Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PNEUMONIA INFLAMATION OF THE LUNG 1 dr. Ery Olivianto, SpA Dr. dr. Wisnu Barlianto, SpA(K) Prof. Dr. dr. HMS. Chandra Kusuma, SpA(K) Child Health Department.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PNEUMONIA INFLAMATION OF THE LUNG 1 dr. Ery Olivianto, SpA Dr. dr. Wisnu Barlianto, SpA(K) Prof. Dr. dr. HMS. Chandra Kusuma, SpA(K) Child Health Department."— Transcript presentasi:

1 PNEUMONIA INFLAMATION OF THE LUNG 1 dr. Ery Olivianto, SpA Dr. dr. Wisnu Barlianto, SpA(K) Prof. Dr. dr. HMS. Chandra Kusuma, SpA(K) Child Health Department Faculty of Medicine Brawijaya University Saiful Anwar General Hospital

2 I.Klinis : Ringan Sedang Berat II.Anatomis/radiologis Berdasarkan pada jaringan yang terkena Kurang/tidak Memuaskan ? Klasifikasi : 2

3 1.1. Lobar pneumonia 1.2. Multiple lobar pneumoni 1.3. Lobular pneumonia / (scattered alveolar) Tidak terkena Keradangan di saccus alveolaris Bronchus dan Jaringan interstitial 1. Alveolar pneumonia 3

4 Bronchus Interstitial Alveoli Bronchus Interstitiel Terutama di zona peribronchial Terkena secara luas 2. Interstitial bronkopnemni 3. Mixed pneumonia 4

5 1.Bakteri 2.Virus 3.Mycoplasma 4.Jamur 5.Aspirasi 6.Loffler syndrome 7.Hipostatik Etiologis : 5

6 < 2 mg ½ - 3 bln 4 bln – 5 thn 6 – 18 thn Bakteri Virus Mycoplasma--+ Chlamydia- +++ –– Bakteri< 3 bl4 bln – 5 thn6 thn – 18 thn Strep. Pneu H. Influenzae+++++ Strep. Group B/D+++-- Basil enterik+++-- Virus : RSV, adeno, entero, para infl 6

7 DemamDyspnea Napas cepatCyanosis BatukRetraksi GruntingP.C.H. (Nasal faring) Nyeri dadaRales Nyeri perutWheezing MuntahSuara nafas  Poor feedingPerkusi redup IrritabilityMeningismus Demam Tachypnea 90% dx ditegakkan Gambaran klinis : 7

8 BACTERIAVIRUSMYCOPLASMA UMURTerutama bayiSemua umurUsia sekolah, dewasa, muda, adolescent SUHU Umumnya  39 0 c Umumnya < 39 0 cUmumnya 39 0 c ONSETMendadak didahului URI Pelan-pelan URI Pelan-pelan KONTAK SERUMAH JarangSering dan bersama- sama Batuk GANGGUAN PENYERTA Jarang : menigitis otitis arthritis Sering : myalgia, rash, conjuctivitas, pharyngitis mulut luka, diare, cystitis Sering, beberapa minggu sering : nyeri kepala, nyeri tenggorok, myalgia, rash, conjuctiviti, myringitis, enanthem BATUKProduktipNon produktifKering, paroxysmal jarang PLEURITIC CHEST PAIN SeringJarangUnilateral rales AUSCULTASIRales terbatas / θ perkusi dullness suara napas  / tubular Rales : diffus bilateral wheezing  pada bayi Sering > satu lobus GAMBARAN KLINIS, LAB. EPIDEMIOLOGI, ETIOLOGI : BP PADA BAYI & ANAK 8

9 BACTERIAVIRUSMYCOPLASMA TOXICITY Derajad sakit > temuan Derajad sakit  temuan Derajad sakit < temuan Rö Hyperaeration alveolar infiltrate : patchy patchy distribusi distribusi di lobus di lobus distribusi distribusi subsegment subsegment Hyperaeration interstitial infiltrate : diffus diffus perihiler perihiler Alveolar – interstitial patchy infiltrate di : satu lobus satu lobus Lobus berdekatan Lobus berdekatan PROGRESSIFITAS Sering dan cepat Jarang Bisa progessif Bisa progessif bisa migratory bisa migratory umumnya  umumnya  PLEURAL FLUID Bisa  jumlah >> cepat progressif Umumnya  tidak progressif Tidak progressif LABORAT LEKOSIT > terutama granulocyte < terutama limfosit N/< C. REACTIVE PROT. Mayoritas  Jarang  BBS  30 mm/JAM Mayoritas  Umumnya  9

10 1.Dalam keadaan toksis (distres nafas) : Tachypnea (RR > 50/menit) Retraksi Dispnea Cyanosis 2.Umur < 6 bln 3.Tidak dapat makan/minum 4.Kesadaran  5.Komplikasi  6.Perawatan dirumah kurang 7.Perlu pengawasan tiap hari 8.Penyebab : stafilokokus Indikasi MRS pneumonia 10

11 1.Anti biotik A.Virus : jika ringan tidak perlu, baru diberikan pada : Sakit berat (toksis) Klinis = bacterial pneumonia Umur < 3 bln dengan panas + progressive Usia sekolah yang klinis Pn. Bakterial B.Bakteri < 3 bln (gram  / θ) Kombinasi : Ampicillin 100 – 150 mg/KgBB/hr/N/ IM Genta/Garamycin 5 – 7 Mg/Kb/hr/N/II Therapi / penatalaksanaan : 11

