Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Prof. Himawan Adinegoro (Deputy Monev & Pengembangan Sistem Informasi)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Prof. Himawan Adinegoro (Deputy Monev & Pengembangan Sistem Informasi)"— Transcript presentasi:

1 Prof. Himawan Adinegoro (Deputy Monev & Pengembangan Sistem Informasi)

2 Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa TUGAS POKOK PEMERINTAH TUJUAN NEGARA R.I. (Pembukaan UUD 1945) 1.MELINDUNGI SEGENAP BANGSA INDONESIA DAN SELURUH TUMPAH DARAH INDONESIA 2.MEMAJUKAN KESEJAHTERAAN UMUM 3.MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA 4.IKUT MELAKSANAKAN KETERTIBAN DUNIA BERDASARKAN KEMERDEKAAN, PERDAMAIAN ABADI DAN KEADILAN SOSIAL PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN, PEMBANGUNAN DAN PELAYANAN MASYARAKAT GOOD GOVERNANCE CLEAN GOVERNMENT MASYARAKAT ADIL & MAKMUR PENGHEMATAN BELANJA NEGARA

3 Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa GOOD GOVERNANCE & CLEAN GOVERNMENT REFORMASI EKONOMI SOSIAL & BUDAYA POLITIK HANKAM BIROKRASI Kepastian Hukum Profesional Visioner Efisien Efektif Akuntabel Transparan Partisipatif

4 Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa REFORMASI BIROKRASI MENCAKUP KELEMBAGAAN (miskin struktur kaya fungsi; right sizing ) SDM (profesional; kompeten) TATA LAKSANA (efisien; efektif) PENGAWASAN & AKUNTABILITAS (transparan; efisien; efektif) PELAYANAN PUBLIK (cepat; tepat; murah; mudah; tidak diskriminatif; memuaskan)

5 Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa PELAYANAN PUBLIK RENCANA AKSI MENCIPTAKAN IKLIM USAHA DAN INVESTASI YANG KONDUSIF PELAYANAN SATU ATAP MEMPERCEPAT AKSES DATA MELALUI JARINGAN SISTEM ONLINE (e-Procurement ) MELAKUKAN INOVASI PENYELENGGARAAN YANBLIK

6 1. Persentase APBN versus Pengadaan Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa

7 ASAL USUL DANA PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (TA 2009) APBN = 1037 Triliun Belanja Pusat di Pusat 443 Mengalir ke Daerah Subsidi 117 Tidak Melalui Keppres 80/ Transfer ke Daerah 321 (gaji/DAU=186) DBH = 60% = 51 DAK = 100% = 25 OTSUS = 50% = 4.5 Penyesuaian = 50% = Sosial 35 Tidak melalui Keppres8 0/ ) Hutang = ) Gaji = 43 Diluar: 300 Beli Barang/Jasa Pemerintah Penyertaan modal pemerintah BUMN (APBN) dll. (Post Majeur) Keppres 80/2003 → = (60%) Melalui Anggaran K/L 121 Dekon 30 % - 6 TP (Fisik) 100 % - 7 Vertikal (Kanwil) 70% Melalui Keppres 80/2003

8 2. Prediksi Inefisiensi Pengelolaan Keuangan Negara (CPAR, WB) 3.Persentase Kasus Pengadaan (KPK, KPPU) Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa

9 4. Efisiensi Pengadaan vs Persaingan Usaha Yang Tidak Sehat (Keppres 80/2003) Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa

10 No.UraianManualElektronik 1.Proses AdministrasiSulitMudah 2.Pendaftaran VendorBerulang-ulangSatu kali saja 3.Penyerahan DokumenDatang langsungMelalui internet 4.Frekuensi Tatap MukaSering Hampir tidak ada ( faceless ) 5.Kerahasiaan Peserta TenderTidak terjaminTerjamin 6.TransparansiRendahTinggi 7.PersainganRelatif tertutupTerbuka 8.Peluang KKNTerbukaTertutup 9.Panitia PengadaanSusah tidurNyenyak 5. Manual vs Elektronik

11 6. UU No. 11/2008 Tentang ITE  dan Dokumen Elektronik ( , SMS, file) diakui sebagai alat bukti yang sah  yang terdiri atas informasi elektronik yang dilekatkan, terisolasi atau terkait dengan informasi elektronik lainnya sebagai an Pass word memiliki kelat verifikasi (contoh: MD5, hash key, user ID dan password memiliki Kekuatan Hukum yang sama dengan tanda tangan konvensional Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa TransaksiElektronik Transaksi Elektronik Tanda Tangan Elektronik

12 Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa 7. Roadmap 7 Flagship Detiknas

13 Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa Transparan Efisien Akuntabel Implementasi

14 Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa PENGADAAN BARANG/JASA WEB /INTERNET LAYANAN PENGADAAN SECARA ELEKTRONIK (LPSE)

