Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

STRUKTUR DATA :: Nur Cahyo Wibowo, S.Kom, M.Kom :: Program Studi Sistem Informasi UPN “Veteran” Jawa Timur.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "STRUKTUR DATA :: Nur Cahyo Wibowo, S.Kom, M.Kom :: Program Studi Sistem Informasi UPN “Veteran” Jawa Timur."— Transcript presentasi:

1 STRUKTUR DATA :: Nur Cahyo Wibowo, S.Kom, M.Kom :: Program Studi Sistem Informasi UPN “Veteran” Jawa Timur

2 Tentang Saya S1 Teknik Informatika ITS 1998 – 2003 S1 Teknik Informatika ITS 1998 – 2003 S2 Teknik Informatika di ITS 2006 – 2009 S2 Teknik Informatika di ITS 2006 – 2009 HP HP Rumah : Jl. Medayu Utara IV/57A, Medokan Ayu, Rungkut Rumah : Jl. Medayu Utara IV/57A, Medokan Ayu, Rungkut Blog: Blog: atau FACE BOOK : NUR CAHYO WIBOWO FACE BOOK : NUR CAHYO WIBOWO MK : BP, RPL, Kommas, dll MK : BP, RPL, Kommas, dll

3 Tujuan Instruksional Tujuan Instruksional Umum: Tujuan Instruksional Umum: Mahasiswa mampu menentukan struktur data yang tepat dan mampu mengimplementasikan algoritma yang sudah ada dalam membuat sebuah program. Prasyarat: Bahasa Pemrograman Prasyarat: Bahasa Pemrograman Metode: Ceramah, tanya jawab, quiz, tugas perorangan, tugas kelompok Metode: Ceramah, tanya jawab, quiz, tugas perorangan, tugas kelompok

4 Tujuan Instruksional Khusus 1. Mahasiswa mampu menjelaskan peranan struktur data dan algoritma dalam membuat sebuah program. 2. Mahasiswa mampu mengimplementasikan beberapa contoh algoritma standar dalam membuat sebuah program. 3. Mahasiswa memahami struktur data dasar dalam pemrograman. 4. Mahasiswa dapat memahami dan mampu mengimplementasikan ADT (Abstract Data Type) dalam pemrograman.

5 KONTRAK KULIAH Toleransi keterlambatan 30 menit. Toleransi keterlambatan 30 menit. Pakaian SOPAN, berkerah, bebas rapi dan bersepatu. Pakaian SOPAN, berkerah, bebas rapi dan bersepatu. NILAI berdasar KBK: NILAI berdasar KBK: KOGNITIF:KOGNITIF: UTS: 30 % UTS: 30 % UAS: 30 % UAS: 30 % PSIKOMOTORIK:PSIKOMOTORIK: Tugas dan quiz : 30 % Tugas dan quiz : 30 % Keaktifan: 10 % Keaktifan: 10 % AFEKTIF: perhatian, etika, sopan santun di kelas, motivasi, kesungguhan, kehadiran. Mempengaruhi nilai secara umum.AFEKTIF: perhatian, etika, sopan santun di kelas, motivasi, kesungguhan, kehadiran. Mempengaruhi nilai secara umum. Ujian/ quiz/ pengumpulan tugas susulan harus menyertakan surat keterangan yang jelas. Ujian/ quiz/ pengumpulan tugas susulan harus menyertakan surat keterangan yang jelas. Cek nilai sebelum keluar KHS (2 minggu setelah UAS). Cek nilai sebelum keluar KHS (2 minggu setelah UAS).

6 SURVEY DIKTI 2006 FAKTOR PENENTU KEBERHASILAN MAHASISWA: FAKTOR PENENTU KEBERHASILAN MAHASISWA: SOFTSKILL: 40 %SOFTSKILL: 40 % NETWORKING: 30 %NETWORKING: 30 % HARDSKILL: 20 %HARDSKILL: 20 % FINANSIAL: 10 %FINANSIAL: 10 %

7 Wise Words Every man suffers pain. Every man suffers pain. Either the pain of hard work, or the pain of regret. Either the pain of hard work, or the pain of regret.

8 MATERI KULIAH Fungsi Rekursi Fungsi Rekursi Review : Array, Class, Object Review : Array, Class, Object Sorting Sorting Searching Searching Linked List Linked List Stack Stack Queue Queue Pengantar Graph dan Tree Pengantar Graph dan Tree

9 Satuan Acara Perkuliahan 1. Pengantar + Fungsi Rekursi 1 2. Fungsi Rekursi 2 3. Review Array 4. Sorting 1 : Bubble dan Insertion 5. Sorting 2 : Selection 6. Searching 7. Review Class dan Object. 8. UTS 9. Linked List 1 : Single Linked List 10. Linked List 2 : Linked List Lanjut 11. Stack 1 – Operasi Dasar 12. Stack 2 – Contoh Penggunaan 13. Queue 14. Pengantar Graph dan Tree 15. Demo Final Project – Video Bahan Ajar Struktur Data 16. UAS

10 Buku Referensi Richard Wiener, Fundamentals of OOP and Data Structures in Java, Cambridge University Press. Richard Wiener, Fundamentals of OOP and Data Structures in Java, Cambridge University Press. Robert Lafore, Data Structures and Algorithms in Java, Sams Publishing. Robert Lafore, Data Structures and Algorithms in Java, Sams Publishing. Text book lain Text book lain Internet  Internet  File E-books  File E-books 

11 What is programming? PROGRAM = ALGORITMA + STRUKTUR DATA PROGRAM = ALGORITMA + STRUKTUR DATA ALGORITMA : ALGORITMA : SEQUENTIALSEQUENTIAL BRANCHINGBRANCHING LOOPING/ REKURSILOOPING/ REKURSI STRUKTUR DATA : STRUKTUR DATA : ARRAYARRAY CLASSCLASS ADT : LINKED LIST, STACK, QUEUE, GRAPH, TREE, DLLADT : LINKED LIST, STACK, QUEUE, GRAPH, TREE, DLL

12 MINGGU PERTAMA

13 Fungsi Rekursif Definisi fungsi rekursif. Definisi fungsi rekursif. Contoh 1 : Faktorial Contoh 1 : Faktorial Contoh 2 : Perkalian Contoh 2 : Perkalian Contoh 3 : Fibonacci Contoh 3 : Fibonacci Contoh 4 : Tower of Hanoi Contoh 4 : Tower of Hanoi

