Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Wide Area Network Nyoman Suryadipta Computer Science Faculty Narotama University.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Wide Area Network Nyoman Suryadipta Computer Science Faculty Narotama University."— Transcript presentasi:

1 Wide Area Network Nyoman Suryadipta Computer Science Faculty Narotama University

2 WAN = Jaringan Area Luas WAN = Menghubungkan banyak LAN WAN = Menghubungkan banyak MAN

3 Publik Infrastruktur dimiliki & dikelola pihak ketiga/penyedia layanan tetapi bersifat terbuka dan bisa diakses publik secara luas dengan biaya relatif murah contoh : Internet Private Jaringan bersifat privat, akses terbatas untuk organisasi tertentu, infrastruktur dimiliki & dikelola oleh pihak ketiga/penyedia layanan, berbiaya tinggi karena diperlukan instalasi di setiap titik lokasi Contoh : Jaringan privat yang menghubungkan seluruh mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) sebuah bank WAN Classification

4 Infrastruktur Jaringan WAN jenis privat sangat tergantung dari dukungan Pihak ketiga yaitu Penyedia Layanan seperti ISP, Perusahaan Telco, Satelite dan Layanan Komunikasi Data WAN Privat identik dengan Infrastruktur biaya tinggi (High Cost Infrastructure) » Pembangunan, pengelolaan & Penanganan gangguan mencakup Area geografis yang luas (Wide Geographic Area) » Regulasi pemerintah terkait ijin penyelenggaran jaringan tetap tertutup (fixed local loop) dan frekuensi Radio atau satelit. » Terbatasnya Sumber daya manusia yang memiliki kompetensi mengelola teknologi WAN. Private WAN infrastructure

5 » Perusahaan dengan banyak Cabang dan tersebar dalam area geografis yang luas, contoh : Bank dengan ribuan mesin ATM yang saling terintegrasi » Mobile User yang akan mengakses Jaringan Privat secara remote melalui jaringan Publik/Internet, contoh : layanan e- banking » Webserver yang memberikan layanan akses global dengan user yang tersebar di seluruh dunia, contoh : website, layanan cloud, VoIP, Web conference » Jaringan backbone fiber optik bawah laut (submarine fiber optic) yang menghubungkan antar negara di seluruh dunia Who Need WAN ?

6 WAN Connectivity

7 » CPE (Customer Premises Equipment) = Perangkat Jaringan yang ditempatkan di lokasi Pelanggan » Perangkat CPE bisa milik pelanggan sendiri atau milik Penyedia Layanan » Perangkat CPE biasanya berupa Modem, Switch, VoIP, Router dsb » Modem disini tergantung dari media akses yang digunakan, misal modem wireline : tembaga,FO, modem wireless : BWA, WLL, Radiolink dan modem Satelit : VSAT. » Lokasi sentral disisi Prnyedia Layanan disebut juga CO (Central Office) atau POP (Point of Presence) » Link atau jalur yang menhubungkan titik lokasi pelanggan dengan POP disebut Local Loops WAN Terminology

8

9 9 » CPE di sisi Pelanggan terdiri dari 2 perangkat utama, yaitu DCE atau modem sebagai pemberi sinyal sinkronisasi komunikasi dengan perangkat Router / DTE WAN Terminology

10

11 WAN Devices

12

13 DTE/DCE DCE disebut juga CSU/DSU menyediakan sinyal clockrate ke Router Untuk proses sinkronisasi

14 DTE/DCE Konfigurasi Back to back configuration Router to Router Uji Aplikasi / Security

15 DTE/DCE Smart Serial Cable Modem to Router Ex : Interface Card Router (WIC-2T)

16 Modullar Slot for new card WIC – WAN Interface Card CISCO 2600 series

17 Bit Rate

18 NameAbbr.Size KiloK2^10 = 1,024 MegaM2^20 = 1,048,576 GigaG2^30 = 1,073,741,824 TeraT2^40 = 1,099,511,627,776 PetaP2^50 = 1,125,899,906,842,624 ExaE2^60 = 1,152,921,504,606,846,976 ZettaZ2^70 = 1,180,591,620,717,411,303,424 YottaY 2^80 = 1,208,925,819,614,629,174,706,176

19 Sebuah set aturan yang harus di kerjakan software & hardware agar dapat saling berkomunikasi dengan baik WAN Protocol

20 Protokol WAN digunakan untuk komunikasi data antar perangkat jaringan dengan cakupan area geografis yang luas

21 Infrastruktur Backbone ATM (Asynchronous Transfer Mode) SONET/SDH (Synchronous Optical Network/ Synchronous Digital Hierarchy) Leased Line / Point to point HDLC (High Level Data Link Protocol) Remote access P2TP (Point to Point Tunneling Protocol) L2TP (Layer 2 Tunneling Protocol) WAN Protocol Klasifikasi Protokol WAN cukup bervariasi tergantung fungsinya, berikut adalah sample Protokol WAN yang paling banyak digunakan secara global dan mengalami Pengembangan teknologi yang cukup signifikan

