota/ regional Perubahan masa depan

2 Apa itu Ekonomi? Sebuah sistem sosial yang mengorganisir dan membuat regulasi terhadap pemanfaatan tanah/lahan, ketenagakerjaan, dn sumber-sumber daya untuk proses produksi sehingga dapat memperoleh kesejahteraan Sistem ekonomi menyatu-gerakan proses produksi, distribusi, dan konsumsi Ekonomi adalah fenomena sosial; yang mengatur hubungan diantara manusia dan diantara kelompok-kelompok peminat (interest groups)

3 Apa beda Makro Ekonomi dan Mikro Ekonomi?
Adalah sejumlah observasi antar ukuran agregat kegiatan. Apa yang dibutuhkan dalam satu set teori-teori yang menyatu (koheren) adalah area kajian yang mempelajari perilaku ekonomi secara keseluruhan dan tidak hanya satu spesifik perusahaan saja tetapi seluruh industri dan kegiatan ekonomi lainnya. Mengkaji fenomena ekonomi yang lebih luas seperti PDB/PDRB (GDP/GRDP), dan bagaimana keterkaitannya dengan ketenagakerjaan, pendapatan nasional, angka pertumbuhan, tingkat harga. Contohnya, makroekonomi melihat bagaimana bertambah/berkurangnya net-ekspor mempengaruhi pendapatan negara atau bagaimana PDB dapat dipengaruhi oleh angka pengangguran. adalah satu set yang koheren dari sejumlah aksioma dan kesimpulan yang terbangun oleh alasan deduktif yang solid. Apa yang dibutuhkan adalah merupakan bukti empiris. adalah satu kajian tentang pengambilan keputusan oleh seseorang atau perusahaan untuk menentukan pemanfaatan/ alokasi sumberdaya dan harga suatu barang atau jasa. Pengertian ini juga mencakup urusan perpajakan dan regulasi pemerintah terkait. Mikroekonomi fokus juga pada segala sesuatu yang mempengaruhi pembentukan tingkat harga bagi perusahaan tertentu pada satu sektor industri yang spesifik. Sebagai contoh, mikroenomi memperhatikan bagaimana sebuah perusahaan dapat memaksimalkan produksi dan kapasitasnya dengan merendahkan biaya, harga agar lebih kompetitif dalam sektor industri yang bersangkutan. Walau kedua jenis studi ini berbeda tetapi keduanya saling mempengaruhi (interdependen) dan saling mengisi (komplementer). Sebagai contoh, bertambahnya inflasi (dampak makro-ekonomi) dapat menyebabkan harga bahan baku meningkat sehingga biaya produksi perusahaan meningkat dan pada akhirnya harga barang konsumsi (publik) meningkat pula. Pada dasarnya mikro-ekonomi menggunakan pendekatan bottoms-up untuk menganalisis perilaku ekonomi, sedangkan makro-ekonomi penggunakan pendekatan top-down. Dalam kenyataannya kedua kajian merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan baik untuk mengkaji fenomena ekonomi skala makro (regional/ negara) ataupun skala ekonomi mikro (perorangan/ perusahaan) agar dapat memperoleh pemahaman yang menyeluruh serta mengelolanya secara berkelanjutan.

4 Kurva Penawaran – Permintaan dan Harga
(Ekonomi Mikro) Harga dari suatu produk (P), ditentukan oleh keseimbangan antara tingkat produksi pada harga tertentu (yaitu penawaran: S) dan tingkat keinginan dari orang-orang yang memiliki kekuatan membeli pada harga tertentu (yaitu permintaan: D). Grafik ini memperlihatkan adanya peningkatan permintaan, dari D1 ke D2, seiring dengan peningkatan harga dan kuantitas (Q) produk yang terjual.

