Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PROGRAM GENERASI BERENCANA (GENRE)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PROGRAM GENERASI BERENCANA (GENRE)"— Transcript presentasi:

1 PROGRAM GENERASI BERENCANA (GENRE)
DALAM PENYIAPAN KEHIDUPAN BERKELUARGA BAGI REMAJA Kampus UMMY Solok, 20 Nopember 2013 Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D., Sp.GK. (Kepala BKKBN) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Tahun 2013

2 PENDAHULUAN Permasalahan Masyarakat, Bangsa dan Negara Krisis Moneter
Tahun 1997 Krisis Politik Krisis Sosial Krisis Ekonomi Konflik Horizontal dan/atau vertikal Tingkat Kesejahteraan Penduduk Menurun Ancaman terhadap Stabilitas dan Keutuhan NKRI Diperlukan Kepeloporan Pemuda dan Mahasiswa

3 PERAN PEMUDA DALAM LINTASAN SEJARAH
Perjuangan Bersenjata berdasarkan etnik dan agama Gagal Akhirnya KEMERDEKAAN RI 17 Agustus 1945 Menuju Indonesia Merdeka Tapi Melahirkan : Kebangkitan Bangsa 20 Mei 1908 Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 Pemuda dan Pelajar membentuk Organisasi sebagai alternatif perjuangan baru yang lebih efektif

4 CIRI PEMUDA DAN MAHASISWA
Kemurnian Idealisme Berani dan terbuka menyerap nilai dan gagasan baru Semangat pengabdian tinggi Keinginan kuat untuk mewujudkan ide-ide Teguh terhadap janji Ingin mandiri Pengalaman terbatas

5 PEMUDA Simbolisasi semangat, gairah, inisiatif, kepeloporan, keberanian dan semua sikap dan perilaku yang melekat pada usia muda. Bisa mengerjakan hal-hal yang menurut orang banyak sulit atau mustahil dilakukan. Semangat perubahan sangat besar, maka sering tidak puas dengan keadaan dan terus mencari bentuk masa depan ideal.

6 PERAN STRATEGIS PEMUDA DAN MAHASISWA Bung Karno:
“Berikan saya Sepuluh Orang Pemuda, maka akan saya pindahkan sebuah gunung” “Pemuda adalah Harapan Bangsa” “Siapa yang memiliki Pemuda akan menguasai Masa Depan” “Sesungguhnya ditangan pemuda terletak nasib umat dan dalam keberaniannya terletak hidup Bangsa”

7 Modal Dasar NKRI Pancasila: Landasan Filosofis Negara Kesatuan Republik Indonesia Sumber Daya Alam Indonesia yang sangat kaya secara kuantitas maupun kualitas. Keragaman Budaya Indonesia. Lokasi strategis geo ekonomi/politik Indonesia. Sumber Daya Manusia yang tersebar, baik di dalam maupun di luar Negeri dengan kualitas yang mempunyai bakat unggul.

8

9

10

11 PRESTASI ANAK PAPUA Annike Nelce Bowaire
adalah pelajar SMUN 1 Serui di Papua, Indonesia yang berhasil meraih medali emas atas makalahnya yang berjudul Chaos in an Accelerated Rotating Horizontal Spring di lomba fisika dunia, The First Step to Nobel Prize in Physics (FS) pada tahun 2005. The First Step to Nobel Prize in Physics merupakan sebuah lomba yang berpusat di Warsawa, Polandia. Makalah Annike, adalah tentang gerakan chaos pada pegas yang diputar horisontal. Ide itu muncul pada Olimpiade Fisika 2004, di mana ketika melakukan gerakan horizontal tiba-tiba muncul chaos. Ide ini menarik Annike karena selama ini yang sudah diketahui barulah chaos pada pegas yang diputar vertikal. Dia adalah orang kedua dari Papua yang memperoleh prestasi itu setelah Septinus George Saa di tahun 2004. Septinus George Saa (lahir 22 September 1986) adalah seorang pemenang lomba First Step to Nobel Prize in Physics pada tahun 2004 dari Indonesia. Makalahnya berjudul Infinite Triangle and Hexagonal Lattice Networks of Identical Resisto. Surya Bonay menjadi juara The First Step to Nobel Prize in Chemistry 2006. Andrey Awoitauw, berhasil meraih medali emas matematika Olimpiade Sains Nasional, mengalahkan juara dunia matematika, Ivan Kristanto, dari Jakarta. Sumber : Wikipedia