15 Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa

16 Lebih Terbuka & Transparan Efektif & Efisien Konsolidasi Pasar

17 Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa  Komitmen pimpinan (political will)  Transformasi pola pikir dan pola tindak (mind set) stake holder  Jumlah dan mutu sumber daya manusia  Ketersedian infrasturktur

18 Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa  Membangun Komitmen  Sosialisasi, diskusi dan melobi  Meningkatkan Kapasitas SDM  Piloting, sosialisasi, pendidikan dan pelatihan  Mengembangkan IT  Metode pendekatan (Open Source, Free License, Free of Charge dan Full Support)  Meningkatkan jaringan

19 Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa IT system configuration Management Scheme Centralized Single Body “Korea, Philippine”Singapore N/A Distributed Indonesia Autonomous Kunci Sukses: - Suka rela - Pemberdayaan - Kemandirian

20 Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa

21 Apa Itu LPSE???? Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) adalah suatu unit yang melayani proses pengadaan barang/jasa pemerintah yang dilaksanakan secara elektronik.

22 Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa Fungsi LPSE  Mengelola sistem e-Procurement;  Menyediakan pelatihan kepada PPK/Panitia dan Penyedia barang/jasa;  Menyediakan akses internet bagi PPK/Panitia dan Penyedia barang/jasa;  Menyediakan bantuan teknis untuk mengoperasikan sistem e-Procurement kepada PPK/Panitia dan Penyedia barang/jasa;  Melakukan pendaftaran dan verifikasi terhadap PPK/Panitia dan Penyedia barang/jasa.

23 Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa  LPSE Pusat  Pengoperasian system aggregator  Pengembangan dan Pemeliharaan Aplikasi LPSE  LPSE Kementrian/Lembaga/Pemerintah Daerah/Perguruan Tinggi  Membangun infrastruktur LPSE  Mengoperasikan LPSE  Melayani pengguna & penyedia di masing- masing wilayahnya

24 Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa  LKPP  Regulation & Standardization  Membangun system aggregator  Mendorong inisiative pengembangan LPSE (Aplikasi LPSE, SDM & pendampingan)  Stakeholders  Berkontribusi terhadap proses pembangunan (aplikasi, infrastruktur, SDM & kelembagaan)  Berkontribusi untuk pendampingan  Berkontribusi terhadap pengawasan

25 Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa

26

27

28

29 Instansi Pemerintah yang segera melakukan lelang dengan e-Procurement 1.KPK 2.PPATK 3.Kab. Tasikmalaya 4.Kab. Malang 5.Kab. Indramayu 6.Kab. Kotabaru 7.Kota Banjar 8.Kota Bintan 9.Kota Tasikmalaya 10.Kabupaten Bandung Barat 1.Departemen Kelautan & Prikanan 2.Prov. Sulawesi Tenggara 3.Prov. Nusa Tenggara Timur 4.Kota Palopo 5.Kota Dumai 6.Kab. Kebumen 7.Kab. Sijunjung 8.Kab. Tanah Laut 9.Kab Hulu Sungai Selatan 10.Kab Banyuwangi 11.ITS 12.UI Instansi Pemerintah dalam tahap persiapan e-Procurement Instansi Pemerintah yang telah melakukan inisisasi awal 1.Sdelog Polri 2.Prov. NTB 3.Prov. Papua 4.Kota Malang 5.Kota Payakumbuh 6.Kota Salatiga 7.Kab. Balangan 8.Kab. Hulu Sungai Utara 9.Kab. Mandailing Natal 10.Kab. Siak 11.Kab. Pemalang 12.ITB 1.Depkominfo 2.Departemen Perindustrian 3.Departemen Agama 4.Departemen Luar Negeri 5.Kementerian BUMN 6.Kementerian Bidang Kesra 7.Setkab 8.LAN 9.BATAN 10.BNN 11.Prov. Jawa Tengah 12.Prov. Jambi 13.Prov. Sumatera Selatan 14.Prov. DKI Jakarta 15.Prov. NAD 16.Kota Medan 17.Kota Prabumulih 18.Kota Pangkalpinang 19.Kota Metro 20.Kota kediri 21.Kota Pare-Pare 22.Kota Langsa 23.Kota Madiun 24.Kota Semarang 25.Kota Samarinda 26.Kab. Halmahera Selatan 27.Kab. Takalar 28.Kab. Kutai kartanegara 29.Kab. Karimun 30.Kab. Natuna 31.Kab. Rokan Hulu 32.Kab. Tanah Datar 33.Kab. Belitung 34.Kab. Tanah Bumbu 35.Kab. Klaten 36.Kab. Bangka Tengah 37.Kab. Kapuas 38.Kab. Sumba Barat 39.Kab. Temanggung 40.Kab. Luwu Utara 41.Kab. Kotawaringin Timur 42.Kab Binjai 43.Kab. Labuhan Latu 44.Kab. Pacitan 45.Kab. Sleman 46.Kab. Banyumas 47.Kab. Madiun 48.Kab. Ketapang 49.Kab. Seruyan 50.Kab. Paser 51.Kab Pulau Buru 52.Kab Bulukumba 53.UGM 54.Univ. Mulawarman 55.Univ. Negeri Padang

