Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Muchtar Aziz, Hadi P., Budhy A.S., Trisna S., Sariman, Dessy A.,Muta’alim Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara Jl. Jend.Sudirman No. 623, Bandung.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Muchtar Aziz, Hadi P., Budhy A.S., Trisna S., Sariman, Dessy A.,Muta’alim Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara Jl. Jend.Sudirman No. 623, Bandung."— Transcript presentasi:

1 Muchtar Aziz, Hadi P., Budhy A.S., Trisna S., Sariman, Dessy A.,Muta’alim Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara Jl. Jend.Sudirman No. 623, Bandung

2 1. BATUAN FOSFAT DAN DOLOMIT UNTUK PUPUK MAJEMUK Batuan Fosfat Batuan Dolomit PEREMUKAN & PENGHALUSAN PEREMUKAN & PENGHALUSAN SULFATASI & NETRALISASI EKSTRUSI PENGERINGAN Air Asam sulfat Hara mikro NH 4 KCl Pupuk Majemuk Lengkap(PML) PENCAMPURAN Pupuk Majemuk (PM)

3 Uji coba pemanfaatan pupuk di BALITSA, Lembang. Perlakuan Kg/ha Hasil buah tomat (kg)Hasil kubis (kg)Hasil kentang (kg) Per TanamPer PetakPer TanamPer PetakPer TanamPer Petak PML 300 kg PML 600 kg PML 900 kg PML1200kg Pupuk t + d Tanpa pupuk ab b ab 1,763 a a c a a a a a a a a a a a a a a a a a 0,468 abc ab bc abc 0,575 a c ab b ab ab a c Cv (%)14.007,2311,3412,3715,1810,39 Bila dibandingkan dengan pemakaian pupuk t + d (tunggal + dolomit) dan tanpa pupuk terlihat adanya pengaruh penggunaan PML terhadap hasil tanaman tomat dan kentang, namun tidak pada tanaman kubis per tanaman dan per petak. Secara umum pemberian PML pada berbagai dosis dapat menghasilkan tomat dan kentang yang tidak berbeda dengan hasil pupuk tunggal + dolomit. Pengaruh Penggunaan PML terhadap produksi tanaman kentang, tomat, dan kubis.

4 2. PEMBUATAN PUPUK KISERIT DARI DOLOMIT Batuan Dolomit PEREMUKAN & PENGHALUSAN SULFATASI FILTRASI PRESIPITASI Air Asam sulfat Kiserit (MgSO 4.2H 2 O) EVAPORASI Lar. Magnesium Sulfat Gipsum

5 Kualitas kiserit yang dihasilkan Daerah Penghasi l Bahan Baku (mineral, batuan) Produk Kadar Unsur Utama TotalLarutan dalam Air g/l MgO % CaO % MgOCaO Kiserit Jerman Deposite of evaporate salt Kieserite, Halite, Syilvite 25,400,9125,40 0,51 Kiserit Cina Magnesium, limestone Kieserit 29,100,8914,70 0,54 Kiserit Hasil pembuatan DolomitKiserit 25,7 – 29,8 0,3 – 2,030,1 - Super Dolomit 20,3729,670,08 0,16 Kiserit dapat memenuhi syarat mutu SNI No , yaitu : Berbentuk kristal padat MgSO 4.2H 2 O, Berkadar MgO minimum 25,5 %, Sulfur minimum 21,0 %, dan Air bebas maksimum 0,5 %. Perbandingan kualitas kiserit impor dan hasil proses pembuatan

6 3. PEMBUATAN KALSIUM HIDROFOSFAT DARI BATUKAPUR UNTUK BAHAN NUTRISI PAKAN TERNAK Asam Fosfat (H 3 PO 4 ) Kapur Padam Ca(OH) 2 REAKTOR FILTRASI Cake EKSTRUSI PENGERINGAN Pelet Ca-Hidrofosfat Tepung Filtrat PENGHALUSAN Suspensi Ca-Hidrofosfat

