Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KONSEP MANAJEMEN Fasilitator : Dr.Ir. H. Aep Ruhandi, MEd NIP 19480317196951004 NIDN 0017034801.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KONSEP MANAJEMEN Fasilitator : Dr.Ir. H. Aep Ruhandi, MEd NIP 19480317196951004 NIDN 0017034801."— Transcript presentasi:

1 KONSEP MANAJEMEN Fasilitator : Dr.Ir. H. Aep Ruhandi, MEd NIP NIDN

2 TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM MAHASISWA PROGRAM STUDI MM –UMT AKAN DAPAT: 1.MEMAHAMI TEORI KONSEP MANAJEMEN DAN PERKEMBANGAN KONSEP MANAJEMEN 2.MELAKSANAKAN DISKUSI TENTANG KONSEP MANAJEMEN 3.MEYAKINI PENTINGNYA KONSEP MANAJEMEN SEBAGAI PENGANTAR ILMU MANAJEMEN

3 PERKENALAN Nama : H.Aep Ruhandi bin H. Adang Rasyidin Status : PNS sejak 01 November 1968 (II/a) Pendidikan : S1 - Fakultas Kehutanan UGM 1979 S2 - Sam Houston State University, Texas-USA 1987 S3 - Wolverhampton University- England-United Kingdom 1998 Pengalaman Tugas : di Riau, Kalteng, Jateng, Kaltim, Irian Jaya, Jawa Barat, Jakarta dari staf, Eselon IV-III-II lingkup Departemen Kehutanan dst. dosen pada Fakulti Perhutanan Universiti Putra Malaysia ( ), dosen PNS pada Kopertis Wilayah III Jakarta Pengalaman mengajar Pascasarjana sejak 1998 di Universitas Satyagama, STIAMI, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Surapati, Universitas Nusa Bangsa, UHAMKA, UMT. Keluarga : isteri 1 (alumnus Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang 1979), anak 2 ( alumni Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, sulung PNS Kemenkes-bungsu PDS Anak dan Magister Kesehatan FK-Unpad) Alamat rumah : Jalan Hegarmanah IV No. 25A RT 01 RW 08 Kelurahan Gunung Batu, Bogor HP , , ;

4 PUSTAKA RUJUKAN Hasibuan, Malayu S.P Manajemen. Dasar, Pengertian dan Masalah. Jakarta : CV. Haji Mas Agung Jauch, Lawrence R. dan William F. Glueck Manajemen Strategis dan Kebijakan Perusahaan. Jakarta : Erlangga Karhi Nijar& Winardi, Strategi. Bandung : Mandar Maju M. Manullang Dasar-Dasar Manajemen, Yogyakarta : Gajah Mada University Press Siagian, Sondang P Organisasi Kepemimpinan, & Perilaku Administrasi. Jakarta : CV. Haji Mas Agung

5 POKOK BAHASAN PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP PERKEMBANGAN KONSEP MANAJEMEN DASAR MANAJEMEN TIPE MANAJEMEN FUNGSI-FUNGSI DASAR MANAJEMEN UNSUR-UNSUR MANAJEMEN TIPE-TIPE MANAJER DASAR KETERAMPILAN MANAJER RAGAM KONSEP MANAJEMEN

6 PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP Definisi manajemen menurut GR Terry sebagai berikut: “Manajemen merupakan sebuah proses yang khas, yang terdiri dari tindakan-tindakan: Perencanaan, Pengorganisasian, Penggiatan dan Pengawasan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya”. McFarland, 1979 juga mengemukakan empat pengertian manajemen yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari: 1.proses-proses pengorganisasian; yakni perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, penggiatan dan pengevaluasian. 2.Kata manajemen juga berarti karir atau jabatan 3.Kata manajemen juga dapat berarti kelompok orang yang bertanggungjawab dalam menjalankan sebuah organisasi. 4.Kata manajemen juga dapat merupakan sebuah ilmu atau seni untuk mengatur orang lain

7 PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP…lanjutan Ruang Lingkup Konsep Manajemen adalah sebagai pengantar terhadap berbagai teori Manajemen dalam lingkup ilmu-ilmu sosial --  inti organisasi adalah administrasi, inti administrasi adalah manajemen, dan inti manajemen adalah pengambilan keputusan dan human relation Manajemen berkembang sesuai tujuannya, antara lain : - Manajemen SDM - Manajemen Keuangan - Manajemen Operasi/ Produksi - Manajemen Pemasaran - Manajemen Pendidikan - Manajemen Transportasi, - Manajemen Resiko, dll.

