Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

COMMUNITY WATER SERVICES AND HEALTH PROJECT ( CWSHP ) STATUS DAN PROGRES CWSHP PROVINSI KALIMANTAN TENGAH S/D 22 MARET 2010 Disampaikan oleh : Kepala BIDang.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "COMMUNITY WATER SERVICES AND HEALTH PROJECT ( CWSHP ) STATUS DAN PROGRES CWSHP PROVINSI KALIMANTAN TENGAH S/D 22 MARET 2010 Disampaikan oleh : Kepala BIDang."— Transcript presentasi:

1 COMMUNITY WATER SERVICES AND HEALTH PROJECT ( CWSHP ) STATUS DAN PROGRES CWSHP PROVINSI KALIMANTAN TENGAH S/D 22 MARET 2010 Disampaikan oleh : Kepala BIDang PMK DINAS KESEHATAN PROV. KALTENG Palangka Raya, 23 Maret 2010

2 TARGET DAN REALISASI PENDANAAN TA. 2008 DAN TA. 2009

3 TARGET DAN REALISASI PENDANAAN TA. 2008 & TA. 2009 ( X 1000) KETERANGAN WILAYAH TOTAL PROVINSIBARSELBARTIMKAPUASPULPISKATINGANKOTIM 1 TA. 2008 TARGET 235.0701.035.070,5 6.450.497 REALISASI 231.573,5133.611,6806.385,3935.995,4930.547,5665.064,7943.257,84.414.862,4 % PEN- CAPAIAN 92,4012,9177,9190,4389,9064,2591,1368,44 2 TA. 2009 TARGET 364.3682.663.000 16.342.368 REALISASI 358.1212.439.8412.662.2012.662.4672.440.9062.662.7342.409.21615.688.126 % PEN- CAPAIAN 98,2891,6299,9799,9891,6699,9990,4795,99 3 TOTAL TARGET 599.4383.698.070,5 22.792.865 REALISASI 589.694,52.573.452,63.468.586,33.598.462,43.371.453,53.327.798,73.352.473,820.102.988,4 % PEN- CAPAIAN 95,3452,2788,9495,2190,7882,1290,80 82,22

4 CHART-1 TARGET DAN REALISASI PENDANAAN TA. 2008 Penyerapan dana DIPA tahun 2008 sebesar 68,44% dari target dana sebesar Rp. 6.450.497.000,-. Kecilnya angka tersebut disebabkan karena Kab. Barito Selatan hanya bisa melaksanakan CWSHP di 1 desa saja meskipun RKM telah tersusun di 4 desa, namun 3 desa mengundurkan diri karena tidak bersedia menyediakan incash dan inkind, begitu juga halnya dengan Kab. Katingan yang melaksanakan CWSHP di 3 desa, dengan alasan 1 desa mengundurkan diri karena ada proyek sejenis tanpa incash.

5 CHART-2 TARGET DAN REALISASI PENDANAAN TA. 2009 Penyerapan dana DIPA tahun 2009 sebesar 95,99% dari target dana sebesar Rp. 16.342.368.000,-. Penyerapan dana tidak dapat mencapai 100 % karena Kab. Barsel, Pulpis, dan Kotim masing-2 melaksanakan CWSHP di 11 desa. Kab. Bartim % penyerapannya paling kecil karena memang jumlah KK di desa-2 tersebut rata-2 kecil dan Opsi SAB semuanya Sumur Gali.

6 CHART-3 TARGET DAN REALISASI PENDANAAN TA. 2008 & TA. 2009 Penyerapan dana DIPA TA. 2008 sebesar 68,44% dan TA. 2009 sebesar 95,99 %. Sehingga rata-rata penyerapan dana DIPA TA. 2008 & TA. 2009 adalah sebesar 82,22 %

