Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Curiculum Vitae  H. AGUS D SUKANDA, Kompol IVa H. AGUS D SUKANDA, Kompol IVa  Kasi Wastahbaset Bid Berantas BNN Prov Jabar Kasi Wastahbaset Bid Berantas.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Curiculum Vitae  H. AGUS D SUKANDA, Kompol IVa H. AGUS D SUKANDA, Kompol IVa  Kasi Wastahbaset Bid Berantas BNN Prov Jabar Kasi Wastahbaset Bid Berantas."— Transcript presentasi:

1

2

3 Curiculum Vitae  H. AGUS D SUKANDA, Kompol IVa H. AGUS D SUKANDA, Kompol IVa  Kasi Wastahbaset Bid Berantas BNN Prov Jabar Kasi Wastahbaset Bid Berantas BNN Prov Jabar  Kantor Jl Terusan Jakarta No 50 / Rumah Jl Gedebage Raya No 129 Kantor Jl Terusan Jakarta No 50 / Rumah Jl Gedebage Raya No 129  PENDIDIKAN UMUM : S1 PENDIDIKAN UMUM : S1  PENDIDIKAN POLRI : Secaba, Bintara Intel, Bintara Instruktur, Unit PENDIDIKAN POLRI : Secaba, Bintara Intel, Bintara Instruktur, Unit Intel, Secapa, Manajemen Training, Perwira Intel, Perwira Lanjutan Intel, TOT Pencegahan. RIWAYAT JABATAN Baur Pampersgiat Dit Intel Polda Jabar, Kapolsek Rumpin Polres Bogor Kapolsek Jonggol Polres Bogor Kapolsek Sumedang Selatan Kapolsek Tanjungsari Polres Sumedang. Kasat Intel Polres Purwakarta, Kasat Intel Polres Bandung, Kasi Intel BNN Prov Jabar. Kasi Wastahbaset BNN Prov Jabar  RIWAYAT PENUGASAN OPERASI : RIWAYAT PENUGASAN OPERASI :  Ops Halilintar Perompakan di Selat Malaka Ops Halilintar Perompakan di Selat Malaka Ops Lumba-lumba Ilegal Loging Mahakam Kaltim

4 DASAR HUKUM Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Undang - undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2010 tentang Badan Narkotika Nasional Undang- undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Peraturan Kepala BNN Nomor : PERKA/O4/2010, tentang SOTK BNNP dan BNN Kab/Kota. Instruksi Presiden Nomor 12 tahun 2011 tentang Jakstranas P4GN.

5 ASFEK PENEGAKAN HUKUM UU NO 35 TH 2009 PASAL 4 UNDANG-UNDANG TENTANG NARKOTIKA BERTUJUAN : 1. MENJAMIN KETERSEDIAAN NARKOTIKA UNTUK KEPENTINGAN PELAYANAN KESEHATAN DAN/ATAU PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI ( PEREDARAN TERANG ) 2. MENCEGAH, MELINDUNGI & MENYELAMATKAN BANGSA INDONESIA DARI PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA 3. MEMBERANTAS NARKOTIKA DAN PREKURSOR NARKOTIKA 4. MENJAMIN PENGATURAN UPAYA REHABILITASI MEDIS DAN SOSIAL BAGI PENYALAHGUNA DAN PECANDU NARKOTIKA PEREDARAN TERANG PEREDARAN GELAP

