Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pengembangan Tes Uji Kompetensi Bahasa Inggris Test of English Proficiency, (TOEP)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pengembangan Tes Uji Kompetensi Bahasa Inggris Test of English Proficiency, (TOEP)"— Transcript presentasi:

1 Pengembangan Tes Uji Kompetensi Bahasa Inggris Test of English Proficiency, (TOEP)

2 Latar Belakang Kemajuan teknologi telah memungkinkan terjadinya interaksi antar orang di seluruh dunia nyaris tanpa kendala ruang dan waktu KB-Ing  kesempatan belajar dan bekerja di dalam maupun di luar negeri KB-Ing perlu diukur dg alat ukur baku  pengakuan internasional. Kemahiran Bhs. Inggris (KB-Ing) = salah satu syarat keberhasilan menjawab tantangan dunia global Untuk dapat memetik manfaat optimal dari interaksi tsb., diperlukan kemahiran bahasa internasional, yg salah satunya adalah B Inggris.

3 Ketergantungan dunia pendidikan pada pihak asing  pemborosan & kurang mendukung pembentukan kepribadian nasional yang kokohKetergantungan dunia pendidikan pada pihak asing  pemborosan & kurang mendukung pembentukan kepribadian nasional yang kokoh Agar diakui oleh dunia internasional, KB-Ing perlu diukur dengan alat ukur baku, yaitu tes baku.Agar diakui oleh dunia internasional, KB-Ing perlu diukur dengan alat ukur baku, yaitu tes baku. Tes baku KB-Ing yang ada selama ini, misalnya TOEFL, TOEIC, dan IELTS, dibuat oleh lambaga asing  biayanya terlalu mahal untuk masyarakat Indonesia.Tes baku KB-Ing yang ada selama ini, misalnya TOEFL, TOEIC, dan IELTS, dibuat oleh lambaga asing  biayanya terlalu mahal untuk masyarakat Indonesia. Hanya sedikit siswa/mahasiswa/ anggota masyarakat yg mampu membiayai  kesenjanganHanya sedikit siswa/mahasiswa/ anggota masyarakat yg mampu membiayai  kesenjangan

4 Urgensi Kebutuhan untuk mengukur Kb-Ing WNI  pengembangan tes yang mengukur tingkat profisiensi bahasa Inggris (Tesf of English Proficiency = TOEP)  gambaran tingkat KB-Ing peserta.  mengurangi ketergantungan pada lembaga asing TOEP harus valid dan reliabel  tes baku yg dikembangkan lewat prosedur baku Dalam abad TI ini, sudah saatnya untuk menyelenggarakan TOEP secara online.

5 Agar memenuhi kriteria TOEP sbg tes baku, pengembangannya melibatkan: 1.Ahli pembelajaran bahasa Inggris 2.Ahli pengukuran bahasa Inggris 3.Ahli psikometri 4.Keterlibatan praktisi dalam validasi 5.Keterlibatan calon peserta dalam uji-coba 6.Konsistensi dalam menerapkan prosedur baku: a. Penyusunan naskah akademik b. Pengembangan tes(sampai uji coba)

6 Ide Uji Kompetensi Konsep Naskah Akademik Menulis Naskah Bersama Penyelarasan + Penyuntingan Internal Review Pakar + Praktisi Revisi Sudah Baik? Naskah Akhir NASKAHAKADDEMIK NASKAHAKADDEMIK PENUPISAN PENUPISAN Belum Ya

7 Menyusun Kisi-kisi Membuat butir soal Penilaian ahli Merevisi butir soal Baik? Listening Review oleh Native Speakers Revisi Perekaman/Entry Cassette/CD/Online Test Reading Review oleh Native Speakers RevisI Print/Entry ke Sistem Online Perangkat Tes Cetak/Online Belum Ya PENGEMBANGANPENGEMBANGAN PERANGKATPERANGKAT TOEPTOEP

8 Sertifikat kompetensi diberikan oleh penyelenggara pendidikan dan lembaga pelatihan kepada peserta didik dan warga masyarakat sebagai pengakuan terhadap kompetensi untuk melakukan pekerjaan tertentu setelah lulus uji kompetensi yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan yang terakreditasi atau lembaga sertifikasi. (Pasal 61: 3, UU No. 20/2003). Landasan Hukum TOEP

9 SIAPA PENGEMBANG TOEP? TEFLIN = Association of Teachers of English as a Foreign Language in Indonesia (berdiri tahun 1973 di IKIP Yogyakarta, kampus Sayidan) Organisasi profesional tingkat nasional bidang pembelaJaran bahasa Inggris  TEFLIN

