Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pasal 17 (1) PEGAWAI NEGERI SIPIL DIANGKAT DALAM JABATAN DAN PANGKAT (2) PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM JABATAN DILAKSANAKAN BERDASARKAN PRINSIP.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pasal 17 (1) PEGAWAI NEGERI SIPIL DIANGKAT DALAM JABATAN DAN PANGKAT (2) PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM JABATAN DILAKSANAKAN BERDASARKAN PRINSIP."— Transcript presentasi:

1

2

3 Pasal 17 (1) PEGAWAI NEGERI SIPIL DIANGKAT DALAM JABATAN DAN PANGKAT (2) PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM JABATAN DILAKSANAKAN BERDASARKAN PRINSIP PROFESIONALISME SESUAI DENGAN KOMPETENSI, PRESTASI KERJA, DAN JENJANG PANGKAT YANG DITETAPKAN UNTUK JABATAN ITU SERTA SYARAT OBYEKTIF LAINNYA TANPA MEMBEDAKAN JENIS KELAMIN, SUKU, AGAMA, RAS, ATAU GOLONGAN CS

4 ANALISIS JABATAN PROSES, TEHNIK DAN METODE PENGUMPULAN DATA JABATAN, MENGOLAHNYA MENJADI INFORMASI JABATAN DAN MENYAJIKANNYA SERTA MEMANFAATKAN UNTUK PROGRAM-PROGRAM KELEMBAGAAN, KEPEGAWAIAN, SERTA KETATALAKSANAAN WORD

5 SKEMA MANFAAT ANALISIS JABATAN ANALISIS JABATAN GAMBARAN JABATAN ADMINISTRASI GAJI & UPAH REKRUTMEN DAN SELEKSI PENYUSUNAN PROGRAM DIKLAT PERENCANAAN ORGANISASI PENYUSUNAN FORMASI PENILAIAN PRESTASI, MUTASI & PROMOSI PERBAIKAN KONDISI KERJA PENGGOLONGAN JABATAN A B

6 INFORMASI JABATAN HASIL ANALISIS JABATAN 1.NAMA JABATAN 2.KODE JABATAN 3.LETAK JABATAN DALAM UNIT KERJA 4.IKHTISAR JABATAN 5.URAIAN TUGAS 6.BAHAN KERJA 7.PERANGKAT KERJA 8.HASIL KERJA 9.KORELASI JABATAN 10.TANGGUNG JAWAB 11.WEWENANG 12.JABATAN YANG ADA DI BAWAHNYA 13.KONDISI LINGKUNGAN KERJA 14.KEMUNGKINAN RESIKO BAHAYA 15.FUNGSI PEKERJA 16.SYARAT JABATAN

7 URAIAN TUGAS PAPARAN ATAU BENTANGAN ATAS SEMUA TUGAS JABATAN YANG MERUPAKAN UPAYA POKOK YANG DILAKUKAN PEMEGANG JABATAN DALAM MEMPROSES BAHAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN PERANGKAT KERJA DAN DALAM KONDISI TERTENTU

8 Pasal 929 Bagian Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan urusan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal.

9 Pasal 930 Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 929, Bagian Kepegawaian menyelenggarakan fungsi : a. penyiapan penyusunan formasi, pendataan dan pengembangan pegawai di lingkungan Inspektorat Jenderal; b. penyiapan bahan penetapan mutasi dan promosi serta pengelolaan administrasi jabatan fungsional di lingkungan Inspektorat Jenderal; c. penyiapan bahan penetapan pemberhentian, pensiun dan disiplin pegawai di lingkungan Inspektorat Jenderal; dan d. pengelolaan tata usaha kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal;

10 KHARAKTERISTIK TUGAS 1.MENYERAP WAKTU YANG LAYAK 2.DILAKSANAKAN UNTUK MEMPEROLEH HASIL TERTENTU 3.MENGGUNAKAN BAHAN KERJA TERTENTU 4.MENGGUNAKAN PERANGKAT KERJA TERTENTU 5.DILAKSANAKAN DALAM KONDISI TERTENTU 6.ADA HUBUNGAN FUNGSIONAL DENGAN TUGAS LAIN