6 I. B N N : NARKOTIKA UU NO 35 TH 2009 MENANGANI NARKOTIKA DAN PREKURSOR NARKOTIKA BERDASARKAN INPRES 12 TH 2011 TTG P4GN, PERAN DALAM CEGAH - DAYAMAS – REHAB - BRANTAS NARKOBA NA : = 164 PR : = 22 TOTAL = 186 Jenis II POLRI : NARKOBA NARKOBA ( NARKOTIKA, FSIKOTROFIKA, BAHAN BERBAHAYA ), OKT, MIRAS DAN DAMPAK LAHGUN NAPZA - MIRAS - OKT YANG MENIMBULKAN KORBAN ( Luka, Jiwa, Harda ) III BADAN POM : NAPZA PENGAWASAN PEMASUKAN DAN PEREDARAN OBAT, BAHAN OBAT, OBAT TRADISIONAL, BAHAN SUPLEMEN KESEHATAN DAN BAHAN PANGAN TOTAL 2099 JENIS INSTANSI YANG DIBERI KEWENANGAN OLEH UNDANG-UNDANG PENEGAKAN HUKUM : NARKOTIKA – NARKOBA - NAPZA

7

8 INPRES 12 TH 2011 JAKSTRANAS P4GN 1.PARA MENTERI KABINET INDONESIA BERSATU II ( KESEHATAN, PENDIDIKAN ) 2.SEKRETARIS KABINET 3.KAPOLRI 4.JAKSA AGUNG 5.PANGLIMA TNI 6.KEPALA BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODAL 7.PARA KEPALA LEMBAGA PEMERINTAH NON KEMENTRIAN 8.PARA GUBERNUR ; DAN 9.PARA BUPATI/WALIKOTA. 1. MENGAMBIL LANGKAH SESUAI TUGAS FUNGSI DAN KEWENANGANYA DALAM RANGKA JAKSTRANAS P4GN TH YG MELIPUTI BIDANG : -PENCEGAHAN -PEMBERDAYAAN MASYARAKAT -REHABILITASI ; DAN -PEMBERANTASAN 2.FOKUS UPAYA P4GN 3.PARA MENTERI BERTANGGUNG JAWAB 4.PARA GUBERNUR 3 BULAN REN AKSI 5.PARA BUPATI/WALIKOTA 3 BULAN REN AKSI 6.KA BNN PANTAU/ PENGENDALI/ KOMPILASI LAP KE PRES. 7.MELAKSANAKAN INSTRUKSI DGN PENUH TANGGUNG JAWAB 7 9 KEPADA INSTRUKSIINSTRUKSI

9 I

10 KEJAHATAN NARKOTIKA MERUPAKAN “ TRANS NASIONAL CRIME“ OPIAT LUNDUP NARKOBA KE INDONESIA 80% MELALUI LAUT SABU INEX SABU SABU : 12,5 Ton/tahun Exstacy : 8 juta btr/Thn ? Penelitian BNN - UI  Kejahatan lintas negara atau lintas batas  Persiapan dan pelaksanaan kejahatan di negara yg berbeda.  Melibatkan lebih dari dua negara.  Merugikan negara lain.

11 Ujung Genteng KARGO IRAN SKOCI IRAN 15 MiL Laut Kpal Nelayan Perahu Karet Polisi Kejar / Tangkap 12 MIL ZEE PENYELUNDUPAN SABU MELALUI BANDARA HUSEIN SASTRANEGARA PABRIK SABU DI SETRA DUTA CIMAHI PESAWAT AIR ASIA 1.QZ X 2.QZ X 3.QZ 7596 – 2X 4. AK 372 – 1X SILK AIR 5. MI 196 – 2X PENYELUNDUPAN SABU MELALUI PANTAI UJUNG GENTENG SUKABUMI KULTIPASI GANJA DI CIKAJANG KABUPATEN GARUT GANJA TINGGI 2 METER

12  1.SYNTHETIC CANNABINOIDS  2.SYNTHETIC CATHINONES  3.KETAMINE  4.PHENETHYLAMINES  5.PIPARAZINES  6.PLANT-BASED SUBSTANCES  ( KRATOM, KHAT, SALVIA  DIVINORUM) DARI 6 KELOMPOK 17 JENIS ADA DI INDONESIA, TERMASUK 3,4 MDMC (METHYLENE DIOXY N-METHYLCATHINONE) 251 JENIS FENOMENA GLOBAL DI 70 NEGARA FENOMENA BEREDARNYA NARKOBA JENIS BARU, SINDIKAT NARKOTIKA TELAH MENGGUNAKAN AHLI FARMASI