14

15 Fungsi Rekursif Fungsi biasa dipanggil oleh fungsi lain. Sedangkan fungsi rekursif dipanggil oleh dirinya sendiri. Fungsi biasa dipanggil oleh fungsi lain. Sedangkan fungsi rekursif dipanggil oleh dirinya sendiri. ABCD AAA A

16 Fungsi Rekursif Setara dengan proses looping/ iterasi  faktorial, perkalian Setara dengan proses looping/ iterasi  faktorial, perkalian Kadang rekursif lebih baik dari iterasi  tower of hanoi Kadang rekursif lebih baik dari iterasi  tower of hanoi Terkadang sebaliknya  fibonacci Terkadang sebaliknya  fibonacci Komponen : Komponen : Way out  if – else + return()Way out  if – else + return() Recursive call dengan value baruRecursive call dengan value baru

17 Simple Example public class rekursi { static void rekursi( ) {System.out.println("ini rekursif"); rekursi( ); //RECURSIVE CALL } public static void main(String[] args) { rekursi( ); }

18 Faktorial ALGORITMA n! = 1 if n == 0 n! = n * ( n – 1 )! if n > 0 4! = 4 x 3! 3! = 3 x 2! 2! = 2 x 1! 1! = 1 x 0! 0! = 1 SOURCE CODE int factorial ( int n ) { int x, y; if ( n == 0 ) return ( 1 ); x = n – 1; y = factorial ( x ); return ( n * y ); }

19 Latihan tracing rekursi

20 Perkalian ALGORITMA a * b = a if b == 1 a * b = a * ( b – 1 ) + a if b > 1 6 x 3 = ( 6 x 2 ) + 6 = ( 6 x 1 ) = = 18 SOURCE CODE int mult ( int a, int b ) { int c, d, sum; if ( b == 1 ) return ( a ); c = b – 1; d = mult ( a, c ); sum = d + a; return ( sum ); }

21 Latihan tracing rekursi

22 Minggu Kedua

23 Fibonacci The Fibonacci series f n≥0 is a famous series defined by: f 0 : ≡ 0, f 1 : ≡ 1, f n≥2 : ≡ f n−1 + f n−2 The Fibonacci series f n≥0 is a famous series defined by: f 0 : ≡ 0, f 1 : ≡ 1, f n≥2 : ≡ f n−1 + f n−2 f 2 = f 0 + f 1 = = 1 f 2 = f 0 + f 1 = = 1 f 3 = f 1 + f 2 = = 2 f 3 = f 1 + f 2 = = 2 f 4 = f 2 + f 3 = = 3 f 4 = f 2 + f 3 = = 3 f 5 = f 3 + f 4 = = 5 f 5 = f 3 + f 4 = = 5 …. …. Leonardo Fibonacci

24 Fibonacci ALGORITMA fibo( n ) = n if n == 0 or n == 1 fibo( n ) = fibo( n – 2 ) + fibo( n – 1 ) if n >= 2 fibo( 4 ) = fibo( 2 ) + fibo( 3 ) = fibo( 0 ) + fibo ( 1 ) + fibo( 3 ) = fibo( 1 ) + fibo( 2 ) = fibo( 0 ) + fibo( 1 ) = = 3 SOURCE CODE int fibo ( int n ) { int x, y; if ( n <= 1 ) return ( n ); x = fibo ( n – 1); y = fibo ( n – 2); return ( x + y ); }

25 Tracing Fibonacci fibo (4) = ? fibo (4) = ? F(4) F(2)F(3) F(0)F(1) F(2) F(0)F(1)

26 Towers of Hanoi ALGORITMA 1.If n == 1, move the single disk from A to C and stop. 2.Move the top n – 1 disks from A to B, using C as auxiliary. 3.Move the remaining disk from A to C. 4.Move the n – 1 disks from B to C, using A as auxiliary. SOURCE CODE void towers( int n, char from, char to, char aux) { if ( n == 1 ) { printf(“\nmove disk 1 from %c to %c”, from, to); return; } towers( n – 1, from, aux, to ); printf(“\nmove disk %d from %c to %c”, n, from, to); towers( n – 1, aux, to, from ); }

27 Tracing Towers of Hanoi towers(3, A, C, B) = ? towers(3, A, C, B) = ?

28 Tugas Rumah : TRACING towers(4, A, C, B) = ? towers(4, A, C, B) = ? fibo(6) = ? fibo(6) = ?

29 inspiring.blogspot.com inspiring.blogspot.com

30 Minggu Ketiga

31 ARRAY Tipe data turunan. Tipe data turunan. Contoh deklarasi : int x[20]; Contoh deklarasi : int x[20]; SATU variabel untuk menyimpan BANYAK data dengan TIPE data yang SAMA. Mempunyai INDEKS. SATU variabel untuk menyimpan BANYAK data dengan TIPE data yang SAMA. Mempunyai INDEKS. Struktur data : Struktur data : Alokasi memori bersifat statis/ tetap. Alokasi memori bersifat statis/ tetap. Konsep : string, array multidimensi Konsep : string, array multidimensi 43217

32 Contoh program Program menghitung rata-rata nilai. Program menghitung rata-rata nilai. Algoritma : Algoritma : Deklarasikan variabel array untuk menyimpan data-data nilai. Input data nilai dengan perintah looping. Akses elemen dengan operator kurung siku ([]).Input data nilai dengan perintah looping. Akses elemen dengan operator kurung siku ([]). Hitung penjumlahan data-data nilai.Hitung penjumlahan data-data nilai. Hitung rata-rata = jumlah total/ jumlah data.Hitung rata-rata = jumlah total/ jumlah data.