12 PRESTASI PEMUDA DAN MAHASISWA INDONESIA
Menang berbagai lomba tingkat internasional: Desain robot Mobil tenaga surya Olimpiade Fisika Lomba Matematika Program Komputer Paduan Suara Debat Bahasa Inggris Olahraga dan seni Dsb. Peran besar dalam memulai dan menggulirkan reformasi Kerja-kerja kemanusiaan dalam menanggulangi bencana, pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

13 MASALAH PEMUDA DAN MAHASISWA SAAT INI
Kurang peka terhadap ancaman baru, seperti: penjajahan ekonomi oleh asing; ide-ide otonomi daerah; prinsip keadilan dalam pembagian sumber daya ekonomi; penghormatan pada keanekaragaman daerah Menurut Budayawan Taufik Ismail pemuda kita: “rabun membaca dan lumpuh menulis Sebagian kehilangan jati diri dan larut dalam arus besar gaya hidup global: paham kebendaan dan hedonisme Nasionalisme dan Globalisasi Nasionalisme kurang teguh Ideologi agak rapuh Kepercayaan sebagian pemuda pada sistem melemah Kecewa dan frustasi karena realitas jauh dari cita-cita ideal pemuda.

14 17,548 islands ...

15 Modal Utama Pembangunan Nasional
Kekayaan Sumberdaya Alam Panas bumi (no.1 di dunia) Batubara (no.2 di dunia) Timah, Nikel (no. 2 dan 4 di dunia) Sawit, Karet, Kakao (no.1, 2, 2 di dunia) Jumlah pantai terpanjang ke dua didunia sesudah Canada Hutan tropis terbesar bersama Brasil Potensi Laut yang terbesar di Dunia dengan luas wilayah 2/3 adalah laut Mega biodiversity Mega Socio Cultural, religio diversity

16 ...with 155 active volcanoes.

17 Potensi Geothermal

18 Potensi Batu Bara

19 Potensi Kelapa Sawit

20 Potensi Cacao

21 Potensi Karet

22 ... Lautan seluas 3.5 juta km2 ...

23 ...Garis pantai sepanjang 80,000 km ...

24 ... Hutan Tropis...

25 ... Rawa-rawa.

26 Keanekaragaman Hayati ... Flora ...

27 ... to the traditional house ...

28 ...to the traditional hut ...

29 ...to the world heritage

30 ...fauna Mega bio diversity

31 CULTURAL DIVERSITY

32 IN UNITY

33 ... respecting pluralism

34 ... promoting inclusive society

35 Kenapa Remaja Berperilaku Hidup Tidak Sehat ?
Keluarga : kurang intim Media : semakin permisif Sekolah : semakin kompetitif Teman sebaya : semakin liberal Masyarakat: semakin individualistik

36 FREESEX HAMIL DILUAR NIKAH ABORSI PUTUS ASA

37 HIV DAN AIDS Kasus AIDS kumulatif tahun 1987 s/d Des 2012 sebesar kasus 35,2% diantaranya kelompok usia 20 – 29 tahun 3.3% diantaranya kelompok usia tahun (Kemenkes RI, Februari 2013).

38 NAPZA Data BNN Tahun 2013 : 22% dari 4 juta penduduk Indonesia penyalahguna narkoba, atau sekitar 880 ribu penyalah guna napza adalah pelajar dan remaja/mahasiswa. Data BNN Tahun 2012 : Kasus Narkoba kumulatif tahun : Tersangka kasus Narkoba : Tersangka Narkoba usia < 16 – 24 tahun : (21,5%) Tersangka kasus Narkoba pada Mahasiswa : (1,7%) Tersangka kasus Narkoba pada Pelajar : (1,7%)

39 AGRESIVITAS PESERTA DIDIK

40 KEKERASAN: MAHASISWA VS MAHASISWA
SOURCE: MHMMD

41 II. Kondisi Remaja Saat Ini
Jumlah remaja-mahasiswa ± 64 Juta atau 27,6% dari jumlah penduduk (SP 2010). Remaja berisiko berperilaku tidak sehat  JATABEK (ANU & UI, 2010) : “22,7% remaja perempuan usia < 20 tahun mengalami kehamilan sebelum menikah atau berarti hanya 74.33% yang mengalami kehamilan dalam ikatan pernikahan yang syah, dan 2.97% sisanya tidak memberikan informasi“. Angka fertilitas kelompok umur muda (ASFR 15-19) menunjukkan penurunan yang tidak signifikan dalam 5 tahun terakhir. Angka tersebut masih jauh dari target yang ditetapkan yakni 30 kelahiran per 1000 wanita. Sumber Data Perkotaan Pedesaan Total SDKI 2007 26 74 51 SDKI 2012 32 69 48

