Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

METODOLOGI PENELITIAN Dr. H. M. Lutfi Mustofa, M.Ag.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "METODOLOGI PENELITIAN Dr. H. M. Lutfi Mustofa, M.Ag."— Transcript presentasi:

1 METODOLOGI PENELITIAN Dr. H. M. Lutfi Mustofa, M.Ag.

2

3 Apa itu Penelitian? Penelitian adalah proses pengumpulan dan analisis data secara sistematis untuk meningkatkan pemahaman tentang fenomena atau realitas yang menjadi perhatian dan minat studi. Penelitian sedikitnya melibatkan tiga langkah utama: Perencanaan Pengumpulan Data Analisis

4 Proses Penelitian  Bermula dari adanya masalah atau persoalan.  Menghendaki adanya pernyataan tujuan secara jelas.  Mengikuti perencanaan prosedur yang spesifik.  Adanya rumusan hipotetik yang memandu penelitian.  Menerima asumsi-asumsi kritis tertentu.  Memerlukan pengumpulan dan penafsiran data untuk menjawab pertanyaan penelitian.

5 Proses Penelitian

6 Jenis-jenis Desain Penelitian

7 Apa itu Penelitian Sosial? Ia adalah penelitian yang melibatkan metode-metode, teori-teori dan konsep- konsep ilmu sosial, yang dapat meningkatkan pemahaman peneliti terhadap proses-proses dan masalah- masalah sosial yang dihadapi oleh individu-individu maupun kelompok- kelompok dalam masyarakat. Penelitian sosial dilaksanakan oleh para ahlisosiologi, psikologi, ekonomi, politik, antropologi, dan pendidikan. Penelitian sosial bukan merupakan pengetahuan keseharian, yang didasarkan pada fakta-kata tanpa teori, yang memanfaatkan pengalaman hidup personal atau yang melestarikan mitos- mitos media.

8 Penelitian Sosial adalah Proses Ilmiah Ia melibatkan pengumpulan metode- metode untuk menghasilkan pengetahuan sistematis. Ia bersifat obyektif. Ia dapat menuturkan segala sesuatu yang tidak dikehendaki sekalipun. Ia terdiri dari teori-teori and observasi. Terkadang ia disebut dengan ‘soft sciences’ karena pokok kajiannya (manusia) bersifat cair dan sulit untuk diukur secara tepat. Penenlitian sosial adalah penelitian empirik, yaitu fakta-fakta diasumsikan ada mendahului teori-teori yang menerangkan mereka.

9 Dua Bentuk Penelitian Sosial Penelitian Dasar atau Murni: Bertujuan mengembangkan pengetahuan umum untuk memahami tingkah laku sosial manusia dengan cara mengkombinasikan penyelidikan empirik dan penerapan teori. Penelitian yang Berorientasi Aplikasi atau Kebijakan: Bertujuan menyediakan pengetahuan dan informasi yang dapat digunakan untuk mempengaruhi kebijakan sosial.

10 Dua Bentuk Penelitian Sosial Penelitian Dasar/Murni dilaksanakan oleh para akademisi. Penelitian Terapan/Kebijakan dilaksanakan oleh para peneliti sosial terapan yang dibiayai oleh sponsor. Keberhasilan para peneliti sosial dasar adalah ketika hasil penelitiannya dipublikasikan jurnal yang dikaji oleh sebayanya dan memiliki dampak pada komunitas ilmiah. Keberhasilan bagi para peneliti sosial terapan adalah ketika hasil penelitian mereka digunakan oleh pihak sponsor dalam pengambilan keputusan.

11 Komponen-komponen Penelitian

12 Teori dan Penelitian Teori dalam penelitian dapat dikategorikan kepada:  Arah penalaran (deduktif/induktif)  Tingkat kanyataan sosial yang diterangkan (makro/meso/mikro)  Apakah teori itu bersifat formal (umum) atau substantif (spesifik).

