Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MANAJEMEN DATA SUPPLIER. Fitur pembayaran secara Giral Reformasi Bidang Keuangan Negara Penyempurnaan Proses Bisnis dan Implementasi SPAN Data supplier.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MANAJEMEN DATA SUPPLIER. Fitur pembayaran secara Giral Reformasi Bidang Keuangan Negara Penyempurnaan Proses Bisnis dan Implementasi SPAN Data supplier."— Transcript presentasi:

1 MANAJEMEN DATA SUPPLIER

2 Fitur pembayaran secara Giral Reformasi Bidang Keuangan Negara Penyempurnaan Proses Bisnis dan Implementasi SPAN Data supplier dalam Kerangka Implementasi SPAN Prinsip Pencatatan dan Penggunaan Data Supplier Pemeliharaan Data Supplier OUTLINE

3 Pembayaran secara Giral Pencairan dana berdasarkan SP2D dilakukan melalui transfer dana dari Kas Negara pada bank operasional kepada Rekening Pihak Penerima yang ditunjuk pada SP2D [Pasal 64 PMK 190/2013] Penggunaan rekening sebagai tujuan pembayaran terkait dengan: a. Pembayaran dengan LS; diantaranya meliputi pembayaran kepada:  keperluan penyedia barang dan jasa  Bendahara Pengeluaran / pihak lainnya untuk pembayaran non-gaji induk pembayaran honor dan perjalanan dinas [pasal 40 PMK 190/2012] b. Pembayaran Gaji induk (pasal 22) c. Bendahara pengeluaran dalam rangka UP [Pasal 28]

4 PPK PPK berwenang untuk melakukan tindakan yang dapat mengakibatkan pengeluaran anggaran belanja negara, diantaranya berupa tugas dan wewenang untuk membuat dan menandatangani SPP [Pasal 13 ayat 1 huruf h PMK 190/2012] Dalam Penerbitan SPP, PPK diantaranya melakukan pengujian terhadap kebenaran data pihak yang berhak menerima pembayaran atas beban APBN [Pasal 14 ayat 1 huruf c PMK 190/2012] Dalam hal pembuatan komitmen terkait dengan perjanjian/ kontrak, dicantumkan informasi berupa nama bank, nama dan nomor rekening penerima pembayaran [Pasal 35 ayat 3 PMK 190] Dalam hal tagihan terkait dengan penyedia barang/jasa bukti- bukti yang sah, diantaranya meliputi : Referensi bank yang menunjukkan nama dan nomor rekening penyedia barang dan jasa [Pasal 40 ayat 2 b PMK 190] PENYEMPURNAAN PROSES BISNIS

5 PPSPM Pemeriksaan hak tagih oleh PPSPM meliputi “pihak yang ditunjuk untuk menerima pembayaran” [PP 45/20120 Pasal 67 (5) d] Pengujian terhadap SPP beserta dokumen pendukung yang dilakukan oleh PPSPM meliputi: 1.kebenaran pihak yang berhak menerima pembayaran pada SPP sehubungan dengan perjanjian/kontrak/surat keputusan [Pasal 17 ayat 3 PMK 190/2012] 2.Bukti-bukti yang sah diantaranya: Referensi bank yang menunjukkan nama dan nomor rekening penyedia barang dan jasa [Pasal 40 ayat 2 b PMK 190] PENYEMPURNAAN PROSES BISNIS

6 Landasan Hukum Menteri Keuangan selaku BUN menyelenggarakan sistem informasi data mengenai pihak yang melakukan perjanjian dengan pemerintah atau pihak yang memperoleh pembayaran dari kuasa BUN, yang paling sedikit mencakup informasi mengenai: Nama NPWP Nomor rekening bank Alamat [PP 45/2013; Bab X; Sistem Informasi Keuangan NegaraPasal 179] IMPLEMENTASI SPAN

7 7 DATA SUPPLIER DALAM IMPLEMENTASI SPAN

8 DATA SUPPLIER TUJUAN PEMBAYARAN / SP2D DATA “PIHAK PENERIMA PEMBAYARAN” PENAGIHAN SPMPEMBAYARAN KPA/ SATKER BUN/ KPPN DATA SUPPLIER KERANGKA PENGGUNAAN DATA SUPPLIER – SPAN