42 Persentase Perempuan usia 10-59 tahun menurut Umur Perkawinan Pertama
Permasalahan kesehatan pada perempuan berawal dari masih tingginya usia perkawinan pertama dibawah 20 tahun (4,8% pada usia tahun, 41,9% pada usia tahun). Riskesdas 2010

43 Diskusi Remaja (15 – 24 Tahun) tentang Menstruasi dan Mimpi Basah Pertama Kali (SDKI 2012)
Remaja Laki – laki mendiskusikan masalah mimpi basah sebelum mendapatkan mimpi basah pertama kali : Remaja Perempuan mendiskusikan masalah menstruasi sebelum mendapatkan menstruasi pertama kali : Sumber Informasi Persentase Teman 52,8 % Ibu 40,5 % Ayah 0,8 % Guru 12,4 % Tidak Bercerita 24,6 % Sumber Informasi Persentase Teman 48,2 % Ibu 1,5 % Ayah 1,3 % Guru 17,8 % Tidak Bercerita 49,8 %

44 Akibat Kondisi tersebut:
Mempengaruhi program KKB dan kualitas bangsa ke depan Mengganggu 5 (lima) transisi kehidupan Remaja : Melanjutkan Sekolah Mencari Pekerjaan Memulai Kehidupan Berkeluarga Menjadi Anggota Masyarakat Mempraktekan Hidup Sehat

45 Program Generasi Berencana (GenRe)
III. Apa yang dilakukan BKKBN untuk REMAJA ?? Program Generasi Berencana (GenRe)

46 Pengertian Program GenRe
Program yang dikembangkan dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja sehingga mereka mampu melangsungkan : Jenjang pendidikan secara terencana; Berkarir dalam pekerjaan secara terencana; Serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi.

47 Tujuan Program GenRe Meningkatkan pemahaman, pengetahuan, serta sikap dan perilaku positif remaja tentang kesehatan dan hak-hak reproduksi, guna meningkatkan derajat kesehatan reproduksinya dan menyiapkan kehidupan berkeluarga dalam upaya peningkatan kualitas generasi mendatang.

48 Sasaran Program GenRe Remaja (10-24 tahun) dan belum menikah
Mahasiswa/mahasiswi belum menikah Keluarga Masyarakat peduli remaja

49 Fokus Kegiatan Program GenRe
Promosi penundaan usia kawin : utamakan sekolah dan berkarya Penyediaan informasi kesehatan reproduksi seluas-luasnya melalui PIK Remaja Promosi merencanakan kehidupan berkeluarga dengan sebaik-baiknya (kapan menikah, kapan mempunyai anak, berapa jumlah anaknya dsb)

50 Strategi Pendekatan Partai Politik, Perusahan Organisasi Profesi, LSM dan Lainnya Keluarga Sekolah PIK-R & BKR Media Organisasi Pemuda Teman Sebaya Pemerintah, DPR, DPRD, dan Lainnya R1 R2 R3

51 Chanel Pengembangan PIK R/M
Jalur Sekolah Perguruan Tinggi Jalur Pramuka Jalur Rumah Ibadah/Organisasi Keagamaan Jalur LSM/LSOM Jalur Radio Jalur Duta Mahasiswa (Putera/Puteri)

52 Substansi Program GenRe
8 Fungsi Keluarga Pendewasaan Usia Perkawinan TRIAD KRR: Seksualitas, Napza, HIV dan AIDS Pendidikan Keterampilan Hidup (Life Skills Education) Advokasi dan KIE Gender

53 KKB Fungsi Keluarga BKKBN Fungsi Agama Sosial Budaya Lingkungan Cinta
Perlindungan Ekonomi Kesehatan Reproduksi Lingkungan Sosialisasi Pendidikan Cinta dan Kasih Sayang BKKBN KKB Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional

54 Terima Kasih


Download ppt "PROGRAM GENERASI BERENCANA (GENRE)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google