Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGENDALIAN HAMA SECARA KIMIAWI SUTAN PRIATMAJA 0810440157.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGENDALIAN HAMA SECARA KIMIAWI SUTAN PRIATMAJA 0810440157."— Transcript presentasi:

1 PENGENDALIAN HAMA SECARA KIMIAWI SUTAN PRIATMAJA

2 Definisi Pengendalian hama secara kimiawi merupakan pengendalian hama dengan menggunakan zat kimia. Pengendalian hama ini biasa dilakukan dengan penyemprotan zat kimia pada bagian tumbuhan. Pengendalian hama ini sering dilakukan oleh petani. Olehnya itu pengendalaian hama secara kimiawi sering dimasukkan ke dalam langkah pemerantasan hama dan penyakit.

3 Macam Pestisida a.fungisida : pengendali cendawan b.insektisida : pengendali serangga c.herbisida : pengendali gulma d.nematisida : pengendali nematoda e.akarisida : pengendali tungau f.ovarisida : pengendali telur serangga dan telur tungau g.bakterisida : pengendali bakteri h.larvasida : pengendali larva i.rodentisida : pengendali tikus j.avisida : pengedali burung k.mollussida : pengendali bekicot l.sterillant : pemandul.

4 Dampak Negatif  Hama menjadi resisten/kebal  Timbulnya kembali hama tersebut  Timbul ledakan hama sekunder  Musuh alami musnah  Kecelakaan manusia

5 Contoh pengendalian hama dengan pestisida organik pada tanaman jeruk pamelo di Magetan

6 Jeruk pamelo sudah dibudidayakan ribuan petani di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sejak puluhan tahun lalu. Tanaman varietas lokal itu juga menjadi primadona karena merupakan komoditas pertanian utama setelah tanaman padi. Jeruk pamelo sudah dibudidayakan ribuan petani di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sejak puluhan tahun lalu. Tanaman varietas lokal itu juga menjadi primadona karena merupakan komoditas pertanian utama setelah tanaman padi. Jeruk pamelo tergolong tanaman buah yang memiliki banyak kemiripan dalam bentuk fisik dengan beberapa varietas jeruk lainnya yang ada di Magetan. Varietas jeruk yang mirip, misalnya, jeruk adas nambangan dan jeruk adas duku. "Semuanya mirip karena buahnya sama-sama berukuran besar. Perbedaannya terletak pada pohon dan daging buahnya. Jeruk pamelo tergolong tanaman buah yang memiliki banyak kemiripan dalam bentuk fisik dengan beberapa varietas jeruk lainnya yang ada di Magetan. Varietas jeruk yang mirip, misalnya, jeruk adas nambangan dan jeruk adas duku. "Semuanya mirip karena buahnya sama-sama berukuran besar. Perbedaannya terletak pada pohon dan daging buahnya. Di Kabupaten Magetan, tutur Suripto, jeruk jenis itu dibudidayakan dengan sistem pertanian utuh. Artinya, lahan yang digunakan menanam jeruk tidak boleh berganti- ganti dan tidak mengenal sistem tumpang sari. Pupuk yang digunakan pun harus pupuk kandang, bukan pupuk kimia. Di Kabupaten Magetan, tutur Suripto, jeruk jenis itu dibudidayakan dengan sistem pertanian utuh. Artinya, lahan yang digunakan menanam jeruk tidak boleh berganti- ganti dan tidak mengenal sistem tumpang sari. Pupuk yang digunakan pun harus pupuk kandang, bukan pupuk kimia. Karena besarnya potensinya itu, Suripto mengatakan, jeruk pamelo berkembang menjadi komoditas pertanian utama setelah tanaman padi. Hasil dari sektor pertanian produktif ini menghidupi ribuan petani di Kabupaten Magetan, mulai dari pemilik lahan, buruh tani, hingga pedagang. Karena besarnya potensinya itu, Suripto mengatakan, jeruk pamelo berkembang menjadi komoditas pertanian utama setelah tanaman padi. Hasil dari sektor pertanian produktif ini menghidupi ribuan petani di Kabupaten Magetan, mulai dari pemilik lahan, buruh tani, hingga pedagang.

7 Hama ada tiga jenis hama yang paling menakutkan petani jeruk pamelo, yakni hama cabuk (semacam serangga kecil), hama blendog (ulat batang), dan hama lalat buah. Hama cabuk biasanya menyerang bagian daun hingga daun tanaman menghitam. Setelah terkena hama itu, pohon biasanya tidak berbuah dan berpotensi menyebabkan kematian pohon. ada tiga jenis hama yang paling menakutkan petani jeruk pamelo, yakni hama cabuk (semacam serangga kecil), hama blendog (ulat batang), dan hama lalat buah. Hama cabuk biasanya menyerang bagian daun hingga daun tanaman menghitam. Setelah terkena hama itu, pohon biasanya tidak berbuah dan berpotensi menyebabkan kematian pohon. Hama blendog atau ulat batang, lanjut Munawarman, selalu menyerang bagian batang utama. Jika terkena hama itu, batang pohon akan banyak berlubang karena ada ulat-ulat kecil berwarna putih. Dampaknya, pohon tidak berbuah dan juga bisa mati. Hama blendog atau ulat batang, lanjut Munawarman, selalu menyerang bagian batang utama. Jika terkena hama itu, batang pohon akan banyak berlubang karena ada ulat-ulat kecil berwarna putih. Dampaknya, pohon tidak berbuah dan juga bisa mati.

8 Contoh serangan hama pada jeruk pamelo

9 pengendalian bentuk pengendaliannya adalah menggunakan pestisida organik bentuk pengendaliannya adalah menggunakan pestisida organik Pestisida Organik: adalah pengendali hama yang dibuat dengan memanfaatkan zat racun dari gadung dan tembakau. Karena bahan-bahan ini mudah didapat oleh petani, maka pestisida organik dapat dibuat sendiri oleh petani sehingga menekan biaya produksi dan akrab denga lingkungan. Pestisida Organik: adalah pengendali hama yang dibuat dengan memanfaatkan zat racun dari gadung dan tembakau. Karena bahan-bahan ini mudah didapat oleh petani, maka pestisida organik dapat dibuat sendiri oleh petani sehingga menekan biaya produksi dan akrab denga lingkungan. Cara pembuatan pestisida organik Cara pembuatan pestisida organik

10 Terima Kasih


Download ppt "PENGENDALIAN HAMA SECARA KIMIAWI SUTAN PRIATMAJA 0810440157."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google