13 ZAT CELAH HUKUM YG DIMANFAATKAN OLEH SINDIKAT NARKOTIKA TANAMAN GANJA TANAMAN KHAT JAMUR MUSHROOM MDMC METHILON

14 ILUSTRASI KUDA RENGONG DARI SUMEDANG SALAH PARAB, DIBERI DAUN KATINON

15 II

16 GAYA HIDUP EKONOMI PELARIAN MABOK BAE TENGKAR BAE PERUT CARI TAMBAHAN BOS BANDAR SINDIKAT NARKOTIKA BEBAN KERJA 1 PECANDU 2. PENYALAHGUNA 3.KORBAN PENYALAHGUNA KORBAN  1. MENANAM  2. MEMELIHARA  3. MEMILIKI  4. MENYIMPAN  5. MENGUASAI  6. MENYEDIAKAN  7. MEMPRODUKSI  8. MENGIMPOR  9. MENGEKSPOR  10. MENYALURKAN  11.MENAWARKAN  12.MENJUAL  13.MEMBELI  14. MENJADI PERANTARA  15. MENUKAR  16. MENYERAHKAN  17. MENERIMA  18. MEMBAWA  19. MENGIRIM  20. MENGANGKUT  21. MENTRANSITO  22. GUN THDP ORG LAIN  23. BERI DIGUN ORG LAIN BEBAN KERJA

17 TEMPAT RAWAN PEREDARAN NARKOBA TABEL HARGA DISCOTIC

18 SINETRON PELAWAK PETINJU PILOTPENYANYIARTISMODELSWASTAPUTRACICIT ANAK JALANAN PREMAN TERMINAL JAKSA HAKIMDANJENDERAL KAPOLSEK DPRD KOTA TASIK OKNUM DPRD IRWAS ROCKER

19 OKNUM PNS, POLRI, GURU, DI JAWA DAN LUAR JAWA YG TERJERAT KASUS NARKOBA OKNUM PNS DKI JAKARTA NYEDOT SABU DI RES AREA TOL OKNUM GURU DI BEKASI NYAMBI JADI KURIR SABU OKNUM POLRI & PNS YOGJAKARTA NYABU BARENG OKNUM PEGAWAI LAPAS DI LAMPUNG JADI PENGEDAR SABU