30 Best Practices E-Procurement di Dunia Korea (Public Procurement Service) Electronic Data Interchange (EDI) → 1997 E-Shopping Mall → 1998 E-Bidding → 2000 E-Guarantee & E-Payment → 2001 Korean ONline E-Procurement System (KONEPS) centarlized → 2002 Korea membantu Vietnam, Mexico nantinya Mongolia, Uzbekistan, dan Indonesia China (The Central Government Procurement Center) Dimulai → awal 2000-an E-Procurement untuk procurement plan, online bidding, dan online evaluation Desentralisasi implementasi e-procurement di setiap wilayah Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa Pilipina E-Procurement → awal 2000-an Akan mendapatkan bantuan technical assistance dari World Bank dari beberapa kandidat lainnya yaitu Mongolia, Vietnam, dan Thailand

31 Belgia (Public Federal Personal and Organization) E-Catalogue → 2007 Penyempurnaan E-Catalogue → 2008 All framework contracts should be integrated → 2009 Skotlandia (Scottish E-Procurement System) E-Tender, E-Payment → 2002 Dicapai 75 instansi pemerintah dari target yang semula hanya 50 Italia - Consip (Public Information Services Agency) electronic catalogue, online auctions, and an electronic marketplace Secara dramatis mentransformasi government acquisition process Best Practices E-Procurement di Dunia (Lanjutan) Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa

32 Virginia DGS (The Departement of General Services) E-Procurement → 1999 Pilot project selama 3 tahun untuk memantapkan sistem e-procurement yang dikembangkan Mengembangkan e-mall → awal 2000 Vendor e-tender diikuti oleh seluruh negara bagian di Amerika bahkan dari Canada Implementasi e-procurement di Virginia mendapatkan penghargaan dari pemerintah Amerika → Best Practices E-Procurement di Dunia (Lanjutan) Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa Tanzania (The Tanzanian Public Procurement Regulatory Authority) Merupakan LKPPnya Indonesia Mempunyai Public Procurement Act Nomor 21 tahun 2004 Lembaga ini berdiri pada tahun 2004 dengan peranan: harmonisasi kebijakan pengadaan antara pemerintah pusat, daerah dan badan independen; monitoring evaluasi dan peningkatan kapasitas SDM pengadaan.

33 Indonesia (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) Inpres 5/2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi→ efektif 2005 Implementasi sistem e-Procurement Kota Surabaya → 2005 Implementasi sistem e-Procurement Depkominfo → 2005 Pilot project e-Procurement di Bappenas dan Diknas (masing-masing 2 paket) → 2006 Pilot project e-Procurement kerjasama Bappenas dengan USAID di 5 Provinsi + Departemen Keuangan → 2007 Inisiatif konsolidasi di 5 Provinsi, Departemen Keuangan + Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi DIY dan Kota Makassar → 2008 Tahap perkembangan implementasi e-Procurement di Kementerian/Lembaga/ Pemerintah daerah/BUMN/Perguruan Tinggi → 2009 Best Practices E-Procurement di Dunia (Lanjutan) Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa

34  Perluasan penggunaan e-procurement di lingkungan Pemerintah pusat dan daerah  Pengembangan sistem e-announcement  Pengembangan sistem pertukaran dokumen elektronik yang lebih aman (Certificate Authority) (bekerjasama dengan Lembaga Sandi Negara)  Pengembangan sistem audit & pelaporan (bekerjasama dengan BPKP)  Pengembangan regulasi guna mendukung transaksi e-procurement secara lebih luas (eTendering  eCataloging)  Penggabungan pasar pengadaan secara elektronik menjadi satu pasar pengadaan nasional  Kelembagaan LPSE menjadi Badan Layanan Umum (BLU) Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa

35 KURSUS DAN RAIH SERTIFIKAT L2/L4/L5 RAGU ? TANYAKAN KEPADA LKPP Situs Web: PROFESIONAL DALAM PENGADAAN PERENCANAAN KEGIATAN SESUAI KEBUTUHAN PAHAM TUJUAN & PRINSIP DASAR PENGADAAN PROMOSI JABATAN “Hablumminannaas” PELAJARI DAN IKUTI SEKSAMA KEPRES 80/2003 DAN PER U-U AN TERKAIT Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa Ikhlas Dalam Bekerja Ikhlas Dalam Bekerja Pasrah dengan hasil SELAMAT DI AKHERAT “Hablumminallah “

36 Fasilitasi pembentukan LPSE regional website Fasilitasi penyelesaian sanggah dan bantuan hukum Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa Penanyangan pengumuman Rencana Pengadaan instansi pusat dan daerah Pelatihan e-proc Ujian sertifisai Pengumuman Lelang Pengadaan Biro Ekbang sesuai dengan Tupoksi (Monev)

37 Pengadaan yang kredibel, menyejahterakan bangsa


Download ppt "Prof. Himawan Adinegoro (Deputy Monev & Pengembangan Sistem Informasi)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google