Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pengacakan & Bagan Percobaan. Kasus: Percobaan dengan 1 faktor perlakuan (Varitas) terdiri atas 5 taraf macam varitas (V1,V2, V3, V4, V5) & setiap perlakuan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pengacakan & Bagan Percobaan. Kasus: Percobaan dengan 1 faktor perlakuan (Varitas) terdiri atas 5 taraf macam varitas (V1,V2, V3, V4, V5) & setiap perlakuan."— Transcript presentasi:

1 Pengacakan & Bagan Percobaan

2 Kasus: Percobaan dengan 1 faktor perlakuan (Varitas) terdiri atas 5 taraf macam varitas (V1,V2, V3, V4, V5) & setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Rancangan acak lengkap (RAL)V1V4V2V1V3 V3V1V5V3V4 V5V3V4V1V2 V4V2V5V2V5 Pengacakan perlakuan dilakukan pada 20 satuan percobaan sekaligus.

3 Rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) Pengacakan tahap pertama dilakukan untuk penempatan ulangan (kelompok /blok). Kelompok 1 Kelompok 3 Kelompok 2 Kelompok 4

4 Pengacakan tahap kedua dilakukan untuk penempatan perlakuan ke dalam tiap-tiap ulangan (kelompok /blok). V1V2V4V3V5 V3V4V1V5V2 V4V5V1V3 V2V1V4V5 K1 K3 K4 K2

5 Rancangan bujur sangkar latin (RBSL) Kasus: Percobaan dengan 1 faktor perlakuan (Varitas) terdiri atas 5 taraf macam varitas (V1,V2, V3, V4, V5).  Penempatan perlakuan diacak berdasarkan posisi baris & lajur, shg diperoleh 25 (5x5) satuan percobaan  Penempatan perlakuan memerhatikan kendala bahwa tiap-tiap perlakuan hanya muncul sekali pada arah baris & arah lajur

6 Rancangan bujur sangkar latin (RBSL) V3V4V2V5V1 V2V1V5V3V4 V5V3V4V1V2 V4V5V1V2V3 Cara pengacakan perlakuan: 1. tempatkan perlakuan pada arah diagonal secara acak 2. acak penempatan baris 3. acak penempatan lajurV1V2V3V4V5

7 Model Linier Aditif & Struktur Tabel Analisis Ragam

8 Model linier aditif secara umum dibedakan antara model tetap dan model acak : Model acak: perlakuan yg dicobakan merupakan contoh acak dari populasi perlakuan perlakuan yg dicobakan merupakan contoh acak dari populasi perlakuan Kesimpulan yg diperoleh berlaku secara umum untuk seluruh populasi perlakuan Kesimpulan yg diperoleh berlaku secara umum untuk seluruh populasi perlakuan Model tetap: perlakuan yg digunakan dlm percobaan berasal dari populasi terbatas perlakuan yg digunakan dlm percobaan berasal dari populasi terbatas Pemilihan perlakuan ditentukan oleh peneliti Pemilihan perlakuan ditentukan oleh peneliti Kesimpulan yg diperoleh terbatas hanya pd perlakuan yg dicobakan Kesimpulan yg diperoleh terbatas hanya pd perlakuan yg dicobakan

9 Model linier aditif percobaan 1 faktor dengan RAL (model tetap) : Y = μ + τ+ ε Y ij = μ + τ i + ε ij Y = Y ij = Pengamatan pada perlakuan ke-i dan ulangan ke-j μ = μ = Rataan umum τ= τ i = Pengaruh perlakuan ke-i ε = ε ij = Pengaruh acak pada perlakuan ke-i, ulangan ke-j i = 1, 2, …, t dan j = 1, 2, …, r

10 Struktur tabel analisis ragam percobaan 1 faktor dengan RAL (model tetap) : Sumber keragaman Derajat bebas Jumlah kuadrat Kuadrat rataan F hitung Ulangan sama Perlakuan t - 1 JKPKTPKTP/KTG Galat t (r – 1) JKGKTG Total t r – 1 JKT Ulangan tidak sama Perlakuan t - 1 JKPKTPKTP/KTG Galat Σ (r – 1) Σ (r i – 1)JKGKTG Total Σ r – 1 Σ r i – 1JKT Teladan 1 :

11 Model linier aditif percobaan 1 faktor dengan RAKL (model tetap) : Y = μ + τ+ β + ε Y ij = μ + τ i + β j + ε ij Y = Y ij = Pengamatan pada perlakuan ke-i dan kelompok ke-j μ = μ = Rataan umum τ= τ i = Pengaruh perlakuan ke-i β = β i = Pengaruh kelompok ke-j ε = ε ij = Pengaruh acak pada perlakuan ke-i, kelompok ke-j i = 1, 2, …, t dan j = 1, 2, …, r

12 Struktur tabel analisis ragam percobaan 1 faktor dengan RAKL (model tetap) : Sumber keragaman Derajat bebas Jumlah kuadrat Kuadrat rataan F hitung Ulangan sama Perlakuan t - 1 JKPKTPKTP/KTG Blok r - 1 JKBKTBKTB/KTG Galat (t – 1)(r – 1) JKGKTG Total t r – 1 JKT Teladan 2 :