20 DATA KASUS NARKOBA MENONJOL DI JAWA BARAT DAN KASUS YANG MELIBATKAN APARAT TH KOTA TASIK 01 Januari 2013 telah tertangkap tangan PNS dan anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Pesta Narkoba. 2. KOTA BOGOR 31 Januari 2013 telah tertangkap tangan 1(satu) orang Anggota Polri berpangkat BRIPTU, pakai Sabu. 3. KOTA TASIK 20 Februari 2013 telah tertangkap tangan PNS Dinas Perhubungan sedang menggunakan Narkoba jenis Ganja. 4. KOTA TASIK 20 Maret 2013 telah tertangkap tangan pelaku lahgun Narkotika jenis Ganja sebanyak BB 100 Kg. 5. KAB BANDUNG 07 Maret 2013 telah tertangkap tangan seorang PNS memiliki Narkotika jenis Ganja sebanyak 100 Gram. 6. KOTA CIREBON 13 Maret 2013 telah tertangkap tangan Anggota Polri yang sedang memakai Sabu. 7. KOTA CIREBON 26 Maret 2013 telah tertangkap tangan 2(dua) Anggota Polri yang sedang menggunakan Psikotropika jenis PIL TRAMADOL. 8. Kabupaten Cirebon Agustus 2013, 8 ( delapan ) orang anggota TNI Positif gunakan Narkoba. 9. Kota Bandung 9 September 2013 tertangkap tangan angg DPRD Kab Lebak Pesta Sabu 10. Bandara Husen 7 September 2013, tertangkap Penyelundup 2900 gram Sabu dari India 11. Bandara Husen 8 September 2013, tertangkap Penyelundup 980 gram Sabu dari India 1. KOTA TASIK 01 Januari 2013 telah tertangkap tangan PNS dan anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Pesta Narkoba. 2. KOTA BOGOR 31 Januari 2013 telah tertangkap tangan 1(satu) orang Anggota Polri berpangkat BRIPTU, pakai Sabu. 3. KOTA TASIK 20 Februari 2013 telah tertangkap tangan PNS Dinas Perhubungan sedang menggunakan Narkoba jenis Ganja. 4. KOTA TASIK 20 Maret 2013 telah tertangkap tangan pelaku lahgun Narkotika jenis Ganja sebanyak BB 100 Kg. 5. KAB BANDUNG 07 Maret 2013 telah tertangkap tangan seorang PNS memiliki Narkotika jenis Ganja sebanyak 100 Gram. 6. KOTA CIREBON 13 Maret 2013 telah tertangkap tangan Anggota Polri yang sedang memakai Sabu. 7. KOTA CIREBON 26 Maret 2013 telah tertangkap tangan 2(dua) Anggota Polri yang sedang menggunakan Psikotropika jenis PIL TRAMADOL. 8. Kabupaten Cirebon Agustus 2013, 8 ( delapan ) orang anggota TNI Positif gunakan Narkoba. 9. Kota Bandung 9 September 2013 tertangkap tangan angg DPRD Kab Lebak Pesta Sabu 10. Bandara Husen 7 September 2013, tertangkap Penyelundup 2900 gram Sabu dari India 11. Bandara Husen 8 September 2013, tertangkap Penyelundup 980 gram Sabu dari India

21 TEMPAT RAWAN PEREDARAN NARKOBA DIKALANGAN MENENGAH KE BAWAH DALAM ACARA, KONSER DANGDUT, PESTA RAKYAT, HAJATAN GOYANG PANTURA

22 MAJALENGKA RS 27 MD 13 INDRAMAYU RS 4 MD 2 JAKARTA RS 18 MD 18 SRBAYA/GRESIK RS 16 MD 14 VODKA BIG BOS DICAMPUR SERBUK MINUMAN ENERGY KAB BANDUNG RS 32 MD 17 SUMEDANG RS 17 MD 6 KORBAN MIRAS OPLOSAN JELANG LEBARAN S/D HUT RI 17 AGUSTUS 2013 YANG TERPUBLIKASI

23 III

24 KULTIFASI GANJA KATINON TRANSIT/GUDANG PRODUKSI LUNDUP PANTAI SELATAN JAWA BARAT PANTURA JAWA BARAT

25 GANJA SABU HEROIN EKSTASI OKT BAYA SELURUH KAB/KOTA DI JABAR

26 REKRUITOR OPERATOR PENYELUNDUPAN DISTRIBUTOR OPERATOR PEMASARAN ICHA SINDIKAT NIGERIA DI INDIA BOSBOS PEMETAAN JARINGAN SINDIKAT NARKOTIKA KURIR LUNDUP KURIR PEMASARAN LP TANJUNG BALAI LP TANJUNG GUSTA LPW TANGGERANG LP BANCEUY SERAH TERIMA NARKOBA ORDERORDER VONIS 12 TH VONIS SEUMUR HIDUP