8 PERKEMBANGAN KONSEP MANAJEMEN Secara garis besar konsep manajemen dapat dikelompokkan menjadi 4 kelompok, yaitu: 1. Konsep Manajemen Klasik 2. Konsep Manajemen Behavioristik 3. Konsep Manajemen Systems Model 4. KonsepManajemen Networking

9 1.Manajemen Klasik Konsep ini mempelajari manajemen secara ilmiah berdasarkan prinsip spesialisasi, sentralisasi, formalitas dan sistem hirarki yang kuat berkaitan dengan wewenang, pengawasan, untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Ada dua kelompok : A. Scientific Management Approach B. Administrative Management Approach

10 A. Scientific Management Approach Ada beberapa tokohnya, yaitu: 1. Federick W. Taylor ( ) Prinsip dasarnya: - Menentukan metode terbaik untuk melaksanakan tiap tugas dengan dasar ilmiah - Seleksi secara ilmiah sehingga setiap pekerja akan diberikan tanggung jawab untuk tugas yang lebih cocok - Pendidikan dan pengembangan karyawan secara ilmiah - Kerjasama antara pihak manajemen dan karyawan. - Menggunakan sistem upah yang berbeda berdasar produktivitasnya. 2. Hendry L.Gantt ( ) Merupakan penemu Scheduling and Rewarding Employees. Supervisor dan pekerja akan mendapat penghargaan bila menyelesaikan tugasnya sesuai jadwal. 3. Frank ( ) dan Lillian M.Gilberth ( ) Mereka adalah penemu Motion Times Studies Lillian juga menganjurkan 3 posisi pekerja, yaitu: - Mempersiapkan Promosi - Pekerja melaksanakan tugas - Melatih pengganti 4. Mary Parker FOllet ( ) Merupakan pioner dalam pemecahan konflik di tempat kerja. Ia menganjurkan pendekatan secara kemitraan dengan collaborative approach.

11 B. Administrative Management Approach Beberapa tokoh penganut aliran ini adalah: 1. Henry Fayol( ) Beliau memberikan perhatian pada manajemen organisasi secara keseluruhan dan mendefinisikan fungsi manajemen yaitu planning, organizing, commanding, coordinating, controlling. Ia mengemukakan 14 prinsip manajemen, yaitu: pembagian kerja, wewenang, disiplin, kesatuan komando, kesatuan arah - unity of deriction, subordination of the individual, renumerisasi, sentralisasi, hirarkhi, order, keadilan, stabilitas personil, inisiatif, esprit de corps. 2. Max Weber ( ) Mengembangkan bereaucratic management yang menekankan perlunya hirarki yang ditentukan secara tegas, diatur dengan ketentuan dan nilai wewenang yang jelas. Kontribusi Administrative Management Approach adalah digunakannya beberapa prinsip manajemen. Kelemahannya teori ini lebih sesuai untuk organisasi yang stabil, kondisi lingkungan dapat diramalkan.