7 TARGET DAN REALISASI KATEGORI 1 (CIVIL WORK) TA. 2008 & TA. 2009 NOKABUPATEN JUMLAH DESAJUMLAH DANA (X 1000) TARGETREALISASI % PENCA PAIAN TARGETREALISASI % PENCA PAIAN 20082009200820092008200920082009 1. BARSEL 51211155,841.000.0002.400.000147.660,12.076.11050,64 2. BARTIM 5124 90,001.000.0002.400.000685.879,12.015.92076,28 3. KAPUAS 5124 90,001.000.0002.400.000789.567,22.399.91889,46 4. PULPIS 51241185,841.000.0002.400.000785.208,92.198.83885,05 5. KATINGAN 5123 80,001.000.0002.400.000572.822,62.346.25277,52 6. KOTIM 51241185,841.000.0002.400.000795.377,12.196.53785,52 TOTAL 3072206967,926.000.00014.400.0003.776.51513.233.57468,97

8 CHART-4 TARGET DAN REALISASI KATEGORI 1 (CIVIL WORK) TA. 2008 TA. 2009 Untuk mengejar ketertinggalan pencapaian desa maupun penyerapan dana untuk Kategori-1 di TA. 2008, Kab. Barsel telah berhasil meningkatkan realisasi yang cukup tajam di TA. 2009, yaitu 1 desa/ Rp. 147.660.100 di TA. 2008 dan 11 desa/ Rp. 2.076.110.000 di TA. 2009. Hal ini terjadi juga di Kab. Katingan.

9 TARGET DAN REALISASI KATEGORI 3 (TRAINING) TA. 2008 & TA. 2009 NOKABUPATEN JUMLAH PAKET PELATIHANJUMLAH DANA (X 1000) TARGETREALISASI % PENCA PAIAN TARGETREALISASI % PENCA PAIAN 20082009200820092008200920082009 1. BARSEL 358477755,83 87.500210.00017.500192.500 55,83 2. BARTIM 3584288490,00 87.500210.00070.000210.000 90,00 3. KAPUAS 3584288490,00 87.500210.00070.000210.000 90,00 4. PULPIS 3584287785,83 87.500210.00070.000192.500 85,83 5. KATINGAN 3584218490,00 87.500210.00052.500210.000 90,00 6. KOTIM 3584287785,83 87.500210.00070.000192.500 85,83 TOTAL 21050414048382,92 525.0001.260.00070.2801.207.500 82,92 Masing-2 desa mendapatkan 7 paket pelatihan dengan biaya sebesar Rp. 2.500.000,- per paket pelatihan. Besar kecilnya dana yang dapat diserap pada pelatihan ini sangat tergantung pada jumlah desa yang melaksanakan CWSHP di masing-2 kabupaten

10 MONITORING KONTRAK IMPLEMENTASI DESA

11 KABUPATEN TARGET DESA PHASE REALISASI DESA KUMULATIF S/D SAAT INI 2008200920082009 TARGETREALISASI BARITO SELATAN512RKM Disetujui 4111715 512SPPB1111712 5 Termin-11111712 5 Termin-21111712 5 Termin-31111712 5 LP318179 512SP418179 BARITO TIMUR512RKM Disetujui 4121716 512SPPB4121716 512Termin-14121716 512Termin-24121716 512Termin-34121716 512LP34121716 512SP44121716

12 LANJUTAN-1 KABUPATEN TARGET DESA PHASE REALISASI DESA KUMULATIF S/D SAAT INI 2008200920082009 TARGETREALISASI KAPUAS512RKM Disetujui 4121716 512SPPB4121716 512Termin-14121716 512Termin-24121716 512Termin-34121716 512LP34121716 512SP44121716 PULANG PISAU512RKM Disetujui 4121716 512SPPB4111715 512Termin-14111715 512Termin-24111715 512Termin-34111715 512LP34111715 512SP44111715

13 LANJUTAN-2 KABUPATEN TARGET DESA PHASE REALISASI DESAKUMULATIF S/D SAAT INI 2008200920082009 TARGETREALISASI KATINGAN512RKM Disetujui 3121715 512SPPB3121715 512Termin-13121715 512Termin-23121715 512Termin-33121715 512LP33121715 512SP43121715 KOTAWARINGIN TIMUR512RKM Disetujui 4111715 512SPPB4111715 512Termin-14111715 512Termin-24111715 512Termin-34111715 512LP3471711 512SP4471711