27 PEMUTUSAN JARINGAN SINDIKAT NARKOTIKA NENEK KURIR RRC BELANDA FREDY KURIR

28 COLOMBO SRILANKA COLOMBO SRILANKA NEW DELHI INDIA NEW DELHI INDIA SINGA PORE SINGA PORE BANDUNG 7 – PERJALANAN JAKARTA INDONESIA JAKARTA INDONESIA PEMBAWA 2 KOTA DI INDONESIA 3 KOTA DI 3 NEGARA REKRUT PENJEMPUT PENJEMPUT PIMPRO NIGER MALAYSIA REKRUT PEMBAWA INTERDIKSI DI BANDARA HUSEIN S MENGUNGKAP JARINGAN PENYELUNDUPAN 2900 GRAM SABU DARI INDIA LP CIPINANG HOTEL CASA DUA

29 CALCUTA INDIA CALCUTA INDIA NEW DELHI INDIA SINGA PORE SINGA PORE PERJALANAN PENJEMPUT 980 gr sabu PEMBAWA PIMPRO REKRUITER CENAI INDIA CENAI INDIA KAMARAJ INDIA KAMARAJ INDIA BARANG BUKTI BANDUNG 8 – TDK KENAL DIKENALKAN TDK KENAL INTERDIKSI DI BANDARA HUSEIN S MENGUNGKAP JARINGAN PENYELUNDUPAN 980 GRAM SABU DARI INDIA BOS

30 INTERDIKSI DI KANTOR POS PENGUNGKAPAN PENYELUNDUPAN BIBIT GANJA DARI INGGERIS AN. BOHDAN BITIK, WNA UKRAINA, PEGAMBIRAN, LEMAHWUNGKUK, KOTA CIREBON PESAN BIBIT GANJA DARI INGGERIS LAB PENYEMAIAN GANJA

31 INTERDIKSI DI POOL JASA PENGIRIMAN PENGUNGKAPAN MODUS PENGIRIMAN PAKET SABU PAKET DARI YOGJA DAN SEMARANG

32 PENGUNGKAPAN SINDIKAT NARKOBA JAFRA DIKENDALIKAN “ BONAR “ DARI LAPAS BANCEUY

33 OPS TES URINE, OPS TERPADU/ RAZIA DITEMPAT HIBURAN DISCOTIK, KARAOKE YANG TERHORMAT JANGAN LOBY DITEMPAT DUGEM AQUARIUM

34 IV

35 . PAPAVER / OPIUM. KOKAIN/CRACK. GANJA/MARIJUANA. CANABIS SATIVA. HEROIN/PUTAW. SABU/ METHAPETAMINE. EXTACY/AMPHETAMINE. PAPAVER / OPIUM. KOKAIN/CRACK. GANJA/MARIJUANA. CANABIS SATIVA. HEROIN/PUTAW. SABU/ METHAPETAMINE. EXTACY/AMPHETAMINE PETIDIN MORFIN FENTANIL METADON PETIDIN MORFIN FENTANIL METADON. CODEIN DIFENOKSILAT BUPRENOFINA. CODEIN DIFENOKSILAT BUPRENOFINA DILARANG DIGUNAKAN UNTUK PENGOBATAN hanya untuk IPTEK 65 Jenis FOTENSI SANGAT TINGGI KETERGANTUNGAN 65 Jenis FOTENSI SANGAT TINGGI KETERGANTUNGAN 86 Jenis FOTENSI TINGGI KETERGANTUNGAN 13 Jenis FOTENSI RINGAN KETERGANTUNGAN Bisa digunakan untuk pengobatan Dan IPTEK Bisa digunakan untuk pengobatan Dan IPTEK Bisa digunakan Untuk pengobatan Dan IPTEK Bisa digunakan Untuk pengobatan Dan IPTEK IIIII I PENGGOLONGAN NARKOTIKA MENURUT UU NO 35 TTG NARKOTIKA PASAL 5