13 Pendekatan Metodologis: Epistemologi Terdapat Tiga Perspektif Utama Epistemologi : Positifisme Tertarik pada sebab-sebab dan memprediksi kemiripan peristiwa-perisitiwa, mencari keterangan, dan menciptakan “fakta-fakta” sosial. Fenomenologi Tertarik pada makna-makna sosial, mencari pemaknaan, menggunakan keterlibatan langsung, dan menciptakan data berdasarkan interaksi sosial. Kritis Tertarik memahami fenomena-fenomena sosial dalam konteks sosialnya sendiri, menemukan hubungan-hubungan struktur, data sejarah, struktur dan ideologi.

14 Pertimbangan- pertimbangan Ontologis Objektifisme Fenomena tidak terikat pada aktor-aktor sosial. Organisasi dan budaya dikatakan ada sebagai obyek yang nyata, di luar aktor sosial. Konstruksionisme Fenomena sosial dan makna-maknanya secara terus menerus diciptakan oleh aktor-aktor sosial. Bukan hanya diproduksi melalui interaksi sosial, tetapi berada pada keadaan yang senantiasa direvisi.

15 Desain Penelitian Desain penelitian ini meliputi:  Mendefinisikan masalah atau pertanyaan penelitian  Melakukan kajian pustaka yang relevan  Merencanakan penelitian  Metodologi apa yang akan dipakai?  Data apa yang ingin digunakan/dihasilkan?  Bagaimana pendekatan penelitiannya dapat dilaksanakan?  Pertimbangan etis.

16 Apa itu Desain Penelitian? Desain penelitian menyediakan kerangka pengumpulan dan analisa data. Sebuah pilihan desain penelitian merefleksikan keputusan tentang prioritas yang diberikan pada dimensi-dimensi proses penelitian. Melibatkan metode penelitian. Metode penelitian sederhananya adalah teknik pengumpulan data. Ia juga mencakup instrumen tertentu, kuesioner atau wawancara terstruktur, dan seterusnya.

17 Alat-alat Penelitian  Perpustakaan dan sumber-sumbernya.  Komputer dan perangkat lunaknya.  Teknik-teknik pengukuran.  Statistik-statistik.  Fasilitas bahasa.  Alat-alat tidak sama dengan metode- metode penelitian, seperti penelitian kepustakaan dan penelitian statistik adalah istilah yang kurang bermakna.  Alat-alat adalah bantuan untuk metode- metode penelitian. Seberapa akrab anda dengan alat-alat tersebut?

18 Apa yang Perlu Direnungkan ttg Desain Penelitian? Apa yang menjadi maksud dari penelitian? Apa unit analisis penelitiannya? Apa yang menjadi fokus penelitian? Bagaimana dimensi waktunya? Desain sebuah proyek penelitian: Konseptualisasi Operasionalisasi Reliabilitas, Replikasi dan Validitas.

19 Perbedaan Tujuan Penelitian (1) Eksploratori  Bertujuan menghasilkan banyak gagasan.  Mengembangkan teori dan dugaan secara tentatif.  Mengenal fakta-fakta dasar, orang dan apa saja yang terlibat di dalamnya.  Merumuskan pertanyaan- pertanyaan dan memperbaiki pokok-pokok persoalan untuk penelitian berikutnya.  Digunakan jika masih sedikit yang menulis tentang pokok persoalan.  Ini merupakan penelitian awal.  Biasanya berupa penelitian kualitatif

20 Perbedaan Tujuan Penelitian (2) Penelitian Deskriptif: Menyajikan sebuah profil kelompok atau menggambarkan sebuah proses, mekanisme atau hubungan, maupun menyajikan informasi latar belakang dasar atau suatu konteks. Sering digunakan dalam penelitian terapan. Misalnya, survei kehidupan rumah tangga pada umumnya – menggambarkan karakteristik demografi, faktor-faktor ekonomi dan kecenderungan sosial. Dapat digunakan untuk memonitor perubahan-perubahan dalam struktur keluarga dan komposisi rumah tangga. Dapat juga digunakan untuk memperoleh wawasan tentang perubahan sosial dan lingkungan ekonomi dari kelompok- kelompok populasi. Sering dipakai dalam penelitian survei.

21 Perbedaan Tujuan Penelitian (3) Analitik (atau eksplanatori) Melampaui deskripsi sederhana secara empiris tentang investigasi suatu model fenomena sosial. Ia melibatkan pengujian suatu teori atau elaborasi teori. Paling banyak digunakan dalam penelitian dasar/murni.