9 PRINSIP TATA KELOLA DATA SUPPLIER

10 Data supplier merupakan bagian dari thumb rules* proses pembayaran Penyampaian data supplier dilakukan bersamaan dengan data RFC (Kontrak) atau Resume Tagihan Kebenaran data yang disampaikan ke KPPN menjadi tanggung jawab KPA KPPN hanya menggunakan data supplier dari Satker (tidak melakukan konfirmasi terhadap sumber data (KPP/Bank)) PRINSIP PENCATATAN DAN PENGGUNAAN DATA SUPPLIER

11 Validasi Data Supplier di KPPN dilakukan untuk mencegah pencatatan kembali data yang sama (duplikasi) dan pencatatan data yang tidak valid KPPN harus memproses pembayaran terhadap penerima/ rekening sebagaimana tercantum dalam RFC / Resume Tagihan yang sesuai dengan Data Supplier. Konfirmasi kepada Satker atas data supplier (berupa Nomor Register Supplier) dilakukan menggunakan format laporan yang disediakan aplikasi Adanya unit pengelola data supplier yang tidak terlibat secara langsung dengan pelaksanaan tugas sehari-hari di KPPN PRINSIP PENCATATAN DAN PENGGUNAAN DATA SUPPLIER

12 KPPBANKSUPPLIERSATKERKPPN Penggunaan identitas dalam rangka pengadaan barang / jasa & transfer/pemba yaran atas beban APBN Verifikasi dokumen pendukung (copy NPWP dan buku/ rekening koran ) dan bertanggung jawab atas kebenaran data supplier sesuai dokumen pendukungnya Validasi atas unique existence dari data supplier [tidak dicatat dua kali]. Penggunaan data supplier untuk transfer atas beban APBN Identitas terkait aktivitas vendor dan pemenuhan kewajiban perpajakan Tanggung jawab atas Penerapan prinsip “know your customer”* NPWP DATA REKENING FORM DATA SUPPLIER ADK DATA SUPPLIER DATA SUPPLIER NRS & Konfirmasi TATA KELOLA PENGGUNAAN DATA SUPPLIER

13 13 TIPE DAN STRUKTUR DATA SUPPLIER

14 KODETIPE SUPPLIER JUMLAH PENERIMA PEMBAYARAN SATU PENERIMABANYAK PENERIMA 1Satker√ 2 Penyedia barang dan jasa √ 3Pegawai √ 4 BA 999 selain Penerusan Pinjaman & transfer √ 5Transfer Daerah √ 6Penerusan Pinjaman √ 7Lain-lain√ KATEGORI SUPPLIER DAN JUMLAH PENERIMA PEMBAYARAN

15 KO DE TIPE SUPPLIERJENIS KOMITMEN 1Satker Transaksi yang dibayarkan kepada bendahara pengeluaran satker Transaksi terkait pelaksanaan pembayaran dengan mekanisme UP dan pengesahan. 2 Penyedia barang dan jasa Transaksi atas pekerjaan berdasarkan kontrak atau dokumen perikatan lainnya yang dibayarkan kepada pihak ketiga Transaksi belanja non kontraktual yang dibayarkan dengan mekanisme LS 3Pegawai Transaksi belanja pegawai yang dibayarkan kepada satu atau beberapa penerima 4 BA 999 selain Penerusan Pinjaman & transfer Transaksi terkait pengelolaan Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BABUN), kecuali yang dikelompokkan ke dalam tipe 5 dan tipe 6 KATEGORI SUPPLIER DAN JENIS TRANSAKSI

16 KO DE TIPE SUPPLIERJENIS KOMITMEN 5 Transfer Daerah Transaksi belanja transfer daerah yang dibayarkan kepada satu atau beberapa penerima 6 Penerusan Pinjaman Transaksi terkait penerusan pinjaman, pembayaran konsorsium dan bantuan sosial Pembayaran secara langsung kepada penerima yang bukan pegawai dari Satuan Kerja yang mengajukan tagihan (dengan menggunakan rekening selain yang dipakai untuk pembayaran sebagaimana dalam tipe 3) 7 Lain-lain Transaksi terkait pengembalian belanja, pengembalian pendapatan dan tipe lainnya yang tidak termasuk dalam tipe sebelumnya KATEGORI SUPPLIER DAN JENIS TRANSAKSI

17 Header Supplier (Informasi Pokok Supplier) Site Supplier (Informasi Lokasi Supplier) Bank Supplier (Informasi Rekening Supplier) Additional Bank Information (Informasi Rekening Tambahan) STRUKTUR DATA SUPPLIER SATU PENERIMA (TIPE 1,2,4 DAN 7)