36 MENANAM MEMELIHARA, MEMILIKI, MENGUASAI, SEDIAKAN MENANAM MEMELIHARA, MEMILIKI, MENGUASAI, SEDIAKAN 1)Setiap org tanpa hak & melawan Hkm tanam, pelihara, miliki, kuasai atau sediakan narkotika Gol I dlm bentuk tanaman. (pidana 4 th s/d 12 th penjara / denda min 800 jt, max 8 milyar). 2)Dlm hal perbuatan tanam, pelihara, miliki, simpan, kuasai atau sediakan narkotika Gol I dlm bentuk tanaman beratnya lebih dr 1 kg. (pidana seumur hidup, paling singkat 5 th & paling lama 20 th penjara dan denda maksimum pd ayat (1) ditambah 1/3). 1)Setiap org tanpa hak & melawan Hkm tanam, pelihara, miliki, kuasai atau sediakan narkotika Gol I dlm bentuk tanaman. (pidana 4 th s/d 12 th penjara / denda min 800 jt, max 8 milyar). 2)Dlm hal perbuatan tanam, pelihara, miliki, simpan, kuasai atau sediakan narkotika Gol I dlm bentuk tanaman beratnya lebih dr 1 kg. (pidana seumur hidup, paling singkat 5 th & paling lama 20 th penjara dan denda maksimum pd ayat (1) ditambah 1/3).

37

38 MEMPRODUKSI MENGIMPOR, MENGEKSPOR, MENYALURKAN 1)Setiap orang tanpa hak atau melawan hukum, memproduksi, mengimpor, mengekspor atau menyalurkan, narkotika Golongan I ( Pidana Penjara Min 5 Th-Maks 15 Th dan denda Min 1 Milyar Maks 10 Milyar) 2)Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pd ayat (1) dlm bentuk tanaman beratnya lebih dr 1 Kg atau lebih dr 5 btg pohon, atau dlm bentuk bukan Tanaman beratnya lebih dari 5 gr ( Pidana Mati, Seumur hidup, Min 5 Th – Maks 20 th. Denda Maks seperti pada ayat (1) ditambah 1/3 1)Setiap orang tanpa hak atau melawan hukum, memproduksi, mengimpor, mengekspor atau menyalurkan, narkotika Golongan I ( Pidana Penjara Min 5 Th-Maks 15 Th dan denda Min 1 Milyar Maks 10 Milyar) 2)Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pd ayat (1) dlm bentuk tanaman beratnya lebih dr 1 Kg atau lebih dr 5 btg pohon, atau dlm bentuk bukan Tanaman beratnya lebih dari 5 gr ( Pidana Mati, Seumur hidup, Min 5 Th – Maks 20 th. Denda Maks seperti pada ayat (1) ditambah 1/3 MEMPRODUKSI MENYALURKAN

39 1)Setiap org tanpa hak & melawan Hkm menawarkan utk dijual, menjual, beli, terima, jadi perantara dlm jual beli, menukar / serahkan narkotika Gol I (pidana seumur hidup, paling singkat 5 th & paling lama 20 th penjara dan denda min 1 milyar, max 10 milyar). 2)Dlm hal perbuatan sebagaimana dimaksud pd ayat (1) dlm bentuk tanaman beratnya lebih dr 1 kg / lebih dr 5 btg pohon atau dlm bentuk bukan tanaman beratnya 5 gr. (pidana seumur hidup, paling singkat 6 th & paling lama 20 th penjara dan denda maksimum pd ayat (1) ditambah 1/3). 1)Setiap org tanpa hak & melawan Hkm menawarkan utk dijual, menjual, beli, terima, jadi perantara dlm jual beli, menukar / serahkan narkotika Gol I (pidana seumur hidup, paling singkat 5 th & paling lama 20 th penjara dan denda min 1 milyar, max 10 milyar). 2)Dlm hal perbuatan sebagaimana dimaksud pd ayat (1) dlm bentuk tanaman beratnya lebih dr 1 kg / lebih dr 5 btg pohon atau dlm bentuk bukan tanaman beratnya 5 gr. (pidana seumur hidup, paling singkat 6 th & paling lama 20 th penjara dan denda maksimum pd ayat (1) ditambah 1/3). MENAWARKAN MENJUAL, MEMBELI, MENERIMA, PERANTARA MENERIMA & MENYERAHKAN MENJUAL