14 PELAKSANAAN KEGIATAN PER KOMPONEN

15 KOMPONEN-1 LOCAL GOVERNMENT CAPACITY BUILDING NO.KEGIATANOUTPUTKETERANGAN 1. Pelaksanaan Capacity Building Need Assesment (CBNA) di 6 Kota Kabupaten lokasi CWSHP Tersusunnya daftar kebutuhan bagi pelaksanaan Capacity Building Pelaksana: CST 2. Training of Trainer (TOT) Tentang Operasionalisasi Kebijakan dan Penyusunan Renstra AMPL Berbasis Masyarakat Tersosialisasinya kebijakan nasional AMPL-BM. Peserta: DPMU, TKK, RST Dilaksanakan pada Januari 2009 3. Pertemuan “Penyamaan Persepsi Tentang Pelaksanaan Capacity Building Action Plan (CBAP) Terciptanya kesamaan persepsi tentang pelaksanaan dan penyusunan jadwal CBAP. Peserta: RST 4 Provinsi 4. Lokakarya Strategi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) bagi stakeholders tingkat kabupaten Meningkatkan dukungan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain terhadap STBM. Munculnya inovasi strategi terhadap penerapan STBM di daerah. Peserta: Dinas Kesehatan, Bappeda, BPMDes, DPMU

16 LANJUTAN NO.KEGIATANOUTPUTKETERANGAN 5. Lokarya Nasional Kebijakan AMPL Berbasis Masyarakat CWSHP Tersosialisasinya kebijakan nasional AMPL-BM. Adanya sharing pengalaman (Best Practise) pembentukan dan pelaksanaan Pokja AMPL daerah. Peserta: Sekda, Ka BAPPEDA, Ka Dinkes, Bupati Katingan (narasumber) 6. Pelatihan H2S bagi stakeholders di tingkat kecamatan Meningkatkan kemampuan peserta pelatihan dalam melakukan uji kualitas air secara sederhana. Peserta: Puskesmas, Kecamatan, TP PKK 7. Pelatihan CLTS bagi stakeholders di tingkat kecamatan Meningkatkan kemampuan peserta pelatihan dalam melakukan fasilitasi kepada masyarakat menggunakan pendekatan CLTS. Peserta: Puskesmas, Kecamatan, TP PKK 8. Pertemuan Ketua CPMU dengan Bupati Katingan beserta jajarannya. Sosialisasi dan upaya percepatan pelaksanaan CWSHP di Katingan.

17 KOMPONEN-2 COMMUNITY EMPOWERMENT NO.PELATIHANPESERTATRAINER 1.Pembukuan1.TKM 2.Aparat Desa 1.CFT 2.DST 2.Teknik1.TKM 2.Aparat Desa 3.Masyarakat Desa 1.CFT 2.DST 3.Dinas PU 3.Monev Partisipatory1.TKM 2.Aparat Desa 3.Masyarakat Desa 1.CFT 2.DST 4.O & M1.TKM 2.Aparat Desa 3.Anggota BPS 1.CFT 2.DST 3.DPMU 5.Promkes1.TKM 2.Murid SD 3.Kader Posyandu 1.CFT 2.DST 3.Sanitarian 6.H2S1.TKM 2.Kader Kesehatan 1.CFT 2.DST 3.Sanitarian 7.UKS1.TKM 2.Murid SD 3.Kader Kesehatan 1.CFT 2.DST 3.Sanitarian

18 KEIKUT SERTAAN LAKI-2 DAN PEREMPUAN PADA KEGIATAN PELATIHAN DI DESA KABUPATEN PEMBUKUAN TEKNIKMONEV PARTCPTR O & MPROMKESH2SUKS LPLPLPLPLPLPLP BARSEL99141191511538714793108140141116113133 BARTIM911481736811812712512011412613410714992 KAPUAS321235332298321274266265230231255240 281 PULPIS13191123631641041298111110110811110374 KATINGAN4845621471217624186325714251 KOTIM60160210101637713288551655617662158 TOTAL619820668442990690731671636826719709 789 KEIKUT SERTAAN KAUM PEREMPUAN LEBIH MENDOMINASI PADA KEGIATAN PELATIHAN PEMBUKUAN (57 %/820 JIWA), PROMKES (56 %/826 JIWA),DAN UKS (53 %/789 JIWA), SEMENTARA KAUM LAKI-LAKI LEBIH TERTARIK MENGIKUTI PELATIHAN TEKNIK (60 %/668 JIWA), MONEV PARTICIPATORY (59 %/990 JIWA), DAN O&M (52 %/731 JIWA)

