Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

? ?? Philos/Philein (Kekasih/Sahabat/Mencintai) Sophia (Kebijaksanaan/hikmah/ kearifan/pengetahuan) Secara Harfiah : “Mencintai Kebijaksanaan”

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "? ?? Philos/Philein (Kekasih/Sahabat/Mencintai) Sophia (Kebijaksanaan/hikmah/ kearifan/pengetahuan) Secara Harfiah : “Mencintai Kebijaksanaan”"— Transcript presentasi:

1

2 ? ??

3 Philos/Philein (Kekasih/Sahabat/Mencintai) Sophia (Kebijaksanaan/hikmah/ kearifan/pengetahuan) Secara Harfiah : “Mencintai Kebijaksanaan”

4 Pengertian Filsafat terbagi menjadi tiga: 1.Filsafat dalam arti Proses dan Filsafat dalam arti Produk 2.Filsafat sebagai Ilmu/Metode dan Filsafat sebagai Pandangan Hidup 3.Filsafat dalam arti Teoritis dan Filsafat dalam arti Praktis PANCASILA Memiliki fungsi dan peranan sebagai pedoman dan pegangan dalam sikap/tingkah laku/perbuatan dalam berbagai aspek kehidupan

5 Secara ringkas, Refleksi kritis & rasional tentang Pancasila sebagai Dasar Negara dan kenyataan budaya bangsa, dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertian yg mendasar dan menyeluruh Mengandung pandangan, nilai dan pemikiran yang dapat menjadi substansi dan isi pembentukan ideologi Pancasila Sebagai Dikatakan Karena Pancasila merupakan hasil perenungan Jiwa yang mendalam yang dilakukan oleh The Founding Father kita yg dituangkan dlm suatu sistem (Ruslan Abdul Gani) Memberi Pengetahuan & pengertian ilmiah tentang hakikat Pancasila (Notonegoro)

6 Pembahasan secara Deduktif Induktif Hakikat Pancasila Keutuhan pandangan yang komprehensif Gejala Sosial Budaya Deduktif Induktif Dianalisis & disusun secara sistematis Merefleksikan & menarik arti dan makna yang hakiki Suatu kesatuan bagian-bagian yg saling berhubungan, saling bekerja sama untuk tujuan tertentu dan secara keseluruhan merupakan kesatuan yang utuh Sila – sila Pancasila merupakan kesatuan Organis Antar sila saling berkaitan, berhubungan, bahkan mengkualifikasi

7 Sila – sila Pancasila merupakan satu – kesatuan sistem yang bulat dan utuh. Inti sila – sila Pancasila 1. Tuhan => Causa Prima 2. Manusia => Makhluk individu dan makhluk sosial 3. Satu => Kesatuan memiliki kepribadian pribadi 4. Rakyat => Unsur mutlak negara, harus bekerja sama, dan gotong royong 5. Memberi keadilan kepada diri sendiri dan orang lain yang menjadi haknya.

8 Wawasan filsafat meliputi bidang atau aspek penyelidikan ontologi, epistimologi, dan aksiologi

9 Ilmu yang mempelajari hakikat sesuatu / tentang keberadaan/eksistensi (metafisika) Mencari hakikat dasar sila – sila Pancasila 5 sila Asas yang berdiri sendiri – sendiri Satu kesatuan dasar ontologis Manusia Yg memiliki hakikat mutlak Monopluralis/ monodualis Dasar Antropologis

10 Ilmu yang menyelidiki asal, syarat, susunan, metoda, dan validitas ilmu pengetahuan Menurut Titus (1984:20) 3 masalah dasar Epistemologis: 1.Sumber pengetahuan manusia 2.Teori kebenaran pengetahuan manusia 3.Watak pengetahuan manusia Mencari hakikat Pancasila sbg suatu sistem pengetahuan Masalah Utama: 1.Sumber Pengetahuan?? 2.Susunan Pengetahuan Pancasila?? 1.Nilai – nilai (Causa Materialistis Pancasila) pada bangsa Indonesia 2.Susunan kesatuan sila – sila Pancasila bersifat hierarkis dan berbentuk piramida

11 Axios => nilai, Manfaat Logos => Ilmu, Teori, Pikiran 1. Teori nilai, yaitu sesuatu yg diinginkan, disukai, atau yg baik 2. Yang diselidiki: Hakikat nilai, kriteria nilai, dan kedudukan metafisika suatu nilai Nilai dalam filsafat: 1.Keberhargaan (Worth) 2.Kebaikan (Goodness) Value (Inggris) diambil dari Valene (Latin): Kuat, Baik, dan Berharga… Suatu kemampuan yg dipercayai yg ada pd Suatu benda untuk memuaskan manusia

12

13

14  Menurut Pancasila, hakikat manusia adalah monopluralis, yaitu hakikat manusia yang memiliki unsur pokok susunan kodrat yang terdiri atas raga dan jiwa. Hakikat raga manusia memiliki unsur fisis anorganis, vegetatif, dan animal. Hakikat jiwa memiliki unsur akal, rasa, kehendak yang merupakan potensi sebagai sumber daya cipta manusia yang melahirkan pengetahuan yang benar, berdasarkan pemikiran memoris, reseptif, kritis dan kreatif. Selain itu, potensi atau daya tersebut mampu meresapkan pengetahuan dan menstranformasikan pengetahuan dalam demontrasi, imajinasi, asosiasi, analogi, refleksi, intuisi, inspirasi dan ilham.  Dasar-dasar rasional logis Pancasila menyangkut kualitas maupun kuantitasnya, juga menyangkut isi arti Pancasila tersebut.


Download ppt "? ?? Philos/Philein (Kekasih/Sahabat/Mencintai) Sophia (Kebijaksanaan/hikmah/ kearifan/pengetahuan) Secara Harfiah : “Mencintai Kebijaksanaan”"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google