10 Anggota TEFLIN: perorangan = pakar, peneliti, & praktisi pengajaran B. Inggris kelembagaan = jurusan/program studi pend. bahasa B. Inggris, bahasa & sastra Inggris di PTN/PTS, dan lembaga pelatihan B. Inggris

11 Pengembangan TOEP Menggambarkan tingkat KB-Ing WNI (siswa/mahasiswa/dosen/pegawai/u mum) Sertifikasi  pemenuhan tuntutan akan penguasaan kompetensi  pengembangan karier dan/atau pendidikan lanjutan dan pengembangan potensi dirinya secara lebih optimal dan efisien Bermanfaat untuk:

12 TOEP mengukur apa? = kompetensi komunikatif B-Ing Komponen Kompetensi Komunikatif: 1.Kompetensi Gramatikal/Linguistik, 2. Kompetensi Sosiokultural/ Sosiolinguistik, 3. Kompetensi Wacana 4. Kompetensi Aksional 5. Kompetensi Strategis,

13 KOMPETENSI KOMUNIKATIF terwujud dalam kemahiran: Listening (Reseptif) Reading (Reseptif) Speaking (Produktif) Writing (Produktif) TOEP

14 Untuk ajang praktis di Indonesia, di mana B-Ing sbg B. Asing, kemahiran reseptif ( Listening & Reading ) untuk pemerolehan informasi lebih dibutuhkan secara umum drpd kemahiran produktif ( Speaking & Writing ). Mengapa sementara hanya Listening & Reading?

15 Benchmarking TOEP ke ITP-TOEFL PELAKSANAANPERANGKAT TOEP KORELASI TOEP-TOEFL STATUS KORELASI PERSAMAAN PREDIKSI (Y=SKOR TOEFL, X=SKOR TOEP) FEB ,794TINGGIY = 3,381●X + 266,214 NOV – DES 20082A0,780TINGGIY = 4,321●X + 251,435 2B0,835TINGGIY = 4,268●X + 234,846 3A0,769TINGGIY = 3,630●X + 252,836 3B0,844TINGGIY = 3,923●X + 218,624 AGUSTUS ,777TINGGIY = 4,321●X + 251,435 50,791TINGGIY = 4,268●X + 234,846

16 Dikembangkan selama 4 tahun ( ) dlm bentuk tes tulis 2013 Test Online

17 Bagaimana menyelenggarakan TOEP-Online agar hasil valid dan reliabel? 1.Sistem TIK yg memenuhi persyaratan teknis jaringan 2. Penyelenggaraan yg sesuai dengan POB

18 Persyaratan teknis jejaring mutlak 1. Penyajian materi tes Listening dg kualitas suara jelas, lancar, dan kontinyu oleh Native speakers 2. Penyajian materi tes Reading yg memunkinkan peserta utk mengulangi membaca tesk/soal sebelumnya dan melihat waktu dlm waktu yg tersedia. (a) Ruang khusus di server yg ada atau Server khusus, (b) PC, (c) UPS, (d) Headphone, (e) akses jaringan, (f) genset. 3. Simpanan soal tertutup rapat dari kebocoran (terakses oleh pihak lain). Untuk apa? Maka mutlak diperlukan

19 Penyelenggaraan yg sesuai dengan POB di Pusat Layanan Tes di PTN/PTS mitra Bagaimana POB TOEP?

20 POB Penyelenggaraan tingkat nasional (TEFLIN + Tim TI Pusat) Perencanaan Pelaksanaan Monev Pelaporan Penerbitan sertifikat POB POB Penyelenggaran TOEP di PLT: Pengelola Teknisi Pengawas POB Peserta Pra-tes Ketika tes

21 POB harus dipahami secara komprehensif sekaligus intensif. Pemahaman komprehensif diperlukan untuk menjamin terjadinya koordinasi dan komunikasi antar pihak-pihak terkait demi terselenggarakannya TOEP dengan aman, lancar, dan benar. Pemahaman intensif diperlukan agar segala sesuatunya dilakukan secara konsisten. Maka setiap kata/unkapan/kalimat peru dipahami dengan makna yang sama oleh semua pihak.

22 Beralih ke file Word

23 The Association of Teaching English as a Foreign Langauge in Indonesia This is to certify that: Name: _____________________ Institution: __________________ Has taken the Test of English Proficiency (TOEP) administered by the Indonesian Testing Service Center (ITSC) and scored ____ on Listening and ____ on Reading with the total TOEP score of _______ Issued in Jakarta on … This certificate is valid without signature and seal. Photo of the testee QR- Code

24 Matur Nuwun Terima kasih. Thank you.


Download ppt "Pengembangan Tes Uji Kompetensi Bahasa Inggris Test of English Proficiency, (TOEP)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google