Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SDM DAN DESAIN PEKERJAAN STIE PUTRA BANGSA. Manusia dan Sistem Kerja  Manusia unsur utama dalam organisasi. Kinerja organisasi ditentukan oleh kinerja.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SDM DAN DESAIN PEKERJAAN STIE PUTRA BANGSA. Manusia dan Sistem Kerja  Manusia unsur utama dalam organisasi. Kinerja organisasi ditentukan oleh kinerja."— Transcript presentasi:

1 SDM DAN DESAIN PEKERJAAN STIE PUTRA BANGSA

2 Manusia dan Sistem Kerja  Manusia unsur utama dalam organisasi. Kinerja organisasi ditentukan oleh kinerja manusia. Organisasi tidak akan unggul tanpa manusia handal dan termotivasi. Di banyak organisasi biaya untuk upah dan gaji mencapai sepertiga biaya total.  Mutu kehidupan kerja yang baik : pekerjaan yang tidak hanya aman dan kompensasinya sebanding, tetapi juga pekerjaan yang memenuhi kebutuhan fisik dan psikologis STIE PUTRA BANGSA

3 Kendala Manusia dalam Sistem Kerja Manusia dan Desain Pekerjaan Strategi Produk Keahlian yg dibutuhkan Bakat yg dibutuhkan Bahan Baku yg digunakan Keamanan Penjadwalan Waktu hari Waktu tahun (musim) Stabilitas Apa ? Kapan ? Strategi Lokasi Iklim Suhu Cahaya Kualitas Suara Dimana ? Strategi Tata Letak Posisi Tetap Proses Sel Kerja Produk Bgmana ? Siapa ? Perbedaan Perorangan Kekuatan dan Kelelahan Pemrosesan Informasi Penanganan Informasi Prosedur Strategi Proses Teknologi Alat dan Mesin Keamanan STIE PUTRA BANGSA

4 Desain Pekerjaan  Desain Pekerjaan : spesifikasi tugas yg terkandung dalam pekerjaan untuk seseorang atau suatu kelompok  Spesialisasi Tenaga Kerja : pembagian kerja akan menekan biaya karena :  Pengembangan ketrampilan  Berkurangnya waktu terbuang  Alat yg terspesialisasi akan berkembang STIE PUTRA BANGSA

5 Desain Pekerjaan Perluasan Pekerjaan Perluasan Pekerjaan Spesialisasi Enlargement Enrichment Pemberdayaan Kelompok Mandiri STIE PUTRA BANGSA

6 Desain Pekerjaan Unsur Kejiwaan  Strategi SDM yg efektif memerlukan pertimbangan unsur kejiwaan (psikologi)  Studi Hawthorne : memperkenalkan manfaat ilmu jiwa di tempat kerja  Studi Hackman dan Oldham : mengemukakan bahwa desain pekerjaan mencakup :  Variasi Keahlian  Identitas Pekerjaan  Pentingnya Pekerjaan  Otonomi  Umpan Balik STIE PUTRA BANGSA

7 Desain Pekerjaan Yg Efektif Teknik Desain Pekerjaan Variabel AntaraOutcome Yg Diharapkan Parameter Organisasi Co-worker Manajemen Struktur Parameter Individu Ability Knowledge Needs Values Lingkungan Eksternal Desain Pekerjaan Teknik Rekayasa Spesialisasi Analisis aktivitas Psikologi pekerja Lingkungan kerja Teknik Tingkahlaku Rotasi pekerjaan Perluasan pekerjan Pengkayaan pkjaan Desain ulang pkjan Partisipasi Outcome Organisasi Efisiensi Kualitas Pencapaian Tujuan Outcome Individu Kepuasan Kerja Ketepatan Kehadiran Longevity STIE PUTRA BANGSA

8 Motivasi Karyawan Kepuasan Kerja Karyawan Kinerja Karyawan Kinerja Organisasi Motivasi dan Insentif Hubungan antara Sistem Insentif dan Motivasi Kerja STIE PUTRA BANGSA

9 Motivasi Karyawan Upaya Karyawan Menghasilkan Produk Berkualitas Upaya Karyawan Menjual Produk Upaya Karyawan Mencapai Efisiensi Produksi + Pemasran Upaya Karyawan Mencapai Biaya Terendah Pendapatan Perusahaan Pengeluaran Perusahaan Laba Perusahaan Nilai Perusahaan STIE PUTRA BANGSA