22 Perbedaan Tujuan Penelitian (4) Evaluasi Dicirikan dengan fokus pada pengumpulan data untuk to mengetahui dampak dari beberapa perubahan yang direncanakan. Digunakan dalam penelitian terapan untuk mengevaluasi suatu inisiatif kebijakan atau program sosial untuk menentukan apakah ia berjalan atau tidak. Bisa dilaksanakan dalam skala besar atau kecil, misalnya ketidakefektifan program pencegahan kejahatan pada perumahan lokal.

23 Unit Analisis Dapat berupa:  Individu,  Kelompok,  Organisasi,  Peninggalan-peningalan sosial: ( yaitu, produk-produk sosial, seperti buku-buku, syair, gambar, kendaranbermotor, bangunan, lagu, puisi, gurauan, dan temuan-temuan ilmiah ).  Tingkah laku ( misalnya, interaksi sosial, seperti pilihan-pilihan persahabatan, kasus-kasus hukum, kejadian-kejadian di jalan raya, dan lain-lain ).  Pesta perkawinan (sebagai sebuah unit analisis): dapat disifati sebagai religius atau sekuler atau tercampur secara etnis/religius yang menghasilkan perceraian atau tidak atau perkawinan tersebut dicirikan deskripsi tentang salah satu atau kedua pasangan pengantin.

24 Pokok Persoalan tentang Fokus  Karakteristik-karakteristik  Orientasi-orientasi ( sikap-sikap, kepercayaan, prasangka, dorongan-dorongan kepribadian )  Organisasi-organisasi ( berhubungan dengan kebijakan, prosedur dan seterusnya )  Interkasi-interaksi sosial dan tindakan-tindakan.

25 Catatan-catatan yang Lain Dimensi waktu – lintas sektor atau longitudinal Konseptualisasi – yakni peneliti harus mengkhususkan makna-makna tentang konsep dan variabel yang sedang dikaji. Operasionalisasi – bagaimana peneliti mengukur variabel yang sedang diteliti secara tepat? Reliabilitas – apakah hasil-hasilnya dapat diulang? – relevan dengan penelitian sosial kuantitatif. Replikasi – dapatkah orang lain mereplikasi hasil tersebut? Validitas – sekalipun pengujiannya belakangan, namun apakah hasilnya telah mencerminkan dunia secara benar? Internal ( apakah mereka mengukur fenomena yang sedang diteliti ?) external ( menjeneralisasi populasi )

26 Langkah-langkah Mendesain Penelitian  Memilih topik.  Memfokuskan pertanyaan penelitian.  Mendesain kajian.  Mengumpulkan data.  Menganalisa data.  Menginterpretasi data.  Melaporkan hasil.

27 Mendefinisikan Masalah Penelitian  Nyatakan masalah penelitian anda.  Apakah ada sub-masalah?  Bagaimana latar belakang (kajian pustaka) masalah tersebut?  Bagaimana cara-cara menyelesaikan masalah tersebut? Mengapa peneliti tertarik untuk menjawab masalah tersebut?  Diskusikan masalah tersebut dengan teman sebaya atau para ahli.  Sudahkah peneliti melihat masalah tersebut dari semua sisi untuk meminimalkan kejutan yang tidak diinginkan?  Fikirkan prosesnya. Apakah peneliti mampu menyelesaikan pokok persoalan? Dapatkah peneliti memprediksi berbagai perangkap dalam mengumpulkan dan menganalisa data? Alat-alat apa saja yang dapat peneliti pakai?  Prosedur penelitian apa yang akan peneliti jalankan?