7 Kualitas Ca-Hidrofosfat yang dihasilkan Mineral (Rumus Kimia) Monetite (CaHPO 4 ) Kelarutan Tidak larut dalam air dan alkohol, tetapi larut dalam asam klorida dan asam nitrat KomposisiCaHPO 4 : 95% L. O. I : 7,0 – 8,5% Ca :≥ 23,0% P : ≥18,0% Cl : < 0,18% F : < 0,18% As : < 0,0008% Sb : < 0,003% Sumber: Standar Makanan Ternak, SNI, Karakteristik Kalsium Hidrofosfat Memenuhi syarat mutu berdasarkan standar SNI, yaitu : Mengandung Ca>23%; P>18%; As, Cl dan Sb tidak terdeteksi (tt); dan LOI 7,0-8,5 %. Hasil optimum diperoleh pada suhu 40 o C, yang menghasilkan produk : Mengandung CaO 35.60% (Ca 25,43%) dan P 2 O % (P 21,52%). Hasil XRD menunjukkan mineral monetit yang merupakan senyawa kalsium hidrofosfat.

8 4. PEMBUATAN KATALIS BERBASIS MINERAL BESI UNTUK PROSES PENCAIRAN BATUBARA Limonit BALL MILLING Solvent Slurry AUTOCLAVING karakterisasi Limonit: 0,67 kg  Solvent: 1 Kg  Ball : 6 Kg  Putaran: 1130 rpm

9 Kandungan mineral bahan asal dan katalis sintetis Sumber Kandungan mineral PomalaHematitMagnetitLimonitMagt-hemtChromitGangue mineral SoroakoGoethitNiFe 2 O 4 FeCr 2 O 4 Gibsit SintetisHematit

10 Komposisi kimia bahan asal sebagai bahan baku katalis Sumber Fe,totFe 2 O 3 SiO 2 Al 2 O 3 CaOMgOTiO 2 NiCrLOI Pomala Soroako Sintetis

11 Hasil pencairan batubara untuk beberapa jenis katalis berbasis besi Jenis Katalis % Konversi Hematit91,05 Goetit +Ni 0,5%84,65 Goetit + Ni 1,5%97,86 Goetit95,46 Limonit Sumasang (soroako1)87,43 Limonit Evita (soroako2)99,58 Limonit Inalahi (soroako3)94,33 Red mud tanpa aktivasi72,34 Red mud dengan aktivasi HCl84,76

12 5. BENEFISIASI LEMPUNG UNTUK KATALIS SINTESIS BIODIESEL Bentonit UPGRADING (Hydrocylone) AKTIFASI PENGUJIAN (reaksi esterifikasi) Fraksi kasar Hasil konversi lemak nabati Asam Sulfat 0,05; 0,5 ; 5 ; 10 M Lempung asam Karakterisasi Fraksi halus Karakterisasi

13 HASIL PENGUJIAN LEMPUNG Hasil XRD M M M M M Q Q Q Q C C A A Difraktogram lempung hasil pemisahan dengan hidrosiklon Difraktogram lempung hasil aktifasi dengan asam sulfat 5 M.

14 SEM lempung asal

15 SEM lempung hasil aktifasi dengan asam sulfat 0,5 M

16 SEM lempung hasil aktifasi dengan asam sulfat 5 M

17 Perbandingan mol SiO 2 /Al 2 O 3 serta angka asam Kode Lempung asal AKT2- 0,05 AKT2- 0,5 AKT2-5 AKT-10 mol SiO 2 /Al 2 O 3 5,466,487,399,37 10,5 Angka asam (mmol H+/gram) 2,062,462,872,983,12 Lempung asam : mol SiO 2 /Al 2 O 2 = 6-10; pH = 5-6 (S.Iwao,1969)

18 Uji katalis dalam reaksi esterifikasi Ket : 0 = lempung asal Hasil konversi reaksi esterifikasi dengan menggunakan lempung asal dan lempung hasil aktifasi