10 Teori-Teori Motivasi  Teori Hawthrone : perhatian terhadap karyawan  Teori Maslow : hirarki kebutuhan  Teori Herzberg : kepuasan dan ketidakpuasan karyawan  Teori McGregor : teori X, teori Y dan teori Z  Teori Pengharapan : penghargaan atas kinerja  Teori Ekuitas : kompensasi sesuai kinerja  Teori Pemaksaan : positif (imbalan penghargaan utk kinerja tinggi) dan negatif (finalti untuk kinerja buruk) STIE PUTRA BANGSA

11 Penelitian Hawthrone  Karyawan menjadi lebih termotivasi apabila mereka merasa diberi kesempatan untuk berpartisipasi Meningkatkan penerangan bagi karyawan Kondisi Produktivitas meningkat Hasil Mengurangi penerangan bagi karyawan Produktivitas meningkat Percobaan Penyesuaian apapun yg dilakukan untuk memberi perhatian terhadap karyawan Produktivitas meningkat Kesimpulan STIE PUTRA BANGSA

12 Hirarki Kebutuhan Maslow Kebutuhan Fisiologis Kebutuhan Rasa Aman Kebutuhan Sosial Kebutuhan Penghargaan Aktualisasi Diri Makanan, rumah pakaian Keamanan pekerjaan, Kondisi kerja yg aman Interaksi sosial, Diterima oleh orang lain Dihormati, prestise, Pengakuan, kekuasaan Maksimalisasi potensi STIE PUTRA BANGSA

13 Penelitian Kepuasan Kerja Herzberg Tidak Puas Sangat Tidak Puas Netral Sangat Puas Agak Puas Kondisi kerja yang buruk Pengawasan yang tidak perlu Gaji yang rendah Tidak ada keamanan pekerjaan Kondisi kerja yang pantas Pengawasan yang memadai Gaji yang mencukupi Jaminan pekerjaan yang memadai Pencapaian Tanggungjawab Pengakuan Kemajuan STIE PUTRA BANGSA

14 Teori X dan Y : McGregor Teori Pandangan Pengawas Terhadap Karyawan Implikasi Karyawan tidak menyukai kerja dan tanggungjawab pekerjaan, berusaha menghindar jika mungkin Karyawan berkemauan untuk bekerja dan memilih tanggung- jawab pekerjaan yang lebih besar Pengawas tdk mendele- gasikan tanggungjawab Pengawas mendelegasi- kan tanggungjawab yg Akan memuaskan dan memotivasi karyawan Teori X : Teori Y : Teori Z : karyawan akan lebih puas jika mereka terlibat dalam Pengambilan keputusan shg mereka akan lbh termotivasi STIE PUTRA BANGSA

15 Teori Lainnya  Teori Pengharapan : usaha karyawan dipengaruhi oleh hasil yang diharapkan (penghargaan) atas usaha tersebut  Teori Ekuitas : kompensasi haruslah adil, sesuai dengan proporsi kontribusi setiap karyawan  Teori Pemaksaan : pemaksaan dapat mengendalikan prilaku  Pemaksaan Positif : memberikan imbalan penghargaan untuk karyawan dgn kinerja baik  Pemaksaan Negatif : mendorong karyawan untuk berprilaku menghindari akibat yang tidak diinginkan STIE PUTRA BANGSA

16 Ergonomi dan Metode Kerja  Ergonomi : hubungan yang baik antara manusia (pekerja) dengan mesin (alat kerja)  Lingkungan Kerja : lingkungan fisik tempat karyawan bekerja mempengharuhi kinerja, keamanan dan mutu kehidupan kerja.  Faktor-faktor lingkungan : pencahayaan, suara dan getaran, mutu udara merupakan faktor-faktor yg dapat dikendalikan oleh organisasi.  Penyesuaian respon operator terhadap mesin mesti dilakukan untuk memberikan pengendalian yang diperlukan. STIE PUTRA BANGSA

17 Analisis Metode Kerja: Bagaimana suatu tugas dilaksanakan Teknik metode kerja digunakan untuk :  Analisis perpindahan orang atau bahan baku  menggunakan diagram arus (skema dan gambar) dan diagram proses (simbol)  Analisis kegiatan manusia serta mesin  menggunakan diagram kegiatan  Analisis gerak tubuh (terutama lengan dan tangan)  menggunakan diagram gerakan-mikro (disebut juga diagram operasi) STIE PUTRA BANGSA

18 Standar dan Pengukuran Kerja  Standar Kerja : jumlah waktu yang diperlukan untuk melakukan suatu (atau bagian dari) pekerjaan.  Standar Kerja diperlukan karena :  Kandungan tenaga kerja untuk suatu unit produk yang diproduksi (biaya tenaga kerja)  Kebutuhan penugasan staf (berapa org yg diperlukan untuk suatu pekerjaan)  Estimasi biaya dan waktu sebelum pekerjaan dilakukan  Jumlah operator dan keseimbangan kerja  Produksi yang diinginkan (juga hari kerja yang adil)  Dasar dalam pemberian insentif  Efisiensi karyawan STIE PUTRA BANGSA