19 KEIKUT SERTAAN LAKI-2 DAN PEREMPUAN PADA PHASE IMPLEMENTASI DESA PHASE L/PBARSELBARTIM KAPUASPULPIS KATINGANKOTIM TOTAL PLENO-1 IMASL2.4311.5677731.7736135357.692 P1.6281.4226151.5114384246.038 PLENO-2 PEMB. TKML4295767486746015643.592 P1832335374553784182.204 PLENO-3 PEM. OPSIL8977447667105205654.202 P7306975035204434253.318 PLENO-4 PENY. RKML4295647416685674203.389 P3014325395184562902.536 PENGURUS TKML1312171041431744441.213 P8498799199429880 PERTG JWB KEU. T-1,T- 2,T-3 L1.6731.9762.1131.8331.2531.72610.574 P1.4891.4341.5851.0998991.0767.582 TOTALL5.9905.6445.2455.8013.7284.25430.662 P4.4154.3163.8584.1942.7133.06222.558 LAKI-LAKI = 57,62 % (30.662 JIWA) ; PEREMPUAN = 42,38 % (22,558 JIWA)

20 KOMPONEN-3 WATER SUPPLY AND SANITATION CAKUPAN SARANA AIR BERSIH KABUPATENJUML. DESA POPULASI CAKUPAN SARANA AIR BERSIH AWALRENCANAS/D SAAT INI KKJIWAKKJIWAKKJIWAKKJIWA BARSEL121.6866.163451661.6415.9971.1934.362 BARTIM162.98213.7715022.3182.40711.1162.40711.116 KAPUAS1613.34748.0821.1744.23112.16043.80812.16043.808 PULPIS157.05621.7344561.4046.22019.1616.22019.161 KATINGAN154.51618.2633011.2183.91315.8243.91315.824 KOTIM155.69821.0675151.9024.61217.0522.93510.852 TOTAL8935.285129.0802.99311.23930.953112.95828.828105.123 TERJADI PENINGKATAN CAKUPAN SARANA AIR BERSIH DI 6 KABUPATEN LOKASI CWSHP RATA-RATA SEBESAR 93,13 %

21 JUMLAH SARANA AIR BERSIH YANG DIBANGUN KABUPATENJML. DESA POPULASISARANA AIR BERSIH BENEFICERIES (Jiwa) KKJIWASBSGSPTPAHPMASIPAS BARSEL12 1.6866.163 2080200715.997 BARTIM16 2.98213.771 16265061011.116 KAPUAS16 13.34748.082 1290000043.808 PULPIS15 7.05621.734 191628360219.161 KATINGAN15 4.51618.263 30106000015.828 KOTIM15 5.69821.067 115202010117.052 TOTAL89 35.285129.080 3975652824384112.958 JUMLAH SAB YANG PALING BANYAK DIBANGUN ADALAH SUMUR GALI (565 UNIT), DIIKUTI OLEH SUMUR BOR (397 UNIT) DAN PENAMPUNG AIR HUJAN (243 UNIT)

22 PROGRES FISIK DAN KEUANGAN TA. 2009 NOKABUPATENJUMLAH DESA REALISASI NILAI SPPBSELISIH FISIKKEUANGAN %Rp% 1.BARSEL1199,092.049.743.16698,732.076.109.76026.366.593 2.BARTIM121002.519.900.0001002.519.900.0000 3.KAPUAS121002.399.917.6911002.399.917.6910 4.PULPIS111002.198.838.0001002.198.838.0000 5.KATINGAN121002.346.252.0001002.346.252.0000 6.KOTIM1190,002.108.016.40595,972.196.536.84088.520.435 TOTAL6998,1813.622.667.26399,1213.737.554.291114.887.028

