Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF"— Transcript presentasi:

1 PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF
Oleh : Veronica Subdirektorat Evaluasi Dosis dan Lingkungan Direktorat Inspeksi Instalasi & Bahan Nuklir Cisarua, 21 Mei 2013

2 POKOK BAHASAN BAB I PENDAHULUAN
BAB II PENGERTIAN, TUJUAN DAN KETENTUAN UMUM A. Pengertian dan tujuan B. Perizinan C. Tanggung jawab dan Kewajiban D. Jaminan Kualitas Pengelolaan Limbah BAB III KLASIFIKASI DAN KARAKTERISASI LIMBAH A. Klasifikasi Limbah Radioaktif B. Karakterisasi Limbah Radioaktif

3 POKOK BAHASAN BAB IV TEKNIK PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF
A. Pengumpulan dan Pengelompokan (Pra-olah) B. Pengangkutan Limbah Radioaktif C. Pengolahan Limbah Radioaktif D. Penyimpanan Limbah Radioaktif dan E. Penanggulangan Keadaan Darurat F. Program Dekomisioning

4 Tujuan Instruksional Umum
Setelah mempelajari modul ini peserta mampu menjelaskan prinsip pengelolaan limbah radioaktif

5 Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mempelajari modul ini peserta mampu : 1. menyebutkan klasifikasi limbah radioaktif 2. menyebutkan karakterisasi limbah radioaktif 3. menjelaskan manajemen perizinan limbah radioaktif 4. menyebutkan tugas dan tanggung jawab penghasil limbah radioaktif 5. menjelaskan tahap pengelolaan limbah radioaktif 6. menjelaskan prinsip pengolahan limbah radioaktif

6 BAB II Pengertian, Tujuan dan Ketentuan Umum
Limbah Radioaktif : Zat radioaktif dan atau bahan serta peralatan yang telah terkena zat radioaktif atau menjadi radioaktif karena pengoperasian instalasi nuklir atau instalasi yang memanfaatkan radiasi pengion yang tidak digunakan lagi

7 BAB II. Pengertian, Tujuan dan Ketentuan Umum
melindungi keselamatan dan kesehatan pekerja, anggota masyarakat, dan lingkungan hidup dari bahaya radiasi dan kontaminasi berdasarkan Asas Proteksi Radiasi yang meliputi asas justifikasi, limitasi dan optimasi Pengelolaan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, aspek teknis berupa pengurangan volume dan aktivitas limbah radioaktif, serta aspek ekonomis

8 BAB II. Pengertian, Tujuan dan Ketentuan Umum
Asal Limbah Radioaktif : bidang industri bidang medik Bidang litbang dan pendidikan instalasi nuklir dekontaminasi/ dekomisioning

9 BAB II. Pengertian, Tujuan dan Ketentuan Umum
Dasar Hukum : PP No. 27 Tahun 2002 tentang Pengelolaan Limbah Radioaktif SK Kepala BAPETEN No. 03/Ka-Bapeten/V-99 tentang Ketentuan Keselamatan Pengelolaan Limbah Radioaktif

10 BAB II. Pengertian, Tujuan dan Ketentuan Umum
Kegiatan Pengelolaan Limbah Radioaktif : pengumpulan/ penampungan pengelompokkan pengolahan pengangkutan penyimpanan sementara dan lestari dan atau pembuangan limbah radioaktif

11 BAB II. Pengertian, Tujuan dan Ketentuan Umum
Perizinan : dikembalikan ke negara asal (reekspor) atau dikelola Badan Pelaksana  izin BAPETEN persetujuan reekspor dari BAPETEN 30 hari bukti pengembalian  14 hari LRA dari luar negeri tidak diizinkan disimpan di wilayah RI

12 Tanggung jawab Badan Pelaksana
menyusun dan menetapkan prosedur juknis mengelola limbah ( mengolah, menyimpan sementara atau menyimpan lestari) menyediakan tempat : penyimpanan LRA tingkat rendah dan sedang penyimpanan lestari LRA tingkat tinggi melaksanakan pembinaan teknis pengelolaan LRA bagi pengelola dan penghasil LRA

