Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

“HOW TO MANAGE YOUR FAMILY MONEY” (Lukas 14:28-30) “HOW TO MANAGE YOUR FAMILY MONEY” (Lukas 14:28-30)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "“HOW TO MANAGE YOUR FAMILY MONEY” (Lukas 14:28-30) “HOW TO MANAGE YOUR FAMILY MONEY” (Lukas 14:28-30)"— Transcript presentasi:

1 “HOW TO MANAGE YOUR FAMILY MONEY” (Lukas 14:28-30) “HOW TO MANAGE YOUR FAMILY MONEY” (Lukas 14:28-30)

2 Lukas Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu? 29 Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya, jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia, 30 sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup menyelesaikannya.

3 Abraham Harold Maslow ( ), Lima (5) kebutuhan dasar Maslow - disusun berdasarkan kebutuhan yang paling penting hingga yang tidak terlalu krusial : 1. Kebutuhan Fisiologis Contohnya adalah : Sandang / pakaian, pangan / makanan, papan / rumah, dan kebutuhan biologis seperti buang air besar, buang air kecil, bernafas, dan lain-lain. 2. Kebutuhan Keamanan dan Keselamatan Contoh seperti : Bebas dari penjajahan, bebas dari ancaman, bebas dari rasa sakit, bebas dari teror, dan lain sebagainya. 3. Kebutuhan Sosial (untuk dicintai) Misalnya adalah : memiliki teman, memiliki keluarga, kebutuhan cinta dari lawan jenis, diterima dalam suatu komunitas dan lain-lain. 4. Kebutuhan Penghargaan Contoh : pujian, piagam, tanda jasa, hadiah, dan banyak lagi lainnya. 5. Kebutuhan Aktualisasi Diri Adalah kebutuhan dan keinginan untuk bertindak sesuka hati sesuai dengan bakat dan minatnya, memberikan jalan keluar, diterima apa adanya / sesuai fakta, dll.

4 Survey CFP Board, USA - 50% manula masih harus bekerja setelah menjalani masa pensiun karena perencanaan keuangan yang baru dimulai setelah berusia 40 tahun (setelah mendekati masa pensiun). - Di Indonesia sekitar 78,8%. Survey Nielson Media Research di Harian Kompas - Para eksekutif di Indonesia (Jakarta) ternyata lebih boros daripada para eksekutif di kota besar di lainnya. - Para eksekutif Indonesia mempunyai penghasilan lebih sedikit namun mereka lebih banyak membelanjakan penghasilan mereka untuk membeli barang-barang mereka. - Menabung untuk persiapan dana hari tua agaknya belum menjadi prioritas mereka. - Orang kaya Indonesia lebih konsumtif.

5 Manajemen Manajemen meliputi 4 proses, yaitu : Perencanaan (Planning) Pengorganisasian (Organizing) Pengendalian (Controlling) Pelaksanaan (Actuiting)

6 A. Planning (Perencanaan) Penetapan Tujuan / Purpose / Visi di dalam kehidupan pribadi atau keluarga : - Tujuan Jangka Pendek (1 tahun) contoh : biaya rutin keluarga, uang sekolah anak, melahirkan - Tujuan Jangka Menengah (s/d 5 tahun) contoh : membeli mobil, membeli rumah, renovasi rumah - Tujuan Jangka Panjang (> 5 tahun) contoh : biaya kuliah anak, membangun usaha sendiri, mengembangkan usaha Di dalam keluarga, uang atau penghasilan ini milik siapa? Milik BERSAMA! Jangan ada pemisahan pendapatan antara suami dan istri karena dapat menimbulkan perpecahan dan kurangnya keterbukaan satu sama lain!

7 Membuat Anggaran 1. Kembalikan Persembahan Persepuluhan (Mal 3:8-12) 2. Rubah Pola Berpikir Saudara Secara umum yang dilakukan adalah : Penghasilan – Pengeluaran = Kelebihan Dana Yang seharusnya dilakukan adalah : Pendapatan – Penyisihan Dana = Pengeluaran Pos-Pos Pengeluaran : 1. Kebutuhan / Needs 2. Hutang / Debts 3. Keinginan / Wants 4. Tabungan / Saving 5. Investasi

8 1. Kebutuhan / Needs adalah biaya-biaya yang harus dibayar untuk kehidupan sehari-hari. Secara umum, porsi terbesar gaji kita adalah untuk pos Kebutuhan / Needs. Misalnya : - Biaya belanja makan sehari-hari - Biaya pakaian - Keperluan RT sehari-hari (detergen,sabun mandi,pasta gigi, shampo,dll) - Belanja bulanan (gula,susu,teh,kopi,beras,mie, dll) - Biaya kosmetik wanita, potong rambut - Biaya listrik, telp, air bersih, air minum - Transpor ke kantor, ke sekolah, bepergian - Uang jajan anak - Uang sekolah anak - Gaji pembantu - Iuran perumahan/biaya kebersihan - Perbaikan mobil/rumah - Dana amal, diakonia, misi - Biaya-biaya rutin lainnya

9 2. Hutang / Debts Adalah uang yang dipinjam yang menyertakan kewajiban bagi si peminjam untuk mengembalikan pinjaman beserta bunga pada waktu yang telah ditentukan. Misalnya : - Hutang Kartu Kredit - Hutang ke perusahaan tempat bekerja - Hutang ke bank untuk cicilan rumah, mobil, sepeda motor, dll. - Hutang kredit tanpa agunan, kredit barang, dll. - Hutang ke teman, tetangga, saudara, dll.