11 KELOMPOK TUGAS 1. MENURUT ESENSI a.TUGAS POKOK b.TUGAS PENUNJANG c.TUGAS TAMBAHAN 2. MENURUT FREKUENSI 3. MENURUT HUBUNGAN TUGAS a. TUGAS SIKLIK b. TUGAS NON SIKLIK a.TUGAS HARIAN b.TUGAS PERIODIK c.TUGAS INSIDENTAL 4. MENURUT TINGKAT JABATAN a. TUGAS MANAJERIAL b. TUGAS NON MANAJERIAL

12 11 TUGAS WHAT TINDAK KERJA OBJEK KERJA HOW PERANGKAT KERJA : MESIN, PERKAKAS, PERLENGKAPAN, ALAT KERJA WHY TUJUAN MELAKSANAKAN TUGAS HASIL YANG HARUS DICAPAI C

13 IKHTISAR JABATAN (JOB SUMMARY) GAMBARAN UMUM YANG SINGKAT TENTANG JABATAN, TERSUSUN DALAM SATU KALIMAT AKTIF TANPA SUBYEK YANG MENGGAMBARKAN ESENSI KERJA PEMEGANG JABATAN SECARA JELAS DAN SISTEMATIK TUGAS HASIL KERJA IKHTISAR JABATAN 1 KALIMAT SASARAN AKHIR BERISI TUGAS YANG PALING POKOK DARI SELURUH TUGAS MENGGAMBAR SECARA UMUM CARA YG DIGUNAKAN, APA YANG DIKERJAKAN TUJUAN AKHIR/SASARAN AKHIR DARI JABATAN W H W

14 IKHTISAR JABATAN PEMELIHARA TANAMAN WHATMEMELIHARA TANAMAN PREDIKSI OBJEK HOWMEMUPUK DAN MENYIANGI CARA WHYTANAMAN TUMBUH SUBUR TUJUAN AKHIR JABATAN

15 BAHAN KERJA MASUKAN YANG DIPROSES DENGAN TINDAK KERJA (TUGAS) MENJADI HASIL KERJA, DAPAT BERUPA : − BENDA BERWUJUD − BENDA TAK BERWUJUD

16 PERANGKAT KERJA MESIN, PERKAKAS, PERALATAN KERJA, DAN ALAT KERJA LAINNYA YANG DIGUNAKAN UNTUK MEMPROSES BAHAN KERJA MENJADI HASIL KERJA

17 PRODUKSI YANG HARUS DICAPAI OLEH JABATAN DAPAT BERUPA : − BENDA − JASA − INFORMASI HASIL KERJA

18 WEWENANG HAK DAN KEKUASAAN PEMEGANG JABATAN UNTUK MEMILIH ALTERNATIF DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN / TINDAKAN TERTENTU YANG DIAKUI SAH OLEH SEMUA PIHAK

19 TANGGUNG JAWAB RINCIAN ATAS SEGALA SESUATU YANG DIPERTANGGUNGJAWABKAN KEPADA PEMEGANG JABATAN, YANG MELIPUTI : - KUALITAS - KETEPATAN - KEBERSIHAN - KUANTITAS - KESERASIAN - KEAMANAN - KESELAMATAN - KETELITIAN - KELANCARAN - KERAHASIAAN

20 FUNGSI PEKERJA TINGKAT HUBUNGAN PEGAWAI DENGAN DATA, ORANG, ATAU BENDA 1. DATA a.MEMADUKAN ( 0 ) b.MENGKOORDINASIKAN ( 1 ) c.MENGANALISA ( 2 ) d.MENYUSUN ( 3 ) e.MENGHITUNG ( 4 ) f.MENYALIN ( 5 ) g.MEMBANDINGKAN ( 6 )

21 2. ORANG a.MENASEHATI ( 0 ) b.BERUNDING ( 1 ) c.MENGAJAR ( 2 ) d.MENYELIA ( 3 ) e.MENGHIBUR ( 4 ) f.MEMPENGARUHI ( 5 ) g.BERBICARA - MEMBERI TANDA ( 6 ) h.MELAYANI ( 7 ) i.MENERIMA INTRUKSI – MEMBANTU ( 8 )

