Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

أَخْطَارُ نِسْيَانِ الْقُرْآنِ Bahaya Melupakan Al-Qur’an.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "أَخْطَارُ نِسْيَانِ الْقُرْآنِ Bahaya Melupakan Al-Qur’an."— Transcript presentasi:

1 أَخْطَارُ نِسْيَانِ الْقُرْآنِ Bahaya Melupakan Al-Qur’an

2 Tujuan Instruksional Khusus Memahami sebab-sebab yang dapat melupakan seseorang terhadap Kitabullah Menyadari bahaya yang akan terjadi disebabkan lupa kepada Al-Qur’an Berupaya untuk senantiasa mengingat Al- Qur’an di setiap keadaan

3 Al-Kitab sebagai Warisan 7:169 Bani Israil mewarisi Taurat, tapi dunia telah memalingkan mereka sehingga melupakan petunjuk Taurat Mereka bergelimang dalam dosa, terutama suap-menyuap Ada sekelompok orang yang mencelanya, tapi di antara pencela itu akan terjebak kasus suap-menyuap juga Mereka berangan-angan akan mendapatkan ampunan Allah Inilah akibat melupakan Taurat Bagaimana dengan umat Islam yang melupakan Al- Qur’an?

4 ضَلاَلٌ مُبِيْنٌ (Sesat yang Nyata) Kehilangan petunjuk pastilah akan tersesat 4:60 bertahkim kepada thaghut, padahal seharusnya mengingkarinya 4:115 mereka menentang Rasul dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang mu’min Mereka sesat yang jauh, bahkan Allah membiarkan mereka tersesat Sampai akhirnya masuk Jahannam

5 ضَيِّقٌ حَرَجٌ (Kesempitan) 6:125 –Indikator mendapatkan hidayah: dada kita lapang terhadap apa saja yang berasal dari Islam –Yang tidak dapat hidayah? Sempit dadanya seperti kekurangan oksigen akibat berada di ketinggian (naik ke langit) Datang waktu shalat bukan bahagia, tapi berkeluh kesah Begitu pula datang bulan puasa Bagaimana sikap umat Islam terhadap syari’at Islam yang sempurna dan menyeluruh? Ada sebagian ajaran Islam yang dituduh tidak sesuai dengan HAM, sadis, kejam, bahkan menuduh Islam sebagai agama teroris

6 مَعِيْشَةٌ ضَنْكٌ (Kehidupan yang Sempit) 20:124 siapa yang melupakan Al-Qur’an, Allah akan memberikan penghidupan yang sempit –Di dunia hidupnya tidak berkah –Di akhirat masuk neraka Jahannam 6:44 segala kemewahan memang dibuka oleh Allah, bukan sebagai rahmat, tapi agar lebih sakit kalau tiba-tiba datang bencana dari Allah 16:112 maka kelaparan dan ketakutan menjadi pakaiannya

7 عُمْيُ الْبَصِيْرَةِ (Buta) Bahaya berikutnya adalah buta mata hati 22:46 sehingga potensinya tidak berfungsi sebagaimana mestinya –Hatinya tidak dapat memahami kebesaran Allah –Telinganya tidak dapat mendengar ayat-ayat Allah Bahkan mereka semakin menantang Allah dengan meminta disegerakan adzab (22:47) Mereka tidak memahami betapa banyak umat-umat terdahulu yang menentang Allah kemudian dihancur- leburkan mereka semua, meskipun mereka umat yang kuat-kuat (40:21) dan mapan (6:6)

8 قَسْوَةُ الْقُلُوْبِ (Keras Hati) 57:16 berlalu masa yang panjang setelah ditinggalkan oleh Rasul, lupalah mereka terhadap Kitabnya, lalu menjadi keraslah hatinya 2:74 lebih keras dari batu –Batu ada yang mengalir sungai-sungai daripadanya dan –ada yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya dan –ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah Sama saja, diberi peringatan atau tidak (2:6)