12 4 bln – 5 thn (H. Infl + Strept. Pn) Kombinasi : PPC/Chloramphenicol Ampicillin/Chlorampenicol Dugaan stafilokokus Amoxicillin/Kloksasilin 50 Mg/Kg/hr/IM/N/PO 5 – 18 thn (stept. Pn  ) PPC – Cl/Kb/hr/IM Ampicillin C.Mycoplasma : erythromycin 40 – 50 Mg/Kg/hr/PO 12

13 D. Kotrimoksasol pada Pneumonia Pneumokistik Karinii Anti viral (Aziclovir, ganciclovir) pada pneumonia karena CMV Anti jamur (amphotericin B, ketokenazol, flukonazol) pada pneumonia karena jamur Imunoglobulin 13

14 OBATDOSIS/KgBB/24JAMCARA Kloramphenikol50 – 100 mgiv/oral, 4x/hari Ampisilin50 – 100 mgim/iv, 4x/hari Cloxacillin50 mgim/iv, 4x/hari Eritromisin50 mgpo, 4x/hari Gentamycin5-7 mgim/iv, 1-2x/hr Kotrimoksazol6 mg (TMP)po, 2x/hari Obat lain Dosis dan cara pemberian 14

15 UmurPenyebabPilihan antibiotik Rawat inap Rawat jalan < 3 bln - Enterobacteriace (E. Colli, Klebsiella, Enterobacter) - Streptococcus pneumonia - Streptococcus group B - Staphylococcus - Cloxacillin iv dan aminoglikosida iv/im (gentamycin, netromycin, amikasin) atau - Ampisilin dan aminoglikosida atau - Sefalosporin gen 3 (cefotaxim, ceftriaxon, ceftazidim, cefuroksim) atau - Meropenem iv dan aminoglikosida iv/im - 3 bln-5 thn- Streptococcus pneumonia - Staphylococcus - H. influenzae -Ampisilin dan kloramfenikol atau -Ampisilin dan cloxacillin atau -Sefalosporin gen 3 (cefotaxim, ceftriaxon, ceftazidim, cefuroksim) atau - Meropenem dan aminoglikosida - Amoksisilin / - Cloxacillin / - Amoksisilin klavulanic acid / - Erytromicin / - Claritromycin / - Azitromycin / -Sefalosporin oral (Cefixim, cefaclor) > 5 thn- Streptococcus pneumonia - Mycoplasma pneumonia - Ampisilin iv / - Erytromisin po/ - Claritromycin po/ - Azitromycin po/ - Kotrimoksasol po/ - Sefalosporin gen3 - Amoksisilin po/ - Erytromisin po/ -Claritromycin po/ - Azitromycin po/ -Kotrimoksasolpo/ -Sefalosporin oral Pemilihan obat berdasarkan umur dan penyebab 15

16 2.Simtomatik – suportip Infus O 2 + uap, chest fisioterapi NABIC (natrium bicarbonat) Expectoran/bronchodilator : jika perlu 3.Therapi komplikasi : Empyema  drainages Pneumothorax  isap 16

17 1.Abscess paru 2.Empyema/pleural eff 3.Perdarahan 4.Bronchiectasis 5.Pneumo/pyopneumothorax 6.Sepsis/septic shock 7.Gagal nafas Komplikasi : 17

18 Dasar diagnosis penting : 1.Rhinitis – Batuk – Wheezing Expiratoir 2.Tachipneu 3.Foto paru : Hyperaeration 4.Umur < 2 tahun P.A. : Bronchiolar Inflammatory Exudate Mucosal edema Penyempitan jalan napas Etiologi : RSV  Influenza/Parainfluenza Adeno virus Bronchiolitis 18

19 1 – 2 hari rhinitis ringan Selanjutnya : Batuk  (bertahap) Wheezing Exp. Respiratory distress : PCH (Pernapasan Cuping Hidung) Intermitten Cyanosis Inspirasi : Retraksi Rales diffus Suara nafas  Expirasi  Klinis 19

20 Lab : Normal Foto Rö : Hyperinflation DD : 1.Bronchopneumonia Rö : Infiltrat Lekositosis 2.Pertussis Lekositosis Limfositosis 3.Decomp. Cordis  Cardiomegali Retardasi 20

21 4.Asthma Bronchiale DD terpenting : Umur > 2 tahun Family Allergy Kumat-kumatan Eosinofilia (Hidung/Darah) Bronchodilator  Komplikasi :  Infeksi sekunder  Pneumothorax  Mediastinal emphysema  Apnea  Resp. Failure 21

22 1.MRS jika : Umur < 2 tahun Apnea/Cyanosis Wheezing berat RR > 60/menit P.CO 2 > 45 mmHg P.CO 2 < 60 mmHg 2.Jika berat  infus 3.O 2 + uap 4.Antibiotika bila infeksi sekunder  5.Kortikosteroid : Coba jika gawat Therapy : 22

23 6.Lain-lain : Sedativa : Hindari Bronchodilator : Manfaat Θ Digitalisasi : Tidak perlu Acidosis : Perlu koreksi Prognosis : Gejala akut hilang : 2 – 7 hari Hilang sama sekali : 7 – 10 hari Mortalitas > 50% : CHD Tidak diobati 50%  Asthma < 1% : Gagal napas jika tidak diobati 23

24 Di Ruang Riset Seattle Washington University bersama Inul USA 24

25 Sekian Pakde’ne INUL DARATISTA 25


Download ppt "PNEUMONIA INFLAMATION OF THE LUNG 1 dr. Ery Olivianto, SpA Dr. dr. Wisnu Barlianto, SpA(K) Prof. Dr. dr. HMS. Chandra Kusuma, SpA(K) Child Health Department."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google