Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi1 Serangan Terhadap Kriptografi Bahan kuliah ke-2 IF5054 Kriptografi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi1 Serangan Terhadap Kriptografi Bahan kuliah ke-2 IF5054 Kriptografi."— Transcript presentasi:

1 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi1 Serangan Terhadap Kriptografi Bahan kuliah ke-2 IF5054 Kriptografi

2 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi2 Pendahuluan Keseluruhan point dari kriptografi adalah menjaga kerahasiaan plainteks atau kunci (atau keduanya) dari penyadap (eavesdropper) atau kriptanalis (cryptanalyst). Kriptanalis berusaha memecahkan cipherteks dengan suatu serangan terhadap sistem kriptografi.

3 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi3 Serangan (attack) Serangan: setiap usaha (attempt) atau percobaan yang dilakukan oleh kriptanalis untuk menemukan kunci atau menemukan plainteks dari cipherteksnya. Asumsi: kriptanalis mengetahui algoritma kriptografi yang digunakan Prinsip Kerckhoff: Semua algoritma kriptografi harus publik; hanya kunci yang rahasia. Satu-satunya keamanan terletak pada kunci!

4 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi4 Jenis-jenis Serangan Berdasarkan keterlibatan penyerang dalam komunikasi 1. Serangan pasif (passive attack) - penyerang tidak terlibat dalam komunikasi antara pengirim dan penerima - penyerang hanya melakukan penyadapan untuk memperoleh data atau informasi sebanyak-banyaknya

5 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi5 Jenis-jenis Serangan Alice Bob …hyTRedcyld[pu6tjkbbjudplkjsdoye6hnw… Eve Serangan Pasif

6 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi6 Jenis-jenis Serangan Metode penyadapan: 1. Wiretapping 2. Electromagnetic eavesdropping 3. Acoustic Eavesdropping

7 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi7 Jenis-jenis Serangan 2. Serangan pasif (active attack) - penyerang mengintervensi komunikasi dan ikut mempengaruhi sistem untuk keuntungan dirinya - penyerang mengubah aliran pesan seperti: menghapus sebagian cipherteks, mengubah cipherteks, menyisipkan potongan cipherteks palsu, me-replay pesan lama, mengubah informasi yang tersimpan, dsb

8 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi8 Jenis-jenis Serangan Man-in-the-middle-attack - Serangan aktif yang berbahaya

9 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi9 Man-in-the-middle-attack

10 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi10 Man-in-the-middle-attack Man-in-the-middle attack di bidang e-commerce

11 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi11 Jenis-jenis Serangan Berdasarkan teknik yang digunakan untuk menemukan kunci: 1. Exhaustive attack /brute force attack Mengungkap plainteks/kunci dengan mencoba semua kemungkinan kunci. Pasti berhasil menemukan kunci jika tersedia waktu yang cukup

12 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi12 Jenis-jenis Serangan Solusi: Kriptografer harus membuat kunci yang panjang dan tidak mudah ditebak.

13 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi13 Jenis-jenis Serangan 2. Analytical attack Menganalisis kelemahan algoritma kriptografi untuk mengurangi kemungkinan kunci yang tidak mungkin ada. Caranya: memecahkan persamaan- persamaan matematika (yang diperoleh dari definisi suatu algoritma kriptografi) yang mengandung peubah-peubah yang merepresentasikan plainteks atau kunci.

14 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi14 Jenis-jenis Serangan Metode analytical attack biasanya lebih cepat menemukan kunci dibandingkan dengan exhaustive attack. Solusi: kriptografer harus membuat algoritma kriptografi yang kompleks

15 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi15 Jenis-jenis Serangan Data yang digunakan untuk menyerang sistem kriptografi: 1. Chipertext only. 2. Known plaintext dan corresponding chipertext. 3. Chosen plaintext dan corresponding chipertext. 4. Chosen chipertext dan corresponding plaintext.

16 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi16 Jenis-jenis Serangan Berdasarkan ketersediaan data: 1. Chipertext-only attack Kriptanalis hanya memiliki cipherteks Teknik yang digunakan: exhaustive key search

17 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi17 Jenis-jenis Serangan 2. Known-plaintext attack Diberikan: P 1, C 1 = E k (P 1 ), P 2, C 2 = E k (P 2 ), …, P i, C i = E k (P i ) Deduksi: k untuk mendapatkan P i+1 dari C i+1 = E k (P i+1 ).

18 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi18 Jenis-jenis Serangan Beberapa pesan yang formatnya terstruktur membuka peluang untuk menerka plainteks dari cipherteks yang bersesuaian. Contoh: From dan To di dalam , ”Dengan hormat”, wassalam, pada surat resmi. #include, program, di dalam source code

19 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi19 Jenis-jenis Serangan 3. Chosen-plaintext attack Kriptanalis dapat memilih plainteks tertentu untuk dienkripsikan, yaitu plainteks-plainteks yang lebih mengarahkan penemuan kunci.

20 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi20 Jenis-jenis Serangan

21 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi21 Jenis-jenis Serangan Chosen-plaintext attack

22 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi22 Jenis-jenis Serangan 4. Adaptive-chosen-plaintext attack Kriptanalis memilih blok plainteks yang besar, lalu dienkripsi, kemudian memilih blok lainnya yang lebih kecil berdasarkan hasil serangan sebelumnya, begitu seterusnya.

23 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi23 Jenis-jenis Serangan 5. Chosen-ciphertext attack Diberikan: C 1, P 1 = D k (C 1 ), C 2, P 2 = D k (P 2 ), …, C i, P i = D k (C i ) Deduksi: k (yang mungkin diperlukan untuk mendekripsi pesan pada waktu yang akan datang).

24 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi24 Serangan jenis lainnya: 6. Chosen-key attack Kriptanalis memiliki pengetahuan mengenai hubungan antara kunci-kunci yang berbeda, dan memilih kunci yang tepat untuk mendekripsi pesan

25 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi25 Serangan jenis lainnya: 7. Rubber-hose cryptanalysis Mengancam, mengirim surat gelap, atau melakukan penyiksaan sampai orang yang memegang kunci memberinya kunci untuk mendekripsi pesan

26 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi26 Dengan mempublikasikan algoritma kriptografi, kriptografer memperoleh konsultasi gratis dari sejumlah kriptologis akademisi yang ingin sekali memecahkan algoritma sehingga mereka dapat mempubliksikan paper yang memperlihatkan kecerdasan mereka.

27 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi27 Jika banyak pakar telah mencoba memecahkan algoritma selama 5 tahun setelah dipublikasikan dan tidak seorangpun berhasil, maka mungkin algoritma tersebut tangguh.

28 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi28 Sebuah algoritma kriptografi dikatakan aman (computationally secure) bila ia memenuhi tiga kriteria berikut: 1. Persamaan matematis yang menggambarkan operasi algoritma kriptografi sangat kompleks sehingga algoritma tidak mungkin dipecahkan secara analitik.

29 Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi29 2. Biaya untuk memecahkan cipherteks melampaui nilai informasi yang terkandung di dalam cipherteks tersebut. 3. Waktu yang diperlukan untuk memecahkan cipherteks melampaui lamanya waktu informasi tersebut harus dijaga kerahasiaannya.


Download ppt "Rinaldi Munir/IF5054 Kriptografi1 Serangan Terhadap Kriptografi Bahan kuliah ke-2 IF5054 Kriptografi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google