Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TO2K1 Fungsi darah : 1. Distribusi  transport O2 & nutrisi, ekskresi metabolisme, dan transport hormon 2. Regulasi  menjaga temperatur tubuh, kestabilan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TO2K1 Fungsi darah : 1. Distribusi  transport O2 & nutrisi, ekskresi metabolisme, dan transport hormon 2. Regulasi  menjaga temperatur tubuh, kestabilan."— Transcript presentasi:

1 TO2K1 Fungsi darah : 1. Distribusi  transport O2 & nutrisi, ekskresi metabolisme, dan transport hormon 2. Regulasi  menjaga temperatur tubuh, kestabilan pH, dan volume cairan yang mampu dialirkan 3. Proteksi  homeostasis dan pencegahan infeksi Eritrosit  diameter ± 7,8 µm, ketebalan ± 2,5 µm (bagian tengah ± 1,0 µm Makrositer  jika diameter > 9,0 µm Mikrositer  jika diameter < 6,0 µm

2 TO2K2 Anemia : berkurangnya jumlah eritrosit, Hb, atau PCV yang kurang dari normal  tjd apabila pelepasan eritrosit ke sistem sirkulasi menurun atau penghancuran eritrosit yang tidak sebanding dengan pembentukannya Tipe Anemia : 1.Cacat eritrosit  kelainan DNA 2.Kekurangan zat gizi  defisiensi zat Fe & asam folat 3.Anemia pendarahan  kehilangan darah yang banyak 4.Anemia autoimun  senyawa kimia yang terikat membran eritrosit akan menimbulkan struktur asing di permukaan eritrosit shg sistem imun terpacu untuk destruksi struktur ini 5.Anemia aplastik  gangguan pd sumtul (tdk produksi eritrosit)

3 TO2K3 Nilai sel darah normal manusia dan tikus MCV = Mean Corpuscular Volume  (PCV : Eritrosit) MCH = Mean Corpuscular Hemoglobin  (Hb : eritrosit) MCHC = Mean Corpuscular Hemoglobin Concentration  (Hb : PCV) Pemeriksaan ♂ / ♀ tikus Eritrosit ( x 10 6 / mm 3 ) 4,7 – 6,1 / 4,2 – 5,2 7 – 12 Hemoglobin (g/dL) 13,4 – 17,6 / 12,0 – 15,4 10 – 20 Hematocrit (%) 42 – 53 / 38 – – 49 MCV (fl) 81 – – MCH (pg) 27 – – MCHC (g/dL) 30 – –

4 TO2K4 Janin  0-2 bln (yolk sac) ; 2-7 bln (hati & limpa) ; 7-9 bln (sumsum tulang belakang) Bayi  sumsum tulang Dewasa  sumsum tulang pipih (iga, dada, belikat, panggul, tengkorak, vertebrae, serta proksimal tulang paha & lengan atas) Eritrosit diproduksi oleh sumsum tulang sampai seseorang berusia 5 th, namun sumsum tulang panjang (kecuali proksimal humerus dan tibia) menjadi sangat berlemak dan tidak memproduksi eritrosit setelah seseorang berusia 20 tahun. Setelah usia ini kebanyakan eritrosit diprod dlm sumsum tulang membranosa, spt vertebrae, sternum, & iga

5 TO2K5 Beberapa variasi ikatan Hb dengan substansi lain : 1. Hb tereduksi (ferohemoglobin), mol Hb yang melepaskan O 2. Hb tereduksi ditulis  Hb(globin)(Por : Fe 2+ ). 2. Methemoglobin, bila Hb-O 2 atau Hb tereduksi dioksidasi dgn Fe (CN) 3, disebut juga sbg ferihemoglobin, ditulis  Met.Hb / Hb(OH) / (globin)(Por : Fe 3+ ). 3. Karboksihemoglobin (karboksiglobin), mrpk ikatan antara Hb dgn gas CO  HbCO / (globin)( Por : Fe 3+ ) CO. Afinitas Hb terhadap CO adalah x lebih besar dari pada afinitas Hb dengan O 2, oleh karena itu gas CO sangat berbahaya bila terhirup dalam jumlah besar. 4. Sianmethemoglobin, ikatan antara CN dgn methemoglobin / Hb / Hb tereduksi. Sianmethemoglobin ditulis sbg  Met.Hb.CN / (globin)(Por : Fe 3+ )CN. 5. Sulfhemoglobin, terbentuk bila ferohemoglobin dicampur dengan gas H 2 S.

6 TO2K6 Anemia : 1. Normocytic anemia : tjd pendarahan eksternal dan internal (parasit, intra gastrointestinal, urogenital), tetapi nilai MCHC dan MCV normal 2. Microcytic/hipochromic anemia : tjd gangguan sintesis Hb (defisiensi Fe), kadar Hb turun dibandingkan prod eritrosit (hipokrom), eritrosit berukuran kecil, nilai MCH – MCHC – PCV turun 3. Macrocytic/normocytic anemia : defisiensi nutrisi (asam folat, vit B-12), menunjukkan nilai MCHC normal, tetapi nilai MCV meningkat Jika tjd peningkatan destruksi eritrosit & pemendekan umur eritrosit yg diakibatkan oleh bahan kimia (obat) serta reaksi imunitas tubuh yg menganggap eritrosit sbg benda asing  menurunkan nilai MCH & meningkatkan nilai MCHC

7 TO2K7 Gejala anemia : lesu, lemah, mata berwarna kuning, wajah pucat, bintik merah & memar, pendarahan pd gusi-hidung-tinja, bisa menyebabkan pingsan Anemia di Indonesia  40,5% pd balita ; 47,2% pd anak sekolah ; 57,1% pd remaja putri, 39,5% pd wanita usia subur, 57,1% pd ibu hamil (resiko pendarahan saat persalinan, bayi dilahirkan dgn BB rendah) Asupan makanan yg mencukupi zat besi antara lain : daging, hati, telur, kacang-kacangan, kentang, ikan, sayuran berdaun hijau, buah berwarna merah-orange, suplemen zat Fe  kadar serum feritin normal (dlm 4–30 hari bisa meningkatkan kadar Hb)


Download ppt "TO2K1 Fungsi darah : 1. Distribusi  transport O2 & nutrisi, ekskresi metabolisme, dan transport hormon 2. Regulasi  menjaga temperatur tubuh, kestabilan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google