23 KOMPONEN-4 SHBC CAKUPAN FASILITAS SANITASI KABUPATENJUML. DESA POPULASI CAKUPAN FASILITAS SANITASI DESA ODF AWALRENCANAS/D SAAT INI KKJIWAKKJIWAKKJIWAKKJIWA BARSEL 12 1.6866.1631.2034.3964831.767 129391 0 BARTIM 16 2.98213.7717633.5232.21910.248 4881.846 0 KAPUAS 16 13.34748.0823071.10613.04046.976 1.5155.648 0 PULPIS 15 7.05621.7343.75111.5543.30510.180 1.4035.441 2 KATINGAN 15 4.51618.2631.5406.2302.97612.033 7243.167 0 KOTIM 15 5.69821.0677992.9544.89918.113 9794.716 0 TOTAL89 35.285129.0808.36329.76326.92299.3175.23821.209 2 PENINGKATAN CAKUPAN FASILITAS SANITASI DI 6 KABUPATEN RATA-RATA MENCAPAI 21,35 %

24 JUMLAH FASILITAS CUCI TANGAN YANG DIBANGUN KABUPATENJUMLAH DESA POPULASIJUMLAH MURID FASILITAS CUCI TANGAN AWALRENCANASAAT INI KKJIWALPUNIT BARSEL121.6866.163374433126678 BARTIM162.98213.771426464074 KAPUAS1613.34748.0828.7456.2550136 PULPIS157.05621.7341.0171.0140104 KATINGAN154.51618.2631.034896084 KOTIM155.69821.0676608360126 TOTAL/RATA-28935.285129.08012.2569.89812590602 TERJADI PENINGKATAN PEMBANGUNAN FASILITAS CUCI TANGAN YANG DRASTIS DARI 12 UNIT MENJADI 602 UNIT

25 JUMLAH FASILITAS SANITASI/ TOILET YANG DIBANGUN KABUPATENJML. DESA POPULASI FASILITAS SANITASI SEKOLAHTEMPAT IBADAH AWALRENCANASAAT INI AWALRENCANASAAT INI KKJIWAUNIT BARSEL121.6866.163021012011516 BARTIM162.98213.771004 02114 KAPUAS1613.34748.0820207 033 PULPIS157.05621.734210526081119 KATINGAN154.51618.263231235041822 KOTIM155.69821.067241337122436 TOTAL8935.285129.080725112125122140 JUMLAH FASILITAS SANITASI/TOILET YANG DIBANGUN HINGGA SAAT INI ADALAH : DI SEKOLAH = 49 UNIT, DAN DI TEMPAT IBADAH = 115 UNIT

26 RENCANA KERJA TAHUN 2010 KOMPONENTARGET OUTPUT KOMPONEN-1 1. PEMBENTUKAN POKJA AMPL TINGKAT PROVINSI 2. PEMBENTUKAN POKJA AMPL TINGKAT KABUPATEN 3.TRAINING DAN WORKSHOP DALAM RANGKA MENUNJANG CAPACITY BUILDING ACTION PLAN KOMPONEN-2PELATIHAN COMMUNITY EMPOWERMENT (PEMBUKUAN TKM, KONSTRUKSI, MONEV PARTISIPATORY DAN O&M) TINGKAT DESA KOMPONEN-3PEMBANGUNAN SARANA PHISIK DAN SANITASI SEBANYAK 92 DESA UNTUK 6 KABUPATEN KOMPONEN-4 1.PELATIHAN SHBC (PROMKES, H2S DAN UKS) TINGKAT DESA 2.PENCAPAIAN TARGET ODF DI 12 DESA

27 STRATEGI PENCAPAIAN DESA TA. 2010 NOKABUPATEN REALISASI TA. 2008 REALISASI TA. 2009 TARGET TA. 2010 JML TIM CFT 1.BARSEL111164 2.BARTIM412164 3.KAPUAS412164 4.PULPIS411123 5.KATINGAN312164 6.KOTIM411164 PROVINSI20699223 Karena kondisi masing-2 kabupaten berbeda dalam hal menyelesaikan target desa, maka Target Awal TA. 2010 diusulkan untuk dirubah jumlah desanya menjadi 12 desa khusus untuk kabupaten Pulang Pisau.