5 Apa Bedanya Ekonomi dan Pemasaran ?
Definis Umum Perspektif Geografi Ekonomi The study of methods of allocating scarce resources in production, the distribution of the resulting output and the effects of this allocation and distribution The geography of people making a living, dealing with the spatial patterns of production, distribution and consumption of goods and services Pemasaran Now, widely held to be the most important of industrial and commercial disciplines. In theory, before development, manufacturing or organization to provide services should be undertaken, the establishment of the nature and scale of consumer demand, and the price they are prepared to pay is regarded as a prerequisite The separation of consumption and production which is the reason for marketing is essential spatial concept and marketing geography is concerned with the problems of overcoming separation, i.e. with marketing a product efficiently. Sumber: Goodall, Brian, Dictionary of Human Geography. Penguin Reference, London Bullock, Alan, The Fontana Dictionary of Modern Thought. Fontana Press, London

6 Geografi Ekonomi dan Bisnis selalu berubah...
Apalagi yang akan datang ? Hidup dari lingkungan terkonvergnsi Perdagangan regional baru Berburu dan bertani Tata dunia baru (metanasional) Export/ import globalisasi Berdagang / transaksi benda berharga (uang) Berdagang / barter Jaman imperialisme…. Imperialisme gaya baru

7 Apakah kita yakin pola ini akan terjadi lagi?
Cara berpikir LINIER harus diganti dengan HOLISTIK dan berbasis SKENARIO

8 TEORI TRANSISI DEMOGRAFI
(Waren Thompson, 1929) Berkembang Transisi Maju/ stabil

9 World’s Largest Countries in 2025
Rank Country Population 1 China 1.43 billion 2 India 1.36 billion 3 United States 346 million 4 Indonesia 272 million 5 Pakistan 252 million 6 Brazil 219 million 7 Nigeria 204 million 8 Bangladesh 181 million 9 Russia 137 million 10 Mexico 131 million 11 Japan 121 million 12 Ethiopia 118 million 13 Philippines 108 million 14 Congo, Democratic Republic of (Zaire) 106 million 15 Vietnam 104 million Rank Country Population 1 China 1.27 billion 2 India 1.03 billion 3 United States 285 million 4 Indonesia 206 million 5 Brazil 172 million 6 Pakistan 145 million 7 Russia 144 million 8 Bangladesh 134 million 9 Japan 127 million 10 Nigeria 11 Mexico 100 million 12 Germany 82 million 13 Vietnam 79 million 14 Philippines 77 million 15 Egypt 70 million

10 Table: World Population, Regional Totals, 0-1998. (000's)
1000 1500 1600 1700 1820 1870 1913 1950 1973 1998 Western Europe 24,700 25,413 57,268 73,778 81,460 132,888 187,532 261,007 305,060 358,390 388,399 Eastern Europe 4,750 6,500 13,500 16,950 18,800 36,415 52,182 79,604 87,289 110,490 121,006 Former USSR 3,900 7,100 20,700 26,550 54,765 88,672 156,192 180,050 249,748 290,866 Western Offshoots (US+) 1,170 1,960 2,800 2,300 1,750 11,230 46,133 111,401 176,094 250,945 323,420 Latin America 5,600 11,400 17,500 8,600 12,050 21,220 39,973 80,515 165,837 308,450 507,623 Japan 3,000 7,500 15,400 18,500 27,000 31,000 34,437 51,672 83,563 108,660 126,469 Asia (except Japan) 171,200 175,400 268,400 360,000 374,800 679,366 730,619 925,932 1,298,296 2,139,154 3,389,943 Africa 16,500 33,000 46,000 55,000 61,000 74,208 90,466 124,697 228,342 387,645 759,954 World 230,820 268,273 437,818 555,828 603,410 1,041,09 1,270,01 1,791,020 2,524,531 3,913,482 5,907,680 Table: World GDP Per Capita, Regional Averages, , 1990 International Dollars 1000 1500 1600 1700 1820 1870 1913 1950 1973 1998 Western Europe 450 400 774 894 1024 1232 1974 3473 4594 11534 17921 Eastern Europe 462 516 566 636 871 1527 2120 4985 5461 Former USSR 500 553 611 689 943 1488 2834 6058 3893 Western Offshoots (US+) 473 1201 2431 5257 9288 16172 26146 Latin America 416 437 529 659 698 1511 2554 4531 5795 Japan 425 520 570 669 737 1387 1926 11439 20413 Asia (except Japan) 572 575 571 543 640 635 1231 2936 Africa 418 444 585 852 1365 1368 World 435 565 593 615 667 867 1510 2114 4104 5709