9 ظُلْمٌ وَذُلٌّ (Kezhaliman dan Kehinaan) 3:112 dahulu Bani Israil mendapatkan banyak kemuliaan dari Allah –Sebagian besar para Nabi dan Rasul berasal darinya –Apa yang mereka haramkan dan halalkan disetujui oleh Allah melalui Taurat Tapi mereka melupakan Taurat sehingga mereka berbuat kezhaliman dan menjadi hina –Terlantar di padang sahara selama 40 tahun (5:26) Mereka pun akhirnya terusir dari Palestina menyebar ke berbagai penjuru dunia, sampai akhirnya kembali lagi saat umat Islam melupakan Al-Qur’an

10 صَحْبَةُ الشَّيْطَانِ (Teman Syaitan) 43:36 teman karibnya setan, padahal seharusnya kita minta perlindungan kepada Allah darinya (dengan ta’awudz) 7: , 23:96-98, 41:34-36 Setan itu –Penipu (7:27) –Musuh (35:6, 18:50) –Tidak pernah berhenti menyesatkan manusia (38:82-83) Setan adalah seburuk-buruk teman

11 اَلنِّسْيَانُ (Lupa) 59:19 melupakan Al-Qur’an, maka ia akan dikuasai setan dan melupakan dirinya sendiri Rasulullah bersabda, اَلنَّاسُ نِيَامٌ فَإِذَا مَاتُوا انْتَبَهُوْا عَنِ الْمَنَامِ Manusia tertidur, apabila mati barulah bangun dari tidurnya Sadar yang terlambat: jika dihidupkan lagi mau –Beriman (26:102) –Berlepas diri dari orang kafir (2:167) –Menjadi orang baik (39:58) –Bersedekah dan jadi orang shalih (63:10)

12 اَلْفُسُوْقُ (Rusak) 2:26 melecehkan perumpamaan yang diberikan Allah, maka ia menjadi fasiq 5:49-50 tidak mau berhukum dengan Al- Qur’an menjadikan fasiq, sehingga cenderung kepada hukum Jahiliyah –Padahal Al-Qur’an datang untuk membebaskan mereka dari kegelapan Jahiliyah menuju cahaya Islam, dari kesempitan dunia menuju keluasan Islam

13 اَلنِّفَاقُ (Nifak) 4:61-63 orang munafik jika diseru kepada Al-Qur’an malah menghalangi orang lain dari mendekati orang beriman Sikap kita terhadap munafik –Berpaling –Memberi mereka pelajaran –Menggunakan perkataan yang menjatuhkan (qaulan baligha)

14 Kesengsaraan ( اَلشَّقَاوَةُ ) Kesemua yang telah disebutkan sebelumnya berujung pada kesengsaraan hidup kita di dunia maupun di akhirat Di dunia: –dicabut perannya sebagai khalifah di bumi –Menjadi umat yang mati karena ruhnya (Al-Qur’an) hilang darinya Di akhirat: mendapat adzab yang pedih sejak di dalam kubur, bangkit dari kubur, hingga akhirnya masuk neraka

15 أَخْطَارُ نِسْيَانِ الْقُرْآنِ ضَلاَلٌ مُبِيْنٌ ضَيِّقٌ حَرَجٌ مَعِيْشَةٌ ضَنْكٌ عُمْيُ الْبَصِيْرَةِ قَسْوَةُ الْقُلُوْبِ ظُلْمٌ وَذُلٌّ صَحْبَةُ الشَّيْطَانِ اَلنِّسْيَانُ اَلْفُسُوْقُ اَلنِّفَاقُ نِسْيَانُ الْقُرْآنِاَلشَّقَاوَةُ اَلدُّنْيَوِيَّةُ اَلأُخْرَوِيَّةُ


Download ppt "أَخْطَارُ نِسْيَانِ الْقُرْآنِ Bahaya Melupakan Al-Qur’an."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google