Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Minggu ke 13 II.1. II.2. II.3. Energi matahari Sistim pendingin (penyegaran udara) Cara penyaluran energi matahari menjadi pendingin I.1.LATAR BELAKANG.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Minggu ke 13 II.1. II.2. II.3. Energi matahari Sistim pendingin (penyegaran udara) Cara penyaluran energi matahari menjadi pendingin I.1.LATAR BELAKANG."— Transcript presentasi:

1 Minggu ke 13 II.1. II.2. II.3. Energi matahari Sistim pendingin (penyegaran udara) Cara penyaluran energi matahari menjadi pendingin I.1.LATAR BELAKANG DI kota-kota besar dunia, banyak dijumpai gedung-gedung pencakar langit yang diselubungi dinding kaca. Ini terjadi juga di kota besar negara tropis, seperti Jakarta. Bangunan-bangunan seperti botol raksasa ini banyak bercokol di bumi Indonesia, yang tampaknya menunjukkan keinginan sang pemilik modal untuk berlomba-lomba membangun pencakar langit.Yang menjadi masalah adalah bangunan-bangunan seperti ini sebenarnya tidak akrab pada lingkungan yang beriklim tropis. Dinding kaca yang membungkus seluruh bangunan itu memantulkan silau matahari (glare), sehingga mengganggu pengguna jalan maupun penghuni bangunan di sekitarnya. Selain itu, ia juga memantulkan kembali sinar ultraviolet, yang selanjutnya dapat menaikkan suhu di sekelilingnya. Gedung-gedung seperti itu memang bukan didesain oleh arsitek indonesia Kebanyakan perancangnya adalah arsitek asing, yang belum tentu memahami sepenuhnya iklim di negara tropis di mana matahari bersinar 12 jam. temperatur tinggi, dan warna langit menyilaukan akibat kumpulan awan putih yang memantulkan sinar matahari. Sel surya bangunan menemukan penemuan teknologi photovoltaics (sel surya) memberikan harapan baru bagi manusia untuk melepaskan ketergantungan dari energi gas dan minyak bumi. Teknologi ini mengubah energi matahari menjadi energi listrik dan energi panas, tanpa menghasilkan karbodioksida (CO2) dan timbal (Pb) yang berbahaya bagi makhluk hidup. Dekade1980-anmerupakanawalmunculnyayangbangunan mengintegrasikan sel surya, dan dikenal dengan istilah building-integrated 1

2 beban puncak, yaitu siang hari, atau sebagai cadangan energi yang bisa digunakan saat aliran utama terputus atau sebagai penerangan di malam hari. BAB.IIENERGI MATAHARI SEBAGAI PENDINGIN II.1.Penjelasan tentang Energi matahari Energi Matahari Energi matahari dapat digunakan untuk menghasilkan listrik, menyediakan air panas, dan untuk memanaskan, dingin, dan cahaya bangunan Photovoltaic ( Sel yang matahari) sistem mengkonversi cahaya matahari secara langsung ke dalam listrik. Suatu matahari atau PV sel terdiri dari setengah melaksanakan material yang menyerap cahaya matahari itu. Energi yang matahari mengetuk elktron lepaskan dari atom mereka, membiarkan elktron untuk mengalir sepanjang penting untuk listrik hasil. PV sel adalah secara khas dikombinasikan ke dalam modul yang memegang/menjaga sekitar 40 sel. Sekitar 10 dari modul ini menjulang di (dalam) PV larik antena. Suatu kolektor yang matahari tidaklah selalu diperlukan ketika menggunakan cahaya matahari untuk memanaskan suatu bangunan. Beberapa bangunan dapat dirancang untuk pemanasan yang matahari pasif. Bangunan ini pada umumnya mempunyai besar, south-facing jendela. Bahan-Bahan, Bakal-Bakal yang menyerap dan menyimpan panas matahari dapat dibangun ke dalam dinding dan lantai yang yang disinari matahari. Lantai dan dinding akan kemudian memanaskan sepanjang hari dan pelan-pelan melepaskan panas pada malam hari. Sebuah proses yang disebut keuntungan yang langsung. Banyak dari air muka disain pemanasan matahari pasif juga menyediakan hari terang. Hari terang adalah hanya penggunaan dari cahaya matahari alami untuk bergembira suatu bagian dalam membangun. 3

3 Secara parsial mengisi panel yang matahari dengan sel berarti bahwa sejumlah panel yang transparan dapat digunakan untuk mencapai suatu tertentu jumlah ketransparanan, meskipun demikian efisiensi beban m2 adalah dengan selalu berhubungan lebih rendah. Punggung atau bagian bawah dari panel yang matahari adalah pada umumnya diwarnai putih, meskipun demikian ini dapat diubah untuk besar-besaran merancang. Total gambaran adalah juga ditentukan oleh ukuran dan warna dari profil digunakan. Sel yang matahari Dengan menerapkan beberapa mantel sel polycrystalline yang matahari dapat juga dihasilkan di dalam bendera yang lain, yang tidak hanya warna yang biru yang baku. Eksperimen yang sukses telah dilaksanakan dengan menguning, hijau, warna coklat, mantel ungu dan abu-abu. Bagaimanapun, mantel ini sudah mengakibatkan sangat mengurangi efisiensi ( dengan 10-30%), sebagai cahaya yang yang dapat dipakai dicerminkan. Panel ini adalah juga lebih mahal. Penggunaan paneltidak baku atau merosot tidaklah direkomendasikan, meskipun demikian kadang-kadang ini tidak bisa dibantu. Yang termurah, dan mungkin solusi yang yang paling aesthetic, adalah untuk menggunakan ' imitasi PV memberi papan. Ini tidak menghasilkan listrik apapun, tetapi lihat sama halnya PV panel yang normal, dengan begitu menciptakan yang sama keseluruhan gambaran. Panel matahari yang Silisium yang tak berbentuk adalah juga yang tersedia dalam wujud panel yang matahari. Silisium disimpan ke dipasangi kaca panel. 5


Download ppt "Minggu ke 13 II.1. II.2. II.3. Energi matahari Sistim pendingin (penyegaran udara) Cara penyaluran energi matahari menjadi pendingin I.1.LATAR BELAKANG."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google