19 KESIMPULAN Batuan fosfat dan dolomit dapat menjadi basis mineral pembuatan pupuk majemuk. Hasil uji coba di lahan pertanian tomat dan kentang, pupuk majemuk menunjukkan hasil panen yang menyamai pupuk tunggal konvensional yang harganya sudah tinggi. Pupuk kiserit (MgSO 4.2H 2 O) dapat dibuat dari dolomit. Komposisi kimia kiserit yang dihasilkan setara dengan kiserit impor, yaitu : MgO 25,7-29,8 %, CaO 0,3-2,0 %, kelarutan dalam air 30,1 g/l. Kalsium hidrofosfat (CaHPO 4 ) sebagai bahan nutrisi pakan ternak dapat dibuat dari batukapur sebagai basis mineral. Komposisi kimia kalsium hidrofosfat hasil pembuatan dapat memenuhi syarat mutu SNI, yaitu : CaO = 36,60 % (25,43 % Ca) dan P 2 O 5 = 29,30 % (21,52 % P); As, Cl, dan Sb tidak terdeteksi; dan LOI 7,0-8,5 %. Kinerja katalis limonit asal Soroako telah diuji terhadap pencairan batubara asal Berau, Kalimantan Timur. Hasilnya menunjukkan tiga jenis limonit dari lokasi yang berbeda menghasilkan nilai konversi 87 %, 99 %, dan 94 %. Mineral lempung mengandung monmorilonit (bentonit) berpotensi sebagai bahan dasar untuk katalis pada sintesis biodiesel. Hasil pengujian katalis berbasis lempung menunjukkan angka asam lempung dapat ditingkatkan dari asalnya 2,06 mmol H + /gram menjadi 3,12 mmol H + /gram. Pengujian awal telah dilakukan untuk mengkonversi lemak nabati menjadi ester. Nilai konversi dapat ditingkatkan dari 50,36% pada lempung asal menjadi 70,96 % pada lempung asam hasil benefisiasi. Pengujian masih akan dilanjutkan pada sintesis biodiesel

20 TERIMA KASIH

21 Tinjauan Ongkos Berdasarkan Bahan dan Nilai Produk Pupuk Majemuk Kebutuhan bahan Basis : 100 kg Pupuk Majemuk : - Batuan fosfat, tepung = 50 kg, Rp 800,-/kg = Rp ,- - Batuan dolomit, tepung = 30 kg, Rp 600,-/kg = Rp ,- - Asam sulfat = 2o kg, Rp 3.000,-/kg= Rp ,- - Senyawa unsur minor = Rp 5.000,- Pupuk Majemuk (PM) = Rp ,- - Urea = 30 kg, Rp2.000,-/kg = Rp ,- - KCl = 20 kg, Rp3.000,-/kg = Rp ,- Pupuk Majemuk Lengkap (PML) = Rp ,- Produk yang dihasilkan Pupuk Majemuk (Rp 2.500,-/kg) = 100xRp 2.500,- = Rp ,- (Pupuk Majemuk lengkap (Rp 2.750,-/kg) =150x Rp 2.750,- = Rp ,-

22 Kiserit Kebutuhan bahan (basis : 100 kg dolomite) : Dolomit = 100 kg, Rp. 400,- /kg = Rp ,- Asam Sulfat = 99 kg, Rp ,- /kg = Rp ,- = Rp ,- Produk yang dihasilkan : Kiserit = 90 kg, Rp ,- /kg = Rp ,- Gypsum = 100 kg, Rp 450,-/kg = Rp ,- = Rp ,- Terdapat potensi keuntungan sebesar Rp ,-/ 100 kg dolomit yang diolah atau 32 % dari ongkos bahan. ( Harga kiserit impor; Ex-Cina = Rp 3.000,- /kg, Ex-Jerman = Rp 4.000,- /kg)

23 Kalsium Hidrofosfat Kebutuhan bahan Basis : 100 kg Kalsium hidrofosfat - CaO, tepung = 30 kg, Rp 1.000,-/kg = Rp ,- - Asam fosfat = 70 kg, Rp4.500,-/kg = Rp ,- = Rp ,- Produk yang dihasilkan Kalsium hidrofosfat (Rp 7.000,-/kg) = 100xRp 7.000,- = Rp ,-


Download ppt "Muchtar Aziz, Hadi P., Budhy A.S., Trisna S., Sariman, Dessy A.,Muta’alim Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara Jl. Jend.Sudirman No. 623, Bandung."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google