18 Header Supplier (Informasi Pokok Supplier) 1. Nomor Register Supplier (NRS) 2. Nama Supplier 3. NPWP 1. Nama Site 2. Tipe Supplier 3. Alamat 4. Kabupaten 5. Provinsi 6. Kode Pos 7. Negara 8. Nomor Telepon dan Alamat 9. Kode KPPN 1. Negara Bank 2. Nama Bank 3. Kode Bank 4. Nomor Rekening 5. Nama Cabang Bank 6. Nama Pemilik Rekening 7. Mata Uang 8. Kode SWIFT 9. Kode IBAN Site Supplier (Informasi Lokasi Supplier) Bank Supplier (Informasi Rekening Supplier) - Additional Bank Information (Informasi Rekening Tambahan) STRUKTUR DATA SUPPLIER SATU PENERIMA (TIPE 1,2,4 DAN 7)

19 Header Supplier (Informasi Pokok Supplier) Site Supplier (Informasi Lokasi Supplier) Bank Supplier (Informasi Rekening Supplier) Additional Bank Information (Informasi Rekening Tambahan) Bank Supplier (Informasi Rekening Supplier) Additional Bank Information (Informasi Rekening Tambahan) Bank Supplier (Informasi Rekening Supplier) Additional Bank Information (Informasi Rekening Tambahan) STRUKTUR DATA SUPPLIER BANYAK PENERIMA (TIPE 3,5 DAN 6)

20 Header Supplier (Informasi Pokok Supplier) 1. Nomor Register Supplier (NRS) 2. Nama Supplier 3. NPWP 1. Nama Site 2. Tipe Supplier 3. Alamat 4. Kabupaten 5. Provinsi 6. Kode Pos 7. Negara 8. Nomor Telepon dan Alamat 9. Kode KPPN 1. Negara Bank 2. Nama Bank 3. Kode Bank 4. Nomor Rekening 5. Nama Cabang Bank 6. Nama Pemilik Rekening 7. Mata Uang 8. Kode SWIFT 9. Kode IBAN Site Supplier (Informasi Lokasi Supplier) Bank Supplier (Informasi Rekening Supplier) 1. Nama Pegawai/Pemerintah Daerah/Pengguna Dana 2. NPWP 3. NIP 4. Lokasi 5. Alamat 6. Kabupaten/kota 7. Provinsi 8. Kode Pos 9. Negara Additional Bank Information (Informasi Rekening Tambahan) STRUKTUR DATA SUPPLIER BANYAK PENERIMA (TIPE 3, 5 & 6)

21 Informasi Pokok HEADER DATA TYPE SUPPLIER Satker Penyedia Brg & Jasa PegawaiBA 999 Transfer Daerah Penerusan Pinjaman Lain-lain Informasi Pokok Nama Supplier Mandatory NPWP Mandatory Kode Satker MandatoryN/AMandatoryN/A

22 Informasi Lokasi DATA TYPE SUPPLIER Satker Penyedia Brg & Jasa PegawaiBA 999 Transfer Daerah Penerusan Pinjaman Lain-lain Informasi Lokasi Alamat Mandatory Kota Optional Propinsi Optional Kode Pos Mandatory Negara Mandatory Nomor Telepon Optional Supplier Optional Tipe Supplier Mandatory

23 Informasi Rekening DATA TYPE SUPPLIER Satker Penyedia Brg & Jasa PegawaiBA 999 Transfer Daerah Penerusan Pinjaman Lain-lain Informasi rekening Negara Lokasi BankMandatory Kode BankMandatory Nama BankMandatory Kode SwiftOptional Nama Cabang BankMandatory Nama Pemilik RekeningMandatory Nomor RekeningMandatory IBANOptional Mata UangMandatory Detail Nama CabangOptional

24 Informasi Tambahan Rekening DATA TYPE SUPPLIER Satker Penyedia Brg & Jasa PegawaiBA 999 Transfer Daerah Penerusan Pinjaman Lain-lain Informasi Tambahan Nama Pegawai/Nama Pemda/Nama Pengguna Dana N/A MandatoryN/AMandatory N/A NPWP N/A MandatoryN/AMandatory N/A NIP N/A MandatoryN/A Lokasi (Pemda) N/A MandatoryN/A Alamat N/A MandatoryN/A Kota N/A MandatoryN/A Propinsi N/A OptionalN/A Kode Pos N/A OptionalN/A Kode Negara N/A MandatoryN/A Satker Mandatory