33 STRUCT Tipe data turunan. Tipe data turunan. Contoh deklarasi : Contoh deklarasi : struct { int jari_jari; float luas; float keliling; } lingkaran;

34 STRUCT Contd. SATU variabel bisa menyimpan BANYAK data yang BERBEDA TIPE datanya. Mempunyai ELEMEN. SATU variabel bisa menyimpan BANYAK data yang BERBEDA TIPE datanya. Mempunyai ELEMEN. Struktur data : Struktur data : Konsep : struct of struct (nested struct). Konsep : struct of struct (nested struct)

35 Contoh program Program tentang lingkaran. Program tentang lingkaran. Algoritma : Algoritma : Inventarisasi atribut-atribut yang dimiliki oleh sebuah objek lingkaran.Inventarisasi atribut-atribut yang dimiliki oleh sebuah objek lingkaran. Akses masing-masing elemen dengan memakai operator tanda titik (.).Akses masing-masing elemen dengan memakai operator tanda titik (.).

36 ARRAY OF STRUCT Struktur data berupa array yang setiap elemennya bertipe struct. Struktur data berupa array yang setiap elemennya bertipe struct. Contoh deklarasi : Contoh deklarasi : struct { int NPM; char nama[30]; float IPK; } mhs[100];

37 Array of Struct Contd. Struktur data : Struktur data : Untuk akses elemen dimulai dari indeks array kemudian diikuti nama elemennya  mhs[3].NPM = 1234; Untuk akses elemen dimulai dari indeks array kemudian diikuti nama elemennya  mhs[3].NPM = 1234; 100 Abdullah Budi Candra Daud 3.17

38 Contoh Program Program data mahasiswa. Program data mahasiswa. Program tabel fungsi kuadrat. Program tabel fungsi kuadrat.

39 Tugas Kelompok - RESUME ARRAY Array as function parameter Array as function parameter String String Two dimensional array Two dimensional arraySTRUCT Array of structure Array of structure Unions Unions Struct as function parameter Struct as function parameter

40 ATURAN RESUME Kirim di blog sebagai sebuah artikel. Kirim di blog sebagai sebuah artikel. Isi: Isi: Identitas kelompok (Nama + NPM)Identitas kelompok (Nama + NPM) Teori/ konsep yang dibahasTeori/ konsep yang dibahas Contoh source code programContoh source code program Capture tampilan programCapture tampilan program Daftar pustakaDaftar pustaka Maksimum pengumpulan: 24 jam. Maksimum pengumpulan: 24 jam. Beritahukan alamat blog-nya. Beritahukan alamat blog-nya.

41 Minggu Keempat

42 Sorting Tujuan : memahami proses tracing algoritma pengurutan. Tujuan : memahami proses tracing algoritma pengurutan. Beberapa jenis algoritma sorting : Beberapa jenis algoritma sorting : Bubble sortBubble sort Selection sortSelection sort Insertion sortInsertion sort

43 Bubble Sort void bubble ( int X [ ], int n ) { int hold, j, pass; for ( pass = 0; pass < n-1; pass++) for ( j = 0; j < n-pass-1; j++) if ( X[j] > X[j+1] ) { hold = X[j]; X[j] = X[j+1]; X[j+1] = hold; }}

44 Insertion Sort void insertion ( int X [ ], int n ) { int i, j, y; for ( j = 1; j < n; j++) { y = X[j]; for ( i = j-1; i >= 0 && y = 0 && y < X[i]; i--){ X[i+1] = X[i]; } X[i+1] = y; }}

45 Minggu Kelima

46 Selection Sort void selection ( int X [ ], int n ) { int i, j, index, large; for ( i = n-1; i > 0; i--) { large = X[0]; index = 0; for ( j = 1; j <= i; j++) { if ( X[j] > large ) { large = X[j]; index = j; }} X[index] = X[i]; X[i] = large; }}

47 KUIS PILIH : INSERTION, SELECTION PILIH : INSERTION, SELECTION WAKTU 15 MENIT WAKTU 15 MENIT TRACING UNTUK ARRAY X = TRACING UNTUK ARRAY X = 23, 20, 36, 18

48

49 Tugas RESUME: Algoritma dan contoh sortingnya : Algoritma dan contoh sortingnya : Quick Sort : NPM 4-20Quick Sort : NPM 4-20 Merge Sort : NPM Merge Sort : NPM Shell Sort : NPM 46 – 112Shell Sort : NPM 46 – 112 Tugas individu Tugas individu Format.doc Format.doc Cantumkan sumber pustakanya Cantumkan sumber pustakanya Di-upload ke e-learning Di-upload ke e-learning Max. Minggu 8/4 jam WIB Max. Minggu 8/4 jam WIB

50 Minggu Keenam

51 Searching Tujuan : memahami proses tracing algoritma pencarian. Tujuan : memahami proses tracing algoritma pencarian. Jenis algoritma searching : Jenis algoritma searching : Sequential/ linier searchSequential/ linier search Indexed sequential searchIndexed sequential search Binary searchBinary search

52 Sequential Search for (i = 0; i < n; i++) { if (key == data[i]) return (i);//return the index } return (-1);//key not found

53 Indexed Sequential Search for (i = 0; i < indxsize && kindex[ i ] <= key; i++); if (i == 0) lowlim = 0;//set low limit else lowlim = pindex[i-1]; if (i == indxsize) hilim = n – 1;//set high limit else hilim = pindex[i]-1; for (j = lowlim; j <= hilim && k[ j ] != key; j++); //search if (j > hilim) return (-1); else return ( j );

54 Tracing ISS key = 17. Index size = 3. pindexkindex data ILLHLJ (>7)

55 Latihan tracing

56 Binary Search low = 0; high = n – 1; while (low <= high) {middle = (low + high)/2; if (key == data[middle]) return(middle);//selesai. if (key < data[middle]) high = middle – 1; else low = middle + 1; } return(-1);//data tidak ditemukan.