12 2. Konsep Manajemen Behavioristik Pendekatan ini menekankan bahwa manajemen yang efektif bila ada pemahaman tentang pekerja - lebih berorientasi pada manusia sebagai pelaku. Beberapa konsep behavioristik, antara lain: A. Human Relations B. Behavioral Science Approach

13 A. Human Relations Berusaha menemukan secara sistematis faktor sosial dan psikologi yang dapat menciptakan hubungan manusia yang efektif. 1. Elton Mayo ( ) - Hawthorne Experiment Hasil studi Hawthorne (pembangkit listrik) yang dilakukan oleh Elton Mayo, dkk: - Produktivitas berkaitan dengan variabel sosial dan psikologi - Pekerja akan bekerja lebih keras bila manajemen memperhatikan kesejahteraan mereka dan supervisornya memberikan perhatian pada mereka. - Kelompok kerja informal mempunyai pengaruh positif pada produktivitas. - Mayo mengajukan konsep social man yang dimotivasi oleh kebutuhan sosial daripada konsep rational man yang dimotivasi oleh kebutuhan ekonomis. Kontribusi dan pendekatan Human Relations: - Penyempurnaan pendekatan klasik yang menganggap bahwa produktivitas semata persoalan mekanis. - Menunjukkan pentingnya manager style dan memberikan perhatian pada teaching people management skills daripada teaching technical skills. - Mendorong perhatian pada group dynamic. Kelemahan nya: - Beberapa penelitian menunjukkan bahwa perbaikan kondisi kerja dan kepuasan karyawan hanya salah satu dari beberapa faktor yang berpengaruh pada produktivitas. - Konsep social man tidak dapat menggambarkan tuntas individu di tempat kerja

14 B. Behavioral Science Approach Pendekatan ini yakin bahwa self actualizing man adalah konsep yang lebih akurat untuk menerangkan motivasi manusia dan mencoba mengintegrasikannya dengan organisasi. Beberapa tokohnya, antara lain: 1. Maslow Individu mempunyai 5 kebutuhan dasar yaitu physical needs, security needs, social needs, esteem needs, self actualization needs. Kebutuhan tersebut akan menimbulkan suatu keinginan untuk memenuhinya. Organisasi perlu mengenali kebutuhan tersebut dan berusaha memenuhinya agar timbul kepuasan. 2. Model complex man Model ini menjelaskan bahwa setiap orang mempunyai perbedaan dengan orang lain dan tidak ada 2 orang yang sama. 3. Douglas Mc Gregor ( ) Teori X dan teori Y Teori X melihat karyawan dari segi pessimistik, manajer hanya mengubah kondisi kerja dan mengektifkan penggunaan rewards & punishment untuk meningkatkan produktivitas karyawan. Teori Y melihat karyawan dari segi optimistik, manajer perlu melakukan pendekatan humanistik kepada karyawan, menantang karyawan untuk berprestasi, mendorong pertumbuhan pribadi, mendorong kinerja. Kontribusi Behavioral Science Approach yaitu menambah pengertian tentang motivasi perorangan, hubungan interpersonal, orientasi kepada perilaku manusia. Kelemahannya teori y sangat complicated dan abstract bagi manajer di lapangan, adanya keterbatasan pengetahuan bagi manajer di lapangan tentang teori perilaku

15 III. KONSEP SYSTEM MODEL a. Teori Contingency Mulai berkembang th 1962, teori ini menyatakan bahwa tidak ada satu sistem manajemen yang optimum, sistem tergantung pada tingkat perubahan lingkungannya. Sistem ini disebut sistem organik (sebagai lawan sistem mekanistik), pada sistem ini mempunyai beberapa ciri: - Substansinya adalah manusia bukan tugas. - Kurang menekankan hirarki - Struktur saling berhubungan, fleksibel, dalam bentuk kelompok - Kebersamaan dalam nilai, kepercayaan dan norma - Pengendalian diri sendiri, penyesuaian bersama b. Model Open Systems (berkembang sejak 1870 an) Asumsi yang dikembangkan adalah - Saling ketergantungan - Keterbukaan - memberi reaksi atas penaruh lingkungan - Totalitas gugus - Rasional - Obyektivitas - Pentingnya kerjasama dan group yang kompak Model ini juga mengandung 3 aspek pokok, yaitu: - Organisasi adalah suatu sistem yaitu suatu rangkaian bagian yang saling berhubungan. Sistem tersebut ditentukan oleh cara bagaimana bagian-bagian tersebut saling berhubungan. - Sistem terbuka artinya beroperasi dalam suatu lingkungan yang dinamis. Sifat dari lingkungan menentukan sifat dari sistem dan kelangsungan hidupnya. - Tugas manajerial adalah mendiagnosa sifat lingkungan dan memilih bentuk organisasi yang sesuai.

