Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

LATAR BELAKANG PERUBAHAN KEBIJAKAN DISARIKAN DARI :: DIKTI, Dokumen Penjelasan, 2000 perubahan Kep. Men. DIK BUD No. 056/U/1994,, 2000 MASALAH EKSTERNAL.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "LATAR BELAKANG PERUBAHAN KEBIJAKAN DISARIKAN DARI :: DIKTI, Dokumen Penjelasan, 2000 perubahan Kep. Men. DIK BUD No. 056/U/1994,, 2000 MASALAH EKSTERNAL."— Transcript presentasi:

1

2 LATAR BELAKANG PERUBAHAN KEBIJAKAN DISARIKAN DARI :: DIKTI, Dokumen Penjelasan, 2000 perubahan Kep. Men. DIK BUD No. 056/U/1994,, 2000 MASALAH EKSTERNAL (TATANAN GLOBAL) MASALAH INTERNAL PERG.TINGGI DI INDONESIA  FENOMENA ANTHROPOS  FENOMENA TEKNE  FENOMENA OIKOS  FENOMENA ETNOS  FENOMENA ANTHROPOS  FENOMENA TEKNE  FENOMENA OIKOS  FENOMENA ETNOS Penataan Lembaga Penataan Arah dan Tujuan pendidikan Penataan Program Studi. Penataan Lembaga Penataan Arah dan Tujuan pendidikan Penataan Program Studi. Persaingan Perubahan Orientasi Lembaga Pendidikan Perubahan Persyaratan kerja Persaingan Perubahan Orientasi Lembaga Pendidikan Perubahan Persyaratan kerja KONTEKS ILMU/ IPTEKS KURIKULUM INTI & INSTITUSIONAL ( no. 232/ U/ 2000.) KURIKULUM NASIONAL 1994 ( no. 056/ U/ 1994 ) MKU MKDK MKK MKU MKDK MKK KONTEKS KEBUDAYAAN

3 fenomena anthrophos dicakup dalam pengembangan manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, berkepribadian mantap, dan mandiri serta mempunyai rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. fenomena tekne dicakup dalam penguasaan ilmu dan ketrampilan untuk mencapai derajat keahlian berkarya. fenomena oikos dicakup dalam kemampuan untuk memahami kaidah kehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya. fenomena etnos, dicakup dalam pembentukan sikap dan perilaku yang diperlukan seseorang dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan keahlian yang dikuasai. ELEMEN KOMPETENSI : A.landasan kepribadian; B.penguasaan ilmu dan keterampilan; C.kemampuan berkarya; D.sikap dan perilaku dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan keterampilan yang dikuasai; E.pemahaman kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya

4

5 SARJANA Intrapersonal Interpersonal Intrapersonal Interpersonal Knowledge (ilmu pengetahuan) Skill/ ketrampilan (teknologi) KOMPETEN

6 KOMPETENSI LULUSAN Teknologi Ilmu Pengetahuan Bekerja dalam Tim Bekerja Mandiri Berfikir Logis Berkomunikasi Berkepribadian Berfikir Analitis

7 Kompetensi Sarjana (S1) UNIVERSITAS HASANUDDIN SK REKTOR No. 1067/J04/P/2003 pasal 3 ayat 2 Menguasai dasar-dasar ilmiah dan keterampilan dalam bidang keahlian tertentu sehingga mampu menemukan, memahami, menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada di dalam kawasan keahliannya; Mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimilikinya sesuai dengan bidang keahliannya dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat dengan sikap dan perilaku yang sesuai dengan tata kehidupan bersama; Mampu bersikap dan berperilaku dalam membawakan diri berkarya di bidang keahliannya maupun dalam kehidupan bersama di masyarakat. Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan / atau seni yang merupakan keahliannya.