28 PROGRES KEGIATAN ROADSHOW DESA TA. 2010 NOKABUPATEN ROADSHOWSPKMB DESA 1.BARITO SELATAN2617 2.BARITO TIMUR116 3.KAPUAS3020 4.PULANG PISAU128 5.KATINGAN2420 6.KOTAWARINGIN TIMUR2011 PROVINSI12382

29 KENDALA & SOLUSI NO.KENDALASOLUSI 1.Terjadinya mutasi personil TKK, sehingga personil baru tersebut belum memahami dengan baik dalam waktu yg relatif singkat tentang CWSHP secara lengkap. Dilakukan sosialisasi secara berulang- ulang kepada TKK baru, baik secara formal maupun informal. 2.Letak desa yang kebanyakan berada di dekat sungai, hal ini mengakibatkan sulitnya merubah budaya masyarakat air (termasuk BAB di sungai). Diperlukan kreatifitas dan kesungguhan fasilitator dalam melakukan CLTS. 3.Sebagian besar wilayah desa belum mendapatkan aliran listrik (PLN), hal ini sangat menyulitkan bagi mereka untuk memilih opsi sumur bor dengan pompa. Disarankan menggunakan pompa bertenaga diesel (generator). 4.Sulitnya mendapatkan pipa bersertifikat SNI, kalaupun ada proses pemesanannya membutuhkan waktu yang cukup lama. Pemesanan pipa sebaiknya dilakukan jauh hari sebelumnya. 5.Terbatasnya anggaran operasional bagi tenaga fasilitator CLTS dalam hal ini Sanitarian. Mendorong dinas terkait untuk menganggarkan dana operasional yang cukup bagi Sanitarian.

30 BEST PRACTISE NOBEST PRACTISE 1 Adanya peresmian WSS CWSHP oleh Bupati Katingan dan Bupati Kotim memiliki dampak yang luar biasa, yaitu (1) CWSHP menjadi lebih dikenal oleh masyarakat luas sehingga lebih banyak desa yang mengajukan minat kepada CWSHP, (2) Bupati memerintahkan seluruh dinas / badan yang terlibat di CWSHP untuk lebih proaktif dalam melayani dan memfasilitasi, (3) Stakeholders pemda (DPMU dan TKK) lebih antusias dalam memfasilitas CWSHP, (4) Progres pelaksanaan CWSHP Kabupaten Katingan saat ini lebih menonjol dan lebih kondusif daripada kabupaten lain. 2 Kesadaran TKM untuk segera menyelesaikan pekerjaan didorong dari keinginan masyarakat agar air bisa cepat mengalir sehingga bisa segera mereka nikmati. Semakin tinggi tingkat kebutuhan masyarakat akan air semakin tinggi tingkat partisipasinya. 3 Apabila partisipasi masyarakat tersebut ditambah dengan dukungan Perangkat desa dan BPD maka akan menambah tingkat keberhasilan dan kecepatan pelaksanaan CWSHP di desa. 4 Sebaliknya apabila ketiga unsur (masyarakat, perangkat desa dan BPD) tersebut tidak terjadi kesamaan seringkali pelaksanaan CWSHP terkendala atau berjalan lambat. Misalnya masyarakat sangat menginginkan proyek CWSH tetapi karena perangkat desa masih kurang respon untuk segera menyerahkan kesiapan menerima proyek, maka proses terhambat. 5 Badan Pengelola Sarana (BPS) mulai berjalan seiring dengan tuntutan masyarakat agar air tetap mengalir sesuai dengan yang diharapkan, seperti yang terjadi di Desa Panarukan Kab Barsel. 6 Di desa-desa dimana kondisi air sungainya sudah kotor dan terkontaminasi limbah dari perendaman karet atau penambangan lainnya biasanya masyarakatnya antusias terhadap CWSHP, karena mereka tidak memiliki sumber air bersih, seperti yang terjadi di Kabupaten Barito Timur. 7 Di desa dimana sudah dilakukan pemicuan dengan pendekatan CLTS dan sudah terpicu membuat closet sendiri dari cetakan yang dipinjami Dinas Kesehatan, hal ini dilakukan mengingat jarak ke toko bangunan yang cukup jauh seperti yang dilakukan oleh masyarakat Desa Asem Kumbang Kab. Katingan.

31 TERIMA KASIH


Download ppt "COMMUNITY WATER SERVICES AND HEALTH PROJECT ( CWSHP ) STATUS DAN PROGRES CWSHP PROVINSI KALIMANTAN TENGAH S/D 22 MARET 2010 Disampaikan oleh : Kepala BIDang."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google