Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BANU ADHIBASWARA (10307056) Sidang Isi Tugas Akhir PERENCANAAN STRUKTUR JEMBATAN BAJA KOMPOSIT DENGAN PROFIL CASTELLATED BEAM UNIVERSITAS GUNADARMA FAKULTAS.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BANU ADHIBASWARA (10307056) Sidang Isi Tugas Akhir PERENCANAAN STRUKTUR JEMBATAN BAJA KOMPOSIT DENGAN PROFIL CASTELLATED BEAM UNIVERSITAS GUNADARMA FAKULTAS."— Transcript presentasi:

1 BANU ADHIBASWARA ( ) Sidang Isi Tugas Akhir PERENCANAAN STRUKTUR JEMBATAN BAJA KOMPOSIT DENGAN PROFIL CASTELLATED BEAM UNIVERSITAS GUNADARMA FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN

2 PENGERTIAN castellated beam adalah profil baja yang dibuat dengan cara memotong bagian badan dari baja profil I atau wide flange dengan pola gerigi gergaji di sepanjang bentang profil tersebut. Kemudian masing – masing bagian tersebut disambung dengan las di salah satu ujungnya sehingga dihasilkan penampang baru. Pemotongan dan pengelasan dilakukan di pabrik dimana menggunakan oxygen flame cutting dan semi automatic arc welding.

3 LATAR BELAKANG Perencanaan sebuah jembatan jalan raya. Tanggung Jawab perencana struktur selain keamanan dan kenyamanan adalah kebutuhan fungsional. Apek fungsional berkaitan dengan profil yang digunakan yaitu castellated beam (CB).

4 LATAR BELAKANG Kenapa Menggunakan Castellated Beam??? Castellated Beam Profil Baja Mn yang dihasilkan lebih besar Lubang dapat digunakan untuk ducting work. Memiliki nilai estetika Profil Lain Sesuai dengan bentang yang ada. Masih jarang digunakan dalam perencanaan jembatan

5 MAKSUD DAN TUJUAN 1)Merencanakan struktur utama jembatan baja komposit dengan menggunakan CB yang aman, nyaman dan efisien dengan mengacu peraturan. 2)Merencakan struktur atas jembatan yang bersesuaian. 3)Merencanakan struktur bawah jembatan.

6 BATASAN MASALAH 1.Pre-eliminary design. 2.Merencanakan pelat lantai. 3.Merencanakan balok induk. 4.Merencanakan balok anak. 5.Merencanakan bearing. 6.Menghitung kestabilan abutment. 7.Menghitung daya dukung pondasi. 8.Membuat gambar rencana jembatan.

7 METODE PERENCANAAN Perencanaan castellated beam menggunakan metode Allowable Stress Design (ASD) Kontrol dengan metode Beban dan Kekuatan Terfaktor (PBKT) Perencanaan struktur atas dan struktur bawah yang bersesuaian menggunakan metode Beban dan Kekuatan Terfaktor (PBKT)

8 1)Beban Primer a.Beban mati b.Beban hidup c.Beban kejut d.Gaya akibat tekanan tanah 2)Beban Sekuder a.Beban sandaran pejalan kaki b.Beban trotoar c.Beban angin d.Beban akibat perbedaan suhu e.Gaya rem dan Traksi BEBAN YANG BEKERJA

9 GEOMETRIK POLA POTONGAN

10 KONSEP PERHITUNGAN

11

12 PERHITUNGAN LAS

13 FLOWCHART PERENCANAAN Mulai Estimasi balok castellated yang akan digunakan bedasarkan section modulus (S g ) pada momen maksimum. S g = M maks / F b Asumsikan rasio ketinggian profil CB (K 1 ) setelah dan sebelum difabrikasi (profil WF). K 1 = d g / d b Coba WF yang direncanakan bedasarkan S b : S b = S g / K 1 A 2

14 FLOWCHART PERENCANAAN Tentukan tinggi lubang (h) dan jarak lubang dari bagian atas (d T ). Hitung tegangan geser maksimum sepanjang sumbu netral penampang web balok. Cari jarak pemisah antar lubang (e). A B 1

15 FLOWCHART PERENCANAAN Hitung properties dari castellated beam B C Cek tegangan : Cek momen: Mu < Mn Y Y 1 2 N N

16 FLOWCHART PERENCANAAN C Selesai Cek web buckling akibat gaya geser horisontal: Pasang pengaku baji N Y

17 HASIL PERHITUNGAN Castellated beam menggunakan WF 24 x 94 dengan profil potongan yaitu sebagai berikut: e= 8,5 in = 21,59 cm b= 10 in = 25,4 cm h= 10 in = 25,4 cm = 45 d g = 87,15 cm d T = 18,17 cm

18 KESIMPULAN Penampang castellated beam layak untuk dijadikan profil pada balok induk jembatan baja komposit, karena pada perencanaan jembatan ini dihasilkan struktur jembatan yang aman, nyaman dan efisien.

19 KESIMPULAN Jembatan dikatakan aman karena tegangan – tegangan dan momen ultimit yang terjadi pada penampang balok kurang dari tegangan izin serta momen nominal yang ada. Tegangan geser: = 15686,862 psi < 16386,179 psi Tegangan lentur sekunder di lubang dekat perletakan: = 17354,931 psi < 28136,714 psi Tegangan lentur utama di tengah bentang: = 27947,913 psi < 28136,714 psi = 29969,127 psi < psi Momen nominal: Mn = ,045 kg.m > ,05 kg.m

20 KESIMPULAN Jembatan dikatakan nyaman karena lendutan yang terjadi kurang dari lendutan yang disyaratkan, dimana lendutan yang terjadi yaitu 0,812 cm kurang dari 2 cm.

21 KESIMPULAN Jembatan dikatakan efisien karena: 1.Momen nominal dari profil WF yang diubah yang lebih tinggi daripada profil WF biasa sehingga berpengaruh terhadap berat menjadi lebih ringan. 2.Lubang yang ada sepanjang bentang castellated beam dapat dimanfaatkan untuk pekerjaan ducting seperti pemipaan drainase jalan, kabel listrik atau utilitas jembatan lain.

22 KESIMPULAN Ducting Persegi= 30 cm x 30 cm Ducting Persegi panjang= 21 cm x 50cm Ducting Lingkaran (Pipa)= Ø 30 cm

23 KESIMPULAN KRITERIAMOMEN NOMINAL WF 24 x ,573 kg.m WF 24 x 94 Castellated beam ,045 kg.m Presentase183 %

24 GAMBAR

25

26

27

28

29

30

31

32

33

34 SELESAI TERIMA KASIH


Download ppt "BANU ADHIBASWARA (10307056) Sidang Isi Tugas Akhir PERENCANAAN STRUKTUR JEMBATAN BAJA KOMPOSIT DENGAN PROFIL CASTELLATED BEAM UNIVERSITAS GUNADARMA FAKULTAS."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google