57 Latihan tracing key =

58 Quiz… Kelompok A = [ 3, 4, 1, 2 ] Kelompok A = [ 3, 4, 1, 2 ] Kelompok B = [ 7, 9, 8, 6 ] Kelompok B = [ 7, 9, 8, 6 ] SOAL SOAL 1. Urutkan dengan SELECTION SORT 2. Lakukan BINARY SEARCH dgn key: A.3 B.7

59 Minggu Ketujuh POINTER

60 POINTER Adalah TIPE DATA TURUNAN Adalah TIPE DATA TURUNAN Contoh deklarasi : int *pointerX; Contoh deklarasi : int *pointerX; Variabel bertipe pointer digunakan untuk menyimpan ALAMAT sebuah data, BUKAN NILAI datanya. Variabel bertipe pointer digunakan untuk menyimpan ALAMAT sebuah data, BUKAN NILAI datanya. Operator yang sering dipakai: Operator yang sering dipakai: &  mendapatkan alamat memori&  mendapatkan alamat memori *  mengakses nilai dari sebuah pointer*  mengakses nilai dari sebuah pointer

61 #include “stdio.h” void main() { int data, *pointer_data; data = 100; pointer_data = &data; printf(“Data = %d di alamat %p\n”, data, pointer_data); }

62 POINTER KE ARRAY #include “stdio.h” void main() { int data[5] = {2,4,3,1,5}; int *pdata; pdata = &data[0]; for(int i=0; i<5; i++) printf(“%d\t”, *(pdata + i)); }

63 POINTER KE STRUCT #include “stdio.h” void main() {struct { int jari_jari; float luas; }lingkaran, *pdata; pdata = &lingkaran; pdata->jari_jari = 10; pdata->luas = 314; printf(“Jari jari = %d\tLuas = %f\n”, pdata->jari_jari, pdata->luas); }

64 KESIMPULAN 1. Deklarasikan variabel bertipe pointer. Cirinya ada tanda asterisk. 2. Mengarahkan pointer ke alamat yang dituju menggunakan operator &. 3. Akses data melalui pointer. Dimungkinkan ada pertambahan/ pengurangan alamat pointer.

65 Minggu Kedelapan Ujian Tengah Semester

66 Linked List Membuat resume (individu) Membuat resume (individu) 1. Isi  teori dan source code Java. Ada ilustrasi gambar lebih baik. 2. Format.doc. 3. Cantumkan sumber pustaka. 4. Cek terlebih dulu jika hasil terjemahan!!! 5. Kirim di e-learning. 6. Maksimal hari Jumat 11 Mei 2012, pukul WIB.

67 Minggu Kesembilan

68 (Single) Linked List Definisi linked list Definisi linked list Operasi dasar Operasi dasar Contoh program Contoh program

69 Kumpulan elemen Kumpulan elemen Linier Linier Node/ simpul Node/ simpul Isi node: Isi node: InfoInfo Pointer/ alamat simpul berikutnyaPointer/ alamat simpul berikutnya Dinamis Dinamis

70 Kuis 15 menit. 15 menit. Close book. Close book. Jawaban: Jawaban: 1. Struktur data, dinamis, simpul-simpul, terhubung, tipe data sama. [30] 2. class node { int data; //variabel2 node next; } [30] 3. Mengisi variabel next dengan alamat memori obyek berikutnya. [40]

71 Tuliskan Pesan Nilai < 60: Nilai < 60: Belajarnya ditingkatkan ya. Jangan banyak main dan keluyuran. Nilai 60 – 79: Nilai 60 – 79: Sudah lumayan. Teruskan belajarnya. Nilai > 79: Nilai > 79: Bagus. Teman-temannya diajarin dong.

72 Ilustrasi Singly Linked List Data 1 Next node Data 1Data 2 Next node Data 2 Data 3 Next node Data 3 Data 4 NO NEXT Data 4

73 In this linked list example, each node has two pieces of data. Each node also has a pointer to the next node. In this linked list example, each node has two pieces of data. Each node also has a pointer to the next node. So, we need two things to form a linked list: a way to combine various datatypes and variables together into one datatype and a way to “point” to the next one of these combination datatypes. So, we need two things to form a linked list: a way to combine various datatypes and variables together into one datatype and a way to “point” to the next one of these combination datatypes. So…how can we accomplish this? So…how can we accomplish this?

74 The first goal, combining various datatypes and variables into one datatype, is easily handled with a structure. The first goal, combining various datatypes and variables into one datatype, is easily handled with a structure. The second goal, being able to “point” to the next structure is easily handled using pointers. The second goal, being able to “point” to the next structure is easily handled using pointers. So, we have all of the components we need in order to construct a linked list. So, we have all of the components we need in order to construct a linked list.

75 Linked List Struktur data yang terdiri dari beberapa simpul (node) dimana setiap simpulnya saling terhubung (linked). Struktur data yang terdiri dari beberapa simpul (node) dimana setiap simpulnya saling terhubung (linked). Simpul berupa struct, sedangkan link berupa komponen simpul yang bertipe pointer ke simpul. Simpul berupa struct, sedangkan link berupa komponen simpul yang bertipe pointer ke simpul. Bersifat dinamis. Memakai perintah malloc() dan free(). Bersifat dinamis. Memakai perintah malloc() dan free(). Umumnya memiliki pointer head untuk menunjukkan alamat simpul terdepan dan pointer tail untuk menunjukkan simpul terakhir. Umumnya memiliki pointer head untuk menunjukkan alamat simpul terdepan dan pointer tail untuk menunjukkan simpul terakhir. Operasi penambahan/ penghapusan sebuah simpul akan meng-update nilai pointer link-nya. Operasi penambahan/ penghapusan sebuah simpul akan meng-update nilai pointer link-nya. Pointer link simpul terakhir diberi nilai NULL (kecuali untuk circular linked list). Pointer link simpul terakhir diberi nilai NULL (kecuali untuk circular linked list).

76 Linked List Sederhana Deklarasi struktur data : Deklarasi struktur data : typedef struct simpul { char nama[20]; float nilai; struct simpul *next_simpul; } simpulku;

77 void main() simpulku *simpul1, *simpul2, *simpul3; //alokasi memori simpul1 = (simpulku *)malloc(sizeof(simpulku)); simpul2 = (simpulku *)malloc(sizeof(simpulku)); simpul3 = (simpulku *)malloc(sizeof(simpulku)); //isi data strcpy(simpul1->nama, “Amin”); strcpy(simpul2->nama, “Budi”); strcpy(simpul3->nama, “Citra”); simpul1->nilai=90; simpul2->nilai=20; simpul3->nilai=100; //sambungkan link-nya simpul1->next_simpul = simpul2; simpul2->next_simpul = simpul3; simpul3->next_simpul = NULL;

