Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PEDOMAN EDITING DAFTAR K-3 KEUANGAN DESA. PENJELASAN UMUM  Pengumpulan data keuangan pemerintah desa/kelurahan/nagari menggunakan daftar K-3 yang berisi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PEDOMAN EDITING DAFTAR K-3 KEUANGAN DESA. PENJELASAN UMUM  Pengumpulan data keuangan pemerintah desa/kelurahan/nagari menggunakan daftar K-3 yang berisi."— Transcript presentasi:

1 PEDOMAN EDITING DAFTAR K-3 KEUANGAN DESA

2 PENJELASAN UMUM  Pengumpulan data keuangan pemerintah desa/kelurahan/nagari menggunakan daftar K-3 yang berisi data mengenai realisasi penerimaan dan pengeluaran pemerintah desa/kelurahan/ nagari

3 BLOK I  Blok ini digunakan untuk mendapatkan keterangan tentang lokasi/alamat lengkap responden dalam hal ini desa/kelurahan/ nagari  Rincian blok 1 meliputi nama dan kode provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, jenis wilayah administrasi, status desa serta alamat lengkap kantor desa/kelurahan, kode pos, nomor telepon dan faksimili  Pengisian rincian 1-4 didasarkan pada master file desa tahun 2007

4 BLOK I (lanjutan)  Jika kode desa dan atau kecamatan tidak ditemukan, maka kode wilayah mengacu pada nama desa/kecamatan yang ada di master program entry  Jika rincian 5 kosong, maka dilakukan pengisian sbb:  Untuk kabupaten : isikan kode 1 (desa)  Untuk kota : isikan kode 2 (kelurahan)  Untuk kab di Sumbar : isikan kode 3 (nagari) kecuali Kabupaten Mentawai  Rincian 6 (status desa) tidak memiliki master pembanding, sehingga pengisian mengacu kepada isian dari daerah. Jika rincian 6 kosong, maka :  Untuk kota : isikan kode 1 (Perkotaan)  Untuk kabupaten : isikan kode 2 (pedesaan)

5 BLOK III  Blok ini digunakan untuk mendapatkan keterangan tentang profil desa, aparatur serta keterangan lain tentang kinerja pemerintah desa/kelurahan/Nagari.  Blok ini mencakup 3 rincian: o R 1 : Keterangan umum kepala desa o R 2 : Banyaknya aparatur desa/kota/nagari o R 3 : Administrasi desa/kota/nagari

6 BLOK III (lanjutan)  Untuk R1 : o Jika rincian 1b kosong (umur) maka diisi dengan 98; o Jika rincian 1d kosong (tahun menjabat) maka diisi dengan 2003  Untuk R2 : o Yang dimasukkan sebagai pegawai tetap adalah pegawai yang tidak berubah-ubah dengan pergantian kepemimpinan desa; Biasanya PNS (untuk sekdes/sekel). o Isian kepala desa/lurah/wali nagari diletakkan pada kolom pegawai tetap o Untuk aparatur yang lain sesuaikan dengan isian dari daerah

7 BLOK III (lanjutan)  Untuk R3 :  Isian dengan option 1,2,3 dst harus dipilih salah satu  Isian dengan option 1,2,4 dst bisa dipilih lebih dari 1  Semua rincian dan sub rincian diisi, kecuali sub rincian yang bersyarat, misalnya R3 a2, R3 b2, dan R3 c2.  Jika laporan keuangan desa tidak dibuat, R3 a1 kode 2, maka isian R3 b3 tentang aparat yang mencatat laporan keuangan bisa kosong.  Dalam editing, R3 b3 diisi kode 0.

8 BLOK IV PENDAPATAN  Blok ini bertujuan untuk mendapatkan keterangan tentang realisasi pendapatan/ penerimaan pemerintah desa/kelurahan/nagari baik yang diterima secara teratur setiap tahun anggaran, maupun penerimaan yang didapat/ diusahakan oleh pemerintah desa/ kelurahan/nagari sebagai dana untuk membiayai pengeluaran rutin maupun pembangunan

9 BLOK IV (LANJUTAN)  Pastikan isian blok ini dalam ribuan rupiah.  Range isian total pendapatan berkisar antara puluhan juta s/d 1-2 miliar.  Untuk rincian PAD, sub rincian yang perlu diperhatikan keterisiannya adalah R hasil pengelolaan kekayaan desa. Sub rinciannya kemungkinan besar terisi (tanah-tanah bengkok atau kekayaan desa mestinya ada). Hal yang sama untuk R swadaya dan partisipasi (pungutan pelayanan desa).

10 BLOK IV (LANJUTAN)  Untuk rincian 1.4 dana PKPD (ADD kemungki- nan besar selalu ada)  Untuk rincian 1.5 kemungkinan besar ada  Jika rincian dana PKPD kosong, maka diambil- kan dari rincian 1.5 yang terisi  Imputasi dana PKPD diperoleh dari rata-rata ADD kabupaten/kota setempat.  Jika hanya tersedia total pendapatan, maka prioritas pengisian rincian secara berurutan adalah : rincian 1.4; rincian 1.5; rincian 1.1 (poin dan 1.1.3)

11 BLOK IV Belanja Langsung  Adalah pengeluaran yang dianggarkan terkait langsung dengan pelaksanaan program kegiatan (program- program desa).  Pembiayaan belanja ini berasal dari sumber keuangan desa. Misalnya honor kades dan aparatnya dari hasil tanah kas desa atau pungutan masyarakat. Belanja Tidak Langsung  Adalah pengeluaran yang dianggarkan tidak terkait langsung dengan pelaksanaan program kegiatan (program-program desa/kelurahan/nagari). Misalnya gaji PNS yang diterima sekdes/sekel.


Download ppt "PEDOMAN EDITING DAFTAR K-3 KEUANGAN DESA. PENJELASAN UMUM  Pengumpulan data keuangan pemerintah desa/kelurahan/nagari menggunakan daftar K-3 yang berisi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google