Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PROTOTYPING MODEL >> Kelompok 1:  11111051 Windandini B.M.  11111034 Nunung Nurhayati  11111020 Megawati 1.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PROTOTYPING MODEL >> Kelompok 1:  11111051 Windandini B.M.  11111034 Nunung Nurhayati  11111020 Megawati 1."— Transcript presentasi:

1 PROTOTYPING MODEL >> Kelompok 1:  Windandini B.M.  Nunung Nurhayati  Megawati 1

2 A. Sejarah model prototipe Pada tahun 1960-an Herbert Voelcker, 1970: Voelcker mengembangkan alat dasar matematika yang dengan jelas menggambarkan tiga aspek dimensi dan menghasilkan teori- teori awal teorialgoritma dan matematika untuk pemodelan solid. pada tahun 1987, Carl Deckard, membentuk tim peneliti dari University of Texas. datang dengan ide yang revolusioner yang baik 2

3 B. Pengertian Prototipe O Prototyping adalah salah satu pendekatan dalam rekayasa perangkat lunak yang secara langsung mendemonstrasikan bagaimana sebuah perangkat lunak atau komponen-komponen perangkat lunak akan bekerja dalam lingkungannya sebelum tahapan konstruksi aktual dilakukan (Howard, 1997). 3

4 C. Pendekatan Utama Prototyping Terdapat 3 pendekatan utama prototyping, yaitu: a. Throw-Away, Prototype dibuat dan dites. Pengalaman yang diperoleh dari pembuatan prototype digunakan untuk membuat produk akhir (final), kemudian prototype tersebut dibuang (tak dipakai). b. Incremental, Produk finalnya dibuat sebagai komponen-komponen yang terpisah.Desain produk finalnya secara keseluruhan haya ada satu tetapi dibagi dalamkomonen-komponen lebih kecil yang terpisah (independent). c. Evolutionary,, Pada metode ini, prototipenya tidak dibuang tetapi digunakan untuk iterasi desain berikutnya. Dalam hal ini, sistem atau produk yang sebenarnyadipandang sebagai evolusi dari versi awal yang sangat terbatas menuju produk finalatau produk akhir.produk akhir. 4

5 D. Karakteristik Beberapa ciri khusus pendekatan prototyping adalah: 1. Dikembangkan oleh analis sistem dan dioperasikan oleh para pemakai sistem. 2. Bersifat berkelanjutan, yang artinya dibangun dan dicoba untuk ditingkatkan terus-menerus sampai memperoleh hasil memuaskan. 3. Jadwal pemakaian yang tidak terlalu lama 4. Dapat dibuat untuk berbagai kepentingan bisnis. 5

6 E. Kelebihan Prototyping 1. Adanya komunikasi yang baik antara pengembang dan pelanggan 2. Pengembang dapat bekerja lebih baik dalam menentukan kebutuhan pelanggan 3. Pelanggan berperan aktif dalam pengembangan system 4. Lebih menghemat waktu dalam pengembangan system 5. Penerapan menjadi lebih mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya. 6

7 F. kekurangan prototyping 1. Pelanggan kadang tidak melihat atau menyadari bahwa perangkat lunak yang ada belum mencantumkan kualitas perangkat lunak secara keseluruhan dan juga belummemikirkan kemampuan pemeliharaan untuk jangja waktu lama. 2. Pengembang biasanya ingin cepat menyelesaikan proyek. Sehingga menggunakanalgoritma dan bahasa pemrograman yang sederhana untuk membuat prototyping lebihcepat selesai tanpa memikirkan lebih lanjut bahwa program tersebut hanya merupakancetak biru sistem 3. Hubungan pelanggan dengan komputer yang disediakan mungkin tidak mencerminkan teknik perancangan yang baik. 7

8 G. Siklus Tahapan Prototyping 8

9 H. Tahapan-tahapan Prototyping Tahapan-tahapan prototyping model (Harris,2003) 9

10 I. Teknik Prototyping a. STORYBOARD, adalah bentuk prototype yang paling sederhana berupa gambaran secara grafis dari tampilan sistem yang akan dibangun tanpa fungsi dari sistem. b. SIMULASI FUNGSI TERBATAS, fungsi sistem disertakan pada prototype tidak sekadar gambar tampilannya saja. c. HIGH-LEVEL PROGRAMING SUPPORT, HyperTalk adalah contoh dari special- purpose high-level programming language yang memudahkan desainer membuat fitur tertentu dari sebuah sistem interaktif 10

11 J. Masalah Yang ditimbulkan Model Protyping a. Dalam membuat prototype banyak hal yang diabaikan seperti efisiensi,kualitas,kemudahan dipelihara/dikembangkan, dan kecocokan dengan lingkungan yangsebenarnya. b. Developer biasanya melakukan kompromi dalam beberapa hal karena harus membuat prototype dalam waktu singkat. Mungkin sistem operasi yang tidak sesuai, bahasa pemrograman yang berbeda, atau algoritma yang lebih sederhana. 11

12 K. Ciri Ciri Penerapan Prototyping yang baik o Resiko tinggi Yaitu untuk maslaha-masalah yang tidak terstruktur dengan baik, ada perubahan yang besar dari waktu ke waktu, dan adanya persyaratan data yang tidak menentu. o Interaksi pemakai penting. Sistem harus menyediakan dialog on-line antara pelanggan dan komputer. o Perlunya penyelesaian yang cepat. o Perilaku pemakai yang sulit ditebak o Sitem yang inovatif. Sistem tersebut membutuhkan cara penyelesaian masalah dan penggunaan perangkat keras yang mutakhir o Perkiraan tahap penggunaan sistem yang pendek 12

13 Daftar Pustaka Pressman, Roger S.2002.Rekayasa Perangkat Lunak Pendekatan Praktisi (BUKU SATU).Yogyakarta:ANDI. Mulyanto, Aunur Rofiq.2008.Rekayasa Perangkat Lunak Jilid 1. Jakarta:ISBN. perangkat-lunak-prototyping/ perangkat-lunak-prototyping/ e-perangkat-lunak/ e-perangkat-lunak/ 13


Download ppt "PROTOTYPING MODEL >> Kelompok 1:  11111051 Windandini B.M.  11111034 Nunung Nurhayati  11111020 Megawati 1."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google