8 KONDISI GLOBAL : PERSAINGAN PERSYARATAN KERJA PERUBAHAN ORIENTASI PERUBAHAN KOMPETENSI LULUSAN PERUBAHAN KURIKULUM PERUBAHAN PEMBELAJARAN PERUBAHAN PARADIGMA PENGETAHUAN, BELAJAR DAN MENGAJAR

9

10 Kompetensi LulusanBahan kajian Metode pembelajaran Mata kuliah (sks) Bahan Ajar (sillabus) Menyusun struktur kurikulum (distribusi kedalam Semester) Tracer Study Need Assessment (Market signal) Analisis SWOT Kemampuan PS (Scientific vision) Yang biasa dilakukan KBK yang diusulkan Rancangan Pembelajaran Distribusi kedalam MK Kedalaman dan Keluasan kajian (sks) Tujuan Pendidikan (Kompetensi) Profil Lulusan TOT-KBK (1) (2) (3) (4) (5) (7) (6) (8)

11 (Program Studi) (Stakeholders & Alumni) (UNIVERSITAS)

12 NODEMENSIKOMPETENSI GENERIK LULUSAN ( S1 ) 1Bidang ilmu Penguasaan prinsip dasar keilmuannya dan kemampuan penerapan serta pengembangannya, dengan menggunakan perangkat yang handal dan teknologi informasi. 2Komunikasi Kemampuan mengkomunikasikan pemikirannya dengan baik, dan kemampuan keterlibatan dalam bidangnya secara pribadi maupun kelompok / masyarakat yang lebih luas. 3Sikap Kemampuan untuk belajar sepanjang hayat, punya kepekaan dan pemahaman masalah sosial,budaya, dan global. apresiatif pada etika dan punya tanggung jawab profesi. 4Cara berfikir Kemampuan berkonsep, kreatif, inovatif, dan metodik, punya wawasan luas.

13 SK. MENDIKNAS RI NO. 232/U/2000, TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI DAN PENILAIAN HASIL BELAJAR MAHASISWA KELOMPOK MATA KULIAH KURIKULUM INTI KURIKULUM INSTITUSIONAL 1. Kelompok Pengembangan Kepribadian ( MPK ) 40% - 80% 2. Kelompok Keilmuan dan Ketrampilan ( MKK ) 3. Kelompok Keahlian Berkarya ( MKB ) 4. Kelompok Perilaku Berkarya ( MPB ) 5. Kelompok Berkehidupan Bermasyarakat ( MBB ) INTI : Pancasila dan Kewarganegaraan, Agama, Bahasa Indonesia. INST : Bahasa Inggris, ISD, IBD, IAD, Filsafat Ilmu, Olah Raga dsb. KURIKULUM INTI ( Kompetensi Utama ) ditetapkan oleh Menteri. ELEMEN KOMPETENSI : A.landasan kepribadian; B.penguasaan ilmu dan keterampilan; C.kemampuan berkarya; D.sikap dan perilaku dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan keterampilan yang dikuasai; E.pemahaman kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya

14 SK. MENDIKNAS RI NO. 045/U/2002. TENTANG KURIKULUM INTI PENDIDIKAN TINGGI ELEMEN KOMPETENSI KURIKULUM INTI KURIKULUM INSTITUSIONAL Kompetensi Utama Kompetensi Pendukung Kompetensi Lainnya 1. Landasan kepribadian. 40% - 80 %20% - 40%0% - 30% 2. Penguasaan ilmu dan ketrampilan. 3. Kemampuan berkarya. 4. Sikap dan perilaku dalam berkarya. 5. Pemahaman kaidah berkehidupan bermasyarakat. Kompetensi Utama ditetapkan oleh kalangan Perguruan Tinggi, masyarakat profesi dan pengguna lulusan. Kompetensi Pendukung dan Kompetensi lainnya ditetapkan oleh Institusi penyelenggara program studi

15 KELOMPOK KOMPETENSI NO RUMUSAN KOMPETENSI ( HARD SKILLS - SOFT SKILLS ) ELEMEN KOMPETENSI abcde KOMPETENSI UTAMA KOMPENSI PENDUKUNG KOMPETENSI LAINNYA FORMAT KERANGKA KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI

16 Kompetensi Utama ialah kemampuan seseorang untuk menampilkan kinerja yang memadai pada suatu kondisi pekerjaan yang memuaskan

17 Kompetensi Pendukung ialah kemampuan seseorang yang dapat mendukung kompetensi utama

18 Kompetensi Lain ialah kemampuan seseorang yang berbeda dengan kompetensi utama dan pendukung, namun membantu meningkatkan kualitas hidup  kompetensi komprehensif utuh terpadu memerlukan perhatian yang mendalam juga pada bagian ini.