10 3. Keinginan / Wants Adalah kebutuhan yang tidak mendesak, meskipun tidak terpenuhi tidak akan terlalu mempengaruhi kehidupan kita. Emosi / perasaan kita sangat dipengaruhi untuk memutuskan membeli barang / jasa yang diingini, karena keputusan untuk membeli lebih banyak karena emosi / perasaan (otak kanan) daripada logika (otak kiri). Misalnya : - Peralatan elektronik - Hobi (memancing, koleksi barang berharga) - Makan di luar rumah - Memberikan pinjaman kepada saudara / teman - Barang bermerk (tas, sepatu, baju, dll) - Keanggotaan di club olahraga - Kosmetik khusus - Berlangganan TV kabel - Mempercantik rumah / mobil - Beli / langganan koran / majalah / tabloid - Perhiasan / aksesoris utk dipakai - Kado ulang tahun / sumbangan pernikahan - Rekreasi - Keriting rambut, ion, smoothing, mandi lulur sumber american.com

11 4. Tabungan / Savings Adalah dana yang dipersiapkan untuk berjaga-jaga saat kita membutuhkan atau mendesak. Misalnya : - Tabunga di bank- Asuransi jiwa - Asuransi kesehatan- Asuransi pendidikan - Asuransi mobil- Asuransi rumah - Dana pensiun 5. Investasi Adalah dana yang kita persiapkan untuk dikelola agar nilainya bertambah besar. Misalnya : - Deposito- Obligas - Properti- Emas batangan - Valuta asing- Reksadana - Batu permata- Lukisan - Saham- Koleksi barang-barang tertentu 4. Tabungan / Savings Adalah dana yang dipersiapkan untuk berjaga-jaga saat kita membutuhkan atau mendesak. Misalnya : - Tabunga di bank- Asuransi jiwa - Asuransi kesehatan- Asuransi pendidikan - Asuransi mobil- Asuransi rumah - Dana pensiun 5. Investasi Adalah dana yang kita persiapkan untuk dikelola agar nilainya bertambah besar. Misalnya : - Deposito- Obligas - Properti- Emas batangan - Valuta asing- Reksadana - Batu permata- Lukisan - Saham- Koleksi barang-barang tertentu

12 Skema Persentase Manajemen Keuangan - Mengembalikan persepuluhan / Tithing yang mana besarnya adalah 10% dari seluruh penghasilan yang kita terima, baik dari gaji, pekerjaan sampingan, hadiah, ditraktir orang lain, dll. Biasakan untuk membulatkan ke atas. - Bila kita saat ini memiliki hutang Sisa pendapatan kita sebesar 90%, sebaiknya menggunakan skema : Kebutuhan = 50% x 90% = 45% Hutang= 30% x 90% = 27% Keinginan= 10% x 90% = 9% Tabungan= 10% x 90% = 9% Investasi= 0% x 90% = 0% Pada saat posisi kita memiliki hutang, maka biasanya tidak bisa melakukan investasi. Penghasilan (Rp) Persepuluhan (10%) Kebutuhan (45%) Hutang (27%) Keinginan (9%) Tabungan (9%) Investasi (0%) , , , , , , , , , , , , , , ,- -

13 Skema Persentase Manajemen Keuangan - Bila kita tidak memiliki hutang Sisa pendapatan kita sebesar 90%, sebaiknya menggunakan skema : Kebutuhan = 50% x 90% = 45% Hutang= 0% x 90% = 0% Keinginan= 15% x 90% = 13,5% Tabungan= 15% x 90% = 13,5% Investasi= 20% x 90% = 18% Pada saat posisi kita tidak memiliki hutang, maka kita bisa melakukan investasi. Penghasila n (Rp) Persepuluha n (10%) Kebutuhan (45%) Hutang (0%) Keinginan (13,5%) Tabungan (13,5%) Investasi (18%) , , , , , , , , , , , , , , ,-

14 2. Organizing (Pengorganisasian) - Siapa bendaharanya? Suami atau Istri, miliki rekening bank atau pembagian yang jelas untuk ke 5 Pos Pengeluaran : kebutuhan, hutang, keinginan, tabungan dan investasi. 3. Actuiting (Pelaksanaan) - Bagaimana proses pembayarannya? Tunai, debit rekening, harian, bulanan, tahunan, dll Buka rekening di bank mana? Investasi dimana? Beli emas, deposito, atau lainnya? 4. Controlling (Pengendalian) - Evaluasi pengeluaran Vs budget (anggaran) - Perhatikan titik kritis : Needs Vs Wants - Fokus kepada jalan keluar! - Repurposing / penyempurnaan tujuan? - Kembali pada rencana yang disepakati.

