Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Effort Evaluation (Patton) Mendokumentasikan kuantitas & kualitas aktivitas yg dilakukan. Penilaian thd input tanpa memperhatikan output. Ditujukan utk.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Effort Evaluation (Patton) Mendokumentasikan kuantitas & kualitas aktivitas yg dilakukan. Penilaian thd input tanpa memperhatikan output. Ditujukan utk."— Transcript presentasi:

1 Effort Evaluation (Patton) Mendokumentasikan kuantitas & kualitas aktivitas yg dilakukan. Penilaian thd input tanpa memperhatikan output. Ditujukan utk menjwb pertanyaan :  Apa yg anda lakukan ?  Seberapa baik anda melakukannya ?

2 Process Evaluation (Patton)  Terfokus pd dinamika internal & pelaksanaan program dlm upaya utk memahami kekuatan2 & kelemahan2nya.  Penekanannya pd bagaimana produk atau outcome dihasilkan. Krnitu analisanya ttg proses menghasilkan produk.

3  Process Evaluation mencari penjelasan ttg keberhasilan, kegagalan & perubahan dlm program.  Process Evaluation berusaha memahami & mendokumentasikan kenyataan sehari2 dari pelaksanaan program.

4  Process evaluation Tdk hanya melihat aktivitas formal & outcome yg diantisipasi, ttp jg mempelajari pola2 informal & konsekuensi2 yg tdk diantisipasi dlm konteks pelaksanaan program & perkembangan program.

5  Krn itu diperlukan kepekaan thd perubahan2 dlm program, baik yg bersifat kualitatif maupun kuantitatif.  Process Evaluation jg mencakup persepsi orang ttg program, baik dari dalam maupun luar program.

6 Outcome Evaluation (Patton)  Utk mengukur apakah program telah menimbulkan perubahan pd sasaran program.  Merupakan accountability-driven evaluation.  Umumnya menggunakan indikator angka2 & statistik utk melihat pencapaian; utk memberikan bukti yg konkrit kpd stakeholder.

7 Individualized Outcomes (Patton)  Individualization artinya menyesuaikan program pelayanan dg kebutuhan klien individual.  Fleksibilitas, adaptabilitas & individualisasi merupakan hal yg penting bg efektivitas program2 HSO.

8  Asumsi dari program2 yg sangat individualized : outcome akan sgt berbeda utk klien yg berbeda.  Dlm kondisi dmkn, staf program berhak utk tdk membuat kriteria standard bagi semua klien.  Semakin individual kriterianya, semakin diperlukan case studies yg lebih kualitatif.

9 Implementation Evaluation (Patton)  Utk mengetahui sejauhmana program dilaksanakan.  Patton menyarankan jika kita hrs memilih antara implementation & outcome evaluation krn keterbatasan sumberdaya, dlm banyak hal, implementation evaluation lebih besar manfaatnya.

10  Bila outcome dievaluasi tanpa mengetahui implementasinya, hasilnya kurang memberikan petunjuk bg decision maker, krn ia tdk memiliki informasi ttg apa yg menghasilkan outcome tsb.

11  Implementation Evaluation menginformasikan kpd decision maker ttg apa yg terjadi di dlm program, bgmn program dikembangkan & mengapa program menyimpang dari rencana semula.  Karena itu metode kualitatif cocok utk menggambarkan implementasi program.

12 Input Evaluation (Pietrzak)  Utk mengidentifikasi komponen2 input & menilai seberapa baiknya komponen2 tsb mencerminkan tujuan program, standar praktek terbaik & kriteria evaluasi lainnya.

13 Process Evaluation (Pietrzak)  Terfokus pd aktivitas2 program yg melibatkan interaksi langsung antara klien & staf, & merupakan pusat dari pencapaian sasaran program.

14 Outcome Evaluation (Pietrzak)  Menilai efek (pengaruh) dari program thd klien.  Outcome Evaluation ada utk tingkat kelompok & individu.


Download ppt "Effort Evaluation (Patton) Mendokumentasikan kuantitas & kualitas aktivitas yg dilakukan. Penilaian thd input tanpa memperhatikan output. Ditujukan utk."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google