19 KELOMPOK KOMPETENSI ELEMEN KOMPE- TENSI SUBSTANSI KAJIAN 123…N UTAMA A. B C D E PENDUKUNG A B C D E LAINNYA A B C D E Penggambaran Kepmen 232 & 045 dalam Matrik Kelompok Kompetensi, Elemen Kompetensi dan Substansi Kajian ELEMEN KOMPETENSI : A.landasan kepribadian; B.penguasaan ilmu dan keterampilan; C.kemampuan berkarya; D.sikap dan perilaku dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan keterampilan yang dikuasai; E.pemahaman kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya

20 ELEMEN KOMPE- TENSI SUBSTANSI KAJIAN 123…N A MK1MK2 B C MK3 D MK4 E A B MK5 C D E A B C MK6 D E MATRIKS PENGGAMBARAN MATAKULIAH DALAM HUBUNGANNYA DENGAN BAHAN KAJIAN DAN KOMPETENSI MK1 & MK2 = beda jenis bahan kajian dalam satu elemen kompetensi MK3 = tiga bahan kajian dan satu elemen kompetensi Dan seterusnya KELOMPOK MATAKULIAH MK5 = satu bahan kajian untuk mencapai banyak elemen kompetensi

21 PERUBAHAN KURIKULUM BUKAN HANYA PERUBAHAN PEMIKIRAN TETAPI YANG LEBIH PENTING ADALAH ADANYA PERUBAHAN PERILAKU DALAM PEMBELAJARAN

22 ( STUDENT CENTERED LEARNING )

23 PERENCANAANPELAKSANAAN RENC. PEMB. METODE DAN MODEL PEMBELAJARAN SCL PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PENGEMBANGAN KURIKULUM EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN Action Research PROSES DAN HASIL BELAJAR sumber belajar Dosen Mhs (PLAN)(DO)(ACT) (CHECK)

24 Teacher Centered Learning SISWA PASIF RESEPTIF Belajar = menerima pengetahuan ? SERING DINAMAKAN PENGAJARAN

25 AKTIF SPESIFIK Mencari dan mengkonstruksi pengetahuan lewat berbagai strategi MENJADI GREY BOX SERING DINAMAKAN PEMBELAJARAN Student Centered Learning

26 MAHASISWA DOSEN SUMBER BELAJAR SEBAGAI FASILITATOR DAN MOTIVATOR MULTI DEMENSI MENITIK BERATKAN PADA METHOD OF INQUIRY DAN DISCOVERY INTERAKSI UTUH MENUNJUKKAN KINERJA KREATIF KOGNITIF PSIKOMOTOR AFEKTIF

27 BUKAN LAGI BAGAIMANA DOSEN MENGAJAR DENGAN BAIK ( TEACHER CENTER ), TAPI……. BAGAIMANA MAHASISWA BISA BELAJAR DENGAN BAIK DAN BERKELANJUTAN ( STUDENT CENTERED LEARNING ) TRANSFER OF KNOWLEDGE METHOD OF INQUIRY AND DISCOVERY

28 BENTUK RANC. PEMBLJR PARADIGMA LAMAPARADIGMA BARU GBPP Dibuat untuk kepentingan /berorientasi pada apa yang harus dikerjakan dosen, dan disusun berdasarkan logika keilmuan. Dibuat berorientasi pada kegiatan apa saja yang akan dilakukan mahasiswa dalam satu semester, agar mencapai kompetensi yang diharapkan. SAP Satuan Acara Pekuliahan (SAP), lebih banyak berisi deskripsi kegiatan dosen. Sebaiknya diganti TUGAS, apa yang dikerjakan dan akan dihasilkan oleh mahasiswa. ASESMEN/ PENILAIAN Lebih banyak dalam bentuk tes/ ujian tulis (hasil). Lebih banyak mahasiswa unjuk kerja, dan penilaian/pengamatan pada proses dan hasil. ? ??

