Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PSTI-POLNES Elektronika II.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PSTI-POLNES Elektronika II."— Transcript presentasi:

1 PSTI-POLNES Elektronika II

2 Pendahuluan Deskripsi Umum Diagram Analisa Rangkaian DC
Istilah dalam analisa Rangkaian DC Hukum Dasar

3 Pendahuluan Elektronika
ilmu yang mempelajari tentang kelakuan arus listrik yang mengalir pada peralatan elektronika. Rangkaian Elektronik interconnection antara peralatan elektronika, untuk membentuk suatu fungsi tertentu.

4 Diagram diagram digunakan untuk merefresentasikan rangkaian elektronik dalam kertas atau media lain. contoh diagram: Block Diagram, Schematic Diagram, pictorial

5 Diagram Block Diagram digunakan untuk mendeskripsikan rangkaian dalam bentuk yang paling sederhana. Setiap block mengambarkan fungsi rangkaian tertentu. Setiap block dihubungkan dengan ‘tanda panah’ yang menunjukan aliran signal.

6 Block diagram yang mengambarkan sistem penguat audio.

7 Diagram Pictorial Diagram
digunakan untuk memberikan gambaran yang lebih detail, pada interkoneksi komponen elektronik. pada diagram ini bentuk komponen secara nyata akan ditampilkan.

8 Diagram Pictorial Diagram

9 Diagram Shematic Diagram
sama dengan pictorial diagram, hanya saja bentuk visual dari komponen digantikan dengan symbol yang sesuai.

10 Diagram Shematic Diagram

11 Analisa Rangkaian DC Terdapat 2 type rangkaian elektronika
Rangkaian AC

12 Analisa Rangkaian DC Analisa sangat diperlukan dalam desain, atau meng-evaluasi performance dari rangkaian. aturan dasar yang digunakan dalam analisa rangkaian DC yaitu Hukum Ohm, hukum arus kirchhoff (KCL) dan hukum tegangan kirchhoff (KVL). metode yang sering digunakan dalam analisa seperti mesh,Nodal,Thevenin,Norton, Superposisi dll

13 Istilah dalam analisa Rangkaian DC
Pasif komponen merupakan komponen yang tidak dapat membangkitkan tegangan atau arus listrik. Contoh: Resistor, Capasitor, Induktor

14 Istilah dalam analisa Rangkaian DC
Aktif komponen merupakan komponen yang dapat membangkitkan tegangan atau arus listrik. Contoh: Transistor, OP-Amp, Battry

15 Istilah dalam analisa Rangkaian DC
Sumber Tegangan ideal. dalam analisa rangkaian, semua sumber tegangan dianggap ideal.

16 Istilah dalam analisa Rangkaian DC
Sumber Arus ideal. Sumber arus merupakan device yang dapat menghasilkan arus yang konstan, dan independent terhadap rangkaian yang terhubung.

17 Istilah dalam analisa Rangkaian DC
Sumber terkendali. Sumber terkendali, dapat berupa arus atau tegangan. Merupakan komponen yang dapat menghasilkan arus atau tegangan, dengan besar tergantung dari komponen yang lain didalam rangkaian.

18 Istilah dalam analisa Rangkaian DC
Branch Semua komponen pada rangkaian yang terhubung.

19 Istilah dalam analisa Rangkaian DC
Node Hubungan dari dua atau lebih branch.

20 Istilah dalam analisa Rangkaian DC
Loop Koneksi tertutup dari branch

21 Istilah dalam analisa Rangkaian DC
Mesh Adalah loop yang didalamnya tidak terdapat loop lainnya.

22 Hukum Dasar Hukum Ohm (Georg Simon Ohm)
Setiap material secara umum memiliki karateristik untuk menahan arus listrik, yang disebut resistansi (simbol: R) Resistansi suatu material, dalam matematis dituliskan :

23 Hukum Dasar Hukum Ohm Setiap material yang memiliki resistansi, sehingga mampu menghambat aliran arus listrik disebut resistor Hukum ohm menyebutkan “tegangan pada resistor adalah sebanding secara langsung antara arus yang melalui dan resistansinya”

24 Hukum Dasar Daya (Power , P )
Daya mengindikasikan berapa banyak kerja yang diperlukan untuk mengubah suatu energi ke energi dalam bentuk lain. Satuan elektrik untuk mengukur daya adalah watt (W). Dalam matematis dituliskan:

25 Hukum Dasar Daya (Power , P )
Pada rangkaian elektrik, sebagian energi akan diubah menjadi panas pada setiap komponen. Atau biasa disebut power disipasi.

26 Hukum Dasar Example 1.1. Example 1.2.
Tentukan besar Arus, dan disipasi daya pada resistor Tentukan besar tegangan, dan disipasi daya pada resistor

27 Hukum Dasar Hukum kirchhoff’s (Gustav Robert Kirchhoff)
Ada dua hukum yang dikemukakan oleh Gustav Robert Kirchhoff. Yaitu hukum Kirchhoff tentang arus (KCL) dan hukum Kirchhoff tentang tegangan (KVL)

28 Hukum Dasar Hukum kirchhoff’s (Gustav Robert Kirchhoff)
KCL : jumlah arus pada node adalah nol.

29 Hukum Dasar Hukum kirchhoff’s (Gustav Robert Kirchhoff)
KVL : jumlah tegangan pada rangkaian tertutup adalah nol.

30 Hukum Dasar Example 1.3 Example 1.4
Dengan menggunakan KVL tentukan V1 dan V2 Dengan menggunakan KVL tentukan V1 dan V2

31 Hukum Dasar Example 1.5 Example 1.6 tentukan Vo dan i Vx dan Vo

32 Hukum Dasar Example 1.7 Example 1.8 tentukan Vo dan i

33 Rangkaian seri & parallel
Sebuah rangkaian, terdiri dari beberapa element (brach) yang saling terhubung, sehingga membentuk rangkaian tertutup. 2 macam hubungan yang terjadi yaitu SERI dan PARALLEL.

34 Rangkaian seri & parallel
pada rangkaian, Arus R1 = Arus R2

35 Rangkaian seri & parallel
jika pada rangkaian, R1 dan R2 diganti dengan R penganti (Req) pada rangkaian, Arus dengan Req Dari Pers (1) dan (2)

36 Rangkaian seri & parallel
Arus yang lewat pada rangkaian seri adalah sama. Rangkaian seri adalah rangkaian pembagi tegangan Req pada rangkaian seri adalah jumlah resistansi dari resistor yang terhubung seri Untuk N resistor yang terhubung seri, maka

37 Rangkaian seri & parallel
Rangkaian Parallel pada rangkaian, tegangan R1 = tegangan R2

38 Rangkaian seri & parallel
Rangkaian Parallel jika pada rangkaian, R1 dan R2 diganti dengan R penganti (Req) pada rangkaian, Arus dengan Req Dari Pers (1) dan (2)

39 Rangkaian seri & parallel
Rangkaian Parallel jika pada rangkaian, R1 dan R2 diganti dengan R penganti (Req) pada rangkaian, Arus dengan Req Karena VR1= VR2=V

40 Rangkaian seri & parallel
Rangkaian Parallel Tegangan pada tiap komponen adalah sama. Rangkaian parallel adalah rangkaian pembagi arus Req pada rangkaian parallel adalah hasil kali tiap resistansi dibagi dengan jumlah tiap resistansi Untuk N resistor yang terhubung parallel, maka


Download ppt "PSTI-POLNES Elektronika II."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google