Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

8/24/2014 KEAMANAN PANGAN ASAL TERNAK Masdiana Padaga.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "8/24/2014 KEAMANAN PANGAN ASAL TERNAK Masdiana Padaga."— Transcript presentasi:

1 8/24/2014 KEAMANAN PANGAN ASAL TERNAK Masdiana Padaga

2 KEAMANAN PANGAN uu RI No.7 Tahun 1996 tentang Pangan Kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia 8/24/2014

3

4

5 PROBLEM ? FOODBORNE DISEASES (FBD) EMERGING FOODBORNE DISEASES (EFBD) REEMERGING FOODBORNE DISEASES (RFBD) Why do foodborne diseases emerge? international travel and trade, microbial adaptation and changes in the food production system, Changes in human demographics and behaviour: 8/24/2014

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22 MIKROORGANISME BERDASARKAN TINGKAT BAHAYA : Sangat Bebahaya (1) : 1. Clostridium botulinum, 2. Shigella dysentriae, 3. Salmonella typhi dan paratyphi, 4. Virus hepatitis, 5. Brucella abortus dan 6. Vibrio cholera. 8/24/2014

23 MIKROORGANISME BERDASARKAN TINGKAT BAHAYA : Berbahaya dan penyebarannya cepat (2a): 1. Listeria monocytogenes, 2. Salmonella sp. 3. Shigella sp, 4. Escherichia coil, 5. Streptococcus pyogenes, 6. Mycobacterium tuberculose, dan 7. Enterobacteriaceae. 8/24/2014

24 MIKROORGANISME BERDASARKAN TINGKAT BAHAYA : Berbahaya, penyebarannya terbatas (2b) Bacillus cereus, Campylobacter jejuni, Clostridium perfringens, Staphylococcus aureus, Yersinia enterocolitica. 8/24/2014

25 The “ten least wanted” foodborne pathogens Staphylococcus aureus Shigella spp Toxoplasma gondii Vibrio vulnificus Yersinia enterocolitica Campylobacter jejuni E. coli O157 : H7 Listeria monocytogenes Salmonella spp 8/24/2014

26 Focus (Pathogen Reduction / HACCP) Salmonella spp E. Coli O157 : H7 Campylobacter jejuni Listeria monocytogenes 8/24/2014

27 PENGAWASAN MUTU DAGING : SNI (sistem analisa bahaya & pengendalian titik kritis serta pedoman penerapannya) SNI Standar Karkas sapi SNI Standar Karkas kerbau SNI Standar Daging Sapi/ Kerbau SNI Standar Daging Kambing/Domba SNI Standar Ayam Beku, Proses dan Pengolahannya. 8/24/2014

28 SNI Jumlah Total Kuman (Total Plate Count) Coliform Escherichia coli (*) Enterococci Staphylococcus aureus Clostridium sp Salmonella sp (**) Campylobacter sp Listeria sp 8/24/2014

29 KEAMANAN PANGAN : RESIDU DALAM PANGAN HEWANI 8/24/2014

30 PERATURAN PEMERINTAH (PP) PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Nomor: 78 TAHUN 1992 (78/1992) Tentang: OBAT HEWAN Obat hewan menurut tujuan pemakaiannya digunakan untuk: a. menetapkan diagnosa, mencegah, menyembuhkan dan memberantas penyakit hewan; b. mengurangi dan menghilangkan gejala penyakit hewan; c. membantu menenangkan, memati-rasakan, etanasia, dan merangsang hewan; d. menghilangkan kelainan atau memperelok tubuh hewan; e. memacu perbaikan mutu dan produksi hasil hewan; f. memperbaiki reproduksi hewan. 8/24/2014

31 SENYAWA DALAM OBAT HEWAN : Antimikrobial : Sulphonamida,  -Lactams, Tetracycline, Aminoglicosides, Macrolides, Quinolones dan Fluoroquinolones, Anabolic : Oestradiol, Testosteron, Progesteron, Trenbolone acatate, Zeranol (Zearanalol), Diethylstillboesterol (DES), Hexoestrol dan Dienestrol. Anthelmintic : Benzimidazoles (Oxfendazole, Fenbendazole, Thiabendazole, Cambendazole, Albendazole, dan Mebendazole), Levamisole, Ivermectin Coccidiostats :sulphonamides, nitrofurans, carbanilides (nicarbazine), pyrimidines (amprolim), 4-hydroxyquinolones (decoquinates), pyridinols (clopidol) dan ionophores (monensin, salinomycin, narasin, lasalocid). Transquillisers dan  -adrenergic agonists : azaperone, azaperol, propriopromazine, chlorpromazine, xylazine dan carazolol.  - agonist : clenbuterol, salbuterol dan cimaterol. 8/24/2014

32 PENGARUH OBAT HEWAN PD KESEHATAN Obat EFEK PADA KESEHATAN PenicillinRash, Urticaria, anaphylaxis, TetracyclinDyscrasia darah SulhamethazineHyperplasia thyroid FluoroquinolonesResistensi  -agonist/Clenbuterol Fibrilasi Ventricular ChloramphenicolDyscrasia darah AminoglycosidesNephrotoxic 8/24/2014

33 RESITENSI 8/24/2014

34 RESISTENSI 8/24/2014

35 Codex Committee on Residues of Veterinary Drugs in Food (CCRVDF) and the Joint Expert Committee on Food Additives and Contaminants (JECFA). “ Good Practice in the Use of Veterinary Drugs ” (GPVD) Maximum Residu Limit (MRLs) Acceptable Daily Intakes (ADIs) 8/24/2014

36 PENGENDALIAN : Farm to Table Food Safety (HACCP) Animal production Slaughter & processing plants Post-processing transportation Wholesale & retail stores Food service Consumer education 8/24/2014

37

38 SAFE FROM FARM TO TABLE : Good Farming Practices (GFP) Good Veterinary Practices (GVP) Good Transportation Practices (GTP) Good Slaughtering Practices (GSP) Good Handling Practices (GHP) Good Distribution Practices (GDP) Good Manufacturing Practices (GMP) Good catering Practices (GCP) 8/24/2014

39 IMPLEMENTASI HACCP 8/24/2014 SSOP GMP’ s NKV

40 IMPLEMENTASI HACCP 8/24/2014 SSOP GMP’ s HACCP

41 8 Kunci Persyaratan Sanitasi (SSOP) 1. Keamanan air 2. Kondisi dan kebersihan permukaan yang kontak dengan bahan pangan 3. Pencegahan kontaminasi silang 4. Menjaga fasilitas pencuci tangan, sanitasi dan toilet 5. Proteksi dari bahan-bahan kontaminan 6. Pelabelan, penyimpanan, dan penggunaan bahan toksik yang benar 7. Pengawasan kondisi kesehatan personil 8. Menghilangkan pest dari unit pengolahan 8/24/2014

42

43

44

45

46 KEAMANAN PANGAN Konsumen Pemerintah Feed industry Dep Kes Peneliti Edukator Veteriner Processors Producers

47 8/24/2014

48

49

50


Download ppt "8/24/2014 KEAMANAN PANGAN ASAL TERNAK Masdiana Padaga."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google