29 MINGGU KE MATERI PEMBELA JARAN BENTUK PEMBELA JARAN KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN (KOMPETENSI) KRITERIA PENILAIAN BOBOT NILAI KULIAH PRESENTASI 20% SEMINAR 30% KULIAH DISKUSI KELOMPOK 20% UJIAN 30% CONTOH RANCANGAN PEMBELAJARAN

30 KOMPETENSI KULIAH SEMINAR / DISKUSI / PRESENTASI PRAKTIKUM / STUDI LAPANGAN Computer Aided Learning BELAJAR MANDIRI PROGRAM OUTCOMES MACAM METODE MEMILIH METODE PEMBELAJARAN

31 MAHASISWA MATERI AJAR/ BAHAN KAJIAN SARANA/ ALAT Efisiensi Efektivitas Tingkat kesukaran – Tingkat kemampuan KOMPETENSI

32 FORMAT RANCANGAN TUGAS MATA KULIAH : …………………………………………………………. SEMESTER : ………………………………… sks : ………………. 1.TUJUAN TUGAS : URAIAN TUGAS : a. Obyek garapan : ……………………………………………………… b. Yang harus dikerjakan dan batasan-batasan : …………………… c. Metode/ cara pengerjaan dan acuan yang digunakan : d. Deskripsi luaran tugas yang dihasilkan : ………………………….. 3.KRITERIA PENILAIAN : a. ……………………….. b. ………………………. c. ………………………..

33 Terdapat beragam model pembelajaran dengan pendekatan SCL, di antaranya : Small Group Discussion Role-Play & Simulation Case Study Discovery Learning (DL) Self-Directed Learning (SDL) Cooperative Learning (CL) Collaborative Learning (CbL) Contextual Instruction (CI) Project Based Learning (PjBL) Problem Based Learning and Inquiry (PBL)

34 No MODEL BELAJAR YANG DILAKUKAN MAHASISWA YANG DILAKUKAN DOSEN 1Small Group Discussion membentuk kelompok (5-10) memilih bahan diskusi mepresentasikan paper dan mendiskusikan di kelas Membuat rancangan bahan diskusi dan aturan diskusi. Menjadi moderator dan sekaligus mengulas pada setiap akhir sesion diskusi mahasiswa. 2Simulasimempelajari dan menjalankan suatu peran yang ditugaskan kepadanya. atau mempraktekan/mencoba berbagai model (komputer) yang telah disiapkan. Merancang situasi/kegiatan yang mirip dengan yang sesungguhnya, bisa berupa bermain peran, model komputer, atau berbagai latihan simulasi. Membahas kinerja mahasiswa. 3Discovery Learning mencari, mengupulkan, dan menyusun informasi yang ada untuk mendeskripsikan suatu pengetahuan. Menyediakan data, atau petunjuk (metode) untuk menelusuri suatu pengetahuan yang harus dipelajari oleh mahasiswa. Memeriksa dan memberi ulasan terhadap hasil belajar mandiri mahasiswa. URAIAN RINGKAS CIRI BEBERAPA MODEL BELAJAR

35 No MODEL BELAJAR YANG DILAKUKAN MAHASISWA YANG DILAKUKAN DOSEN 4Self-Directed Learning merencanakan kegiatan belajar, melaksanakan, dan menilai pengalaman belajarnya sendiri. Sebagai fasilitator. 5Cooperative Learning Membahas dan menyimpulkan masalah/ tugas yang diberikan dosen secara berkelompok. Merancang dan dimonitor proses belajar dan hasil belajar kelompok mahasiswa. Menyiapkan suatu masalah/ kasus atau bentuk tugas untuk diselesaikan oleh mahasiswa secara berkelompok. 6Collaborative Learning Bekerja sama dengan anggota kelompoknya dalam mengerjakan tugas Membuat rancangan proses dan bentuk penilaian berdasarkan konsensus kelompoknya sendiri. Merancang tugas yang bersifat open ended. Sebagai fasilitator dan motivator. URAIAN RINGKAS CIRI BEBERAPA MODEL BELAJAR