78 Citra NULL 100 Alamat = Budi Alamat = Amin Alamat = simpul1simpul3simpul2

79 Citra NULL 100 Alamat = 2370 Budi Alamat = 1080 Amin Alamat = simpul1 Pointer Head Pointer Tail

80 Ilustrasi Inserting a Node Citra NULL 100 Alamat = 2370 Budi Alamat = 1080 Amin Alamat = simpul Alamat = 8460 Dewi 98 update T New New->next = T->next T->next = New

81 Ilustrasi Deleting a Node Citra NULL 100 Alamat = 2370 Budi Alamat = 1080 Amin Alamat = simpul1 free() update PT P->next = T->next free(T)

82 Contoh Program Linked List #include "stdio.h" #include "stdlib.h" #include "conio.h" struct node{ int info; struct node *next; }; typedef struct node *simpul;

83 void main() { simpul baru, head=NULL, tail=NULL, temp; int pilih; do{printf("MENU\n"); printf("1. Insert\n"); printf("2. View\n"); printf("3. Search\n"); printf("4. Delete\n"); printf("PILIH: "); scanf("%d", &pilih); switch(pilih) { ……… } }while (pilih!=5); }

84 Insert Node case 1: int data; printf("Data Masuk: "); scanf("%i", &data); baru = (simpul) malloc(sizeof (struct node)); baru->info = data; baru->next = NULL; if (head == NULL)//list masih kosong {//simpul yg pertama kali head = baru; head = baru; tail = baru; tail = baru;}else{ tail->next = baru; tail->next = baru; tail = baru; tail = baru;}break;

85 Show All Node case 2: temp = head; while(temp!=NULL){ printf("%i ", temp->info); printf("%i ", temp->info); temp = temp->next; temp = temp->next;}printf("\n");break;

86 Search a Node case 3: int cari; printf("Cari Angka: "); scanf("%i", &cari); temp = head; while((temp!=NULL)&&(temp->info!=cari)){ temp = temp->next; temp = temp->next;} if(temp != NULL && temp->info == cari) printf("Data Ditemukan"); else //if(temp == NULL) printf("Data Tidak Ditemukan"); printf("\n");break;

87 Delete a Node case 4: int hapus; char jwb; simpul prev = NULL; printf("Hapus Angka: "); scanf("%i", &hapus); //temukan dulu node yang akan dihapus temp = head; while((temp!=NULL)&&(temp->info!=hapus)){ prev = temp; prev = temp; temp = temp->next; temp = temp->next;}//bersambung…

88 if(temp != NULL && temp->info == hapus)//ditemukan { printf("Yakin Dihapus? (y/t)"); flushall(); jwb=getch(); jwb=getch(); if(jwb == 'y') if(jwb == 'y') { if(temp->next != NULL && temp != head) if(temp->next != NULL && temp != head) prev->next = temp->next; else if (temp->next == NULL) prev->next = NULL; else if (temp == head && head->next == NULL) else if (temp == head && head->next == NULL) head = NULL; else if (temp == head && head->next != NULL) else if (temp == head && head->next != NULL) head = head->next; free(temp);//hapus node-nya }else printf("Batal Dihapus"); }else printf("Data Tidak Ditemukan"); printf("\n");break;

89 Capture Program

90 Minggu Kesepuluh

91 Macam-macam List Singly linked list Singly linked list Doubly linked list Doubly linked list Singly circular linked list Singly circular linked list Doubly circular linked list Doubly circular linked list

92 Kuis 10 menit. 10 menit. 4 soal langsung jawab. 4 soal langsung jawab. Soal: Soal: 1.Class node 2.Tambah belakang 3.Hapus depan 4.Tampil mundur

93 Singly and Doubly A linked list node containing a single forward pointer may be declared as follows A linked list node containing a single forward pointer may be declared as follows struct Node { intdata;/* or whatever */ struct Node*next_in_line; }; struct Node { intdata;/* or whatever */ struct Node*next_in_line; }; pointer to next Node structure  A linked list node containing a forward and a backward pointer may be declared as follows struct Node { intdata; struct Node*next_in_line; struct Node*previous_in_line; }; struct Node { intdata; struct Node*next_in_line; struct Node*previous_in_line; }; pointer to previous Node structure pointer to next Node structure

94 Circular Linked List

95 Minggu Kesebelas

96 Final Project Tugas kelompok (10-11 orang). Tugas kelompok (10-11 orang). Membuat video tentang STACK. Durasi 8 – 10 menit. Membuat video tentang STACK. Durasi 8 – 10 menit. Dikumpulkan pada Pekan Teduh. Dikumpulkan pada Pekan Teduh. Ide cerita tidak dibatasi. Ide cerita tidak dibatasi. Kebenaran dan kejelasan materi yang disampaikan. Kebenaran dan kejelasan materi yang disampaikan. Konten: teori & program. Konten: teori & program. Akan di-upload di website resmi UPN. Akan di-upload di website resmi UPN.

97 Progress Report FP Pekan 2 Juni : Pembagian Tugas/ Peran. Pekan 2 Juni : Pembagian Tugas/ Peran. Pekan 3 Juni : Penentuan Ide Cerita. Pekan 3 Juni : Penentuan Ide Cerita. Pekan 4 Juni : Penyusunan Skenario. Pekan 4 Juni : Penyusunan Skenario. Pekan 1 Juli : Syuting. Pekan 1 Juli : Syuting. Pekan 2 Juli : Editting. Pekan 2 Juli : Editting. Pekan 3 Juli : Dikumpulkan. Pekan 3 Juli : Dikumpulkan.

98 Stack Definisi Stack Definisi Stack Operasi-operasi dasar Stack Operasi-operasi dasar Stack PushPush PopPop Contoh program operasi dasar Stack menggunakan array Contoh program operasi dasar Stack menggunakan array

99 STACK (TUMPUKAN) Kumpulan items yang teratur dimana items baru akan dimasukkan ke dan sebuah items akan dikeluarkan dari satu ujung yang sama, yaitu dari TOP sebuah stack. Kumpulan items yang teratur dimana items baru akan dimasukkan ke dan sebuah items akan dikeluarkan dari satu ujung yang sama, yaitu dari TOP sebuah stack. Struktur data linier dimana hanya bagian TOP-nya saja yang bisa diakses. Struktur data linier dimana hanya bagian TOP-nya saja yang bisa diakses. Bersifat LIFO = Last In First Out. Bersifat LIFO = Last In First Out. Bisa diimplementasikan menggunakan array atau Linked List. Bisa diimplementasikan menggunakan array atau Linked List.