11 Table: Percent of world economic output.
Table 1.4, Percent of world population  1000 1500 1600 1700 1820 1870 1913 1950 1973 1998 Western Europe 10.7% 9.5% 13.1% 13.3% 13.5% 12.8% 14.8% 14.6% 12.1% 9.2% 6.6% Eastern Europe 2.1% 2.4% 3.1% 3.0% 3.5% 4.1% 4.4% 2.8% 2.0% Former USSR 1.7% 2.6% 3.9% 3.7% 5.3% 7.0% 8.7% 7.1% 6.4% 4.9% Western Offshoots (US+) 0.5% 0.7% 0.6% 0.4% 0.3% 1.1% 3.6% 6.2% 5.5% Latin America 4.2% 4.0% 1.5% 4.5% 7.9% 8.6% Japan 1.3% 3.3% 2.7% 2.9% Asia (except Japan) 74.2% 65.4% 61.3% 64.8% 62.1% 65.3% 57.5% 51.7% 51.4% 54.7% 57.4% Africa 12.3% 10.5% 9.9% 10.1% 9.0% 12.9% Table: Percent of world economic output. 1000 1500 1600 1700 1820 1870 1913 1950 1973 1998 Western Europe 10.8% 8.7% 17.9% 20.0% 22.5% 23.6% 33.6% 33.5% 26.3% 25.7% 20.6% Eastern Europe 1.9% 2.2% 2.5% 2.7% 2.9% 3.3% 4.1% 4.5% 3.5% 3.4% 2.0% Former USSR 1.5% 2.4% 4.4% 5.4% 7.6% 8.6% 9.6% 9.4% Western Offshoots (US+) 0.5% 0.7% 0.3% 0.2% 10.2% 21.7% 30.6% 25.3% 25.1% Latin America 3.9% 1.1% 1.7% 7.9% Japan 1.2% 3.1% 3.0% 2.3% 7.7% Asia (except Japan) 75.2% 67.6% 62.1% 62.8% 57.7% 56.3% 36.0% 21.9% 15.4% 16.4% 29.5% Africa 6.8% 11.8% 7.4% 6.7% 6.6% 3.6% Calculated from table 1.2.

12 Sejarah Ekonomi Indonesia (1)
Fakta Dasar Indonesia adalah negara kepulauan yang terletak di Asia Tenggara. Terdiri dari kurang-lebih pulau dengan pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua adalah pulau-pulau yang besar diapit oleh Samudera Hindia dan Pasifik. Luas total Indonesia yaitu 1,9 juta km2. Indonesia memiliki iklim tropik dengan rangakain pegunungan vulkanik dan merupakan tempat pertemuan tiga lempeng dunia. Oleh karenanya Indonesia mempunyai lahan yang relatif subur dan kaya akan bahan tambang, seperti minyak dan gas, timah, bauxute, nickel, batu bara, tembaga, emas dan perak. Sampai dengan tahun 2006 jumlah penduduk Indonesia hampir mencapai 240 juta dengan konsentrasi di pulau Jawa (hampir 60%). Table 1 Indonesia's Gross Domestic Product per Capita Compared with Several Other Asian Countries (in 1990 dollars) Indonesia Philippines Thailand Japan 1900 745 1 033 812 1 180 1913 904 1 066 835 1 385 1950 840 1 070 817 1 926 1973 1 504 1 959 1 874 11 439 1990 2 516 2 199 4 645 18 789 2000 3 041 2 385 6 335 20 084 Source: Angus Maddison, The World Economy: A Millennial Perspective, Paris: OECD

13 Sejarah Ekonomi Indonesia (2)
Pra-kolonial (Sriwijaya, Majapahit, Mataram) Awal Kolonial (abad 16-17) Kolonial (abad 19) VOC; cultivation system, perdagangan modern Ekonomi Ekspor ( ) Post-1945 Orde Baru  pertumbuhan ek. Reformasi (?)  krisis finan sial Financial Results of Government Cultivation, ('Cultivation System') (in thousands of guilders in current values) Coffee 40 278 24 549 Sugar 8 218 4 136 Indigo, 7 836 7 726 Pepper, Tea 647 1 725 Total net profits 39 341 35 057 Source: Fasseur 1975: 20.