16 IV.KONSEP MANAJEMEN NETWORK Muncul sejak akhir th 1980 an. Asumsi dasarnya: - Discontinuity secara sosil, ekonomis, teknologi - Loosely coupled organizations: organisasi terbagi dalam unit yang kecil dan longgar. Loose coupling: situasi dimana unsur organisasi responsif satu sama lain, tetapi tetap dipertahankan terpisah dan mempunyai identitas sendiri. - Synergies dan alliances: unit membentuk networks dan alliances di dalam dan di luar organisasi untuk mencapai synergies yang lebih tinggi. - Collaborative: ditandai dengan kultur yang memberi nilai tinggi untuk individu yang mandiri, proactive, empowered, collaborative. - The management of meaning, mission and vision: shared values, goals, and beliefs mencerminkan visi bersama dari organisasi dan misi yang diterima bersama. - Transformational leadership: memerlukan pola kepemimpinan yang dapat mengadakan transformasi dan pola perubahan. Dari 6 asumsi atau blueprints diatas dibentuk suatu model integratif organisasi yang disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi organisasi tersebut.

17 DASAR MANAJEMEN Sejak berkembang perdaban manusia berupa berrumah tangga dan terbentuknya kelompok masyarakat, maka telah menunjukkan dasar manajemen sebagai berikut: Adanya kerjasama orang dalam kelompok formal Adanya tujuan dan kepentingan bersama Adanya pembagian kerja/tugas dan tanggung jawab Adanya human organization sejalan dengan lingkungannya masing-masing

18 FUNGSI-FUNGSI DASAR MANAJEMEN fungsi-fungsi manajemen yang dikemukakan oleh Dessler (1996): 1.Planning. Meliputi penentuan tujuan, tindakan, pengembangan aturan dan prosedur-prosedur, pengembangan rencana dan melakukan prediksi. 2.Organizing. Meliputi pemberian tugas, bagian-bagian, pendelegasian wewenang, mengkoordinir pekerjaan 3.Staffing, meliputi rekruitmen karyawan, pelatihan dan pengembangan 4.Leading, mencakup pemberian perintah, menjaga motivasi dan semangat kerja karyawan 5.Controlling, menentukan standar, melakukan perbaikan bila diperlukan.

19 PRINSIP MANAJEMEN Menurut Henry Fayol, seorang pencetus teori manajemen yang berasal dari Perancis, prinsip-prinsip umum manajemen ini terdiri dari :Henry Fayol Pembagian kerja (Division of work) Wewenang dan tanggung jawab (Authority and responsibility) Disiplin (Discipline) Kesatuan perintah (Unity of command) Kesatuan pengarahan (Unity of direction) Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri Penggajian pegawai Pemusatan (Centralization) Hirarki tingkatan Ketertiban (Order) Keadilan dan kejujuran Stabilitas kondisi karyawan Prakarsa (Inisiative) Semangat kesatuan, semangat korps

20 UNSUR-UNSUR MANAJEMEN Unsur-unsur manajemen(tools of management) meliputi: 1.Men yaitu sdm organisasi, eksekutif dan operatif 2.Money yaitu dana operasional untuk mencapai tujuan 3.Methode yaitu cara-cara untuk mencapai tujuan 4.Materials yaitu bahan-bahan untuk mencapai tujuan 5.Machines yaitu mesin/alat untuk mencapai tujuan 6.Market yaitu pasar untuk menjual barang/jasa