28 Batasan Utama Penelitian BERPIKIR ILMIAH Proses Berpikir yang Didasari oleh Landasan Teori, Konsep ataupun Fakta Empirik, yang Sistematis dan Rasional (Logis) KONSEP Penjelasan atau Pengertian dan Ciri Suatu Variabel atau Obyek Kerangka Berpikir yang Membentuk Suatu Teori BERPIKIR LOGIS Proses Berpikir yang Didasari oleh ‘Consistent Sets of Beliefs’, yang Didukung oleh ‘Valid Argument’ VARIABEL Faktor yang Selalu Berubah-ubah, atau Suatu Konsep yang Mempunyai Variasi Nilai

29 Tiga Model Prosedur Penelitian N. RebustesTreece & Treece JrCooper Identifikasi & formulasi masalah Menentukan masalah Menemukan dileme manajemen & mendefinisikan masalah pnltn Menyusun desain penelitian Menyusun hipotesisProposal penelitian Membuat isntrumen pengumpulan data Kajian pustakaMendesain riset, termasuk desain strategi, strtg pengumpulan data & desain sampling Pemilihan sampelMendesain studiPersiapan pengumpulan data Pengumpulan dataPengembangan istrumen pengumpulan data Analisis dan interpretasi data Analisa data Melaporkan penelitian Menulis & menyajikan data Menentukan implikasi & konklusi dar i temuan pnltn Keputusan manajemen Membuat laporan penelitian Membuat rekomendasi untuk pnltn selanjutnya

30 Delapan Proses Penelitian

31

32 Desain Penelitian Dari mana memulainya? Kompilasikan pertanyaan- pertanyaan. Judul. Latar belakang/informasi. Kajian pustaka. Maksud dan tujuan. Metode-metode. Skedul. Analisa data. Isu-isu etik. Sumber-sumber. Deseminasi?

33 MendesainPenelitian Setelah menyatakan masalah penelitian, maka anda perlu untuk memikirkan pendekatan yang akan dipakai untuk menjawab masalah tersebut. Apakah akan menggunakan pendekatan quantitatif ataukah qualitatif? Tugas: Aksi perkelahian antarpelajar di Ibu Kota hampir tidak bisa dikendalikan oleh aparat keamanan. Bagaimana sekolah menemukan solusi atas hal ini?

34 Proposal Penelitian ( Lebih Formal dari pada Desain Penelitian ) Judul Pernyataan masalah penelitian  Ingat untuk menekankan argumentasi kenapa masalah tersebut penting! Argumentasi/justifikasi Pernyataan maksud penelitian Pertanyaan penelitian Rumusan tujuan penelitian Metode-metode Analisis data Untuk aplikasi pendanaan, tambahkan: Sumber-sumber Pembiayaan Skedul Deseminasi

35 Perbedaan Topik, Masalah, Tujuan, dan Pertanyaan Penelitian

36 Proposal Penelitian Qualitatif Proposal penelitian qualitatif lebih sulit untuk ditulis, karena ia kurang terstruktur dan menekankan pra- perencanaan. 1. Tunjukkan kemampuan anda untuk melengkapi proyek kualitatif yang diajukan – lakukan diskusi tentang literatur yang seluas mungkin dan sumber-sumber lain yang signifikan. (Hal ini akan menunjukkan pada tim pembahas bahwa anda familiar dengan penelitian qualitatif dan metode- metode yang diperlukan untuk mengkaji masalah penelitiannya). 2. Gambarkan juga pilot studi qualitatif yang sedang anda laksanakan. (Hal ini menunjukkan semangat, motivasi, dan keakraban anda dengan teknik-teknik penelitian dan kemampuan untuk melengkapi laporan penelitian yang tidak terstruktur sekalipun).

37 Ethical Issues Informed Consent. Respect for privacy. Confidentiality and anonymity of data. What is permissible to ask? No harm to researchers or subjects. No deceit or lying in the course of research. Consequences of publication. ethics.htm

38 Latihan Mendesain Penelitian Buat draf sebuah outline proposal tentang salah satu isu berikut:  Perkelahian antarpelajar  Seksualitas remaja Diskusikan outline proposal tersebut dengan menggunakan kerangka berfikir berikut:  Bagaimana anda akan mengklarifikasi alasan-alasan untuk merencanakan studi?  Apa tujuan studi yang akan dicapai?  Bagaimana studi tersebut akandilakukan?  Akankah temuan-temuan penelitiannya berguna?

39 TERIMA KASIH Selamat Berkarya


Download ppt "METODOLOGI PENELITIAN Dr. H. M. Lutfi Mustofa, M.Ag."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google