22 Point to point/Multipoint not Full Mesh Frame Relay Point to point/Multipoint & Full Mesh MPLS (Multi Protocol Label Switching) Leased Line/ Copper Telephone Cable xDSL (Digital Subscriber Line) PPPoA (Point to point over ATM)

23 1.ATM merupakan standar yang dibuat oleh ITU-T (International Telecommunication Union– Telecommunications Standards) 2.ATM digunakan untuk backbone dimana semua trafik data, voice atau video akan di konversi menjadi satu jenis aliran trafik berukuran tetap yang disebut cell 3.Cell size berukuran tetap 53 byte, dimana 5 byte header dan 48 byte data informasi 4.Protokol ATM di masing-masing end to end router atau ATM Switch Infrastruktur Backbone ATM

24 1.Leased line merupakan koneksi dedicated yang bersifat point-to-point dan proprietary milik cisco sehingga tidak kompatibel dengan vendor lain, alternatif bisa menggunakan PPP 2.Protokol yang mendukung enkapsulasi data di layer 2 3.Mendukung semua jenis media akses, FO, wireless BWA, Radio Link, VSAT dsb 4.Mendukung bandwidth kapasitas besar, yang membatasi hanya kemampuan dari jenis perangkat/media akses yang digunakan. 5.Lebih banyak digunakan untuk membangun jaringan backbone, misal menghubungkan antar CO/POP Leased Line HDLC

25 1.Teknologi DSL menggunakan kabel telepon twisted-pair untuk mengirimkan data bandwidth besar / broadband dan memisahkan kanal frekuensi suara & data 2.Sebuah modem DSL mengkonversi sinyal analog dari PC user menjadi semua sinyal digital untuk diteruskan ke CO / Central Office 3.Multiple DSL Signal dari banyak pelanggan digabungkan menjadi satu (multiplexed) melalui perangkat DSLAM (DSL Access Multiplexer) di sisi ISP Leased Line/ Copper Telephone Cable xDSL

26 4.ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) Bandwidth download lebih besar dari bandwidth upload, selain ADSL masih banyak jenis lain seperti HDSL, SDSL, VDSL dsb 5.Dikarenakan media akses menggunakan wireline jenis tembaga/Cooper maka kualitas sinyal dipengaruhi jarak, semakin jauh jarak Pelanggan ke CO (Central Office) ISP maka kualitas sinyal akan menurun Leased Line/ Copper Telephone Cable xDSL

27 Ref. cisco.com

28

29

30 CPE Customer Premises Equipment Modem & Router PASSPORT ATM/ Fast GigaBit Ether Switch PASSPORT DLCI Data Link Connection Identifier DCLI 25

31 VPN MPLS » Multi Protocol Label Switching » Menggunakan label untuk mengidentifikasi Virtual Links (paths) » Paket Data akan dibungkus (encapsulated) dengan label » Mendukung Interkoneksi Full Mesh (any-to-any)

32 MPLS VRF Label Switching Virtual Routing & Forwarding Adira Astra Carrefour Honda

33 Vrf ADIRA Vrf ASTRA Astra Office Surabaya Astra Office Bandung ADIRA Office Surabaya ADIRA Office Bandung

34 Vrf ADIRA ADIRA Office Surabaya ADIRA Office Bandung ADIRA Office Semarang ADIRA Office Jakarta Full Mesh MPLS Network

35 CPE PE vrf x MPLS Packet vrf x MPLS Packet CPE Customer Premises Equipment Modem & Router PE Provider Edge Central Switching Provider/POP – Point Of Presence ROUTER

36 WAN Topology

37 » Jenis Media Akses : Wireline, Wireless atau Satellite berdasarkan Area Coverage » Jumlah Kantor Pusat & Cabang » Jenis trafik (data/audio/video) = Konsumsi bandwidth » Lokasi Pusat data / server induk = Bandwidth paling besar » Akses Terpusat (Centralized) atau tersebar (Distributed) » Jumlah User di setiap lokasi » Lokasi DRC – Disaster Recovery Center (optional) Dalam mendesain jaringan WAN Khususnya Private WAN mengacu beberapa Parameter sebagai berikut :

38 WAN MPLS Network – Full Mesh Access

39 Kombinasi WAN MPLS Network – Full Mesh Access HDLC Point to point & DRC

40 Kombinasi media akses WAN MPLS Network – Full Mesh Access & VSAT

41 WAN MPLS Network – Full Mesh Access

42 Thank You


Download ppt "Wide Area Network Nyoman Suryadipta Computer Science Faculty Narotama University."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google