21 TIPE MANAJEMEN Harbison dan Myers menggolongkan manajemen itu menjadi tiga tipe, yaitu: 1.Patrimonial Management Terdapat apabila suatu perusahaan dimiliki oleh sebuah keluarga dan kedudukan-kedudukan yang penting dalam hirarki perusahaan dikuasai oleh anggota-anggota keluarga tersebut. 2.Political Management Suatu bentuk manajemen dimana kedudukan-kedudukan penting dan pokok dalam organisasi dipegang oleh mereka yang mempunyai hubungan-hubungan politik berdasarkan atas loyalitas pada suatu partai politik tertentu. 3.Profesional Management Kedudukan yang strategis dan penting diserahkan kepada mereka yang telah memberikan bukti akan kecakapannya, kapasitas, kesanggupan, keahlian atau dengan perkataan lain atas dasar jasa dan hasil yang mereka berikan kepada perusahaan.

22 TIPE-TIPE MANAJER Tipe-tipe Manajer berdasarkan hirarkhi organisasi : 1. Manajer Puncak Manajer yang bertanggung jawab pada dewan direksi dan pemegang saham atas keseluruhan kinerja dan aktivitas perusahaan. 2. Manajer Menengah Manajer yang bertanggung jawab pada pelaksanaan strategi kebijakan dan keputusan yang dibuat oleh manajer puncak. 3. Manajer Lini Pertama Manajer yang bertanggung jawab langsung atas pekerjaan karyawan (supervisor/foreman)

23 DASAR KETERAMPILAN MANAJER Dasar keterampilan manajer relatif sama meskipun hirarkhinya berbeda, yaitu : 1. Ketrampilan Teknis Ketrampilan yang diperlukan untuk melakukan tugas khusus. 2. Ketrampilan Hubungan Manusia Ketrampilan untuk memahami dan bekerjasama dengan orang lain 3. Ketrampilan Konseptual Ketrampilan terkait dengan kemampuan untuk berpikir pada hal- hal yang abstrak, mendiagnosis dan menganalisis situasi yang berbeda dan memandang jauh kedepan. 4. Ketrampilan Pengambilan Keputusan Kemampuan dalam identifikasi masalah, dan menentukan langkah terbaik untuk menyelesaikan masalah. 5. Ketrampilan Pengelolaan Waktu Ketrampilan yang berkaitan dengan pemanfaatan waktu secara produktif.

24 MACAM TEORI MANAJEMEN Ada 6 macam teori manajamen diantaranya: Aliran klasik: Aliran ini mendefinisikan manajemen sesuai dengan fungsi- fungsi manajemennya. Perhatian dan kemampuan manajemen dibutuhkan pada penerapan fungsi-fungsi tersebut. Aliran perilaku: Aliran ini sering disebut juga aliran manajemen hubungan manusia. Aliran ini memusatkan kajiannya pada aspek manusia da perlunya manajemen memahami manusia. Aliran manajemen Ilmiah: aliran ini menggunakan matematika dan ilmu statistika untuk mengembangkan teorinya. Menurut aliran ini, pendekatan kuantitatif merupakan sarana utama dan sangat berguna untuk menjelaskan masalah manajemen. Aliran analisis sistem: Aliran ini memfokuskan pemikiran pada masalah yang berhubungan dengan bidang lain untuk mengembangkan teorinya. Aliran manajemen berdasarkan hasil: Aliran manajemen berdasarkan hasil diperkenalkan pertama kali oleh Peter Drucker pada awal 1950-an. Aliran ini memfokuskan pada pemikiran hasil-hasil yang dicapai bukannya pada interaksi kegiatan karyawan. Aliran manajemen mutu: Aliran manajemen berdasarkan kualitas produksi dan jasa pelyanan

25 RAGAM KONSEP MANAJEMEN Akhir-akhir ini telah berkembang berbagai konsep manajemen antara lain sebagai berikut: Supply Chain Management Change Management Value Based Management Corporate Social Responsibility Costumer Relationship Management Competency Based Human Resources Management 7 habits, dll.


Download ppt "KONSEP MANAJEMEN Fasilitator : Dr.Ir. H. Aep Ruhandi, MEd NIP 19480317196951004 NIDN 0017034801."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google