13 Kewajiban penghasil limbah
menyimpan sementara LRA tingkat rendah dan sedang (harus seizin BAPETEN) mempunyai tempat penampungan sesuai dengan volume dan karakteristika limbah mempunyai peralatan untuk mendeteksi limbah melaksanakan dokumentasi limbah

14 Jaminan Kualitas Pengelolaan Limbah
Pengolah limbah radioaktif harus : mempunyai program dan melakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan di sekitar instalasi secara berkala. Hasil pemantauan harus dicatat dan dilaporkan kepada badan Pengawas setiap 6 bulan melakukan analisis limbah secara lengkap untuk menentukan metode pengolahan yang tepat memiliki sistem proteksi menggunakan unit pengolah yang sesuai dengan metode pengolahan mempunyai tempat penampungan sementara limbah radioaktif

15 BAB III KLASIFIKASI DAN KARAKTERISASI LIMBAH RADIOAKTIF
Tujuan : menjamin sifat kimia dan fisika LRA memberikan faktor keselamatan pada proses pengelolaan menjamin sifat fisik dan mekanik bahan matriks dan blok hasil pengolahan LRA akan memberikan faktor keselamatan pada penyimpanan

16 III. 1. Klasifikasi Limbah Radioaktif
Asal terbentuknya (alamiah, hasil fisi, hasil aktivasi, akibat kontaminasi) Fasa (padat, cair dan gas) Aktivitas (rendah, sedang dan tinggi)

17 III. 1. Klasifikasi Limbah Radioaktif
Rendah : di atas tingkat aman (clearance level) tetapi di bawah tingkat sedang yang tidak memerlukan penahan radiasi selama penanganan dalam keadaan normal dan pengangkutan Sedang : limbah radioaktif dengan aktivitas di atas tingkat rendah tetapi di bawah tingkat tinggi yang tidak memerlukan pendingin, dan memerlukan penahan radiasi selama penanganan dalam keadaan normal dan pengangkutan;

18 III.1. Klasifikasi (lanjutan)
Tinggi : aktivitas di atas tingkat sedang, yang memerlukan pendingin dan penahan radiasi dalam penanganan pada keadaan normal dan pengangkutan, termasuk bahan bakar nuklir bekas

19 III. 1. Klasifikasi Limbah Radioaktif (lanjutan)
Batas atas tingkat aktivitas LRA tergantung pada : tipe radionuklida yang di kandung fasilitas pengolahan kadar tertinggi yang diizinkan dibuang ke lingkungan

20 III. 2. Karakterisasi Limbah Radioaktif
Untuk : Pelaksanaan proses pengolahan Klasifikasi aktivitas dan penanganan selanjutnya : aktivitas : tk rendah, sedang dan tinggi pemancar : alpha, beta dan gamma penanganan : penyimpanan sementara , penyimpanan lestari Analisis keselamatan

21 III. 2. Karakterisasi Limbah Radioaktif (lanjutan)
Untuk proses pengolahan : Sifat radionuklida : jenis radionuklida, aktivitas, waktu paro Sifat kimia : korosif, organik, eksplosif, volatil Sifat fisika : dapat dikompaksi, dapat dibakar, dapat didekontaminasi asal limbah

22 BAB IV TAHAPAN PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF
Pengumpulan dan Pengelompokan (Pra-olah) diatur berdasarkan : fasa aktivitas waktu paro Jenis radiasi Sifat fisika dan kimia Toksisitas Asal limbah

23 a. Penampungan Limbah Radioaktif
Penampungan LRA Cair Penampungan LRA Padat

24 b. Pengangkutan Limbah Radioaktif
Pengangkutan limbah radioaktif wajib memenuhi ketentuan pengangkutan zat radioaktif sesuai PP No. 26 Tahun 2002 dan SK Ka. Bapeten No. 04/Ka-Bapeten / V/ 1999. Ketentuan pengangkutan pada umumnya, baik melalui jalan umum, maupun angkutan umum. Wadah yang digunakan untuk mengumpulkan limbah radioaktif harus memenuhi ketentuan pengangkutan limbah radioaktif, sehingga tidak mengakibatkan tersebarnya zat radioaktif tersebut.