36 No MODEL BELAJAR YANG DILAKUKAN MAHASISWA YANG DILAKUKAN DOSEN 7 Contextual Instruction Membahas konsep (teori) kaitannya dengan situasi nyata Melakukan studi lapang/ terjun di dunia nyata untuk mempelajari kesesuaian teori. Menjelaskan bahan kajian yang bersifat teori dan mengkaitkannya dengan situasi nyata dalam kehidupan sehari-hari, atau kerja profesional, atau manajerial, atau entrepreneurial. Menyusun tugas untuk studi mahasiswa terjun ke lapangan 8 Project Based Learning Mengerjakan tugas (berupa proyek) yang telah dirancang secara sistematis. Menunjukan kinerja dan mempertanggung jawabkan hasil kerjanya di forum. Merancang suatu tugas (proyek) yang sistematik agar mahasiswa belajar pengetahuan dan ketrampilan melalui proses pencarian/ penggalian (inquiry), yang terstruktur dan kompleks. Merumuskan dan melakukan proses pembimbingan dan asesmen. 9 Problem Based Learning Belajar dengan menggali/ mencari informasi (inquiry) serta memanfaatkan informasi tersebut untuk memecahkan masalah faktual/ yang dirancang oleh dosen. Merancang tugas untuk mencapai kompetensi tertentu Membuat petunjuk(metode) untuk mahasiswa dalam mencari pemecahan masalah yang dipilih oleh mahasiswa sendiri atau yang ditetapkan.

37 No MODEL BELAJAR YANG DILAKUKAN MAHASISWA KEMAMPUAN APA YANG BISA DIPEROLEH MAHASISWA 1 Small Group Discussion membentuk kelompok (5-10) memilih bahan diskusi mepresentasikan paper dan mendiskusikan di kelas komunikasi kerjasama sintesa hasil, saling menghargai inisiatif, leadership. 2 Simulasimempelajari dan menjalankan suatu peran yang ditugaskan kepadanya. atau mempraktekan/mencoba berbagai model (komputer) yang telah disiapkan. apresiasi analogi/ imajinasi empati kreativitas pengalaman, trampil 3 Discovery Learning mencari, mengumpulkan, dan menyusun informasi yang ada untuk mendeskripsikan suatu pengetahuan. kreatif inovasi analisis inisiatif menyenangkan KEMAMPUAN YANG DIPEROLEH MAHASISWA

38 No MODEL BELAJAR YANG DILAKUKAN MAHASISWA KEMAMPUAN APA YANG BISA DIPEROLEH MAHASISWA 4 Self-Directed Learning merencanakan kegiatan belajar, melaksanakan, dan menilai pengalaman belajarnya sendiri. kemandirian kreatif bertanggung jawab percaya diri ketekunan 5 Cooperative Learning Membahas dan menyimpulkan masalah/ tugas yang diberikan dosen secara berkelompok. teamwork toleransi kepemimpinan komunikasi 6 Collaborative Learning Bekerja sama dengan anggota kelompoknya dalam mengerjakan tugas Membuat rancangan proses dan bentuk penilaian berdasarkan konsensus kelompoknya sendiri. penghargaan apresiasi pendapat/toleansi networking share vision group decision making time management KEMAMPUAN YANG DIPEROLEH MAHASISWA

39 No MODEL BELAJAR YANG DILAKUKAN MAHASISWA KEMAMPUAN APA YANG BISA DIPEROLEH MAHASISWA 7 Contextual Instruction Membahas konsep (teori) kaitannya dengan situasi nyata Melakukan studi lapang/ terjun di dunia nyata untuk mempelajari kesesuaian teori. sintesis analisis responsif apresiasi pengalaman 8 Project Based Learning Mengerjakan tugas ( berupa proyek) yang telah dirancang secara sistematis. Menunjukan kinerja dan mempertanggung jawabkan hasil kerjanya di forum. ketaat asas-an tanggung jawab inovasi, kreatif komunikaso aktualisasi 9 Problem Based Learning Belajar dengan menggali/ mencari informasi (inquiry) serta memanfaatkan informasi tersebut untuk memecahkan masalah faktual/ yang dirancang oleh dosen. prioritas mengambil keputusan berfikir kritis selektif tanggung jawab KEMAMPUAN YANG DIPEROLEH MAHASISWA

40

41 ISSUE SELAMA INI : 1.MUDAH MENGUKUR/ MENILAINYA 2.DOSEN HANYA MENGAJAR 3.BELUM PAHAM MANFAAT SOFT SKILLS 4.BELUM MEMPUNYAI KEMAMPUAN PEMBELAJARAN TERINTEGRASI

42 PENELITIAN PENDIDIKAN PENGALAMAN

43 23 Atribut soft skills yang dominan dibutuhkan di lapanan kerja 1.Inisiatif 2.Etika/ integritas 3.Berfikir kritis 4.Kemauan belajar 5.Komitmen 6.Motivasi 7.Bersemangat 8.Dapat diandalkan 9.Komunikasi lisan 10.Kreatif. 11.Kemampuan analitis 12.Dapat mengatasi stress 13.Menejemen diri 14.Menyelesaikan persoalan 15.Dapat meringkas 16.Berkooperasi 17.Fleksibel 18.Kerja dalam tim 19.Mandiri 20.Mendengarkan 21.Tangguh 22.Berargumen logis 23.Menejemen waktu.