22 3. BENDA a.MEMASANG MESIN ( 0 ) b.MENGERJAKAN PRESISI ( 1 ) c.MENJALANKAN – MENGONTROL MESIN ( 2 ) d.MENGEMUDIKAN – MENJALANKAN MESIN ( 3 ) e.MENGERJAKAN BENDA DENGAN TANGAN/PERKAKAS ( 4 ) f.MELAYANI MESIN ( 5 ) g.MEMASUKAN – MENGELUARKAN BARANG DARI MESIN ( 6 ) h.MEMEGANG ( 7 )

23 FUNGSI MESINFUNGSI BENDA MEMASANG MESIN 0 – MENJALANKAN- MENGONTROL MESIN 2 – MELAYANI MESIN 5 – MEMASUKKAN/ MENGELUARKAN BARANG DARI MESIN MENGERJAKAN PRESISI -3 MENGEMUDIKAN – MENJALANKAN MESIN -4 MENGERJAKAN BENDA DENGAN TANGAN/ PERKAKAS -7 MEMEGANG

24 KONDISI LINGKUNGAN KERJA KEADAAN TEMPAT PEKERJA YANG MERUPAKAN KONSEKUENSI KEBERADAAN PEMEGANG JABATAN DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JABATAN

25 FAKTOR K L K TEMPAT KERJA SUHU UDARA KEADAAN RUANGAN LETAK PENERANGAN SUARA KEADAAN TEMPAT KERJA

26 KEMUNGKINAN RESIKO BAHAYA KEMUNGKINAN RESIKO BAHAYA YANG MUNGKIN AKAN DIALAMI PEMEGANG JABATAN SEHUBUNGAN DENGAN KEBERADAANNYA DALAM LINGKUNGAN PEKERJAAN, PENANGANAN BAHAN, PROSES YANG DILAKUKAN, PENGGUNAAN PERANGKAT KERJA, HUBUNGAN JABATAN DAN PENANGANAN PRODUK YANG DIBERIKAN

27 FAKTOR K R B A. BENTUK 1.KEHILANGAN NYAWA 2.KELAINAN JIWA 3.KEHILANGAN TANGAN, KAKI, JARI 4.KEHILANGAN TELINGA, PENDENGARAN 5.KEHILANGAN PENGLIHATAN 6.KEHILANGAN PENCIUMAN 7.KONSEKUENSI KEHILANGAN ORGAN BAGIAN DALAM / LUAR

28 B. PENYEBAB 1.BAHAN YANG DIOLAH 2.MESIN PERKAKAS 3.PERALATAN LAIN 4.PRODUK YANG DIHASILKAN 5.KONDISI LINGKUNGAN KERJA

29 SYARAT JABATAN FISIK SEGI KONDISIONAL MENTAL SEGI DINAMIS (UPAYA FISIK) KETRAMPILAN PENGETAHUAN PENDIDIKAN PELATIHAN PENGALAMAN PSIKOLOGIS BAKAT MINAT TEMPRAMEN

30 PROSES PERUMUSAN JABATAN EFEKTIF ANJAB (I) PBK (II) PERUMUSAN JAB. (III) PEMBINAAN JAB. (IV) - IDENTITAS JABATAN - DESKRIPSI JABATAN - DIMENSI JABATAN - SPESIFIKASI JABATAN MENYUSUN STANDAR TE PETA JABATAN PEGAWAI INPUTPROSESOUTPUT OUTCOME (MANFAAT) UMPAN BALIK

31 URAIAN TUGAS NAMA JABATAN WEWENANG TANGGUNG JAWAB BAHANHASILALAT K L K K R B SYARAT JABATAN WHW IKHTISAR JABATAN KORELASI JABATAN PRESTASI KERJA

32


Download ppt "Pasal 17 (1) PEGAWAI NEGERI SIPIL DIANGKAT DALAM JABATAN DAN PANGKAT (2) PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM JABATAN DILAKSANAKAN BERDASARKAN PRINSIP."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google