25 supplier KPPN SPAN SATKER supplier KPPN SATKER KONFIGURASI DATA SUPPLIER REKANAN DALAM SPAN

26 PENCATATAN DAN PENGELOLAAN DATA SUPPLIER

27 Registrasi Data Supplier Pendaftaran Data Supplier baru dan penerbitan Nomor Register Supplier baik melalui ADK, ataupun Data Entry di SatkerBA-999 Update Data Supplier Perubahan detail sebagian elemen data supplier yang diijinkan sesuai dengan struktur data supplier dan alokasi fungsi management user dalam pengelolaan data supplier “Inactive” Supplier Proses membuat elemen data supplier menjadi tidak aktif dan tidak dapat digunakan dalam proses pembayaran “Merge” Supplier Penggabungan elemen data supplier pada beberapa supplier menjadi ke satu supplier tertentu FUNGSI-FUNGSI DATA SUPPLIER

28 Approval Hierarchy Upload Registrasi Data Supplier-Non BABUN

29 Upload Supplier—Non BA 999 – Mailing Function

30 PERMASALAHAN DAN SOLUSI PENGELOLAAN DATA SUPPLIER

31 Permasalahan Data input dari Satker Supplier NoPermasalahanSolusi 1NPWP tidak validKonfirmasi ke KPP terkait NPWP yang valid. Sistem memvalidasi NPWP harus 12 digit dan digit ke-10 s.d digit ke-12 adalah kode KPP 2Nama pemilik rekening (Nomor rekening yang sama telah terdaftar dengan nama pemilik rekening yang berbeda) Untuk mencegah retur dan penolakan data supplier karena perbedaan nama pemilik rekening, satker harus memastikan kebenaran nama pemilik rekening dengan meminta referensi bank supplier dan melakukan perekeman pada aplikasi SPM dengan benar dan tepat sesuai referensi bank

32 1. Negara Bank 2. Nama Bank 3. Kode Bank 4. Nomor Rekening 5. Nama Cabang Bank 6. Nama Pemilik Rekening 7. Mata Uang 8. Kode SWIFT 9. Kode IBAN Bank Supplier (Informasi Rekening Supplier/ Penerima) DATA TYPE SUPPLIER Satker Penyedia Brg & Jasa PegawaiBA 999 Transfer Daerah Penerusan Pinjaman Lain-lain Informasi rekening Negara Lokasi BankMandatory Kode BankMandatory Nama BankMandatory Kode SwiftOptional Nama Cabang BankMandatory Nama Pemilik RekeningMandatory Nomor RekeningMandatory IBANOptional Mata UangMandatory Detail Nama CabangOptional

33 Informasi Pokok (Header): Memuat informasi utama berupa Nama Supplier dan NPWP. Untuk setiap kombinasi unik dari dua elemen tersebut yang didaftarkan ke SPAN akan memperoleh Nomor Register Supplier Informasi Lokasi (Site Address): Memuat kode tipe supplier, kode pos dan alamat supplier Informasi Bank (Site Bank): Memuat primary key atas informasi bank yang kombinasinya secara unik terkait dengan “nama pemilik rekening” tertentu Nama SupplierNPWPNRS Kode Tipe SupplierKode PosAlamat Nama BankKode BankNama CabangNo. RekNama Pemilik Rekening Struktur Data Supplier

34 Untuk penggunaan informasi rekening dimaksud, digunakan aturan best practice dalam Bank Account Management (BAM) EBS, bahwa: satu rekening dimiliki oleh satu pemilik rekening. Entitas (pemilik rekening) dapat memiliki beberapa rekening, meskipun dalam bank yang sama Contoh ilustrasinya adalah sebagai berikut: Nama BankKode BankNama CabangNomor Rekening Nama Pemilik Rekening BANK MANDIRI INDONESIA SANTI RAHAYU BANK MANDIRI INDONESIA SINTA RAHAYU BANK MANDIRI INDONESIA SANTI RAHAYU BANK BUKOPIN INDONESIA SANTI RAHAYU Penggunaan Bank Account Management pada EBS

35 Solusi atas Referensi Nama Pemilik Rekening yang Tidak Tepat Sebagaimana diatur dalam Surat Direktur Transformasi Perbendaharaan DJPBN Nomor S- 232/PB.8/2014: 1.Apabila nama pemilik rekening yang dibawa satker adalah data yang benar/semestinya, satker diwajibkan menyampaikan surat permintaan perubahan data supplier untuk selanjutnya dilakukan perubahan oleh user Kepala KPPN. 2.Apabila nama pemilik rekening terkait dengan supplier yang telah terdaftar di KPPN lain maka surat permintaan tersebut diteruskan kepada tim PDR.