40 1)Setiap orang tanpa hak & melawan hukum menggunakan Narkotika Gol I terhadap orang lain atau digunakan orang lain ( Penjara Min 4 th Maks 15 th dan denda Min 1 Milyar Max 10 Milyar. 2)Dalam hal penggunaan Narkotika terhadap orang lain atau pemberian Narkotika Gol I untuk digunakan orang lain sebagaimana pada ayat (1) mengakibatkan orang lain mati atau cacat permanen ( Pidana mati, Pidana seumur hidup, Penjara Min 5 th Max 20 th dan denda max pd ayat (1) ditambah 1/3 ) 1)Setiap orang tanpa hak & melawan hukum menggunakan Narkotika Gol I terhadap orang lain atau digunakan orang lain ( Penjara Min 4 th Maks 15 th dan denda Min 1 Milyar Max 10 Milyar. 2)Dalam hal penggunaan Narkotika terhadap orang lain atau pemberian Narkotika Gol I untuk digunakan orang lain sebagaimana pada ayat (1) mengakibatkan orang lain mati atau cacat permanen ( Pidana mati, Pidana seumur hidup, Penjara Min 5 th Max 20 th dan denda max pd ayat (1) ditambah 1/3 ) GUNAKAN TERHADAP ORANG LAIN MENGGUNAKAN TERHADAP ORANG LAIN

41 TEMPAT RAWAN PEREDARAN NARKOBA DIKALANGAN MENENGAH KEATAS TEMPAT HIBURAN MALAM, DISCOTIC, CLUB MALAM,CAFE PUB, KARAOKE, VILLA, APARTEMEN DLL TABEL HARGA GOYANG PRIANGAN

42 1)Setiap penyalahguna : : a. Narkotika Golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 th. b. Narkotika Golongan II bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 th. c. Narkotika Golongan III bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 th. 1)Setiap penyalahguna : : a. Narkotika Golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 th. b. Narkotika Golongan II bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 th. c. Narkotika Golongan III bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 th. PENYALAHGUNA ayat 1 Orang tua atau wali dari Pecandu Narkotika yang belum cukup umur sebagaimana dimaksud pasal 55 ayat (1) yang sengaja tidak melapor dipidana penjara 6 bulan atau denda Rp. 1 juta. ayat 2 Pecandu Narkotika yang belum cukup umur dan telah dilaporkan oleh orang tua atau wali sebagaimana dimaksud dalam pasal 55 ayat (1) tidak dituntut pidana. ayat 1 Orang tua atau wali dari Pecandu Narkotika yang belum cukup umur sebagaimana dimaksud pasal 55 ayat (1) yang sengaja tidak melapor dipidana penjara 6 bulan atau denda Rp. 1 juta. ayat 2 Pecandu Narkotika yang belum cukup umur dan telah dilaporkan oleh orang tua atau wali sebagaimana dimaksud dalam pasal 55 ayat (1) tidak dituntut pidana. ORANG TUA/WALI PECANDU ORANG TUA /WALI PECANDU

43 V

44 PENDIDIKAN AGAMA PRAKTEK INTENSIF DAN PENCEGAHAN BAHAYA NARKOBA 2 PENYULUHAN SISWA BARU TES URINE ( XXX ) SHALLAT ZAKAT QURBAN SURAT PERNYATAAN ORTU ; NARKOBA OUT PUASA