19 Standar dan Pengukuran Kerja  Standar Kerja ditetapkan dengan cara :  Pengalaman masa lalu : jumlah jama kerja yg diperlukan untuk melaksanakan suatu tugas pada waktu terakhir kali pekerjaan itu dilaksanakan (standar historis)  Studi Waktu : menghitung waktu pada sampel pekerjaan dan menggunakannya sbg standar (chek: seberapa teliti sampel tersebut)  Ditetapkan sebelum Pekerjaan : MTM ditetapkan oleh MTM Association  Sampel Kerja : Persentase waktu yg dihabiskan pekerja untuk mengerjakan berbagai tugas : Studi pemborosan waktu, Penetapan standar kerja, pengukuran kinerja STIE PUTRA BANGSA

20 Studi Waktu Standar brdskan Studi Waktu, dgn tahapan :  Mendefinisikan tugas (setelah dilakukan analisis metode)  Memilah tugas menjadi elemen dasar (bagian dari tugas yang memerlukan waktu beberapa detik saja)  Menentukan jumlah pengukuran (jumlah siklus atau sampel yang dibutuhkan)  Menentukan dan mencatat waktu pelaksanaan elemen dasar tugas dan menentukan peringkat bagi kinerja pelaksanaan tersebut.  Menghitung waktu siklus aktual rata-rata.  Menghitung waktu normal untuk setiap elemen.  Menjumlahkan waktu normal untuk setiap elemen.  Menghitung waktu standar. STIE PUTRA BANGSA

21 Studi Waktu  Waktu siklus aktual rata-rata = (Jumlah Waktu Yg Diperlukan untuk Melaksanakan Elemen Tugas) DIBAGI (Jumlah Siklus Yg Diamati).  Waktu normal = (Waktu siklus aktual rata- rata) DIKALIKAN (Faktor Peringkat).  Waktu standar = (Waktu Normal Total) DIBAGI ( 1 – Faktor Kelonggaran) STIE PUTRA BANGSA

22 Studi Waktu: Contoh  Management Science Association (MSA) mempromosikan seminar pengembangan dengan mengirim beribu-ribu surat yang diketik satu per satu kepada berbagai perusahaan. Studi waktu dilakukan pada tugas penyiapan surat untuk dikirim. Dengan dasar pengamatan berikut, MSA ingin mengembangkan waktu standar untuk tugas tersebut. Allowance factor (faktor kelonggaran) untuk keperluan pribadi, keterlambatan dan kelelahan adalah 15 %. Elemen Pekerjaan 12345Peringkat A. Mengetik surat % B. Mengetik alamat pd amplop % C. Mengisi amplop dgn surat, memberi prangko dan merekatkan serta menyortir % STIE PUTRA BANGSA

23 Studi Waktu: Contoh  Menghitung waktu siklus rata-rata untuk setiap elemen pekerjaan.  Menghitung waktu normal untuk setiap elemen pekerjaan.  Menjumlahkan waktu normal untuk setiap elemen agar diperoleh waktu normal total untuk seluruh pekerjaan.  Menghitung waktu standar untuk pekerjaan tersebut. Prosedur Perhitungan STIE PUTRA BANGSA

24 Sampel Kerja  Tujuan : mengestimasi proporsi waktu yang dicurahkan untuk suatu pekerjaan.  Tahapan dalam Sampel Kerja :  Tentukan kegiatan yang didefinisikan sebagai “bekerja”. “Tdk bekerja”= semua kegiatan yg tidak didefinisikan sbg “bekerja”.  Observasi para pekerja pada selang waktu tertentu, catat apakah seseorang “bekerja” atau “tidak bekerja”.  Hitung proporsi dari waktu seorang pekerja sebagai : p = (jml observasi seseorang sdg bekerja)/(jumlah observasi secara total).  Hasil Sampel Kerja digunakan untuk menghitung Waktu Normal = {(Waktu Observasi Total)x (Persentase waktu bekerja) x (Peringkat)} DIBAGI (jumlah unit yg diproduksi) STIE PUTRA BANGSA


Download ppt "SDM DAN DESAIN PEKERJAAN STIE PUTRA BANGSA. Manusia dan Sistem Kerja  Manusia unsur utama dalam organisasi. Kinerja organisasi ditentukan oleh kinerja."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google