36 Permasalahan Data input dari Satker Supplier NoPermasalahanSolusi 3Data-data yang bersifat mandatory tidak diisi Lihat lampiran perdirjen 58 Tahun 2013 untuk mengetahui data-data yang wajib diisi pada saat merekam data supplier 4Terdapat karakter yang tidak dapat dikenali sistem sehingga mengakibatkan data ditolak Perhatikan pada saat perekaman data supplier agar operator tidak menggunakan karakter-karakter ASCII dalam perekaman data supplier. Karakter-karakter tersebut biasanya berupa simbol seperti simbol ©, simbol , dll

37 Permasalahan Data input dari Satker NoPermasalahanSolusi 5Pembayaran kepada penerima tunggal untuk tipe supplier banyak penerima  Kesalahan menentukan tipe supplier, sebagian data mandatory tidak terisi Tetap menggunakan tipe supplier ke banyak penerima sesuai peruntukannya. Tujuan dalam baris additional bank info diisi hanya 1 penerima. 6Pembayaran langsung ke rekening penerima untuk selain belanja pegawai (menggunakan supplier tipe 6 untuk beasiswa, honorarium dan sejenisnya) Apabila penerima adalah pns/ polri, informasi rekening tujuan yang digunakan (untuk pembayaran dengan tipe supplier 6) tidak boleh sama dengan yang digunakan untuk pembayaran gaji (tipe supplier 3). 7Pembayaran ke rekening bank di luar negeri Dipersyaratkan menggunakan kode swift. Dapat menggunakan kode swift dari bank koordinator dari bank tujuan.

38 Permasalahan Data input dari Satker NoPermasalahanSolusi 8Kode PosSupplier satker  menggunakan kode pos satker, sesuai pada data referensi aplikasi SPM Supplier rekanan  menggunakan kode pos rekanan Kode pos untuk supplier yang digunakan pada data kontrak tertentu harus konsisten (khususnya apabila telah terdapat pembayaran) 9Alamat Menggunakan alamat satker ( untuk vendor belum diaktifkan) 10Pembayaran ke rekening bank di luar negeri Dipersyaratkan menggunakan kode swift. Dapat menggunakan kode swift dari bank koordinator dari bank tujuan.

39 Poin-poin Khusus terkait Supplier dan Kontrak SUPPLIER 1.Gunakan / cantumkan data supplier secara konsisten. 2.Pastikan memilih tipe supplier yang benar demi kelancaran pendaftaran kontrak dan pembayaran sesuai Perdirjen Perbendaharaan Nomor 58 Tahun Tata cara perekaman data bendahara/supplier pada aplikasi SPM harus sesuai dengan petunjuk pengisian dari DJPBN. 4.Perhatikan aturan mengenai supplier yang sering mengalami kesalahan pada saat didaftarkan: supplier yang terkait dengan bantuan sosial, beasiswa, daya dan jasa, pengesahan (SPM nihil) dan supplier banyak penerima yang didaftarkan sebagai lampiran. 5.Data yang didapat dari pihak eksternal harus ditulis sama persis dengan yang diterbitkan pihak eksternal tersebut. Hal yang paling utama adalah “nama rekening” harus sama dengan nama rekening pada rekening koran/buku tabungan yang diterbitkan bank. 6.Lakukan konfirmasi jika data yang dimiliki satker dinilai meragukan. Misalnya NPWP seharusnya 15 digit tetapi data yang diterima hanya 13 digit. 7.Apabila seorang pegawai menerima honor/ allowance beasiswa/ hak selain belanja pegawai, hendaknya jangan menggunakan rekening yang biasa digunakan untuk menerima gaji. 8.Tidak ada pembayaran dengan tujuan “terlampir” dalam SPAN. Poin-poin Khusus terkait Supplier

40 40 TERIMA KASIH


Download ppt "MANAJEMEN DATA SUPPLIER. Fitur pembayaran secara Giral Reformasi Bidang Keuangan Negara Penyempurnaan Proses Bisnis dan Implementasi SPAN Data supplier."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google