15 Beberapa tips untuk melakukan penghematan : 1. Penghematan Makan - Meminimalkan makan di luar - Jangan malu membawa bekal - kurangi jajan - Makan di rumah sebelum pergi jalan-jalan ke mall (needs vs wants) - Bila diajak makan ke tempat yang melebihi budget, tolaklah secara halus - Biasakan diri secara rutin untuk berpuasa makan, puasa Daniel, sehat secara jasmani dan rohani 2. Penghematan Biaya Komunikasi & HP - Pilihlah HP sesuai dengan kebutuhan (telepon, sms, camera, dll), biaya penyusutan HP bisa 50% dalam setahun - Telepon & sms seperlunya - Manfaatkan fasilitas tarif murah dari operator komunikasi - jangan mengikuti sms idol, dll - Hindari penggunaan tarif premium karena tanpa terasa biaya menjadi lebih besar

16 Beberapa tips untuk melakukan penghematan : 3. Penghematan Belanja - Belanja menggunakan uang tunai, hindari menggunakan kartu kredit apabila anda belum dapat mengontrolnya. - Buatlah daftar belanjaan dari rumah, dengan disiplin taatilah untuk berbelanja sesuai daftar belanjaan, kecuali ada yang terlupakan. - Hati-hati ketika belanja di supermarket, barang kebutuhan sehari-hari selalu di taruh di bagian paling belakang. - Promosi, obral, diskon, beli banyak lebih murah, Belilah sesuai daftar kebutuhan anda! - Periksa saat membayar di kasir, baik jumlah maupun harga yang dibayar. - Lakukan survey harga (melalui teman, saudara, iklan, dll) untuk menemukan lokasi belanja yang lebih murah, mau di mall atau pasar tradisional, dll 4. Penghematan Transport - Apabila tidak memiliki tujuan yang jelas, hindari bepergian untuk menghemat biaya - Merawat kendaraan pribadi secara berkala - Untuk jarak pendek, sebaiknya berjalan kaki

17 Beberapa tips untuk melakukan penghematan : 5. Hutang adalah Habit / Kebiasaan - Segera akhiri hutang konsumtif anda, dan lunasi secepatnya sesuai skema - Bila sudah lunas, jangan muncul hutang baru yang sifatnya konsumtif 6. Below the Budget - Biasakan dan usahakan belanja, makan, dll di bawah anggaran, simpan sisanya dan masukkan ke “celengan”. Beberapa bulan kemudian, saudara hitung jumlahnya dan anda akan takjub. Selanjutnya masukkan ke rekening tabungan di bank. 7. Komunitas yang Benar - Hindari berkumpul dengan orang yang boros, konsumtif, suka belanja, dll karena dapat merusak rencana keuangan anda. -Berkumpulah dengan orang yang memiliki tujuan keuangan di dalam hidupnya, maka anda akan terpengaruh hal yang baik dan benar dari mereka. - Ikuti teladan mereka supaya sebagai acuan dalam hidup kita untuk menetapkan suatu kemajuan.

18 Menabur, menabur dan menabur!!! Ada roti untuk di makan dan benih untuk ditabur! (2Kor 9:10)

19 Terapi Keuangan - Catatlah pengeluaran setiap mengeluarkan uang, termasuk pengeluaran yang kecil (parkir, dll). Jumlahkan setiap harinya dan bagilah menurut 5 Pos Pengeluaran. - Lakukan selama 1 bulan. Maka anda akan menemukan jumlah pengeluaran bulanan yang “akurat” dan berikutnya anda akan berpikir ulang sebelum membelanjakan uang. Tidak perlu kuatir apabila ada yang terlewatkan, lanjutkan saja. Lama-lama akan jadi kebiasaan. Pakai reminder HP, notes, ballpoint di dekat anda. - Bawa uang secukupnya, hitung saldo awalnya di pagi hari dan saldo akhirnya di malam hari, sisanya adalah pengeluaran saudara.

20 “You don’t know how lucky you are, until you lost it” “Bertanggungjawablah mulai dari hal yang kecil kepada setiap talenta yang Tuhan pinjamkan kepada diri kita, supaya DIA tidak memindahkannya kepada orang yang lain tetapi memberikan kuasa, hikmat dan pengertian kepadamu untuk melipatgandakannya” (DL)


Download ppt "“HOW TO MANAGE YOUR FAMILY MONEY” (Lukas 14:28-30) “HOW TO MANAGE YOUR FAMILY MONEY” (Lukas 14:28-30)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google