25 Pengangkutan Limbah (lanjutan)
tidak mengakibatkan tersebarnya LRA tersebut

26 IV. C. Pengolahan Limbah Radioaktif
LRA tingkat rendah dan sedang dapat diolah sendiri atau diserahkan ke Badan Pelaksana LRA tingkat tinggi harus diserahkan ke Badan Pelaksana atau dikirim kembali ke negara asal (re ekspor) Pengelola LRA harus mempunyai dan melaksanakan Program Jaminan Kualitas yang sudah disetujui BAPETEN

27 IV. c. Pengolahan Limbah Radioaktif (lanjutan)
Tiga prinsip : Pengenceran dan pembauran (dilute and disperse) Penangguhan dan peluruhan (delay and decay) Pengonsentrasian dan pengungkungan (concentration and contain)

28 IV.C. 1. Pengenceran dan pembauran
terutama limbah cair tingkat rendah dan sedang yang mempunyai sifat mudah larut / tersebar dalam air. Penambahan cairan / larutan untuk memperkecil konsentrasinya Melepaskan limbah cair sedikit demi sedikit dalam waktu yang cukup lama Melepaskan limbah cair ke dalam kumpulan air yang besar (seperti lautan, danau )

29 IV.C.2. Penangguhan dan Peluruhan
radionuklida kehilangan keradioaktifannya melalui peluruhan waktu paro pendek limbah cair, padat, gas

30 IV.C.3. Pengonsentrasian dan pengungkungan
sebagian besar radioaktivitas yang ditimbulkan oleh LRA harus dipisahkan/ diisolasikan dari lingkungan manusia radionuklida yang mempunyai waktu paro sedang sampai tinggi limbah harus dikungkung untuk waktu yang lama

31 IV. c. Pengolahan Limbah Radioaktif
Padat Cair Ya Ya Terbakar Terbakar Insenerasi Tidak Tidak Termampatkan Tidak Abu Evaporasi Ya Shell 950 l Kompaksi Drum 100 l Hasil Kompaksi Shell 950 l Sementasi Konsentrat Drum 200 l Penyimpanan Sementara

32 IV.C.. Pengolahan Limbah Radioaktif (lanjutan)

33 IV. c. Pengolahan Limbah Radioaktif (lanjutan)

34 IV. d. Penyimpanan Limbah Radioaktif
Penyimpanan sementara kemasan limbah memenuhi kualitas keselamatan tidak memberikan kontaminasi internal maupun eksternal Penyimpanan akhir/ lestari

35 IV.d.1Penyimpanan sementara (lanjutan)
Contoh tempat penyimpanan sementara

36 IV.d.1.Penyimpanan sementara (lanjutan)
Kondisioning sumber bekas Penyimpanan sementara limbah (spent fuel) aktivitas tinggi

37 IV.d.2. Penyimpanan akhir/ lestari
Persyaratan yang harus dipenuhi : a. lokasi bebas banjir b. tahan gempa + memenuhi karakteristik materi bumi dan sifat kimia air c. didisain sehingga terhindar dari kekritisan d. ada sistem pemantauan radiasi dan radioaktivitas lingkungan e. ada sistem pendingin f. ada penahan radiasi g. ada sistem proteksi fisik h. memenuhi distribusi populasi penduduk dan tata wilayah sekitar lokasi penyimpanan

38 IV.d.2.Penyimpanan akhir/ lestari (lanjutan)
Contoh tempat penyimpanan lestari

39 Penyimpanan akhir/ lestari (lanjutan)
Contoh tempat penyimpanan lestari

40 IV.e. Penanggulangan Kecelakaan Nuklir dan atau Radiasi
Penghasil Pengolah pencegahan kecelakaan Pengelola Tindakan penanggulangan dilaporkan ke Badan Pengawas selambat-lambatnya 30 hari

41 IV. f. Program dekomisioning
Dekomisioning : kegiatan untuk menghentikan secara tetap beroperasinya suatu instalasi nuklir atau instalasi yang memanfaatkan zat radioaktif meliputi : - pemindahan zat radioaktif, - pembongkaran komponen instalasi, - dekontaminasi - pengamanan akhir

42 IV. f. Program dekomisioning (lanjutan)
Pengolah LRA yang melaksanakan dekomisioning harus: mempunyai program dekomisioning yang sudah disahkan oleh BAPETEN memiliki izin dekomisioning limbah hasil dekomisioning diserahkan ke BATAN

43


Download ppt "PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google