13 Model linier aditif percobaan 1 faktor dengan RBSL (model tetap) : Y = μ + α + β + τ + ε Y ij (k) = μ + α i + β j + τ (k) + ε ij(k) Y = Y ij(k) = Pengamatan pada perlakuan ke-k, dalam baris ke-i dan lajur ke-j μ = μ = Rataan umum τ = τ (k) = Pengaruh perlakuan ke-k, dalam baris ke-i dan lajur ke-j = α i = Pengaruh baris ke-i = β j = Pengaruh lajur ke-j ε= ε ij(k) = Pengaruh acak pada perlakuan ke-k, dalam baris ke-i dan lajur ke-j i = 1, 2, …, r, j = 1, 2, …, r, k = 1, 2, …, r

14 Struktur tabel analisis ragam percobaan 1 faktor dengan RBSL (model tetap) : Sumber keragaman Derajat bebas Jumlah kuadrat Kuadrat rataan F hitung Perlakuan r – 1 JKPKTPKTP/KTG Baris JKBKTBKTB/KTG Lajur JKLKTLKTL/KTG Galat(r–1)(r–2)JKGKTG Total r 2 – 1 JKT Teladan 3 :

15 TELADAN

16 Teladan 1. Suatu percobaan untuk menguji 5 macam ramuan pupuk yg diaplikasi - kan pada tanaman cabai di lahan. Petak percobaan yg tersedia berupa lahan datar dengan kondisi kesuburan yg homogen. Luas lahan cukup untuk mengulang setiap perlakuan sebanyak 6 kali. Hasil cabai diamati dan dinyatakan dalam bobot buah (g) per tanaman (Tabel 1). Macam ramuan ABCDE Tabel 1. Bobot buah per tanaman (g)

17 Analisis ragam untuk teladan 1 (RAL dengan model tetap) Sumber keragaman Derajat bebas Jumlah kuadrat Kuadrat rataan F hitung Ulangan sama Perlakuan ,30 Galat Total

18 Teladan 2. Suatu percobaan untuk menguji 5 macam ramuan pupuk yg diaplikasi - kan pada tanaman cabai di lahan. Petak percobaan yg tersedia berupa lahan dengan tingkat kesuburan tidak homogen. Gradien kesuburan arah utara-selatan. Luas lahan cukup untuk mengulang setiap perlakuan sebanyak 6 kali. Hasil cabai diamati dan dinyatakan dalam bobot buah (g) rata-rata per tanaman (Tabel 1). Sumber keragaman Derajat bebas Jumlah kuadrat Kuadrat rataan F hitung Ulangan sama Perlakuan ,85 Blok ,67.194,91,63 Galat ,44.402,3 Total Analisis ragam untuk teladan 2 (RAKL dengan model tetap) :

19 Teladan 3. Suatu percobaan untuk menguji 5 macam ramuan pupuk yg diaplikasi - kan pada tanaman cabai di lahan. Petak percobaan yg tersedia berupa lahan dengan tingkat kesuburan tidak homogen. Gradien kesuburan arah utara-selatan. Selain itu juga terdapat pengaruh karena faktor irigasi. Hasil cabai diamati dan dinyatakan dalam bobot buah (g) per tanaman. Tata letak dan hasil percobaan untuk teladan 3 (RBSL dengan model tetap) : Nomor Baris Nomor Lajur E (563) C (615 ) B (508) A (731) D (415) 2 A (551) D (449) C (511) B (583) E (656) 3 C (639) B (580) D (517) E (613) A (499) 4 B (595) E (631) A (450) D (438) C (648) 5 D (417) A (457) E (522) C (573) B (633)

20 Analisis ragam untuk teladan 3 (RBSL dengan model tetap) : Sumber Keragaman Derajat bebas Jumlah kuadrat Kuadrat rataan F hitung Perlakuan , ,743,97 Baris47.597, ,440,35 Lajur , ,540,97 Galat , ,14 Total ,56

21 Tugas individu: menetapkan judul tujuan percobaan, hipotesis, variabel bebas/perlakuan, tata letak, populasi, sample, unit percobaan, pengacakan, cara mengumpulkan data respon

22 Sumber keragaman Derajat bebas Jumlah kuadrat Kuadrat rataan F hitung Ulangan sama Perlakuan ,30 Galat Total Sumber keragaman Derajat bebas Jumlah kuadrat Kuadrat rataan F hitung Ulangan sama Perlakuan ,85 Blok ,67.194,91,63 Galat ,44.402,3 Total

23 Sumber keragaman Derajat bebas Jumlah kuadrat Kuadrat rataan F hitung Ulangan sama Perlakuan ,85 Blok ,67.194,91,63 Galat ,44.402,3 Total

24 SPLIT PLOT (PETAK TERBAGI) Rancangan lingkungan ? Perlakuan? Respon? Justifikasi: -management practice -tidak imbang kepentingan (faktor) -derajat ketepatan α)β) Pengacakan petak utama (α), anak petak(β) serta blok/ulangan (jika RAKL) Model linier aditif Y = μ + α + ε α + β + τ + ε Y ij (k) = μ + α i + ε α + β j + τ (k) + ε ij(k)

25 PERBANDINGAN NILAI RATA- RATA TERENCANA VS TIDAK PAIR VS GROUP PERBANDINGAN ARAH TGT TUJUAN LSD, HSD, TUCKEY, DUNNET, SCEFFE, DMRT, SNK, DLLLLL KONTRAS ORTOGONAL REGRESI

26


Download ppt "Pengacakan & Bagan Percobaan. Kasus: Percobaan dengan 1 faktor perlakuan (Varitas) terdiri atas 5 taraf macam varitas (V1,V2, V3, V4, V5) & setiap perlakuan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google