44 “ Personal and interpersonal behaviors that develop and maximize human performance (e.g. coaching, team building, decision making, initiative). Soft skills do not include technical skills, such on financial, computer or assembly skills “. (Berthal)

45 MRI

46 (1) MINGGU KE (2) KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN (KOMPETENSI) (3) BAHAN KAJIAN (4) BENTUK PEMBELA JARAN (5) KRITERIA PENILAIAN (INDIKATOR) (atribut soft skill) (6) BOBOT NILAI (%) Hard skill Hard skill dan soft skill Hard skill Hard skill dan soft skill FORMAT RANCANGAN PEMBELAJARAN

47 ( STUDENT CENTERED LEARNING )

48 PENGUKURAN DAN PENILAIAN BELAJAR ( alternatif I, Teaching ) TIDAK LULUS HASIL BELAJAR MAHASISWA BELAJAR PENILAIAN TES / UJIAN LULUS KULIAH

49 Alternatif 2, Learning TUGAS PRESENTASI SEMINAR MEMBUAT MODEL MEMBUAT MODEL KULIAH DAN TUTORIAL KOMPETEN ? ?

50 ADAKAH CARA PENILAIAN KEMAMPUAN MAHASISWA SELAIN TES TULIS / TES BAKU ? ALTERNATIF ASSESMENT ( AUTHENTIC ASSESMENT ) ( PERFORMANCE ASSESMENT ) ADALAH PENILAIAN TERHADAP PROSES PEROLEHAN, PENERAPAN PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN, MELALUI PROSES PEMBELAJARAN YANG MENUNJUKAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM PROSES MAUPUN PRODUK.

51 TUGAS ( TASK ) KINERJA MAHASISWA KRITERIA PENILAIAN ( RUBRIC ) PERFORMANCE ASSESSMENT ( ASESMEN KINERJA )

52 1.MEMFASILITASI : Buku, modul ajar, hand-out, journal, hasil penelitian,dan waktu. 2.MEMOTIVASI : Dengan memberi perhatian pada mahasiswa. Memberi materi yang relevan dengan tingkat kemampuan mahasiswa dan dengan situasi yang kontektual. Memberi semangat dan kepercayaan pada mahasiswa bahwa ia dapat mencapai kompetensi yang diharapkan. Memberi kepuasan pada mahasiswa terhadap pembelajaran yang kita jalankan. 3.MEMBERI TUTORIAL : Menunjukkan jalan / cara / metode yang dapat membantu mahasiswa menelusuri dan menemukan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan materi pembelajaran. 4.MEMBERI UMPAN BALIK : Memonitor dan mengkoreksi jalan pikiran / hasil kinerjanya agar mencapai sasaran kompetensi yang optimum. 1.MEMFASILITASI : Buku, modul ajar, hand-out, journal, hasil penelitian,dan waktu. 2.MEMOTIVASI : Dengan memberi perhatian pada mahasiswa. Memberi materi yang relevan dengan tingkat kemampuan mahasiswa dan dengan situasi yang kontektual. Memberi semangat dan kepercayaan pada mahasiswa bahwa ia dapat mencapai kompetensi yang diharapkan. Memberi kepuasan pada mahasiswa terhadap pembelajaran yang kita jalankan. 3.MEMBERI TUTORIAL : Menunjukkan jalan / cara / metode yang dapat membantu mahasiswa menelusuri dan menemukan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan materi pembelajaran. 4.MEMBERI UMPAN BALIK : Memonitor dan mengkoreksi jalan pikiran / hasil kinerjanya agar mencapai sasaran kompetensi yang optimum.

53

54

55


Download ppt "LATAR BELAKANG PERUBAHAN KEBIJAKAN DISARIKAN DARI :: DIKTI, Dokumen Penjelasan, 2000 perubahan Kep. Men. DIK BUD No. 056/U/1994,, 2000 MASALAH EKSTERNAL."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google