100 Last In First Out

101 Penggunan Stack History pada web browser. History pada web browser. Undo Log pada text editor. Undo Log pada text editor. Pemrosesan struktur bersarang (nested) : loop, rekursi, fungsi, dll. Pemrosesan struktur bersarang (nested) : loop, rekursi, fungsi, dll. Algoritma back tracking – Artificial Intelegence Algoritma back tracking – Artificial Intelegence

102 Operasi Dasar Stack Push :memasukkan sebuah item baru ke dalam stack. Push :memasukkan sebuah item baru ke dalam stack. Pop : mengeluarkan sebuah item dari stack. Pop : mengeluarkan sebuah item dari stack. Operasi lain : Is_Empty, Is_Full Operasi lain : Is_Empty, Is_Full Note : pop dan push dilakukan melalui ujung yang sama (TOP)

103 Visualisasi Operasi Stack X A E X A B X A TOP remove: “POP” TOP insert ‘B’: PUSH ‘B’ TOP D K D K P D K P O D K P D K DD T D T R D T R W D T R W Y abcdefg hij

104 Langkah Membuat Stack 1. Membuat struktur data  class 2. Mendefinisikan atribut class. 3. Membuat fungsi/ operasi  method 1.Push 2.Pop. 4. Membuat fungsi utama  main()

105 Deklarasi Struktur Data Stack #define maxsize 100 // mendefinisikan maks ukuran data // dlm stack typedef struct { inttop;// indeks TOP charitems [ maxsize ] // array } stack; // nama tipe data baru yg dibuat // adalah stack

106 Deklarasi Fungsi-Fungsi Stack void initialize ( stack *s) void initialize ( stack *s) void pop ( stack *s, char *x ) void pop ( stack *s, char *x ) void push ( stack *s, char x ) void push ( stack *s, char x ) void show ( stack *s ) void show ( stack *s )

107 Fungsi Initialize void initialize ( stack *s) // operasi initialize dg parameter // s bertipe pointer stack { s -> top = -1; // top = -1  stack dlm kondisi empty }

108 Fungsi Push void push ( stack *s, char x ) { if (s->top > maxsize) // stack is full printf("\nERROR: the stack is full!"); else { s->top = s->top + 1; s->items [ s->top ] = x; printf("\nPUSH SUCCEED"); }}

109 Fungsi Pop void pop ( stack *s, char *x ) { if (s->top top < 0) // stack is empty printf("\nERROR: the stack is empty!"); else { *x = (s->items [ s->top ]); s->top = s->top - 1; printf("\nPOP SUCCEED"); }}

110 Fungsi Show void show( stack *s ) { printf("\nISI STACK :\n"); for(int i=s->top; i>=0; i--) printf("\t%c\n", s->items[i]); printf("\n");}

111 Fungsi Main void main() { stack *my_stack, s; char item, *x; my_stack = &s; x = &item; initialize(my_stack); push(my_stack, 'A'); push(my_stack, 'R'); push(my_stack, 'I'); push(my_stack, 'F'); show(my_stack); pop(my_stack, x); pop(my_stack, x); show(my_stack); show(my_stack);}

112 Output Program

113 Stack – Linked List Jika sebuah linked list SELALU menambahkan node baru dan menghapus node lama dari salah SATU ujungnya saja (posisi Head ataukah Tail)  STACK. Jika sebuah linked list SELALU menambahkan node baru dan menghapus node lama dari salah SATU ujungnya saja (posisi Head ataukah Tail)  STACK. TOP = head untuk single linked list. TOP = head untuk single linked list. TOP = tail untuk double linked list. TOP = tail untuk double linked list. HOW? HOW?

114 Push Operation

115 Pop Operation

116 Minggu Keduabelas Penggunaan Stack dalam Pemrograman

117 Apakah Tanda Kurungnya Valid? {x+(y-[a+b])*c-[(d+e)]}{z+(y [d+f]}*g-((d+h)]}{w+(y-[a+r])*j- [(k+e)]}

118 Pengecekan Tanda Kurung valid = true s = the_empty_stack while ( we_have_not_read_the_entire_string ) {read the next symbol (symb) of the string if ( symb == ‘(‘ || symb == ‘[‘ || symb == ‘{‘ ) //apakah symb termasuk kurung buka? push ( s, symb )// jika symb adalah kurung buka if ( symb == ‘)‘ || symb == ‘]‘ || symb == ‘}‘ ) //apakah symb termasuk kurung tutup? if ( empty ( s ) ) valid = false else {k = pop ( s ); if ( k is_not_the_matching_opener_of_symb ) valid = false } // end else } // end while if ( ! empty ( s ) ) valid = false if ( valid ) output ( “the string is valid” ) else output ( “the string is not valid” );

119 Example Case Cek apakah string di bawah ini valid! 1. (a+b)} 2. (h-(j-(k-[l-n])) 3. {x+(y-[a+b])*c-[(d+e)]}  Valid

120 Evaluasi Postfix Postfix adalah bentuk persamaan matematika dimana operator ditulis setelah kedua operannya. Postfix adalah bentuk persamaan matematika dimana operator ditulis setelah kedua operannya. Contoh : Contoh : AB+AB+ CDE*-  C-(D*E)CDE*-  C-(D*E) FG/H+  (F/G)+HFG/H+  (F/G)+H Latihan : Ubah infix ke postfix Latihan : Ubah infix ke postfix {([(A+B)*C] – (D – E))^(F+G)}{([(A+B)*C] – (D – E))^(F+G)} AB+C*DE - - FG+^AB+C*DE - - FG+^

121 Algoritma Infix  Postfix 1. Tambahkan tanda kurung untuk mengelompokkan operasi. 2. Keluarkan operator ke sebelah kanan tanda kurung untuk setiap kelompok operasi satu per satu. 3. Hilangkan semua tanda kurung.

