Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Praze06 PENGERTIAN DAN PROSEDUR SIMPLE RANDOM SAMPLING (Pertemuan 3)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Praze06 PENGERTIAN DAN PROSEDUR SIMPLE RANDOM SAMPLING (Pertemuan 3)"— Transcript presentasi:

1 praze06 PENGERTIAN DAN PROSEDUR SIMPLE RANDOM SAMPLING (Pertemuan 3)

2 praze06 Definisi: Teknik penarikan sample acak sederhana (SRS) adalah teknik yang digunakan untuk memilih sample dari populasi dengan cara sedemikian rupa sehingga setiap anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk diambil sebagai sample.

3 praze06 Bukti: Pemilihan sample sebanyak n unit dari populasi sebesar N. Pada penarikan pertama, peluang bahwa satu dari n unit terpilih adalah n/N. Pada penarikan kedua, peluang bahwa satu dari (n-1) unit-unit sisanya yang akan terpilih adalah (n-1)/(N-1), dan seterusnya. Sehingga peluang seluruh n unit-unit tertentu yang terpilih dalam n penarikan adalah:

4 praze06 Keuntungan: 1.Tidak membutuhkan informasi tambahan pada kerangka sampel (seperti wilayah geografis, dll) selain daftar lengkap anggota populasi survei dengan informasi untuk dihubungi; 2.Rumus yang digunakan mudah; 3.Mudah diterapkan untuk populasi kecil.

5 praze06 Kelemahan: 1.Akan menjadi mahal dan tidak mungkin dikerjakan untuk populasi besar karena semua elemen harus diidentifikasi sebelum diambil sampel; 2.Biaya akan mahal jika sampel yang diambil tersebar secara geografis.

6 praze06 Syarat yang perlu dipenuhi: 1.Tersedianya daftar kerangka sampel yang cermat dan lengkap; 2.Populasi data relatif seragam; 3.Populasi tidak terlalu terpencar-pencar dalam areal yang luas.

7 praze06 Prosedur pemilihan sampel acak: 1.Metode Lotere ; 2.Menggunakan Tabel Angka Random (TAR) A. Remainder Approach B. Quotient Approach C. Independent Choice of Digits

8 praze06 Cara pengambilan elemen: 1.With replacement (WR)  All posible sample (aps) = N n 2.Without replacement (WOR)  All posible sample (aps) = N C n

9 praze06 Notasi: N = ukuran populasi n = ukuran sampel Y = peubah yang diamati y i = nilai peubah Y pada pengamatan ke-i  = = rata-rata populasi = rata-rata sampel  2 = varians populasi s 2 = varians sampel P = proporsi populasi p = proporsi sampel

10 praze06 Teorema 3.1. Rata-rata adalah perkiraan tidak bias dari Bukti: Karena ada (N-1) unit lainnya yang tersedia untuk sisa sampel, dan disisi lain ada (n-1) untuk mengisi sampel, jumlah sampel yang berisi y i adalah: Sehingga: Maka:

11 praze06 Teorema 3.2. Varians dari rata-rata dari sampel acak sederhana adalah: dimana:

12 praze06 Rumus-rumus: Rata-rata: Varians populasi: Estimasi dari varians : WOR  WR 

13 praze06 Rumus-rumus: Confident Interval: Standard error dan Relative Standard Error:

14 praze06 Rumus-rumus: Estimasi total: Estimasi dari varians : WOR  WR  Standard error dan Relative Standard Error:

15 praze06 Rumus-rumus: Confident Interval: Ukuran sampel: WOR  WR 

16 praze06 PROPORSI Definisi: Misalkan, Y 1, Y 2, ….Y n adalah suatu populasi data untuk suatu variabel kualitatif. Dalam populasi berukuran N tersebut, masing-masing terdapat N 1, N 2, …N k elemen yang termasuk dalam kategori-1, kategori-2, …kategori-k, sedangkan N 1 +N 2 +…+N k =N. Frekuensi nisbi atau proporsi unsur dari kategori-g dalam populasi data tersebut adalah P g =N g /N, untuk sembarang g = 1,2,…k. Jadi, dalam menghitung proporsi kategori-g tersirat suatu pandangan memilah elemen-elemen populasi menjadi dua golongan, yaitu yang berciri kategori-g dan bukan kategori-g. Yang bukan kategori-g dapat terdiri atas lebih dari satu kategori.

17 praze06 Est. proporsi populasi: Est. proporsi sampel: Est. proporsi total: Est. dari varians proporsi: WOR  WR 

18 praze06 Standard error dan Relative Standard Error: Confident Interval:

19 praze06 Ukuran Sampel SRS:

20 praze06 Ukuran Sampel Proporsi:


Download ppt "Praze06 PENGERTIAN DAN PROSEDUR SIMPLE RANDOM SAMPLING (Pertemuan 3)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google