Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TUTORIAL BLOK XV Skenario 5. Neuro TRIGGER I Neuro Trigger I Tn. S, 38 tahun (sopir) datang ke UGD rumah sakit dengan keluhan adanya kelemahan kedua.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TUTORIAL BLOK XV Skenario 5. Neuro TRIGGER I Neuro Trigger I Tn. S, 38 tahun (sopir) datang ke UGD rumah sakit dengan keluhan adanya kelemahan kedua."— Transcript presentasi:

1 TUTORIAL BLOK XV Skenario 5

2 Neuro TRIGGER I

3 Neuro Trigger I Tn. S, 38 tahun (sopir) datang ke UGD rumah sakit dengan keluhan adanya kelemahan kedua anggota gerak bawah.

4 Neuro Trigger I 10 bulan sebelum masuk rumah sakit, pasien mengeluhkan nyeri pegel-pegel pada punggung bawah dan tidak menjalar. Keluhan berkurang dengan istirahat. Tidak ada keluhan kesemutan, tebal-tebal, demam, maupun batuk. BAB & BAK normal dan masih beraktivitas seperti biasa.

5 Neuro Trigger I 6 bulan sebelum masuk rumah sakit, pasien mengeluhkan: kesemutan pada kaki kiri, kemudian diikuti kaki kanan, mulai dari bawah sampai seluruh tungkai. Keluhan bersifat terus menerus, pasien belum sempat periksa ke dokter, dan beraktifitas seperti biasa.

6 Neuro Trigger I 4 bulan sebelum masuk rumah sakit, pasien mengeluh kesemutan disertai rasa tebal-tebal pada kedua tungkai sampai ulu hati, perut sampai ulu hati seperti diikat setagen. Mulai terjadi kelemahan, dan rasa berat untuk berjalan. Pasien sempat periksa ke rumah sakit, namun keluhan tidak berkurang.

7 Neuro Trigger I 2 bulan sebelum masuk rumah sakit, pasien mengeluhkan adanya kelemahan yang semakin berat, sulit untuk berdiri, serta mulai sulit buang air besar.

8 Neuro Trigger I 1 bulan sebelum masuk rumah sakit, pasien mengeluhkan kelemahan yang memberat, pasien tak dapat berjalan, buang air besar semakin sulit, dan keluarga merencanakan berobat ke rumah sakit.

9 Neuro DISCUSS THE CASE WITH THE SEVEN JUMPS !


Download ppt "TUTORIAL BLOK XV Skenario 5. Neuro TRIGGER I Neuro Trigger I Tn. S, 38 tahun (sopir) datang ke UGD rumah sakit dengan keluhan adanya kelemahan kedua."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google