122 Algoritma Evaluasi Postfix opndstck = the_empty_stack /* scan the input string, one by one element, into symb while ( not_end_of_input_string ) {symb = next_input_character if ( symb_is_an_operand ) push ( opndstck, symb ) else/* symb is an operator */ {opnd2 = pop ( opndstck ) opnd1 = pop ( opndstck ) value = opnd1 (symb) opnd2 push ( opndstck, value ) } /* end else */ } /* end while */ return ( pop ( opndstck ) )

123 SOAL POSTFIX : Jika A = 4, B = 2, C = 3, hitunglah : 1. ABC+–ACB^*+ 2. AB*CB+^AC+–

124 Minggu Ketigabelas

125 Etika di Kelas Menyadari sepenuhnya bahwa kuliah adalah amanah dari orang tua (supporting dana). Menyadari sepenuhnya bahwa kuliah adalah amanah dari orang tua (supporting dana). Menyadari sepenuhnya bahwa kuliah adalah dalam rangka menimba ilmu pengetahuan. Menyadari sepenuhnya bahwa kuliah adalah dalam rangka menimba ilmu pengetahuan. Menyimak dan memperhatikan apa yang disampaikan oleh dosen dengan baik dan serius. Menyimak dan memperhatikan apa yang disampaikan oleh dosen dengan baik dan serius. Menjaga ketertiban suasana kelas. Menjaga ketertiban suasana kelas. MENAHAN, MENAHAN DAN MENAHAN BICARA, sebelum diberi kesempatan. MENAHAN, MENAHAN DAN MENAHAN BICARA, sebelum diberi kesempatan. Menghindari aktivitas apapun lainnya yang tidak berhubungan dengan hal belajar mengajar saat itu di kelas kecuali terpaksa/ sangat penting. Menghindari aktivitas apapun lainnya yang tidak berhubungan dengan hal belajar mengajar saat itu di kelas kecuali terpaksa/ sangat penting.

126 Queue Definisi Queue Definisi Queue Operasi-operasi dasar Queue Operasi-operasi dasar Queue Insert/ enqueueInsert/ enqueue Remove/ dequeueRemove/ dequeue Contoh program operasi dasar Queue menggunakan array Contoh program operasi dasar Queue menggunakan array

127 Queue Sequence of items. Sequence of items. Items dimasukkan dari ujung belakang, dikeluarkan dari ujung depan. Items dimasukkan dari ujung belakang, dikeluarkan dari ujung depan. Bersifat FIFO (First In First Out). Bersifat FIFO (First In First Out).

128 Jenis Queue Normal queue. Normal queue. Circular queue. Circular queue. DE-queue (double ended). DE-queue (double ended). Ex. High and low priority policy Priority queue. Priority queue.

129 Penggunaan Queue Waiting list – birokrasi. Waiting list – birokrasi. Simulasi sistem antrian. Simulasi sistem antrian. Antrian printer jobs. Antrian printer jobs. Antrian proses multitasking dalam CPU. Antrian proses multitasking dalam CPU. Antrian playlist winamp. Antrian playlist winamp. Dan antrian-antrian yang lain. Dan antrian-antrian yang lain.

130 Operasi Dasar Enqueue Enqueue Memasukkan item ke dalam queue. Dequeue Dequeue Mengeluarkan item dari queue. Is_Full Is_Full Mengecek apakah queue penuh. Is_Empty Is_Empty Mengecek apakah queue kosong. Initialize Initialize Membuat queue untuk pertama kali.

131 Deklarasi Struktur Data Queue #define maxsize 100 typdef struct { intjumlah;//jumlah data intdepan;//ujung depan intbelakang;//ujung belakang chardata [ maxsize ]; //array isi queue }queue;

132 Initialize void initialize ( queue *q ) { q -> jumlah = 0; q -> depan = 0; q -> belakang = 0; }

133 Is_Empty int Is_Empty ( queue *q ) { if (q -> jumlah == 0) return (1); else return (0); }

134 Is_Full int Is_Full ( queue *q ) { if (q -> jumlah == maxsize) return (1); else return (0); }

135 Enqueue void enqueue ( char X, queue *q ) { if ( Is_Full(q) ) printf(“\nERROR: queue sudah penuh\”); else{ q->data[q->belakang] = X; q->belakang = (q->belakang+1)%maxsize; ++(q->count);}}

136 Dequeue void dequeue ( queue *q, char X ) { if ( Is_Empty(q) ) printf(“\nERROR: queue sudah kosong\”); else{ X = q->data[q->depan]; q->depan = (q->depan+1)%maxsize; --(q->count);}}

137 Show_Queue void show_queue(queue *q) { printf("\nIsi Queue:\n"); for(int i=q->depan; i belakang; i++) printf("%c ", q->data[i]); printf("\n");} Note: script ini khusus untuk normal queue

138 void main() queue kyu, *q;char x, *px; q = &kyu;px = &x; inisialisasi(q); enqueue('Q', q); show_queue(q); enqueue('U', q); show_queue(q); enqueue('E', q); show_queue(q); enqueue('U', q); show_queue(q); enqueue('E', q); show_queue(q); dequeue(q,px); show_queue(q);

139 Output

140 Queue – Linked List Jika sebuah linked list SELALU menambahkan node baru di ujung Tail dan SELALU menghapus node lama dari ujung Head  QUEUE. Jika sebuah linked list SELALU menambahkan node baru di ujung Tail dan SELALU menghapus node lama dari ujung Head  QUEUE. Front = head. Front = head. Rear = tail. Rear = tail. Single atau Double linked list? Single atau Double linked list?

141 Enqueue Operation

142 Dequeue Operation

143 Tugas Final Project Goal: Membuat video pembelajaran ttg struktur data. Goal: Membuat video pembelajaran ttg struktur data. Manfaat: Menjadi media pendukung keg. belajar- mengajar mata kuliah struktur data di kelas. Manfaat: Menjadi media pendukung keg. belajar- mengajar mata kuliah struktur data di kelas. Tema: Stack (E dan C) dan Queue (Sore dan SK). Tema: Stack (E dan C) dan Queue (Sore dan SK). Aturan: Aturan: Durasi video antara 8 – 10 menit.Durasi video antara 8 – 10 menit. Jumlah anggota 7 – 9 mahasiswa.Jumlah anggota 7 – 9 mahasiswa. Ada pembagian tugas yang jelas untuk setiap anggota.Ada pembagian tugas yang jelas untuk setiap anggota. Demo I (progress report): 2 pekan sebelum UAS. Demo II (final product): 1 pekan sebelum UAS.Demo I (progress report): 2 pekan sebelum UAS. Demo II (final product): 1 pekan sebelum UAS. Penilaian: Penilaian: Kebenaran isi  harus ada sumber literatur yang jelas.Kebenaran isi  harus ada sumber literatur yang jelas. Kreativitas.Kreativitas. Video editting.Video editting. Pembawaan cerita/ skenario.Pembawaan cerita/ skenario.