14 World Migration Routes Since 1700
European African (slaves) Indian Chinese Japanese Majority of population descended from immigrants

15 Long Wave Cycles of Innovation
Water power Textiles Iron Steam Rail Steel Electricity Chemicals Internal-combustion engine Petrochemicals Electronics Aviation Digital networks Software New Media Pace of innovation 1st Wave 2nd Wave 3rd Wave 4th Wave 5th Wave Source: Adapted from the Economist, Feb 20th 1999. 1785 60 years 1845 55 years 1900 50 years 1950 40 years 1990 30 years

16 Kumulatif Sumbangan Moda Transportasi terhadap Peluang Ekonomis
Revolusi Industrial Produksi Massal Globalisasi Telekomunikasi Udara Jalan darat Peluang Ekonomis Kereta Api Source: adapted from HOP Associates (2005) “Time, mobility and economic growth”, Kapal Penyeberangan Kapal Laut Kuda 1750 1775 1800 1825 1850 1875 1900 1925 1950 1975 2000 2025 2050

17 MANFAAT EKONOMIS DARI TRANSPORTASI
Supply langsung Transportasi Demand Langsung Mikroekonomi Tidak Langsung Makroeconomi Tidak Langsung Pendapatan dari operasi transportasi (berupa tarif atau gaji) Akses ke jaringan distribusi yang lebih luas ke pasar ataupun ceruk pasar yang lebih spesifik Aksesibilitas meningkat Penghematan waktu dan biaya Peningkatan Productifitas Ketenagakerjaan Akses lebih luas ke supplier dan pelanggan Skala ekonomi Biaya sewa Harga komoditi lebih murah Supply komoditi lebih meningkat Formasi jaringan distribusi Daya taris meningkat dan terjadi akumulasi aktifitas ekonomi Bertambahnya kompetisi Tumbuhnya konsumsi Memenuhi kebutuhan mobilitas Source: adapted from European Conference of Ministers of Transport.

18 Passengers Mobility Transition
Industrial Revolution Mass Production Globalization Individual Motorized Collective Non-motorized Economic Development

19 Dampak kepemilikan automobil terhadap peluang ekonomi
Dengan automobil E2 Tanpa automobil E1 CR(B) H E3 CR(A)

20 The Share of Transportation in the GDP, United States 2000
Source: U.S. Department of Transportation, Bureau of Transportation Statistics, Pocket Guide to Transportation, BTS-02-02, February 2002.

21 Employment in Transportation Occupations, United States, 1985-2001
Source: BTS.

22 Variations of the Central Places Theory
K=4 K=3 K=7

23 Urban Hierarchy 1 Christaller 2 3 4 1 Pred 2 3 4 Strong Dominance
Weak Dominance 3 4 1 Pred 2 Interdependency Complementarity 3 4

24 Growth Poles Theory Growth Pole Key Industry Linked Industry
Secondary Growth Pole Secondary Industry Linked Industry

25 Corridor Development A - Feeders B - Interconnection C - Corridors
D - Gateways

26 Core-Periphery Stages of Development in a Urban System
1 2 Core Periphery Periphery 3 Source: adapted from Friedmann, J. (1966) Regional Development Policy: A Case Study of Venezuela, Cambridge, Mass.: MIT Press. 4

27 Cycles, Space and Transportation
b Adoption Space c b a C2 Spatial diffusion c d C1 Time Global Regional Geographical system

28 Land Area Consumed by the Car in Selected Countries, 1999
Source: Kauffman, R.J. (2001) Paving The Planet: Cars and Crops Competing For Land, Alert, Worldwatch Institute (www.worldwatch.org).