45 44 1.Sering Bolos, 2. Prestasi belajar menurun, 3. Nilai raport lebih rendah. 4. Badan, Pakaian tidak terurus. 5. Habiskan waktu dengan teman tdk belajar, 6. Kurang memiliki keterampilan. 1.Jauh dari Norma Agama, 2. Kurang dapat bersosialisasi, 3. Sering Cemas berlebihan, 4. Perilaku merusak diri, 5. Tidak bisa Konsentrasi, 6. Mulai Merokok - Minum Miras/Alkohol 1.Berubah sikap jadi Agresif, 2.Turut serta pesta-pesta liar, 3. Terlibat Aksi Anti sosial ( Balapan Liar, Tawuran, Pengrusakan ), 4. Menjadi anggota “ GENG “ tertentu, 5. Terlibat Aktivitas Kejahatan PENGAMATAN PERUBAHAN PERILAKU 1

46 GIATKAN DAN IKAT SISWA DENGAN PROGRAM EKSKUL 3

47 PENGETAHUAN TENTANG CIRI-CIRI PECANDU NARKOTIKA 4

48 PERIKSA SECARA PERIODIK, ISI TAS GAMBAR HAND PHONE, COMPUTER, LAPTOP 5

49 NORMALISASI SEKOLAH DARI PEREDARAN NARKOBA 6 1.LAKUKAN IDENTIFIKASI RIWAYAT SISWA YANG DICURIGAI SESUAI DENGAN BATAS KEWENANGAN SEKOLAH. 2.APABILA DITEMUKAN SISWA DALAM KONDISI MABUK/SEDANG DALAM PENGARUH ZAT, DENGAN SURAT PENGANTAR DARI KEPALA SEKOLAH BAWA BEROBAT KE LEMBAGA KESEHATAN ATAU LABORATORIUM RESMI UNTUK PENGOBATAN DAN PEMERIKSAAN TEST NARKOBA DAN HUBUNGI ORANG TUA/WALI. 2.APABILA HASIL TES TERBUKTI ( + ) SARANKAN KEPADA ORANG TUA/WALI UNTUK MELAPORKAN KEPADA IPWL. 3. APABILA DITEMUKAN BARANG BUKTI NARKOBA, ATAU ORANG TUA SISWA TIDAK TERIMA/PROTES, SEGERA LAPORKAN KE KANTOR KEPOLISIAN TERDEKAT/BNNK., UNTUK DIPROSES.

50 DIANTAR KE IPWL DIANTAR KE IPWL DITANGKAP DI SIDIK DITANGKAP DI SIDIK DI ASESMENT DITERAFI DAN DIREHABILITASI DITUNTUT DIVONIS PENGADILAN MASUK PENJARADIREHAB TERAFI REHABILITASI

51 DENGAN MORALITAS DAN KEIMANAN YANG BAIK APARAT BISA MENOLAK RAYUAN NARKOBA SECURITY MINTA DIANTAR PULANG MINTA PERLIN DUNGAN Aa aa No 2, no 3 Asal adil !!!!!!!!! Nama Alamat Status No Hp

52 PENYALAHGUNAAN JARUM KECIL DALAM PENGARUH NARKOBA MA LAMPIR TERLIHAT SEPERTI BIDADARI JARUM BESAR RAWAN TERTULAR VIRUS

53 TERTULAR VIRUS HIV HIV SUDAH TAHAP AIDS AKIBAT CINTA SATU JAM SAJA TERTULAR VIRUS HIV - AIDS 3 – 6 bl Flu/Pilek Th Aktifitas Normal 1 – 2 Th Diare, saraf, Paru, mulut, BB dr Teddy Hidayat ?

54 3 KEMATIAN DAMPAK NARKOBA KECELAKAANOVER DOSIS KOMPLIKASI PENYAKIT

55 MOHON MAAF APABILA ADA KATA-KATA YANG KURANG BERKENAN


Download ppt "Curiculum Vitae  H. AGUS D SUKANDA, Kompol IVa H. AGUS D SUKANDA, Kompol IVa  Kasi Wastahbaset Bid Berantas BNN Prov Jabar Kasi Wastahbaset Bid Berantas."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google