Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Adi Magna Patriadi N., S.Pt., M.P. Peternakan FP-UNS Mengetahui, memahami dan menerapkan tentang definisi, faktor-faktor yang mempengaruhi komposisi gizi,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Adi Magna Patriadi N., S.Pt., M.P. Peternakan FP-UNS Mengetahui, memahami dan menerapkan tentang definisi, faktor-faktor yang mempengaruhi komposisi gizi,"— Transcript presentasi:

1 Adi Magna Patriadi N., S.Pt., M.P. Peternakan FP-UNS Mengetahui, memahami dan menerapkan tentang definisi, faktor-faktor yang mempengaruhi komposisi gizi, sifat gizi dan kualitas mikrobiologi susu Soeparno, Ilmu dan Teknologi Susu. Fakultas Peternakan, UGM, Yogyakarta. Hui, Y.H., Dairy Science and Tecnology Handbook 1. Principles and Properties. VCH, USA. Lampert, L.M., Modern Dairy Product. Chemical Pub., Co., Inc., New York. Adnan, M., Kimia dan Teknologi Pengolahan Air Susu. Penerbit Andi Offset, Yogyakarta.

2 DEFINISI ILMIAH AIR SUSU Hasil pemerahan sapi atau hewan mennyusui lainnya yang dapat dimakan atau digunakan sebagai bahan makanan yang aman dan sehat serta tidak dikurangi komponen- komponennya atau ditambah bahan-bahan lainnya KOMPOSISI UTAMA Air 87,0%, Lemak 3,9%, Laktosa 4,9%, Protein 3,5% dan Abu 0,7%.

3 Genetik/Keturunan  Jenis Sapi & Variasi Individu Makanan  Jumlah Pakan & Komposisi Nutrien Pakan Iklim  Terutama kandungan lemak dan protein, mis. Lemak paling tinggi di musim dingin Suhu  kecuali pada kisaran 30 – 70oF tidak banyak berpengaruh Waktu laktasi  Hari 1 sampai 4/5: Na dan Cl tinggi. Semakin lama kadar lemak dan protein naik dan laktosa turun. Prosedur pemerahan  Mempengaruhi kadar lemak, tetapi tidak untuk protein dan laktosa. Cara Stripping  lemak naik. Interval dua pemerahan lama  menurunkan lemak. Pemerahan pagi  lemak lebih rendah dibanding sore. Umur  semakin tua lemak turun. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KOMPOSISI AIR SUSU

4 ARTI PENTING Nilai ekonomis untuk pembuatan mentega. Lemak tinggi semakin baik Nilai gizi tinggi dengan ditinjau niali kalorinya, nutrien lain yang terikat dan asam-asam lemak esensial Menentukan rasa, bau dan tekstur Konstituen yang dapat mempengaruhi kesehatan manusia SIFAT FISIK LEMAK SUSU Sebagai emulsi minyak dalam air  mudah terpisah BJ lemak lebih kecil, permukaan lemak luas sehingga mudah terjadi reaksi-reaksi kimia Lemak berbentuk globula-globula. Dalam 1 ml air susu ada 3 x 109 globula. Diameter globula 3 – 4 mikron Lemak dapat diekstraksi dengan pelarut lemak 98 – 99% dalam bentuk TG, 0,2 – 1,0 dalam bentuk fosfolipid dan 0,25 – 0,4 dalam bentuk sterol

5 GOLONGAN ASAM LEMAK SUSU Asam lemak jenuh: C 4,6,8,10,12,14,16,18 Asam lemak tak jenuh: C 10,12,14,16,18,20 Asam lemak dengan rantai cabang: C 14,16,18,20,22,24,26 SIFAT-SIFAT UMUM LEMAK SUSU Titik cair  makin pendek rantai C dan esterifikasi  makin rendah. Butirat (C 4 ) titik cair -7,9 o F Titik Didih  makin pendek rantai C dan esterifikasi  makin rendah Bau  makin pendek rantai C  karboksil mudah menguap  bau lebih tajam Rasa  makin pendek rantai C  karboksil mudah menguap  off flavor

6 Laktosa merupakan disakarida  glukosa +galaktosa Laktosa sukar terhidrolisis  terhidrolisis oleh enzim  -D-galaktosidase. Bisa juga dengan asam tinggi dan suhu tinggi  efek off flavor Laktosa dalam usus dihidrolisis oleh mikroorganisme dan sel-sel mukosa usus dengan enzim laktase

7 Protein susu Pengasaman pH 4,6 Endapan Kasein Filtrat (whey) (NH4)2SO4 setengah jenuh MgSO4 jenuh Laktoglobulin & Laktalbumin (Kasein,  -laktoglobulin, laktalbumin, immunoglobulin, protease, pepton)

8 KASEIN Senyawa kompleks  Ca, P, Mg, sitrat. Sulfur (dalam metionin dan sistin) Ada 3: ,  dan  kasein Perbedaan karena adanya perbedaan kandungan asam aminonya LAKTALBUMIN Penyusun whey protein kedua Banyak mengandung triptofan Berperan dalam sintesa laktosa  -LAKTOGLOBULIN Kaya akan gugus -SH Peka terhadap panas  cooker flavor Penyusun utama whey

9 pH Kisaran pH 6,5 – 6,7. pH > 6,7 biasanya kena mastitis, pH < 6,5 biasanya kolostrum atau terjadi kerusakan oleh bakteri Dipengaruhi: pengenceran, pemanasan dan kesalahan pengukuran Titik Beku Kisaran -0,525 s/d -0,565 Dipengaruhi: molekul kecil dan ion dalam larutan, makanan, lingkungan hidup dan tingkat laktasi Berat Jenis (BJ) Deteksi dengan laktodensimeter pada suhu 30 o C. Kisaran 1,030 -1,035 Dipengaruhi: suhu, waktu setelah pemerahan dan komposisi

10 Air Susu Segar Grade A maksimal koloni/ml Air susu pasteurisasi Grade A maksimal koloni/ml, E. coli maksimal 10 koloni/ml Air susu segar grade B maksimal koloni/ml dan pasteurisasi grade B maksimal koloni/ml Air susu segar grade C lebih dari koloni/ml


Download ppt "Adi Magna Patriadi N., S.Pt., M.P. Peternakan FP-UNS Mengetahui, memahami dan menerapkan tentang definisi, faktor-faktor yang mempengaruhi komposisi gizi,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google