29 Scales of Spatial Organization for Transportation
Global Regional Local Scale Nodes Links Relations Local Employment and commercial activities Roads and transit systems Commuting and distribution Regional Cities Corridors (rail lines, highways, canals) Urban system Global Gateways (airports and ports) Air and maritime lanes Investment, trade and production

30 Future Growth: Developed and Developing Countries
Developing country urban urban rural rural

31 Rank / Size of the World’s 25 Largest Cities, 2000
Source: United Nations.

32 Sectors of the Economy Percent of Workforce Time Tertiary Secondary
Quaternary Primary Time

33 Dampak Transportasi bagi Pertumbuhan Ekonomi
Perbaikan Transport Komoditi Pasar Pasar Tenaga Kerja Ekspansi Aktifitas Baru Source: Adapted from Goodbody Economic Consultants (2003) Transport and Regional Development. Pertumbuhan Ekonomi

34 Factors behind the Development of Transport Systems
Scale Environmental Historical Technological Political Economic Local Hydrography and geomorphology Culture and settlement patterns Roads Zoning Employment Regional Altitude Colonies Railways and canals Taxation and regulations Modal competition and complementarity Continental Distance Colonialism / imperialism Sea routes Trade agreements Markets Global Oceanic masses Globalization Air transport and tele-communications Multilateral agreements (WTO) Interdependency and comparative advantages Source: Adapted from B. Hoyle and J. Smith (1998) “Transport and Development: Conceptual Frameworks”.

35 Investasi Transportasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Investasi Infrastruktur Transportasi Penambahan Kapasitas, Efisiensi, Reliabitas dan Tingkat Layanan Transportasi Biaya Transport lebih rendah Waktu tempuh lebih singkat Ekspansi Bisnis Produktifitas Meningkat Source: adapted from ICF Consulting (2002) Economic Effects of Transportation: The Freight Story. Tingkat Persaing Meningkat Pertumbuhan Ekonomi

36 Economic Production and Specialization
Region A Region B Self Reliance Regional Trade Trade and Transport Trade and Transport International Trade Product A Product B Product C Product D Gateway Product E

37 Poles of the Global Economy
Western Europe North America East Asia Economies Underdeveloped Developing Newly Industrializing Advanced Oil Export / Rent

38 Core / Periphery Division of the World
Semi-Periphery Core

39 This area is devoted to the study of whole systems.
Nature is a whole system. But also an economy, a family, a company, a community, or many other things, can be looked at as whole systems. A whole system view would include all the factors involved and examine how they relate to each other and how they work as a whole. To deal with a whole system we can't leave anything out as irrelevant. Intuition is as important as rationality, we must address both scientific and artistic approaches, both material and spiritual needs, the small as well as the big, what we feel as well as what we think, what we perceive as well as what we imagine. Whole systems are dynamic, they change they move, they develop. Frozen pictures of how things are supposed to be might do us no good, we need to deal with the live systems, whichever surprising directions that might take us in. There is no one authority in the field of whole systems. Luckily nobody has monopolized it by putting it into a standard curriculum defining what it IS. So, we all have the opportunity to discover together what whole systems are about.

40 Perspektif Macroscope dalam Sistem Geografi Ekonomi

41 Sistem Ekologi dan kegiatan ekonomi Sistem Ekonomi
Cakupan Sistem dalam Geografi Ekonomi Sistem Ekologi dan kegiatan ekonomi Sistem Ekonomi Sistem Bisnis dan Industri Sistem Perkotaan Sistem Mahluk Hidup

42 Sistem Ekologi dan Kegiatan Ekonomi
Contoh Kegiatan Ekonomi dan lingkungan Ekosistem Contoh Keterkaitan Keseimbangan Ekologi dan kegiatan Ekonomi

43 Major loops in early world models
CAPITAL STOCK TRADITIONAL INVESTMENT OUTPUT ECO-EFFICIENCY ENVIRONMENTAL IMPACT ENVIRONMENTAL DAMAGE ACCEPTED ENVIRONMENTAL DAMAGE PERCEIVED EVIRONMENTAL DAMAGE INVESTMENT IN MITIGATION COMSUMPTION OUTPUT GROWTH DESIRE FOR MORE GROWTH POPULATION MATERIAL STANDARD OF LIVING POP GROWTH DESIRE FOR LONG TERM FINANCIAL SECURITY LABOR PRODUCTIVITY GROWTH UNEMPLOYMENT INCOME INEQUALITY SOCIAL INFRASTRUCTURE IN PLACE SOCIAL TENSION REDISTRIBUTION EFFORT Source : Jorgen Randers : Limits to Growth to Sustainable Development