144 Minggu Keempatbelas Presentasi Graph

145 Kuis 20 menit. 20 menit. 2 sesi terpisah. 2 sesi terpisah. Open book. Open book. Soal di slide berikutnya: Soal di slide berikutnya:

146 Soal Plasa “Bela Negara” menerapkan sistem parkir mobil pengunjung secara terkomputerisasi. Masuk dan keluarnya mobil ke dalam tempat parkir dikendalikan oleh sistem. Tempat parkir yang disediakan berupa sebuah lorong jalan tunggal yang memanjang. Mobil baru yang masuk selalu berada di urutan paling belakang. Plasa “Bela Negara” menerapkan sistem parkir mobil pengunjung secara terkomputerisasi. Masuk dan keluarnya mobil ke dalam tempat parkir dikendalikan oleh sistem. Tempat parkir yang disediakan berupa sebuah lorong jalan tunggal yang memanjang. Mobil baru yang masuk selalu berada di urutan paling belakang. Jika mobil yang di tengah atau yang di belakang akan keluar, maka mobil-mobil yang di depannya harus dikeluarkan ke tempat penampungan sementara, untuk nantinya dikembalikan lagi sesuai urutan semula. Sedangkan mobil yang ada di belakangnya akan dimajukan satu posisi. Jika mobil yang di tengah atau yang di belakang akan keluar, maka mobil-mobil yang di depannya harus dikeluarkan ke tempat penampungan sementara, untuk nantinya dikembalikan lagi sesuai urutan semula. Sedangkan mobil yang ada di belakangnya akan dimajukan satu posisi. Buatlah algoritma untuk menjalankan proses keluar dari parkir sebagaimana ilustrasi di atas. Gunakan struktur data stack dan atau queue. Buatlah algoritma untuk menjalankan proses keluar dari parkir sebagaimana ilustrasi di atas. Gunakan struktur data stack dan atau queue.

147 STRUKTUR DATA NON LINIER TUGAS KELOMPOK TUGAS KELOMPOK Membuat makalah berisi teori, contoh program/ pseudocode dan analisa. Minimal 5 halaman kertas A4, margin , spasi 1.5. Lengkapi dengan gambar ilustrasi.Membuat makalah berisi teori, contoh program/ pseudocode dan analisa. Minimal 5 halaman kertas A4, margin , spasi 1.5. Lengkapi dengan gambar ilustrasi. Cantumkan daftar pustakanya.Cantumkan daftar pustakanya. Upload makalah maksimal tanggal 1 Juli 2012 ke e-learning.Upload makalah maksimal tanggal 1 Juli 2012 ke e-learning. ISI MAKALAH: GRAPH GRAPH 1.Teori dasar dan struktur datanya 2.Shortest path problem 3.Depth First Search 4.Breadth First Search TREE TREE 5.Teori dasar Tree dan Binary Tree dan struktur datanya 6.Traverse Pre-order 7.Traverse In-order 8.Traverse Post-order

148 Graph & Tree Struktur data non-linier. Struktur data non-linier. Penambahan atau penghapusan elemen data tidak mengakibatkan strukturnya tumbuh atau menyusut secara linier (garis lurus). Penambahan atau penghapusan elemen data tidak mengakibatkan strukturnya tumbuh atau menyusut secara linier (garis lurus). Strukturnya bersifat hierarkis multidimensi  2 dimensi atau lebih. Strukturnya bersifat hierarkis multidimensi  2 dimensi atau lebih. Umumnya diimplementasikan dengan array multidimensi atau linked list multilink. Umumnya diimplementasikan dengan array multidimensi atau linked list multilink.

149 Pengenalan Graph Komponen penyusun : Komponen penyusun : Vertices (node)Vertices (node) Edges (arc/ link)Edges (arc/ link) Jenis : Jenis : Weighted/ non weighted graphWeighted/ non weighted graph Directed/ non directed graphDirected/ non directed graph Traversal (penelusuran) : Traversal (penelusuran) : DFS (Depth First Search)DFS (Depth First Search) BFS (Breadth First Search)BFS (Breadth First Search) Contoh kasus : path lintasan terpendek Contoh kasus : path lintasan terpendek

150

151

152 Topik Tugas Presentasi

153 Minggu Kelimabelas Presentasi Tree

154 Pengenalan Tree Tree nodes contain two or more links Tree nodes contain two or more links All other data structures we have discussed only contain one All other data structures we have discussed only contain one Binary trees Binary trees All nodes contain two linksAll nodes contain two links None, one, or both of which may be NULL None, one, or both of which may be NULL The root node is the first node in a tree.The root node is the first node in a tree. Each link in the root node refers to a childEach link in the root node refers to a child A node with no children is called a leaf nodeA node with no children is called a leaf node

155

156 Topik Tugas Presentasi

157 Tree traversals Inorder traversal Inorder traversal 1. Traverse the left subtree with an inorder traversal 2. Process the value in the node (i.e., print the node value) 3. Traverse the right subtree with an inorder traversal Preorder traversal Preorder traversal 1. Process the value in the node 2. Traverse the left subtree with a preorder traversal 3. Traverse the right subtree with a preorder traversal Postorder traversal Postorder traversal 1. Traverse the left subtree with a postorder traversal 2. Traverse the right subtree with a postorder traversal 3. Process the value in the node

158

159

160

161

162 Binary Tree Search p = tree; while ( p != null && key != k(p)) if (key < k(p)) p = left(p); else p = right(p); return (p);

163 Minggu Keenambelas Ujian Akhir Semester


Download ppt "STRUKTUR DATA :: Nur Cahyo Wibowo, S.Kom, M.Kom :: Program Studi Sistem Informasi UPN “Veteran” Jawa Timur."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google