44

45 Sistem Ekonomi

46 Sistem Bisnis dan Industri

47 Sistem Perkotaan

48 Zone A Zone B

49 Sistem Mahluk Hidup

50 Apa saja faktor utama penggerak perubahan masa depan?
Pertumbuhan penduduk secara eksponensial Speed of innovation (accelerating)  tren teknologi dan (ICT, robotic/nano), ilmu pengetahuan dasar (biologi/bio-tech, fisika-materi, kimia)  Batas industri dan penelitian-pengembangan (R & D) menjadi tambah kabur

51 Beberapa contoh hasil prediksi masa depan
Berdasarkan studi J.R. Mooneyham 2006 Wireless LAN 2008 Nanocomputer elements 2010 Optical cards menggantikan floppy disk 2015 Mendengarkan musik 6 hari dalam satu chip 2035 Super-jumbo jets membawa 1500 penumpang 2038 NASA mengirim orang pertama ke Mars 2050 Bertamasya ke luar angkasa 2058 Implan otak buatan meningkatkan kemampuan intelijen 2064 Otak buatan terkoneksi dengan komputer 2073 Kota bawah tanah terbangun 2087 Ekosistem di re-boot 2088 Muncul banyak spesies baru 2150 Bermunculan non-biologis yang bisa berpikir 2300 Ada kuda diangkasa 2450 Ditemukan the “United State of Earth” 2500 Pemukiman baru di Mars Siklus Kondratieff yang menjelaskan siklus 60 tahunan atas dasar adanya perubahan radikal dalam teknologi sehingga menciptakan satu bentuk kehidupan baru Tren ketenagakerjaan dikembangkan oleh Leo A. Nefiodow) dimana sektor pertanian akan mengalami kemunduran dan sektor jasa menjadi semakin utama Tren teknologi yang dikembangkan oleh Gartner (Hype Cycle) dan Moore (Moore’s Lawn  perkembang microelectronics; dunia menjadi terkonvergensidan siklus perubahan semakin pendek

52 Munculnya pola kehidupan yang baru Cara baru menjalankan bisnis
Manajemen kesehatan Jasa perbaikan Jasa dokter kesehatan Waktu luang dan hiburan Dunia Maya/ virtual Model baru sekolah Pelatihan individual Pelatihan profesional KEHIDUPAN BARU Faktor pendorong masa depan: keamanan & kepercayaan, penghematan biaya-waktu, bertmabahnya kenyamanan, dan perbaikan kualitas hidup Faktor penghambat: kompleksitas, tiadanya standard dan layanan buruk Faktor pengubah: teknologi Pembelajaran Monitoring Lingkungan hidup Rancang produk Eksplorasi Proses material Recyclability Lingkungan dan perang Aplikasi Proteksi lingkungan Prosesi informasi Pelatihan Pakaian seragam Militer Fungsi konsep strategi Portal sbg gerbang dunia E-customer bonding E-business di industri Pengganti lokasi pasar Cara baru menjalankan bisnis Bisnis elektronik Real Time Business Internet dalam peralatan mobil MMS Pembayaran elektronik Permintaan pelanggan Mobile business

53 Selected Key regional priority issues (environmental dev.)
Africa: Land degradation and its cross-cutting impacts on forests, freshwater, marine and coastal resources, as well as pressures such as drought, climate variability and change, and urbanization Asia and the Pacific: Transport and urban air quality, freshwater stress, valuable ecosystems, agricultural land use, and waste management Europe: Climate change and energy, unsustainable production and consumption, air quality and transport, biodiversity loss and land-use change, and freshwater stress Latin America and the Caribbean: Growing cities, biodiversity and ecosystems, degrading coasts and polluted seas, and regional vulnerability to climate change North America: Energy and climate change, urban sprawl and freshwater stress West Asia: Freshwater stress, land degradation, degrading coasts and marine ecosystems, urban management, and peace and security Polar Regions: Climate change, persistent pollutants, the ozone layer, and development and commercial activity

54


Download ppt "Pemahaman dasar Geografi Ekonomi"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google